Assalamu'alaikum ^^

Selamat malam teman baca dimanapun kalian berada. Semoga masih dalam lindunganNya, ya. Malam ini masih dengan genre galau dan baper dibulan Oktober ini. Kali ini membahas tentang perjuangan lelaki ketika berharap pada satu wanita. Jangan bilang yang berjuang itu wanita saja, lelaki juga banyak dan sering. Beberapa postingan yang lalu kebanyakan dari sisi cewe tentang bagaimana cewe. Ternyata nggak cuma kisah hidup Aku yang drama banget. Orang-orang yang berada disekitar Aku juga ternyata lebih dahsyat dramanya. Nah, kali ini Aku akan bercerita dari sudut pandang wanita terhadap perjuangan dua tipe lelaki berikut ini.


kicauanvinacom


Tipe lelaki pertama, yang berjuang sampai titik darah penghabisan. Sebut saja Marwan, bukan nama asli tentunya. Marwan jatuh cinta pada temannya saat duduk dibangku sekolah menengah pertama. Awalnya mereka nggak akur alias ribut mulu. Makin kesini kayanya Marwan jatuh hati sepertinya. Aku jadi ingat lagu siapa gitu "sembilan tahun lamanya tak kuduga~". Iya, sembilan tahun Marwan menunggu si juwita hati. Jatuh bangun dan terpuruk sudah biasa. Berkali patah hati dan ditahan sendiri sudah menjadi hobi sepertinya. Dan si juwita bukan nama yang sebenarnya ini pun sudah berpacaran dengan yang lain. Tapi karena rasa dihati yang terlalu besar, setialah menunggu si marwan hingga Akhirnya Marwan dan Juwita bertemu dipelaminan. Iya, di pelaminan mereka berdua. Perjuangan dan kesabaran Marwan nggak sia-sia. Karena pada akhirnya, mereka duduk bersanding di pelaminan. Sembilan tahun itu waktu yang cukup lama. Kalau kamu punya anak mungkin sudah mau masuk ke sekolah menengah atas. Ya kalau jodoh memang nggak kemana. Kisah lelaki pertama Happy Ending sesuai dengan keinginannya dan ekspektasinya. Kalau dijadikan FTV cukuplah ngalahin cinta fitri yang ber-season nggak habis-habis. Hikmah yang dapat diambil, siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkan. Iya kan? jika kita memiliki niat yang kuat dan usaha yang maksimal, bantuan Allah pun akan datang kepada kita. Betewe, langgeng yak buat Marwan dan Juwita yang keduanya nama samaran :3

Tipe lelaki kedua, lelaki yang berjuang hampir tujuh tahun apa lebih, ya? sekitar segitu lah. Berawal dari pertemanan dikantor, dan lari kehati. Pertemanan mereka sangat dekat hingga orang tua si cewe udah percaya sama pada si lelaki ini. Sebut saja lelaki ini Ander Herera yang jelas bukan nama asli. Perjuangan yang jelas-jelas Aku ikuti dengan tidak sengaja karena melibatkan Aku juga, wwkwkwkwkw. Tipe lelaki ini sangar tapi pemalu. Kaya preman yang hatinya Hello Kitty. Yang nyalinya menciut kalau udah dekat sama beliau. Kita sebut saja sang wanita dengan "beliau". Dari awal yang cuma ciye-ciye berakhir dengan ciyee-ciyee nikah~. Dari awal niatnya ingin melamar dan melabuhkan hatinya pada sang wanita terpilih berujung ke pelaminan dengan usaha yang maksimal. Aku hanya tahu perasaan dari satu sisi saja, dari sisi lelaki. Dari sisi wanitanya Aku nggak tahu dan nggak paham juga, karena wanita itu rumit. Ceilehhhhhh, kamu cewe vina -_-. Sering jalan bareng dan juga nonton bareng. Yang perginya di jemput dan pulangnya dianterin, jelas bukan jailangkung. Tapi yang namanya rahasia jodoh kita nggak tahu. Sekeras apapun perjuangan dan usaha , jika memang bukan ditakdirkan untuk kita nggak akan jadi. Bener kan?

Karena saking lamanya dan usaha yang tak bersambut sesuai ekspektasi, lelaki mulai menyerah. Menyerah bukan karena lemah dan lelah tapi karena bijak sana. 

Bukannya aku mudah menyerah, tapi bijaksana 
Mengerti kapan harus berhentiKu kan menunggu, 
tapi tak selamanya 
Ku kan menanti 
Tapi tak selamanya..........

