Hai Hai selamat malam pembaca setia Miss-Purple.. malam ini Miss Purple bakalan ngasi Info tentang lagu baru di era 2013 ini.. *ceileeehh huahahaah.. udah lama ga update tentang dunia permusikan Indonesia, kali ini Miss Purple bakalan bahas atau ngasih review deh tentang Lagu Baru by Reddo - Hanya Ingin Bersamamu. 

Lagu hanya ingin bersamamu ini adalah single pertama dari Reddo, lagu tersebut diciptakan oleh kakaknya dari Reddo yang bernama Yasirli. Lagu yang beraliran slow rock ini menceritakan tentang seseorang yang memperjuangkan cinta yang hanya bertepuk sebelah tangan, loh? galau kan~ banget! tapi ia tetap yakin bahwa kelak ia akan memilikinya *semangat. dan buat kamu yang lagi ngejar yang namanya cinta, percaya dan yakinlah bahwa Cinta itu datang bukan karena Mobil Mahal, Cinta itu ga datang karena Baju bermerk, Cinta itu bukan karena Orang Tuanya Pejabat, dan tragisnya lagi Cinta itu juga bukan karena guna-guna -_-, Tapi Cinta itu datang karena ia melihat, mendengar dan merasakan bahwa kamulah yang terbaik untuknya *mataberkaca. Kelak ia akan mengatakan kata-kata yang sama dengan yang kamu katakan, aku “Hanya Ingin Bersamamu”. nah itulah sekilas gambaran lagunya dari Reddo ini. penyanyi asal Pekanbaru :)

kalau Mau DownLoad lagunya


Lagunya bisa di Download secara free atau gratis sobat :)disini 

Berikut Kilas Profilenya Reddo


Nama Lengkap : Ridho Afriadi Saputra 
Asal                    : Pekanbaru
Umur                 : 19 Tahun

nah itu dia sekilas review dari Reddo. untuk official Sitenya ini nih http://www.reddo.co.id/ ..
Yuk majukan Dunia Musik Indonesia, dimulai dari hal kecil dengan memberi semangat pemusik dari kotamu :)





Hari ini hari minggu. Dipagi hari yang cerah terang benderang, masih menikmati suara deringan telpon yang nggak berhenti dan bosan menemani hari-hariku. Ketika suara menjadi hening, dengan kesibukan manusianya dengan komputer masing-masing. Terdengar suara yang tidak asing.

"Cidung cidung!!" ringtone yang menandakan ada sebuah pesan masuk. Untuk memastikannya Aku melirik ke handphone yang berada tepat disamping komputer, ternyata benar ada 1 pesan masuk. Lalu, Aku segera membuka pesan tersebut. "Nanti kerumah dosen jam 3 sore ya, cippp?" dengan santai aku balas "cuupppp". okeh saat itu masih pukul 9.30 pagi. dan aku melanjutkan pekerjaan yang tertunda sebentar karena sms dari si Miss. 

Hari ini aku juga ada acara di sebuah komunitas, maklum baru pindahan secretariat baru. Pukul 13.00 aku langsung shalat dzuhur dan langsung capcus ke lokasi secretariat baru. Tanpa babibu lagi, Aku langsung cuss dengan motor keceku. Jalan menuju sekretariat ada dua, bisa melewati Jl. Pengayoman, bisa juga dari Jl. Sakuntala. Biasanya Aku lewat Jl. Sakuntala, ntah mengapa hari ini Aku memilih jalur Jl. Pengayoman. Jalan yang pertama kali Aku gunakan ketika hendak ke secretariat untuk pertama kalinya, dan itupun bermodalkan sebuah peta yang telah Aku print sebelumnya. Hari ini Aku menyusuri Jl. Pengayoman tanpa peta. 

Setelah beberapa menit berjalan dan berputar didaerah jalan yang buntu, kemudian terlintas  "Apakah aku tersesat?" akan tetapi dengan tekat yang kuat dan badan yang bulat, Aku tetap melanjutkan perjalanan mengikuti insting bak backpacker handal mencari pedang sakti.

Aku melirik ke alat pengukur bensin di motor yang Aku tidak tahu apa namanya, “Wah untung aja bensin full, ahahaha" gumamku sambil tertawa kecil.

