Edisi Ramadhan - Buka Puasa Bersama Mega dan Voni at Kopi Baba SKA Mall

Bulan Ramadhan selain dapat berkah juga dapat menyambung tali silaturahmi antar sesama manusia. Baik itu teman yang dari lahir tapi udah jarang ketemu. Paling buntu ketemu didunia maya, kalau nggak chatting, sms-an, telpon-an dan bisa memanfaatkan Google hang-out menggunakan G+.

Momen Ramadhan, selalu ada yang namanya Buka Puasa Bersama. Makanya momen ini sering dijadikan sebagai momen reunian. Karena bakalan banyak tawaran buat makan sana makan sininya, dengan embel-embel "Buka Puasa Bersama Keluarga Besar - Nama Sekolah" atau bisa juga sejenis yang lainnya.

Momen Ramadhan penuh berkah banget, selain umat muslim mesti pada khusyuk dengan ibadahnya, sisi lainnya juga bisa bersilaturahmi dengan sanak keluarga, rekan dan teman lainnya. Dari teman Play Group, Taman Kanak-kanan, Sekolah Dasar, Madrasah, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah atas atau Sekolah Menengah Kejuruan, Kuliah, bahkan bisa jadi ada reunian para mantan, bisa jadi.

Bukti hidup dari acara ini, salah satunya pada hari Minggu, 20 Juli 2014. Sore itu Saya niatnya mau bantuin Ibu buat kue persiapan lebaran. Tapi tiba-tiba ada telpon dari Voni yang nggak lain nggak bukan adalah teman SD dan kami masih di pertemukan di Kampus yang sama.
Alasan utama Voni nelpon sore ini adalah ngajakin Buka Bersama Anak SD tapi kebetulan teman SD yang lain masih pada KuKerTa atau Kuliah Kerja Nyata jadi pada belum bisa ikutan nimbrung. Jadilah Saya, Voni dan Mega saja yang buka puasa bersama.
Awalnya di telpon pada jam genting itu, Saya kaget mau buka puasa, tempat belum di booking ngajaknya mendadak. Voni telpon itu Saya sempat lihat jam sekitar pukul lima sore. Voni dan Mega bergantian bicara di telpon. Mega baru pulang Kukerta hari ini, besok Mega mau ke Jambi jadi nggak bisa ikutan Buka Puasa sama anak yang lain. Jadi mereka berdua ini mau buat "Mini Reunian" aja. Mega ngajakin buka puasa bersama di Mall SKA yang berada di Jl. Soekarno-Hatta. Untungnya nggak jauh dari rumah, kira-kira Waktu yang Saya tempuh menuju lokasi kurang lebih sekitar sepuluh menit. Jam 17.30 Wib Saya berangkat dan 17.40 Wib Saya sudah mendarat di lokasi.

Sejauh mata memandang, nggak terlihat dimana Mega dan Voni. Saya coba menelpon mereka. "Ya ampun susah sekali menghubungi manusia ini, dari tadi ditelponin nggak diangkat" gumamku sambil mencoba menghubungi mereka.

Dan akhirnya telpon diangkat, dengan suara deruan angin serta deburan kibaran dedaunan di pinggir jalan. Juga hiruk pikuk suara mobil dan motor dijalan membuat suara Mega hilang timbul terbawa angin.

"Haloo, Vina udah dilokasi pemirsahh.. Kalian dimana?"
"Kami masih di Jl. Srikandi Vin. Vina, maaf ya jadi nyusahin. Kami yang ngajak kami yang nyusahin. Bisa pesankan dulu tempatnya di Kopibaba?" ucap Mega.

Dan lagi-lagi Saya bukanlah anak gaul yang tahu semua lokasi tempat nongki. Kebanyakan menatap komputer, ya begini
"Haha rapopo Meg, sekali-sekali. Dimana itu Meg? Vina nggak tahu. Maklum ke Mall cuma kalau ada event aja. Kalau diajakin jalan baru pergi. mhuehehe" sahutku memalu.

"Kalau nggak salah di Lantai 2 deretan Pizza Hut. Coba lihat aja dekat situ Vin" Sambung Mega lagi sambil menjelaskan.

"Oo, iyalah Vina cari dulu ya.."