Ehakkkk, malah lagunya Kak Raisa >.<! Tapi emang bener, nggak selamanya kita bisa menunggu sesuatu yang nggak pasti. Yang butuh kepastian bukan hanya wanita, tapi lelaki juga. Bukannya membela kaum lelaki, tapi dari alur cerita yang Aku lihat dan dengar sendiri ini seperti itu. Karena berhenti dengan pilihan yang bijaksana. Lelaki ini memilih jalur Ta'aruf. Dan pada akhirnya menikah dengan jodoh yang telah ditetapkan Allah untuknya. Sesuai dengan keinginannya, wanita bercadar. Bukan berarti si wanita ini nggak baik. Beliau ini juga baik, baik banget. Hanya saja mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk bersatu. Untuk bagian cerita ini, Aku agak terharu. Karena banyak banget hikmahnya disini. Dari cerita si lelaki ini, dia menjadi lebih tenang dan banyak dari kebiasaannya yang berubah menjadi lebih baik. Karena wanita itu emang penentu banget, jika baik wanitanya. Baik pula lelakinya, insyaAllah. Inilah rencana Allah untuk lelaki ini, dia mendapatkan bidadari dunia akhiratnya. Dengan proses yang nggak ribet dan dimudahkan jalannya. Terkadang ketika usaha kita tidak dihargai, itu cara Allah menjawab doa kita, "udah tunggu aja jodoh dariKu" mungkin seperti itu. Epicnya lagi, saat lelaki ini menikah dia nggak mengabari si beliau. Padahal saat itu sudah jelas Aku berkata "kasih tahu" tapi mau bagaimana lagi, nyalinya nggak sebesar badannya -_-. Dan dia malah berjanji akan datang ke nikahan wanita terdahulunya bersama wanita yang telah resmi miliknya. Ya kalau diundang :p

Karena rencana Allah lebih indah dari rencana manusia. Meskipun keluarga si cewe sudah merestui, tapi ketika memang bukan jodohnya ya nggak bakal jadi. Allah maha romantis, menyatukan dua manusia yang dari belahan wilayah yang berbeda. Seperti asam digunung garam dilaut dan ketemunya di dapur. Memisahkan sepasang kekasih yang tidak berjodoh pun bukan perkara sulit bagiNya. Karena nggak ada yang mustahil bagiNya. Kun Fayakun, jadi maka jadilah. Setiap kehilangan dan kekecewaan yang kita rasakan akan diganti dengan yang lebih baik olehNya. Apalagi masalah jodoh yang sudah jauh sebelum semesta diciptakan sudah ditulis skenarionya.
Assalamu'alaikum ^^

Malam ini kembali lagi bercerita masalah kids zaman now. Sebenarnya bukan masalah anak-anak sebenarnya. Masalah perasaan aja *eh. Kayanya bulan oktober ini cerita untuk nulis berhubungan dengan hati mulu. Takut di kick dari dunia per-bloggeran karena baperan mulu. Tapi, masalah melupakan ini emang agak berat. Akupun masih belajar untuk tidak melupakan tapi dilewati dan dijalani. ehaaaakkkk~ karena everything happent for a reason. Meskipun dia bakalan menjadi kenangan buat kita, tapi setidaknya ada pelajaran yang dapat diambil.