Tidak beberapa lama setelah melewati jalan yang berliku dan turun naik tanjakan kiri kanan kulihat saja banyak pohon beringin, akhirnya Aku melihat sebuah palang nama dari komunitas yang Aku tuju. “yaa Allah terimakasih” ucapku sambil mata berkaca-kaca.

Akhirnya sampai. Aku yang sebelumya berfikir mereka penghuni sekre lagi bertukang disana karena pindahan ini, ternyata lagi santai atau bahasa gaulnya lagi leyeh-leyeh. Ya sudah Aku pun ikut bersantai ria. 

Disana ada Kak Risah, kamipun berbincang bintang sambil makan wafer yang telah disediakan. Tidak lama berbincang, waktu sudah menunjukkan pukul 14:56 Wib dan handphoneku kembali berbunyi,  ternyata itu telpon dari Miss lagi. Segera Aku angkat telpon agar deringannya tidak berisik.

"Halo vina disini ada yang bisa dibantu?" sambutku ceria. Si Miss pun menjawab "Vina nanti jadi ? kerumah aku dulu atau gimana?” tanyanya dengan lembut. "Kerumah Miss aja lah, kebetulan lagi di Sakuntala juga" jawabku singkat. Dari kejauhan si Miss berkata kembali "oh oke, tuuttt tuttt” dan telpon pun ditutup oleh si Miss.

Aku bersiap untuk ke rumahnya si Miss. Jarak sekretariat ke rumah si Miss tidak terlalu jauh. Rumahnya si Miss ini masih di Jl. Sakuntala juga. Hanya 5 menit, malahan nggak sampai 5 menit. Akhirnya Aku sampai dirumahnya si Miss. Setibanya aku dirumah si Miss ini, ternyata dia belum siap pemirsa, dan Aku mesti nunggu sekitar 3 abad lagi kurang lebih. 

Beberapa hari kemudian. Akhirnya siap juga dari dandannya yang nggak merubah apapun. Mukanya si Miss masih tetap sama dengan yang sebelumnya. Kami pun langsung menuju rumah dosen yang dimaksud sebelumnya.

Siang itu matahari sedang bersemangatnya bersinar. Sehingga Aku harus menutup muka dengan kaca helm yang tak dapat menutup tubuh ini. Dan si Miss melaju bak Valentino Rossi lengkap dengan dandanan maconya. Helm Kyt putih, Vario putih hitam, mengenakan jaket dan jilbab berwarna hitam, tak lupa memakai pansusnya yang berwarna hitam dengan garis berwarna ungu yang Aku yakini berlawanan sekali dengan dandanannya yang maco.

Setelah melaju beberapa meter dari rumah si Miss, sepertinya aku tidak asing dengan jalan yang sedang di lewati ini, rasa penasaran ini menusuk fikiranku yang dari tadi sudah panas akibat sinar matahari. Dan Aku pun bertanya sambil mengiringi si Miss yang masih melaju dengan motornya.

 "Miss ini kan jalan mau ke sekre Aku tadi" si Miss dengan santai tak berdosa sambil menunjukan wajah kepriaannya menjawab " hehehe aku lupa"  Miss menjawab sambil nyengir kuda. 

Hari semakin panas, dengan matahari yang langsung berhadapan dengan muka. Ceritanya dikejar matahari. Dan tibalah kami disekitaran lampu merah tepat didepan Gramedia Sudirman. Matanya si Miss terpaku seketika seakan tidak ingin melepaskan pandangannya setelah melihat 2 pria remaja memakai celana pendek (baca=pakaian basket).

 "Vin, mulus kakinya Viinnn.. itu cowo lo~~!!" dengan sadar Aku dan segenap jiwa raga mau nggak mau harus merespon si Miss " nggak ada yang lain yang mau di perhatikan Miss? atau jangan jangan miss hhiihii !! " Aku ketawa kecil sambil nyeri di pundak karena keberatan helm yang juga disambung ketawanya si Miss yang membuat hari semakin panas. 

Miss hari ini maco sekali, dengan mengenakan jaket hitam helm gede bak cowok kece. Tapi kemacoannya mulai dipertanyakan ketika alas kakinya menggunakan sepatu pansus.

Beberapa jam kemudian setelah berputar-putar tak tahu arah dan tujuan kemana kami harus mengadu dan tak tahu dimana rumahnya si Dosen. Kami akhirnya mencoba memasuki daerah yang Aku lupa apa namanya, Kami hanya mondar-mandir menggunakan motor untuk mencari rumahnya Dosen yang dituju. 