Dan telpon pun terputus. Jadi Saya kembali melangkahkan kaki menuju Kopibaba sesuai penjelasan Mega tadi. Langkah ini terus melangkah, sambil melihat sekeliling. Dimana-mana tempat makan itu dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki niat yang sama dengan Saya. Ya, Buka puasa bersama. 

"Apa masih ada ya jam segini tempat makan yang masih  kosong?" tanyaku dalam hati sembari terus berjalan menuju Kopibaba.

Setelah jauh berjalan. Akhirnya Saya melihat Kopibaba. Tanpa kata pengantar Saya langsung menuju tempat Mbak-mbak pramusajinya.

"Mbak, masih ada tempat yang free untuk tiga orang Mbak?" tanyaku penuh harap.
"Maaf Mbak, udah penuh tempatnya Mbak" 
"Untuk 3 orang aja nggak ada ya Mbak?" sambil memelas dan masang tampang kelaparan.
"Iya Mbak, nggak ada lagi udah penuh. Maaf ya Mbak"
"Iya deh Mbak, makasih ya Mbak" sembari menebar senyum dan berlalu.
Nah.. nah bener kan. Mana ada yang kosong jam segini. Waktu sudah menunjukan pukul 18.15 Wib. Saya kembali menghubungi Mega, dan mereka masih dijalan. Sepertinya masih kena macet.
"Mega, Vina udah di Kopibaba. Tapi tempatnya penuh. Gimana tuh?"
"Emang nggak ada lagi Vin?" tanya Mega meyakinkan.
"Nggak ada Meg, udah ditanya dua kali sama  Mbak-mbaknya. Nggak berubah fikiran Mbaknya"
"Hmm, ya udah tunggu aja kami di Kopibaba dulu ya"
"Sip !"

Saya udah kayak manusia yang tercecer dari kumpulannya. Mondar mandir nggak jelas. Dan mata Saya tertuju dengan tulisan "GRAMEDIA" lalu Saya inisiatif buat kesana. Sambil nyari buku. Yakali aja ketemu jodoh juga. eaakk! hahaha

Sambil muter-muter di rak dimana buku-buku diletakkan dengan rapi. Tiba-tiba ponselku berbunyi. Iya, itu telpon dari Mega.

"Dimana Vin? Mega sama Voni udah didepan Kopibaba"
"Ohh, iya bentar Vina lagi di Gramedia sebentar. Tunggu disana ya"
"Wokeh" Sahut Mega.

Saya buru-buru menuju kasir karena sudah mendapatkan apa yang Saya cari. Dan berlalu meninggalkan Gramedia menuju Kopibaba kembali.

Yaa, dari jauh sudah terlihat Mega dan Voni. Mega dan Voni adalah salah satu teman Saya waktu duduk di bangku Sekolah Dasar. Dan Saya histeris karena udah lama nggak meet-up sama mereka. Lebai, iya nggak apa. 

"Aaaaakkkk Megaaaa, Voniii" teriakku sambil meluk dan cipika-cipiki.
"Aaaa juga.. udah lama nggak ketemu" sambut Mega dan Voni.
"Udah penuh di Kopibabanya Mega, Voni. Jadi kita buka puasa dimana?" tanyaku menyadarkan.

"Allahuakbar Allahuakbar" Suara adzan sayup-sayup mulai terdengar didalam hiruk-pikuk penuh sesak Mall SKA malam ini.

"Haa udah adzan. Kita masih belum punya apa yang mau diminum" tanya Mega.
"Iyaa, udah lapar haa" keluh Voni.
"Jadi kita kemana ini?"
"Ke Solaria aja gimana?"ajak Voni.
"Haa boleh juga, tapi udah penuh nggak?" tanyaku lagi.
"Udah coba aja kita jalan kesana" sambung Mega.

Lalu kami bertiga kembali melangkahkan kaki menuju Solaria. Dan benar saja, Solaria juga penuh.

"Hahhhh~" keluh kami bertiga bersamaan.
"Jadi kemana ini?" tanyaku lagi.
"Dapat minum aja jadilah" Voni memelas.
"Atau kita pulang dulu, bawa galon. Baru kembali ke Kopibaba" tanyaku konyol.
"Hahaha, bisa jadi Vina. bisa jadi" sahut Mega mengiyakan.
"Atau gini aja, kita beli minum aja dulu. Nantikan orangnya udah selesai makan tu. Baru kita masuk. Gimana?"
"Haa bisa bisa Meg" sahutku dan Voni setuju.
"Tapi kita beli minum dimana?" tanya Voni.
"Haa, kita ke Sharetea aja yuk! di lantai dasar dekat J.Co"
"Hayukk, yang penting minum dulu. Udah gersang haa" Voni berkata kembali.