kicauanvinacom


Membahas tentang Melupakan. Sebenarnya Bukan Masalah Melupakan. Tapi bagaimana melewati yang sudah terjadi. Dari pengalaman yang nggak seberapa tapi lumayan sakit tapi nggak berdarah, berusaha melupakan itu sama aja belajar mengingat kembali. Karena semakin kita mencoba untuk melupakan, akan terfikir apa yang mau dilupakan dan lama-lama nggak jadi lupa. Apalagi kalau sudah terjadi bentrok kerusuhan antara akal dan hati. Ketika akal meminta hapus memory tentang doi, tapi hati menolak untuk melakukannya. Ini yang biasanya serting terjadi. Ujung-ujungnya mari kembali pada ikhlas dan sabar. Tidak ada obat yang lebih manjur selain ikhlas dan sabar. Sekali kita melepaskan dan mengikhlaskan lalu bersabar maka hidup pun akan tenang, aman, damai dan sentosa. No benci-benci, karena nanti merusak hati, fikiran dan perasaan. Nggak baik aja udah.. Dan bisa jadi mereka-mereka adalah guru yang mengajarkan tentang praktek sabar dan ikhlas. Dan kenapa juga meski sakit hati, tiada yang salah hanya aku manusia bodoh~ syalalala.. eh maap kebawa suasana. Salahkan diri yang terlalu berharap. Hilangkan segala penyakit hati, iri dengki, dendam, pembenci dan lain-lain. Meskipun susah, karena kalau mudah hadiahnya setrikaan. Kalau susah hadiahnya ketenangan yang haqiqi, eaaaakkkk!! Jangan tanya kenapa postingannya sekarang udah merembes kemana-mana. Aku juga nggak tahu.
Tapi, masalah melupakan ini nggak fokus ke relationship aja, ya. Tapi berlaku juga untuk setiap kejadian. Ya, meskipun kadang kejadian yang ingin dilupakan nggak jauh-jauh dari relationship. Jika dalam sebuah hubungan emang nggak cocok ya mau diapakan? *ealahhhhh jomblo aja ngoceh masalah hubungan* Karena sesuatu yang dipaksakan itu nggak baik. Ibarat baju yang kekecilan tapi tetap dipakai. Nggak nyaman. Dan yakinlah, setiap yang pergi akan ada pengganti yang lebih baik. Karena tidak ada rencana yang baik melainkan rencana dari yang maha kuasa. Jika memang sudah jodoh ataupun rezeki tidak akan kemana dan tidak mungkin tertukar. Cukup film aja yang banyak tertukar.
Melupakan perlakuan orang-orang yang menjengkelkan misalnya. Banyak memang manusia yang suka mancing-mancing amarah manusia lain. Karena manusia suka membatasi kadar kesabaran mereka. Aku pun begitu. Mudah moody. Tapi, setelah dipikirkan kembali, setelah dibawa berdiam diri dan nggak merespon orang-orang aneh itu lama-lama tenang sendiri. Anggap aja lagi praktek sabar. Dan berterimakasihlah pada mereka yang telah menunjukkan bagaimana itu sabar.

Terkadang, seberat apapun itu masa lalu bukan untuk dilupakan. Cukup dilewati dan suatu saat bisa dibuka kembali sebagai kenangan ataupun pembelajaran. Aku suka mengingat masa lalu. Sampai segala macam barang atau apapun tentang doi terdahulu Aku masih simpan. Dan ingat hal yang menyenangkan dan menyakitkan. Tapi, kalau diingat sekarang kenapa dulu bisa begitu, ya? Dan memang semua terjadi pasti ada alasan sebab-akibatnya. Dan memang bukan tentang melupakan, tapi mengikhlaskan dan bersabar.

Melupakan..?

by on October 11, 2017
Assalamu'alaikum ^^ Malam ini kembali lagi bercerita masalah kids zaman now . Sebenarnya bukan masalah anak-anak sebenarnya. Masal...
Hari ini lagi pantau timeline Instagram. Tiba-tiba ada postingan yang berbau ge-ra-tis a.k.a free. Dari Akun KulinerPKU. Jadilah, kita bisa coba menu yang baru launching dari D'Best O. Apa itu? Mozadas. Masih saudaraan sama Sadas alias Sayap Pedas. Ini daging bagiannya kayaknya bisa random nggak fokus ke bagian sayap. Sausnya tetap sama dengan saus pedasnya. Bedanya di selimuti mozarela

kicauanvinacom



Bagaimana rasanya? Kebetulan Aku pesan yang level tiga, ada lagi yang juga ikutan nyoba pesan level 1 dan level 2. Aalhasil, punya Aku tertuka dengan yang level 1. Kurang greget jadinya, dan yang dapat level 3 histeris, wkwkwk. Infonya, yang pesan level 1 aja kalau bisa nggak ada level pedasnya, lah ini malah dapat level 3. Yaa amsyong! Lah Aku aja yang pernah nyobain sadas level 3 aja udah berurai air mata. Dan dimata mereka adek-adek gemes ini, Akunya makan level 3 santai beud. Lah iya santai, nggak berasa pedas ternyata ini level 1, beakakakakak. Tapi tenang, jodoh nggak bakalan tertukar, kok.