Ketika kami melihat setitik cahaya dari sebuah gang, ntah mengapa kami memilih Gang tersebut untuk kami jelajahi. Akhirnya kami melihat tempat Kursus Bahasa Inggris, yang disebut Miss sebagai “clue” rumah Dosen. Setibanya di depan rumahnya Dosen, dengan sopan kami permisi dulu dan mengucapkan salam tentunya.

Dengan harap-harap cemas berharap kami tidak salah rumah, atau tidak dikira maling yang berpenampilan keperempuanan. Salah-salah Kami bisa dipulangkan ke yang maha kuasa. Tapi semua ketakutan itu hilang seketika. Ternyata kami tiba dirumah yang tepat. 

Waktu sudah menunjukan pukul 15:40 Wib. Waktunya shalat ashar sudah masuk. Miss masih sibuk dengan UTS susulannya. Aku yang sibuk ngerusuh nggak jelas, akhirnya terdiam seketika. Seakan melihat malaikat lewat sambil menghayati dan tersenyum nggak jelas.  Lalu lamunan buyar seketika si Miss berkata "Eh Bro" sambil berpose bak Girlband korea dengan jari telunjuk dan jari tengah mengacung yang nggak nyambung banget dengan suasana saat ini. 

Dan, “ehmmm” sambil berdeham dalam hati, Aku melirik bajunya si anak dosen ini. OMG Hellow, sama dengan yang Aku kenakan. Jersey Manchester United. Okesip! dan Beliau menyapa kami sambil bersiap untuk shalat ashar. Aku berbisik sama si Miss, “Miss Aku belum shalat ashar lho!” meskipun berbisik, ntah si Beliau ini mendengar percakapan aku dengan si Miss ntah bagaimana, tiba-tiba dia keluar dari kamarnya sembari berkata "Kalau mau shalat, ambil wudhunya disana ya", sambil menunjukan arah menuju kamar mandi.

Aku yang terpaku di kursi dengan si Miss yang masih sibuk dengan soal-soal UTSnya hanya bisa berkata "ehm iya bro". Anak dikelas memanggilnya dengan sebutan itu. 

Setelah shalat Beliau ini langsung ngaji. Ngaji loh!! mendengar lantunan ayat suci yang dibacanya, Subhanallah, “meleleh adek bang!!” jeritku dalam hati. Membuat hati ini melemah tak berdaya. “haduh, mungkin dari penampilan biasa saja, bisa dibilang sederhana tapi tetap rapi. Ternyata beliau ini.. haduh! lelaki idaman  banget. Udah pinter, Asisten Dosen, berjiwa pemimpin, religi, rajin shalat, bisa ngaji lagi” kembali dalam lamunan dan berkata dalam hati. Sambil masih menikmati lantunan ayat suci itu yang membuat aku semakin terenyuh, membuatku larut dalam lamunan “kapan punya pacar seperti ini?”. 

Beliau ini juga sering masuk gantiin bokapnya ngasi materi di kelas. Dia juga termasuk copyannya si Bapak Dosen kami. Sejenak terlintas difikiranku “tidak selamanya COPYAN itu nggak lebih bagus dari aslinya, terkadang bisa saja copyan itu  lebih bagus dari aslinya” sambil senyum-senyum nggak jelas menikmati suasana sore yang indah. hmm ya Aku mengagumi beliau. 

Tiba-tiba terlintas seperti film yang lagi diputar ulang, Aku teringat saat Beliau ngasih materi di kelas. Suasana kelas saat itu lagi ribut seribut-ributnya. Udah mirip playgroup Aku rasa. Ntah membahas apa sebelumnya, aku yang sedari tadi diam langsung berkata dengan spontanitas yang Aku miliki.

"Udahlah, nggak usah nyalahin orang dan nggak usah nunjuk-nunjuk orang gitu, coba cek diri sendiri ajalah" dan kembali diam. Tiba-tiba si beliau berkata "Dewasa ya :)" sambil tersenyum indah kepadaku. Dan aku hanya terdiam sambil tersenyum. Dan kembali tersadar kembali alam yang sekarang. 