Sambil melanjutkan pembicaraan kami terus melaju menuju tempat dimana Sharetea berada. Dan akhirnya sampailah kami di Sharetea. 

Voni yang sedari tadi udah ngebet banget, rela ngantri buat kami. Voni memang teman yang baik. Aaaa peluk Voni. Okeh. Sembari Voni masih mengantri, Saya dan Mega malah narsisan foto berdua. Voni nggak mau diajakin karena fokus ngantri.

Vina - Mega

Dan setelah tiba saatnya giliran Voni yang pesan. Dan struk sudah di berikan. Kami diminta menunggu kurang lebih lima menit. Tapi menurut Saya itu lebih dari lima menit. Setelah beberapa hari kami menunggu akhirnya dapat juga minum dan berbuka puasa dengan Sharetea apa gitu, sepertinya sih teh melati. Tapi bodo ah, yang penting kami udah dapat melegakan tenggorokan yang udah seperti gurun sahara.

Dan sekarang yang jadi masalahnya, di sharetea tempat duduknya yang minim banget udah di penuhi dengan pengunjung yang lain. Membuat kami harus mencari tempat duduk. Nggak etis aja, wanita se-unyu kami ini minum sambil jalan.

Dan Saya terfikir bangku yang berada di depan Galeri ATMnya SKA Mall ini. 

"Eh, duduk dekat tempat duduk yang didepan galeri ATM aja yuk" ajakku.
"Ayuk lahh"

Dan lagi-lagi kami dikecewakan karena bangkunya sudah diisi sama Bapak-bapak.

"Aaaaaaaaaaaakkkkkkkkk!! Kita mesti duduk dimana iniiii"
"Heee dimana yaa?" Sahut Mega bingung.

Tiba-tiba kepala Saya seperti mengeluarkan bohlam lagi hidup, menandakan kalau Saya punya ide untuk masalah kami saat ini.

"Haaa, Vina tahu kita mesti duduk dimana"
"Dimana Vin?" tanya Voni.
"Hayukk ikut aja dulu" sembari menarik tangan mereka untuk lebih cepat.

Sambil menujulokasi, kami masih mempunyai sedikit tenaga karena udah meminum sedikit dari Sharetea yang kami beli tadi. Sharetea yang berukuran large.seharga lima belas ribu rupiah.

"Nahhh, disinii" kataku lega.
"Ooo, jadilah ya Vin. Untung ada tempat ini"
"Hahaha" tawa kami memecah keheningan senja itu.
"Meskipun di halte ini, tapi kita masih bisa merasakan kebersamaan kan Voni, Mega"
"Hahahah iya, dari pada tegak-tegak nggak jelas" kata mega.


Iya, akhirnya kami berbuka puasa dengan Segelas ukuran large Sharetea di Halte yang nggak jauh dari Mall. Sambil berbincang kami terus tertawa akan hari ini, sambil menghabiskan sharetea tentunya. Tidak butuh waktu lama, Voni sudah menghabiskan shareteanya. Terlihat Voni memang haus pake banget. Hahaha

"Ngeri Von, dalam sekejap habis" 
"Hahah, iya haus Vin. Hahaha"

Tidak beberapa lama kemudian, tiba-tiba Voni mengeluarkan isi tasnya. Voni mengeluarkan tupperware yang berisi kurma.

"Eh, hampir lupa. Aku bawa kurma"
"Hee, udah setengah jam kita duduk disini baru ingat dia" sahutku sedikit mengganggu Voni.
"Hahaha, iya lupa Aku Vin. hahaha, maklum efek tadi"
"Untung ada kurma Voni, jadilah mengganjal sedikit"
"Iya, ini baru buka puasa syar'i" Saya lupa ini siapa yang nyeletuk gini.
Sharetea

Sharetea - Kurma - Sharetea

Hahahaha, tawa kami kembali memecah keheningan senja itu.

"Sunah Nabi ni, berbuka dengan Kurma" kata Mega.
"Haa iya betul betul" sahutku.