Untuk rasa, hampir sama dengan menu sadas, menu sadasnya aja pedasnya yahud banget kan. Apalagi ditambah keju mozarelanya yang melambai-lambai. smooooothhhhhhh terjun bebas ke dalam sistem pencernaan. Masih konsisten dengan sausnya yang kerasa pedasnya itu diakhir. Slow but sure  gitu. Awal pertama kali makan, dia nggak memberi respon, semakin dimakan lama makin lama akhirnya keluar deh sifat aslinya, *eh maksudnya keluar deh rasa pedas yang mencekam. Ngelaq gitu pedasnya. Yang awalnya Aku udah underestimate apanya yang pedas gitu, ehh akhirnya langsung ngamuk pedasnya. Masih pengin cobain yang level tiga, makan level satu seriusan nggak berasa pedesnya. wkwkwkwkw! ketika lidah sudah mulai terbiasa makanan pedas, rasa yang nggak pedas jadi tawar. Sama seperti rasa Aku ke Kamu, rasa ke yang lain jadi tawar. eaaaakkk!

Bytheway, terimakasih pak Budi. Fyi, D'Best O yang berada di Jl. Adi Sucipto disamping kantor pos adalah salah 1 outlet yang paling besar. D'Best O yang berpusat di Jakarta ini, pertama kali launching menu baru Mozadas ini di Pekanbaru, lho. Sebagai orang Pekanbaru bangga, dong. Jarang banget yang lokasi pusatnya di luar sumatera tapi launching perdananya di Pekanbaru. Pak Budi dari management pusat langsung terjun ke Pekanbaru. Sukses terus Pak.

Oiya, gimana caranya kok bisa dapat invitation? Aku cuma bilang, Aku suka makan saat dm Pak Budi. wkwkwkw.
Kebanyakan orang yang baru kehilangan susah untuk Move On. Kenapa belum bisa Move On ?. Dari hasil menjelajah dunia sosial media adalah terbaca sedikit "ketika kamu susah untuk move on, itu karena saat kamu memberikan hati kamu, kamu juga memberikan harapan mu penuh kepadanya. Sehingga saat dia pergi, maka dia juga membawa harapanmu" lupa sih baca dimana. Karena baru mood lagi untuk ngeBlog. Dan sekalinya ngeBlog lagi pembahasannya nggak jauh dari BAPER. Topiknya jomblo banget!

kicauanvinacom


Menurut insting Aku yang labil bin alay ini, emang bener sih. Saat berharap sama orang dan saat orang yang kita harapkan itu pergi, itu susah banget untuk move on. Udah berasa dunia mau runtuh, padahal mah lebay aja biar agak drama. Hal ini dikarenakan kita merasa harapan hanya ada pada Doi. Padahal, seharusnya nggak boleh tu berharap berlebihan pada manusia. Hal inilah yang membuat kita susah banget untuk "pindah". Berdasarkan pengalaman Aku yang ntah sudah berapa kali berharap sama manusia, untuk berpindah ke "rumah" yang baru emang sulit. Karena di mindset Aku udah tertanam kalau yang Aku harapkan cuma doi. Coba aja kita ikhlaskan doi pergi. Yaa, sakit pasti ada tapi nggak separah saat kita udah ikhlasin dia. Dan semoga doi tenang disana bersama yang baru.
Move On itu berkaitan dengan mengikhlaskan. Ketika kita sudah ikhlas maka rasa-rasa yang dulu pun akan memudar dengan perlahan. Selagi masih belum ikhlas, rasa itu akan tetap tertahan dan tersimpan. Eaaakk! Hikmah dari mengikhlaskan, kita juga nggak ada dendam karena kepergian doi dan pasangan barunya. Oiya, postingan ini masih ada sangkut-pautnya ya dengan postingan ini >> Sisi Lain Patah Hati