Setelah mengaji, Beliau langsung menghampiri Aku dan Miss. Beliau duduk tidak jauh dari Aku. Eewwewew. Ini hati udah mulai jingkrak-jingkrak nggak jelas sambil grogi nggak nentu. Sedikit bercerita dan akhirnya si Mister pulang, ya siapa lagi kalau bukan bapaknya si Beliau ini. Sempat Aku berfikir, bisa nggak ya si Mister pulangnya lamaan aja, biar si Beliau yang menemani kami diruang tamunya. Dan itu semua buyar karena emang nggak bisa. Nggak mungkin si Mister diusir dari rumahnya sendiri. Lamunan tingkat dewa pun terhenti.

Aku akui, ini pertama kalinya Aku merasakan hati ini bekerja kembali, setelah beberapa abad lamanya Aku simpan hingga berdebu, bahkan membeku hingga saat ini. Rasa kagum terhadap lawan jenis! "Anak dosen idolaku" itulah hal yang terlintas dibenaku saat ini. Aku rasa nggak ada salahnya. Beliau ini juga masih muda, masih semester akhir di sebuah Universitas Islam Negri di Kota ini. 

Akhirnya Miss pun selesai mengerjakan soal-soalnya. Lalu kami pun berpamitan tak lupa menyalami Mister. Aku pun melanjutkan perjalanan bersama si Miss maco.

Tiap hari Sabtu, tepatnya sabtu malam jalan-jalan besar penuh dengan keramaian remaja dan tidak menutup kemungkinan ada anak sd dan playgroup juga, ya karena di ajak orang tuanya misalnya. ritual malam minggu atau sabtu malam ini sudah terjadi ntah sejak kapan, karena semenjak aku lahir sudah ada yang namanya Malam Minggu tempat mereka yang berpunya (pacar) menikmati malam yang menurut aku sih biasa aja. emang biasa aja kan :D. hihihi, tapi mungkin buat mereka emang spesial. 

setelah aku mikir 2000 tahun tentang nasib kejombloan ini, aku fikir jomblo itu menyedihkan, tapi sekarang sudah berubah sejak negara api menyerang hatiku. *loh? aku jadi mikir, salah satu ibadah itu ya jomblo :D salah satu setan itu adalah situkang PHP -___- ini adalah hal tersulit. bagaimana cara membedakan orang yang cuma PHP-in sama yang beneran ?? semuanya menggalaukan. eits tapi jangan salahkan makhluk jomblo. jomblo itu ga selamanya suram dan penuh dengan kegelapan. di satu sisi, kita malah dapat merasakan kepedulian seorang teman. perlu di ingat hanya butuh seorang teman dan sahabat yang peduli, maka kamu tidak akan terlalu mempedulikan pacarmu ahahahah :D itu sih menurut si Jomblo. tapi ini memang benar adanya. aku bisa merasakan sendiri gimana kita bisa menikmati indahnya pertemanan. dan kalau kita berfikir, saat kita bahagia maka pacarlah tempat pelampiasan kita, tapi coba kita lihat saaat kita susah dan dalam keadaan yang "down" pasti curhatnya sama teman, sangat tidak adil bukan? mungkin sebagai teman yang baik kita mengerti akan keadaan itu. tapi itulah indahnya sahabat dan teman yang baik. 

berapa banyak makhluk Jomblo didunia ini? jangan tanyakan padaku, karena aku juga tidak tahu... ketika kamu merasakan kesepian saat mereka diluar sedang berbahagia dengan pasangannya diluar. cukup satu yang kamu lakukan, telfon temanmu yang juga jomblo dan nikmatilah pesta jomblonya. huahahahaa,.

Coba fikir kembali bahwa Jomblo itu tidaklah buruk. karena " Allah sudah menyiapkan orang - orang pilihan utnuk menjadi pasanganmu kelak" :) keep positif thinking guys. jangan terlalu memaksa untuk mendapatkan pacar, masih banyak yang bisa kamu kerjakan dengan kesendirian kamu yang tidak bisa kamu lakukan apabila kamu punya pacar. right? okeh..

Jomblo-itu-indah-Bijak-dalam-kejombloan-Miss-PurpleLife


dan kali ini aku malah jadi sok bijak -__- padahal dalam hati miris banget liat mereka yang malam mingguan, tapi ga juga ding, aku lebih suka di rumah lanjutkan tulisan yang masih pending ntah kapan selesainya. setidaknya aku masih punya kegiatan yang menupuk untuk menutupi kejombloan ini.. muahahaha ^_^


Bijak dalam ke-Jombloan

by on June 10, 2013
Tiap hari Sabtu, tepatnya sabtu malam jalan-jalan besar penuh dengan keramaian remaja dan tidak menutup kemungkinan ada anak sd dan playgro...
okeh hari ini satnite tapi lebih tepatnya SADnite .. tapi udah enggak lagi karena sekarang sudah  pukul 12.25 rasa kantuk yang tak kunjung datang, membuat fikiran terbang melayang memikirkan tentang si abang yang tak kunjung pulang. *eh ? bukan ini bukan tentang bang toyib. 

