Keluarga Tidak Sanggup Lihat Jenazah Korban Pesawat Sukhoi..

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anak Anton Daryanto, Anggara mengaku tidak siap melihat jasad ayahnya yang menjadi korban Sukhoi Superjet 100. Padahal ia sempat menyatakan kesanggupannya melihat jenazah ayahnya untuk terakhir kalinya.
"Pokoknya saya nggak siap. Sejak kemarin sudah diputuskan, nanti yang melihat itu pakde sama tante," kata Anggara ketika ditemui di RS Sukanto Polri, Jakarta, Senin (22/5/2012).
Keputusannya untuk tidak melihat telah dipikirkan secara matang. Anggara mengaku tidak ingin kenangan bersama ayahnya semasa hidup terganggu.
Ia pun menceritakan setelah proses penyerahan dari pemerintah kepada keluarga pada esok hari di Bandara Halim Perdana Kusuma, maka jenazah ayahnya disemayamkan dahulu di rumah duka di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Setelah itu, jenazah akan dibawa ke tempat peristirahatan terakhir di Pemakaman San Diego Hills, Karawang.
Mengenai barang milik ayahnya, Anggara mengatakan akan diberikan sesudah penyerahan jenazah. "Waktunya seminggu nanti kita akan dikabari," tuturnya.
Hal senada juga dituturkan istri pilot merangkap Direktur Operasi Pelita Air Service Darwin Pelawi, Santa Fransiska. Ia mengaku tidak siap melihat jenazah suaminya. Oleh karenanya rekonsiliasi jenazah diwakili oleh kerabatnya.
"Saya tidak siap melihat. Saya mau mengenang dia seperti bagaimana terakhir kali saya melihat dia," katanya.
Rencananya, Darwin Pelawi akan dikuburkan di San Diego Hills, Karawang setelah disemayamkan dahulu di rumah duka kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

No comments:

Post a Comment

Bijaklah dalam berkomentar di sosial media :)