Dulu, duluuuuuuuuuuu banget waktu Aku pernah suka sama orang. Senior sih, ya. Pernah suka sama orang, lawan jenis. Iya, dulu pernah. Cuma emang dasar si Abangnya yang baik jadi mungkin dianggap Adiknya, lah Akunya Baper-an. Tapi Aku belum berani bilang kalau Aku suka. Biasa, masih jaman-jaman jahiliyah dulu. Jadilah Aku pendam sendiri, belum ada yang tahu ni, emang rapat banget sampat lalat pun mungkin nggak tahu dan mungkin emang nggak peduli. Yap! Berani melihat doi dari kejauhan, giliran lewat Akunya diam seribu bahasa tanpa kata, giliran disapa haduhhh mendadak jiwa feminim Aku muncul seketika. Malu. Saking sukanya sama ini orang, yang Aku nggak tahu kenapa Aku bisa suka, dan nggak tahu juga alasannya apa. Pada pandangan pertama gitu, aduhay nggak tuh?. Aku belain cariin kado untuk ulang tahunnya satu bulan sebelum doi ulang tahun. Goks banget nggak? bego sih menurut Aku. 
Waktu itu masih labil banget dan buta juga belum kenal jalan kehidupan yang masih luas ini sepenuhnya. Dan, cara ngasiinnya juga awkward banget. Di Parkiran, eui!. Ngenes banget, dan awalnya Aku cuma letakin di motornya doang, eh lagi nungguin tiba-tiba orang yag ditunggu datang. BTS a.k.a Behind The Scene selama ada drama di parkiran, teman Aku nungguin dibalik layar yang karena nggak tahu mau lompat kemana karena doi tiba-tiba aja muncul. Jadilah, teman-teman Aku sembunyi dibelakang kelas dekat parkiran. Gelap, banyak nyamuk dan rerumputan.Tapi, seiring berjalannya waktu, Aku sadar aku nggak mungkin bisa. Setelah Aku sadar, Aku malah doain biar doi cepet dapat pendamping terus nikah, dan Aku bahagia. Udah gitu aja doanya buat doi. Eh beneran, akhirnya doi punya pacar dan Akunya malah lega. Emang beneran di ikhlasin banget perasaannya. Biarlah rasa itu ikut pergi bersamanya, karena rasa yang tercipta saat itu memang untuk doi bukan?. Dannn malahan, waktu doi wisuda Aku ketemu pacarnya pulak, terus salaman kaya nothing happent gitu. Syahdu kan, ademm aja gitu nggak ada rasa ini itu yang nggak jelas.

Ketika kita mengikhlaskan sesuatu karena Allah, insyaAllah Allah akan ganti dengann yang lebih baik. Meskipun nggak dengan cara instan langsung datang gantinya. Yang penting ikhlas dulu. Dalam proses yang rumit dan penuh drama ini, Aku sadar disini Aku diajarin belajar untuk ikhlas. Ikhlas yang emang bener-bener ikhlas gitu. Semakin Aku ikhlas, semakin mudah buat move on nya. Ini berdasarkan pengalaman pribadi, yak. Nggak tahu ngaruh apa nggak sama yang lain. 

Aku juga nggak tahu kenapa hidupnya penuh drama ala ala FTV gitu. wkwkwkwk! suka heran aja. Ada yang pacaran sama temen satu kelas yang awalnya berantem muluk ngalahin tom n jerry sampai dipanggil wali kelas. Skenarionya, Berantem - Pacaran - Putus - Balik berantem lagi. Terus ada lagi, yang tiba-tiba datang nggak ada hujan nggak ada badai petir eh dia berhasil masuk ke hidup Aku. Lalu dia pergi, dan balik lagi masih dengan hal yang meluluhkan hati lalu pergi lagi. Sukak sukaknya lah! Tapi, tetap balik lagi. Ikhlasin aja, biar gampang move onnya. Ini seriusan curhat sambil tausiyah -_-, udah mirip mamah dedeh belum?

Masalah mengikhlaskan, emang nggak semudah itu juga, sih. Yang jelas jika tidak mencoba ya kita nggak tahu. Coba aja ikhlasin, semoga move on nya gampang. Aku orangnya managemen hatinya nanggung. Bisa sih control untuk nggak suka atau suka sama orang, tapi kalau udah open malah nggak bisa di tutup atau distop. Tapi kalau emang nggak open, yaa aman gitu. Jadi, mudah baper karena tingkat sensitifitasnya tinggi banget dibagian hati. Nggak kulit aja yang bisa sensitif.

Hal terpenting kalau mau move on ikhlasin dulu rasa itu pergi bersama doi. Tapi harapannya jangan ikutan pergi juga, bahaya. Kalau nggak mau pake move on jangan mudah terbawa hati. Kalau udah terbawa, yaahhhh terima nasib aja. ^o^ Ini pengalaman pribadi, jadi udah Aku alamin. Semakin Aku ikhlas, semakin Aku mudah untuk "pindah".  Tapi semakin ikhlas tapi hatinya jadi mudah terbawa -_- malah kebalik. Dan yang penting, jangan berharap sama manusia, sampai dimanalah berharap sama manusia. Yang janjinya aja kadang nggak ditepatin *Maafkan Aku masih suka ingkar janji*. Itu janji sama manusia, lho. Kenangan itu akan selalu ada dan akan terus diingat, tapi ketika kita sudah ikhlas, mengingat kenangan itu kita bakalan senyum-senyum sendiri. "Aku dulu gitu, ya?".