Malam minggu kali ini aku masih dirumah, okeh emang selalu dirumah. ngapain? seperti biasa, dikamar yang sederhana mencoba melengkapi beberapa potongan kecil cerita kehidupan yang kucoba raih untuk penyemangat hari esok. aku masih termenung di tengah kesunyian tanpa hiruk pikuk dan keributan malam minggu di sebuah cafe atau tempat biasanya manusia berkumpul merayakan Sabtu Malam. apa sih yang spesial dengan sabtu malam? tentu buat mereka yang sekolah, senang banget kalau udah sabtu malam. karena keesokan paginya libur. tapi aku masih terus berada didunia aneh yang penuh dengan tekanan. dunia apa ini? aku butuh dunia baru. coba lihat peta, andai ada doraemon, aku ingin pinjam pintu kemana saja. aku ingin kesuatu tempat dimana aku bisa merasakan ketenangan. dan problem yang ada doraemon itu hanya anime anak-anak yang sering PHP-in penontonnya, gimana ga PHP coba, bentar bentar dia ngeluarin barang yang berguna banget. tapi itu cuma di tipi doang. hah! lamunan terhenti ketika si modem kecil sudah connect kembali. setelah 4 jam menanti akhirnya dia bangun kembali dari tidurnya.

Banyak yang terlintas dibenakku malam ini. semua pertanyaan terlintas didalam fikiran ini seakan ingin menambah kesulitan yang sedang kunikmati. dan yaaa sebentar lagi ada Ujian Akhir Semester!! semoga IP tidak terganggu. saat mereka sudah tertidur aku malah sibuk menulis cerita hidup yang tak tahu akan berakhir bahagia atau sebaliknya. hanya mencoba menerka apa yang terjadi besok tapi aku tidak mendapatkan bayangan apapun tentang itu. fikiran ku sudah lelah berfikir dan hati ini sudah mulai membatu untuk merasakan sesuatu.

aku masih bersabar menunggu datangnya bulan Suci Ramadhan yang sebentar lagi datang. semoga aku masih bisa merasakan, Aamin.. hidup ini memang tidak ada yang tahu akan berujung kemana. ke jurang yang  penuh duri dan semak belukarkah? atau ke taman bunga yang harumnya ga habis-habis..? hanya dia pemilik segala yang Maha mengetahui...

Header-Miss-Purple

Bad Day

by on June 09, 2013
okeh hari ini satnite tapi lebih tepatnya SADnite .. tapi udah enggak lagi karena sekarang sudah  pukul 12.25 rasa kantuk yang tak kunjung ...
Miss-Purple-Life

malam yang sunyi, aku hanya bisa terdiam di ruangan sederhana yang tenang, tepatnya dikamarku. dimana aku bisa melakukan apa saja disana tanpa siapapun mengetahuinya. malam ini, kuhidupkan mp3 player dan volume di speaker aku pilih full. agar tidak seorangpun tau aku menangis dikamar. malam ini aku merasakan jenuh yang sangat jenuh.
suasana saat ini sudah mulai tidak bersahabat. but, someday aku mau mencari suasana baru. suasana yang bisa menghilangkan jenuh yang ada. tak sadar air mata sudah mengalir dipipiku.
aku masih tetap terdiam mengingat masalah ini. hanya kamar kecil ini yang menjadi saksi tangisku malam ini. masalah yang kurasakan semakin berat, semakin membebani fikiran dan perasaanku.
ntah mengapa malam ini, aku hanya ingin sendiri dan meluapkannya dengan tangis. "apa yang salah denganku?" hanya bisa bergumam didalam hati. aku berharap, di hari ulangtahunku aku hanya ingin kebahagiaan.
walaupun itu sesaat. tapi aku hanya bermimpi :) mungkin Allah mempunyai jalan cerita lain. Aamiin. hanya bisa terus menulis untuk mengungkapkan isi hati yang tak dapat terungkap.
hanya pada-Nya tempatku bercerita. semoga dia mendengar jeritan hati ini. aku hanya jenuh dengan hidup ini, bukan berarti ingin mengakhirinya, aku hanya ingin suasana baru dan orang-orang baru, hanya itu!
beberapa dari mereka, sekarang sudah tidak bersahabat lagi. ingin rasanya pergi kesuatu tempat, dimana aku bisa teriak sekuat-kuatnya tanpa ada seorangpun mendengar. 