Setelah shareteam habis dan kurma pun lenyap. Kami kembalu melanjutkan langkah menuju Kopibaba kembali.
"Hayuklah ke Kopibaba lagi" ajak Mega.
"Hayuuuukk" seruku dan Voni.
Perut Saya sudah kembung karena sudah menghabiskan segentong sharetea tadi. Begitu juga dengan Mega dan Voni.
Akhirnya kami hadir kembali didepan Mbak-mbak Kopibaba. Kami langsung menuju tempat duduk dan memilih sabil membolak-balikan daftar menu.
"Hmm, Kewetiau spesial sama air mineral" sahut Mega
"Aku, ikan sambal ijo sama air mineral juga" sambung Voni.
"Vina apa yaa. Sapi lada hitam sama air mineral jugalag kalau gitu" sambil memberikan list menu kepada Mbak-mbak kopibaba.
Mbaknya pun tiba-tiba menghilang dari hadapan kami.
"Eh, mulai pilek ha habis minum sharetea. Banyak esnya tadi" curhat Voni.
"Uhukk uhukk.. Iya, Akupun agak pilek" sambung Mega.
"Ehmm ehm. Vina juga.. Vina juga" menyambung.
Tanpa melewati narsisan bersama, sambil menunggu pesanan datang. Pesanan yang muncul duluan adalah air mineral. Jelas, air mineral nggak butuh proses kan.

Dan setelah Aang kembali dari pertempuran dengan Negara api, akhirnya pesanan kami datang. Sesuai dengan yang kami pesan sebelumnya.

Sapi Lada Hitam - Kwetiau Spesial - Ikan Sambal Ijo

Sapi Lada Hitam

Setelah makan, kami pun bersantai menunggu makanan turun dari kerongkongan agar dapat diproses didala usus. Sambil bicara nggak jelas, Voni permisi ke toilet karena hidungnya udah mampet sekali.

"Aku ke toilet dulu ya" sahut Voni sembari ngambil tasnya dan berlalu menuju toilet.
"Ya, jangan lama-lama ya Von"

Sambil menunggu Voni Saya sama Mega cerita bodoh aja, tentang nasib Mega yang lagi KKN atau Kukerta alias Kuliah Kerja Nyata. Dan waktu pun berlalu begitu cepat. Waktu sudah menunjukkan pukul 19.55 tapi Voni masih belum balik dari toilet.

"Lama ya si Voni, Meg" ucapku.
"Iya, ngapain anak tu ya?" tanya Mega.
"Takutnya saking mampetnya hidungnya, di lepasin dulu hidungnya Meg. Baru isinya dikeluarin. Dan kacaunya Voni lupa cara pasang lagi" candaku.
"Hahahahah, bisa jadi Vin" balas Mega sambil tertawa.
"Samperin aja ke toilet sekalian turun" 
"Hayuukk!"
Dan kamipun berlalu menuju toilet. 
"Lama kali popon?" Sahutku.
"Iya, ngantri tadi. Ini baru siap" jelas Voni.
"Hahaha, Vina takutnya hidup Voni lepas . Itu aja, hihihi" candaku menggoda Voni.
Dan kamipun turun kembali untuk pulang. Tapi, Voni dan Mega ngajakin Saya buat belanja. Voni mau cari sepatu dulu katanya.
"Vina temanin Voni beli sepatu yuk" ajak Mega.
"Yuk lah Vina" ajak Voni juga.
"Haha, Vina udah janji sama Mama mau bantu buat kue. Lebihin aja nanti sepatunya ya" jawaku sambil nyengir kuda.
Kalau nggak ada janji sih, Saya may menikmati hari bersama teman-teman seperti mereka ini. Tapi sayang sekali sudah punya janji, sama emak lagi. Dan akhirnya Saya lanjut terus untuk pulang. Mereka pergi berlalu menuju tempat dimana sepatu dijual.
Dan jadilah empat kali turun naik Mall, karena kehabisan tempat untuk berbuka puasa. Hah~ hitung-hitung olahraga. Dan jadiah Mini Reuni dadakan.
Vina - Voni



3 comments:

  1. kalau aku ditanya au duduk dimana,,langsung ambil posisi jongkok lah... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkwk jangan, ntar malah dikasi free makanannya :v

      Delete
  2. Saya habis makan jadi laper lagi nih... :p
    Kunjungan balik ke Box Makanan Food Grade.

    ReplyDelete

Bijaklah dalam berkomentar di sosial media :)