Kembali lagi sama hatinya, kalau hatinya nggak cukup kuat, jangan open dulu deh. Buka hanya untuk orang yang bener-bener serius. Kali aja, namanya dan nama kita sampingan di Lauhul Mahfudz, eaaaakkk. Gimana cara tahunya dia Serius atau nggak? Ini Aku nggak tahu, googling aja wkwkwkwk. Lagian nggak ada salahnya mengikhlaskan, toh jika memang jodoh nggak kemana. Allah selalu punya cara yang romantis untuk menyatukan hamba-hambaNya. Gampang sih ngomongnya, ya. Prakteknya gimana. Udah percaya aja sama diri sendiri. Dan mari berprasangka baik sama pemberi hidup. Barangkali, kehilangan doi akan digantikan dengan yang emang jodohNya kita. Kaya kisahnya Ibunda Khadeejah. Romantis, kan ^.^
Saat kita patah hati, baru banget patah hati semua emosi  negatif bersatu. Makanya, rasa sedih, marah, benci pun muncul. Bahkan nggak jarang ada rasa dendam. Lihat aja, apalagi patah hatinya karena doi udah punya gandengan baru, nggak jarang bakalan benci banget sama gandengan barunya. Padahal kenal juga nggak, nggak langsung berhubungan juga sama kita. Tapi, karena mindset kita udah ngejudge hal negatiflah makanya aura negatif keluar semua.

Mengobati-Rasa-Patah-Hati


Disaat wanita baru patah hati, yang pertama dilakukan adalah nangis. Nggak akan langsung mau cerita. Setelah nangis dan agak lega dikit, barulah dia cerita. Perlahan tapi pasti, jika disekitarnya banyak aura positif, maka segala emosi negatif akan pudar dengan sendirinya. Nggak kilat juga, sih. Karena semua butuh proses. Mie Instan aja butuh waktu 3 menit sebelum bisa disantap. Ya, kan?

Tapi, kalau disekitarnya tetap banyak aura negatif, yaa bakalan lama tuh sembuhnya. Misalnya ni, temennya malah ngomporin buat balas dendam atau hal negatif lainnya. Atau ada bisikan, ngapain kamu baik-baik sama dia, doi kan udah begitu begitu mending kamu balas, gih. Nah, seharusnya orang yang baru aja patah hati itu dibawa kembali ke jalan yang benar. Selain ke arah agama, harus juga dibawa ketempat yang bisa buat dia lepas buat cerita dan bisa berbuat semau dia tapi dalam konteks hal positif. Misalnya, jalan-jalan ataupun piknik singkat. Atau main wahana yang belum pernah dia coba. Bakalan berkurang deh tu patah hatinya. Dan lagi, sisi lain patah hati adalah, bagaimana kita bisa melihat mana teman yang benar peduli dan mana teman yang memang cuma ingin tahu atau kepo. Seenggaknya, meskipun nggak bisa memberikan masukkan, teman yang baik bisa mengurangi rasa patah hati.


Lagi, sisi lain patah hati itu kita lebih produktif. Karena bakalan menggunakan waktu yang lebih banyak untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat meskipun niatnya buat lupain doi yang udah buat patah hati. Setidaknya, hal yang kita lakukan itu baik dan memberikan hal positif yang sebelumnya udah lama atau bahkan sama sekali belum pernah dilakuin.

Seharusnya yang pergi itu bukan ditangisi, tapi di doakan. Semoga mendapat pengganti yang lebih baik. Karena apapun yang kita doakan untuk saudara kita maka malaikat pun akan mengaminkannya untuk kita. Gitu sih yang pernah Aku baca.

Sisi lain patah hati selanjutnya, jadi lebih dekat dengan yang punya hidup. Aku pernah patah hati banget gara-gara cowo yang tiba-tiba datang terus tiba-tiba juga pergi nggak tahu hilang kemana. Muncul lagi dan hilang lagi suka-suka dia. Yang Aku tangisi adalah, kok gini-gini banget ya?, Nah, setelah hal ini terjadi, seriusan! Aku jadi ingat Aku selalu bilang "kalau jodoh dekatkanlah, kalau nggak jodoh jauhkanlah". Dan sekarang dijauhin, bisa saja ini jawaban dari doa kita. Karena things happent for a reason. Ya nggak, sih?.