terlalu berat bulan ini, "apa ini proses pendewasaan ? apakah Dia ingin melihat bagaimana aku menghadapi masalah yang ada. apakah begitu? ya aku pikir ini memang proses pendewasaan. tapi ini juga meliputi kesabaran.
aku tahu, Dia tidak membatasi kesabaran manusia, tapi manusia sendiri yang membatasi sesuai kemampuannya. sejauh mana manusia itu dapat bersabar? " kata-kata ini yang terlintas difikiranku malam ini. pantaskan aku mengeluh pada-Nya ?
aku tidak mengeluh, aku hanya bercerita pada-Nya. aku bingung, banyak pertanyaan yang muncul dan tidak satupun mendapat jawaban, sungguh malam yang sunyi.

disaat seperti ini, aku sangat merindukan sosok seorang nenek. nenek yang sudah lama mendahuluiku. sudah lama aku tidak memeluknya, terakhir aku hanya mendengar kabar tentangnya itu pada suatu pagi 28 maret 2006, nenek sudah pergi untuk selamanya,
kepangkuan-Nya yang lebih indah. semoga dia tersenyum melihatku sekarang. rasa rindu pada mereka yang sudah lama pergi, muncul kembali. kakek, kakek? terakhir aku merasakan indahnya punya kakek pada umur 2 tahun. begitu lamanya, aku sampai lupa bagaimana bentuk raut wajahnya.
aku hanya dapat mengingat ketika melihat wajahnya di foto keluarga lama.

Dan sekarang aku masih sendiri, menikmati hidup yang terlalu monoton. itu menurutku. ya, terlalu membosankan! tapi aku harus terlihat kuat, aku tak perduli apa kata mereka.
aku hanya ingin membahagikan kedua orang tuaku dan adik kecilku. mereka hanya terlalu mengomentari hidupku, mereka tidak pernah menjalaninya langsung. mereka hanya penonton yang ribut.
seperti penonton pada pertandingan bola, mereka hanya berkomentar "Ah payah!" itu hanya ketika tim mereka kalah, tapi apabila tim mereka menang "itu tim andalanku, beda dari yang lain" ya mereka memang seperti itu.
hanya menjadi penonton, sehingga mereka tidak dapat menikmati filmnya sendiri karena terlalu asik mengomentari film karya orang lain.

okeh! semua kata-kata ini membuatku bangkit kembali. mari berfikir kembali, "apa tujuanku disana? dan untuk apa aku disana?" ya, semangatku bangkit lagi. toh mereka hanya penonton. tidak dapat merubah jalan ceritaku. mereka itu hanya iklan yang numpang lewat.
semangat vina!! teriakan positif itu mulai terdengar semakin lama semakin membuatku mulai berfikir ulang untuk bangkit kembali, menjalani semua ini. apa yang mereka punya? hanya komentar !! dan apa yang aku punya? aku punya Allah, aku masih punya seorang ibu, ayah dan adik kecil yang lucu serta teman-temanku.
saatnya, kembali ke dunia nyata dan bangun dari keterpurukan ini. "andai kehidupan ini seperti foto atau gambar, aku ingin memotong bagian yang tidak menyenangkan. tapi kalau aku memotongnya maka akan ada bagian yang hilang. aargghh :@ dan aku juga sempat berfikir, anda ada tombol undo dihidup ini, banyak hal yang ingin aku undo.
tapi setelah aku fikir kembali, apabila aku undo, aku tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya, dan aku hanya menjadi katak dalam tempurung yang tidak tahu apa-apa.

mereka hanya bisa mengkritik, tapi tidak bisa memberikan saran. hanya bisa mencari kesalahan, tapi tidak tahu apa yang mereka lakukan. 

