Untuk dapat bercerita tentang hal penting dalam hidup, tak jarang lebih baik dipendam sendiri dibandingkan diceritakan tapi tidak dimengerti. Hanya dengan mereka yang benar-benar bisa dipercaya dan bisa buat nyaman. Dan tidak semua orang yang ditemui dapat memberikan kenyamanan itu.Sehingga cerita dapat mengalir dan beban berkurang, yaa setidaknya begitu.

Ada banyak alasan mengapa Allah mempertemukan makhluknya. Ada yang ditakdirkan bersama, ada juga yang ditakdirkan sebagai perantara untuk mempertemukan manusia lain dengan manusia lainnya. Mungkin Dia hanya perantara antara Aku dan Kakak itu. Ntah mengapa Aku dan Kakak itu menjadi sedekat ini,  hingga Aku dapat bercerita tentang apapun tanpa perlu takut. Sulit memang kalau tidak memiliki saudara yang dapat di ajak cerita sehingga menemukan seseorang dari luar yang bisa membuatmu nyaman itu adalah hal yang luar biasa.

Mungkin Dia memang hanya perantara. Perantara hingga Aku menemukan wanita itu sebagai teman hingga seperti Kakakku sendiri. Terkadang banyak skenario yang tidak diketahui dan Aku hanya fokus pada satu objek, tidak melihat apa yang ada dibalik objek itu.

Mungkin ini saatnya untuk berdamai dengan hati dan perlahan mencoba memulai kembali. Sedikit melawan arus akan membuatku terbiasa, karena tidak semua yang ingin di perjuangkan dapat di perjuangkan. Sekeras apapun usaha itu. Ntahlah, terkadang teori itu memang lebih mudah dibandingkan implementasi dikehidupan nyata. Tak heran jika banyak yang mengatakan novel-novel itu hanya bebual karena terkadang kenyataan selalu tak sesuai dengan keinginan. Selalu ada yang lebih baik. Karena kehidupan bukanlah seperti dunia peri yang hanya butuh tongkat ajaib dan seketika berkediplah cahaya dan keinginan tercapai.  Sepertinya hidup tak seinstan itu. Tinggal seduh dan mengembang -___- baiklah, ini bukan bercerita tentang mie yang dapat mengantarmu ke Hongkong. Karena rasa tidak bisa bohong -_-

Setiap perubahan selalu ada hal baru yang akan datang dan semoga lebih baik dari ini. Mungkin rasa nyaman ini hanya sementara, yang membuat Aku lupa dia siapa dan Aku siapa. ha..ha..ha
Source : Google

I choose to love you in silence, because in silence i find no rejection..
But now.. I choose to slowly giving up, maybe...
The more i hide my feelings for someone, the more i fall for them...


Not Available

by on July 20, 2015
Untuk dapat bercerita tentang hal penting dalam hidup, tak jarang lebih baik dipendam sendiri dibandingkan diceritakan tapi tidak dimengert...