Saat Aku ngetik ini, habis nonton film Koala Kumal pas banget lagi pemadaman listrik sebelah. Iya, cuma sebelah. Barisan rumah Aku aja, barisan depan rumah hidup menyala dengan terangnya.Dan laptop pun mati kehabisan battery. Keesokan harinya baru bisa terbit nih postingan, wkwkwk.

Cara melihat patah hati dari sudut pandang yang berbeda adalah bagaimana kita berdamai dengan apa yang udah terjadi. Sabar aja, gitu. Nggak usah membenci orang yang menjadi donatur dari rasa patah hati ini. Dengan tidak membenci mereka yang kita rasa sudah menyakiti sudah sangat membantu menyembuhkan rasa patah hati. Coba deh, udah patah hati, malah nyimpan dendam juga benci. Makin banyak dong penyakit hatinya. Yaa, setidaknya dengan memaafkan dan berdamai mungkin rasa patah hati itu akan berkurang. Karena, saat kita patah hati pun sebenarnya bukan salah siapa-siapa. Tapi, salahkan diri sendiri yang udah berharap pada manusia. Kalau berharap sama manusia ya, gitu. "Jangan bawa perasaan, karena hati adalah wadah kosong yang hanya bisa diisi dengan satu hal". Dan mungkin juga, hadirnya orang tersebut ada maksud dan tujuan yang udah ada dalam rencana Allah. Nikmatin aja alurnya.

Yaaa... Begitulah, cara melihat patah hati dari sudut pandang yang lain menurut Aku. Cara ini lah yang selalu Aku coba untuk mengobati tiap Aku patah hati. Wwkwkwkwkw, jomblo mah patah hatinya sering banget! xD



Assalamu'alaikum ^.^

Selamat pagi siang sore malam midnight teman baca. Semoga masih dalam keadaan sehat segar bugar masih tetap semangat buat baca postingan yang nggak seberapa ini. Baiklah, lagi nggak mau riweuh. Hahahah
Source : http://mirwans.com/
Sabtu pagi kemarin, tepatnya tanggal 23 September 2017 Saya dan teman-teman Blogger Pekanbaru diajakin Blogger Heitss tingkat Nasional (baca : Kak Lianda Marta ) ke Acara Gathering Blogger di Hotel Grand Tjokro Pekanbaru. Acara Gathering Blogger ini diadakan serentak dibeberapa Grand Tjokro hotel yang berada diseluruh Indonesia. 

Pagi yang ma-ger (baca : malas gerak) efek cuaca yang masih syahdu dengan hujan yang awalnya lebat berangsur gerimis yang berhenti segan lebat tak mau. Jam 8 pagi sudah sampai dilokasi acara yang berada di Jl. Jendral Sudirman atau simpang Jl. Imam Munandar / Harapan Raya. Sempat galau lewat Sudirman pagi itu, karena habis hujan yang lumayan lama, rawan banjir. Dan bener aja, macet dekat Fly Over Harapan Raya efek banjir~ Hampir pukul 9, para petinggi negara ini sudah berdatangan dan mengisi bangku kosong untuk siap-siap breakfast. Iya, Gathering ini sekalian breakfast bersama. Selagi sarapan di Hotel, buat postingan lagi, ya bakalan pencitraan banget. ahahaha.
Agenda hari itu, sarapan bersama manajemen hotel yang ramah banget, yang diwakili oleh Mba Vanda selaku Executive Secretary & Marcom dan Pak Rinaldi selaku Director of Sales. Selagi sarapan bersama, untuk mencairkan suasana ya apalagi kalau bukan cerita sedikit tentang hotel, bagaimana hotel bisa berkembang dan lain-lain. Singkat cerita kami langsung bergerak untuk sebuah games sambil melihat beberapa kamar, ruangan, hingga ballroom hotel.
Corak Logo di Dinding Ballroom
Mini Games ini adalah, pihak hotel menaruh gulungan kertas yang berisikan voucher menginap gratis dan makan siang gratis. Proses mendapatkan gulungan ini penuh kesabaran, ketelitian, mata elang yang tajam buat ngelihat gulungan ini. Nyari gulungan kertas aja fokus, apalagi nyariin kamu, ehak! yang prosesnya seru banget, karena peletakannya ditempat yang emang jarang di notice sama orang lewat. Karena udah dikasi clue posisinya, jadi fokus liat kiri kanan atas bawah, buahahaha.. Selagi yang lain fokus review, sementara itu Saya fokus disekitaran koridor nyari gulungan kertas ajaib, wkwkwk Mondar-mandir sampai keringetan, sampai leloncatan buat ngambil gulungan yang ada diatas Hydran -_-. Tapi gapapa, hasilnya nggak mengecewakan. huahahah, seruu! Berasa lagi di Mission Impossible. Ada yang dapat voucher lunch, ada yang dapat voucher nginap gratis wkwkwkwk.
Pencari Gulungan Kertas