Saat Jenuh Melanda

by on June 04, 2013
malam yang sunyi, aku hanya bisa terdiam di ruangan sederhana yang tenang, tepatnya dikamarku. dimana aku bisa melakukan apa saja disana...
Fiyuuhh!! jam menunjukan pukul 13:03 hari ini minggu, jadi kerja masuk setengah hari.. dan saatnya pulang.. rasanya ingin melanjutkan tulisan yang ntah kapan rampung.. setelah beberapa bulan ini disibukan dengan kejaran deadline .. huuuaaa!! semua ini menghantui mimpi indahku .. dan akhirnya aku terbangun dan berfikir kapan tidurnya -_-.. sampai akhirnya aku berfikir, deadline itu beda tipis dengan deathline!!  setelah hari ini pertempuran akan dimulai lagi, ya apalagi kalau bukan UAS .. dan yaa otomatis nih otak mesti kerja keras lagi.. dan menikmati hari yang indah ini dengan bersantai, sekali kali boleh lah yaa~~ 

Semakin hari usia semakin bertambah, dan aku pun menyadari, kenapa wktu secepat ini !! perasaan baru kemarin masuk kuliah, eh udah mau semester 3 aja.. 

hoamm!! dan seketika muncul bayangan masa lalu yang kelabu walaupun sedikit unyu tapi lucu dan agak kaku memang masih lugu tapi sedikit berilmu. terlintas semua celotehan di masa lalu, ya walaupun berawal dari keluguan dan kebegoan tapi berakhir bego juga sih -_-. 

Aku jadi ingat waktu masih duduk di bangku Sekolah Menengah kejuruan atau SMK. waktu itu sudah mendekati akhir dari penantian, yaitu UN! Ujian Nasional.. dan karena dikelas itu anaknya baik, shaleh dan shalihah, ramah, rajin menabung dan tidak sombong. maka kami memutuskan untuk puasa senin kamis. 

Okeh sampai sore dan berbuka semua lancar jaya. kami juga mengadakan buka bersama setelah berpuasa itu. setelah semuanya ready, kami bergantian untuk shalat magrib. Untungnya di tempat kami mengadakan acara tersebut ada menyediakan mushala. dan aku, ayu, ditambah lodia shalat bersama bergantian dengan yang lain. Dan waktunya shalat tiba. setelah beberapa menit kami selesai shalat dan aku merasakan sesuatu yang aneh, tapi ya sudahlah pikirku.. tak lama kemudia lodia datang sembari jitakin kepala aku.. "ha kenapa ??" aku bertanya dengan penuh keluguan.. "shalat berapa rakaat" seru lodia, "4 rakaat, kenapa?" dan lodia menyambung kembali "kok 4?" dan aku jawab tidak kalah polosnya, "dari pada ayu 3 rakaat".

hening

okeh disini terjadi keheningan beberapa menit. dan sambil lodia bilang, "emang shalat magribh berapa rakaat?" akupun menjawab dengan pintarnya, "3 kan lod?" lodia berkata, "iya, terus kenapa tadi shalatnya 4 rakaat? mau lomba shalat rakaat terbanyak??" dan seketika itu tawa kami memecah keheningan.. dan keanehan itu tidak berakhir disitu, setelah kami shalat kami lalu beranjak kembali ke meja yang sudah kami pesan sebelumnya. dan waktunya makannnnnn.. Terlihat manusia yang sedang kelaparan menyantap hidangan. inilah manusia pemakan segalah!! huahahaha ..

Dan akhirnya saat menyedihkan tiba.. waktunya bayar membayar.. 

Setelah itu, ntah kenapa pada saat itu aku jadi memikirkan kunci motor! padahal aku pergi menggunakan motornya Ayu. Ketika aku mencari kunci, aku baru sadar aku tidak merasakan adanya kunci dikantongku. aku mulai panik, keringat mulai mengucur mengingat tuh kunci.. dan akupun memberitahu teman terkece yang hadir pada malam itu. "woi kunci aku tadi mana??  kok ndak ada ya?" semuanya terpaku melihat kepadaku "seriuslah pin" dan semua mulai bantuin buat nyari dan ada yang sempat nanyain sama mas mas yang kerja disana. dan mas masnya juga ikutan nyari. DOH! -_- setelah beberapa mencari dari setiap sudut sampai ke mushala dan Ayu pun sempat nelponin orang dirumahnya buat nanyain tuh kunci.. dan tibalah saatnya kunci motor tersebut positif hilang. dan anehnya yang aku masalahkan bukan kuncinya, tapi keychainnya -_- huuuaaa .. chopperku manaaa!!

