Alasan Asyik Naik Angkutan Umum

Hai Hai reader..! selamat pagi :) Miss Purple mau membahas tentang Ibukota Negara kita yang semakin hari semakin-semakin aja. semakain banyak polusi dan kemacetan ukan hal yang langka lagi. siapa sih yang ga tau kota Jakarta? kota yan sesak di penuhi kendaraan berderet panjang di jalan raya, dari pagi hingga sore hari.  karena Jakarta, adalah salah satu kota megapolitan yang memiliki sistem angkutan umum yang paling buruk. Kota yang dihuni puluhan juta manusia ini, tidak memiliki sebuah angkutan umum yang didesain untuk mengangkut ribuan hingga jutaan komuter tiap harinya.

Polusi-Miss-Purple-Life


Akibatnya, populasi kendaraan pribadi pun meningkat pesat dalam satu dekade terakhir. Pembelian mobil dan motor yang semakin mudah dengan sistem kredit membuat hampir siapa-saja bisa memiliki kendaraan bermotor hari ini. Dengan penambahan populasi yang begitu cepat, dan infrastruktur yang tidak seimbang, bisa dipastikan hasilnya adalah satu: kemacetan yang semakin parah.

nah, mungkin buat kamu yang menjadi pengendara motor atau mobil, bisa mencoba untuk naik angkot atau kopaja, dan sejenisnya. jangan malu untuk naik angkot :) ada beberapa keuntungan buat kamu yang ingin mencoba naik angkot. yuk mari simak sisi positifnya.

Tidak kena macet. Oh, pasti kamu akan terkena macet, tapi toh kamu tidak peduli. Kamu tinggal memejamkan mata dan berharap nantinya tempat tujuanmu tidak terlewat.

Bertemu banyak teman baru tiap harinya. Seminggu saja kamu menggunakan kereta dalam waktu yang sama, kamu akan hapal dengan wajah-wajah mereka yang juga pengguna setia. Siapa tahu salah satunya adalah jodoh?

Mengetahui banyak teman senasib saat pulang. Hal apa yang lebih melegakan, daripada bersama sekumpulan orang yang bernasib sama seperti kita? Di saat badan sudah begitu lelah, mata berat, kaki pegal, dan lalu melihat puluhan orang yang memiliki masalah yang sama, kamu bisa berkata dalam hati, "Aku tidak sendiri."

Olahraga - berlari mengejar kopaja dan kereta. Masalah utama masyarakat perkotaan yang kekurangan olahraga, mungkin bisa diatasi jika tiap harinya kamu membakar kalori untuk mengejar Kopaja di jalanan Jakarta.

Menggunakan trotoar dengan benar. Untuk menyebrang, bukan berjualan dan tempat mangkal ojek.

Mengenali lingkungan sekitarmu. Tahukah kamu, bahwa bunga kamboja di sekitar Semanggi tidak lagi wangi karena polusi?

Mengurangi kemacetan. Teorinya, sih begitu.

Mengurangi emosi dan kadar stres. Tidak perlu membuang tenaga untuk marah-marah pada pengendara yang melanggar lampu merah.

Mengetahui alasan kenapa turun dari bus kota sebaiknya menggunakan kaki kiri. Alasannya, karena kamu butuh menjaga keseimbangan saat turun dari bus yang masih berjalan ke arah kanan badanmu.

Tiket KRL tidak menentukan tujuan. Bahkan petugas kereta sering asal dan acak dalam memberikan tiket.

Mendapatkan hiburan. Masih banyak pengamen berkualitas. Di Stasiun Pondok Cina, saya menemukan pengamen dengan kualitas suara dan kemampuan bermusik tidak kalah dengan peserta Indonesian Idol.

Merasakan menjadi pahlawan hak asasi pejalan kaki karena terus menerus memprotes kebijakan buruk dari pemerintah kota melalui media sosial. Juga menyadari fakta pahit bahwa pejalan kaki tidak jadi prioritas di Jakarta.

Jumlah buku yang dibaca pertahun meningkat. Jika kamu gemar membaca, kamu bisa menghabiskan waktu di perjalanan sambil membaca buku. Sederhananya, waktu yang biasanya kamu habiskan untuk menyetir, bisa kamu gunakan untuk membaca buku-buku lama yang sudah berdebu di lemari kamu.

Mendapat cerita inspiratif dari perjalanan hidup supir taksi di tengah malam. Tak jarang supir taksi memiliki pengalaman dan cerita hidup yang bisa kita ambil.

Tidak perlu merasa bersalah karena membeli bensin Premium saat kamu dianggap mampu.

Tidak perlu membayar uang gedung parkir bulanan yang cukup besar.
Dan uangnya, bisa kamu alokasikan untuk hal yang lebih bermanfaat lainnya, seperti, liburan.

nah, dari keuntungan yang tersebut diatas, berminatkah kamu untuk mencoba naik angkot ? yuk, mari sama-sama kita rawat kota kita, agar bebas polusi. ciptakan kota sehat dan Go Green :) tetap semangat dan Happines Weekend.

No comments:

Post a Comment

Bijaklah dalam berkomentar di sosial media :)