Okeh, mereka memberikan saran untuk jemput kunci cadangan kerumah aku yang kira-kira 15-20 menit dari tempat kejadian perkara. OKeh! dan kami melaju menuju rumahku. dan ya tidak beberapa lama, dipertengahan jalan aku merasakan keganjalan pada saku kiriku. "apa ini? kenapa agak berisi ya?" pikirku,. terbesit dibenakku, "apakah ini kunci motorku yang hilang?" dan akhirnya aku coba ambil benda yang ada disaku kiri jinsku. dan ya aku tidak salah itulah kunci keramat yang dicari sedari tadi -_- dan kini saatnya pengungkapan kepada mereka, ya mereka..! pertama aku bilangnya sama ayu karena aku satu motor sama ayu, aku bilang dengan penuh kelembutan "Yu, kuncinya udah dapat", ayu tersentak dan motornyapun berhenti "dimana ketemunya, jatuh dijalan??" lalu aku menjawab penuh keluguan, " disaku vina yu" agak sedikit nyengir"hehehe", dan karena ayu berhenti, yang lainpun ikut berhenti.. "ada apa ini ada apa ini?" ayu menjawab, "kunci motor pina udah ketemu" dan seorang terman pun menjawab "benarkan itu vina?" mata nanar.. dan ayu berkata "jelaskan pin!!". okeh aku sudah siap! "ini lo, kuncinya udah ketemu disaku kiri ternyata, ngehehehe", semuanya tiba tiba memakai topeng pokerface -_- "PINAAAA!!!!" aku sadar segerombolan yang penuh amarah dan kekesalan sedang ada di sekelillingku. hihihihi :D dan untungnya mereka memaafkan aku.. 

Dan lamunanku terhenti seketika lamunan lain bermunculan. dan akupun tertawa geli ketika semuanya muncul seperti film yang sedang di playback atau apalah istilahnya.. okeh, karena waktu tidak pernah berhenti berputar dan hanya umur yang dapat menghentikannya. aku sadar adzan ashar telah tiba.. malaikat disebelah kananku berbisik "yuk shalat ashar" :). and Happy Birthday Vina!! ungkapku girang.. aku jadi ingat kata seorang teman, Tua itu pasti dan Dewasa itu pilihan.. dan akhirnya, aku mulai merindukan teman-temanku..

Kalau suasananya gini, aku jadi ingat waktu SD , teman aku bilang sama ayah, ga usah di jemput vinanya om, nanti pulangnya bareng sama kami.. dan ya itu adalah hari terindah, sekaligus menyebalkan. mereka (teman sd) melempari aku dengan beberapa telur yang amis.. dan walaupun sempat di cuci fi toilet sekolah, tetap saja aku pulang dengan baju basah dan bau amis. untung sekolah dengan rumah tidak terlalu jauh, hanya 30 menit perjalanan kalau menggunakan trasportasi kaki. 3 kali aku alami di SD acara seperti ini..

dan aku juga ingat waktu di SMP 2 kali mereka (teman smp) melakukan ini.. dan ketika aku sudah berusaha untuk kabur pulang, mereka masih sempat berfikir mengejarku dengan angkot. dan apesnya, aku masih di gang rumah, mereka berhasil melempari aku dengan beberapa telur, dan setelah itu mereka pulang. okeh teman -_- dan ada juga kado spesial dari mereka.. apa itu? KODOK! si binatang hijau yang menjijikan,, mereka meletakkannya di sebuah kotak yang dibungkus rapi, awalnya aku sudah sadar kalau itu kodok.. tapi karena mereka berkeras memintaku untuk membukanya, dan ya aku buka! akhirnya itu isinya memang kodok pemirsaaa~ dan untung aku masih bisa bertahan aku buang kodok itu dan menjauh darinya.. mereka pun tertawa geli melihat tingkah konyolku yang ketakutan.

dan aku berfikir untuk browsing dengan mengetikan Google di sitebar browser.. lalu aku kaget ada kejutan dari Google.. aahhahaah agak lebay sih tapi ini beneran lo..

Miss-Purple-Birthday



setelah melihat dengan seksama, ternyata Google Chrome sudah terkoneksi dengan G+ huahaha ,, tapi ya sudahlah .. :D terimakasih Google :* ucapannya ...

End