Introduction - Pengenalan Hotel

Oiya, Nama Grand Tjokro sendiri diambil dari nama Pemiliknya, Bapak Tjokro Adi Hidayat *cmiiw. Awalnya pemiliknya ini bisnisnya nggak bergerak di bidang perhotelan, tapi karena Tren yang semakin positif maka berkembanglah Grand Tjokro Hotel ini dibeberapa kota yang diawali dari Kota Yogyakarta ada Grand Tjokro Yogyakarta dengan fasilitsa bintang 4, Grand Tjokro Jakarta juga dengan faislitas bintang 4, disusul Grand Tjokro Bandung****, Grand Tjokro Balik Papan****, Grand Tjokro Klaten***, hingga Grand Tjokro Pekanbaru***. Untuk di Kota Yogyakarta sendiri sudah ada 2 hotel Grand Tjokro Yogyakarta dan Tjokro Style Yogyakarta*** dan juga akan segera hadir di Kota Samarinda. Group Grand Tjokro dibawa naungan managemen SAS Hospitality. Info tentang SAS Hospitality bisa klik disini
Setiap hotel Groupnya Grand Tjokro selalu memiliki ciri khas seperti di bufet makanannya selalu menyediakan Jamu dan Gudeg. Itu udah jadi salah satu ciri khasnya. Pasti selalu ada di Hotel-Hotelnya Grand Tjokro.
Hotel Grand Tjokro Pekanbaru
 
Hotel Services dan Facilities
  
Grand Tjokro Pekanbaru sendiri, merupakan bangunan 5 lantai dengan total  90 kamar, 6 meeting rooms yang berada di lobby, dilengkapi dengan Tjokro Restaurant, Batik Lounge yang setiap sudutnya indonesia banget, lalu ada 2 elevators, dan 1 Ballroom yang berada di top floor.  Masih ada lagi beberapa fasilitas yang dapat dinikmati oleh para tamu seperti, Free Wifi di semua area hotel, Laundry Service, 24 jam room services, 24 jam security service, Express Check In & Check Out, Concierge Service dan Free Pickup & Drop to Airport. Fyi, meskipun mereka nggak punya kolam renang, mereka bekerja sama dengan kolam renang yang tingkat kenyamanan yang baik banget buat para tamu yang stay, untuk lokasi kolam renang ini para tamu difasilitasi bagi yang mau berenang dengan fasilitas antar-jemput. Sepeduli itu, nggak kaya kamu yang nggak peduli sama aku *eh. Oiya, Grand Tjokro Hotel Pekanbaru merupakan hotel bintang 3.
Meeting Room

Lokasi hotel Grand Tjokro Pekanbaru berada di Jl. Jendral Sudirman tepatnya di persimpangan Jl. Imam Munandar atau Harapan Raya, pas di depan Fly Over. Nggak jauh kalau dari Bandara, kurang lebih sekitar 15 menit. Akses ke lokasi juga mudah karena berada di tengah kota. 
Buat yang liburan bersama keluarga, apalagi yang sudah memiliki anak. Disini, juga ada kids corner tempat bermain anak-anak, yang anaknya bosen dikamar terus, ajakin main disini aja kalau mager keluar hotel. Jadi hotel ini segmennya family-able, Business-able juga. 

Kids Corner

Uniknya lagi, di Hotel Grand Tjokro yang emang temanya Indonesia Banget. Setiap sudutnya ada karya seperti lukisan batik, patung-patung khas indonesia, hiasan dinding dari Batik dan corak dinding dan ruangan yang berasa banget Indonesianya. Salah satu cara mencintai Negara ini ya dengan mengenalkan hal-hal positif seperti kekayaan dan keunikan ragam Indonesia.



Rempah Untuk Spa - Massage
Room Type / Tipe Kamar
Untuk tipe kamarnya, Grand Tjokro menyediakan 3 tipe kamar yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tamunya. Dari mulai yang paling atas seperti Executive, menengah ada Deluxe dan terakhir Superior. Dengan pilihan bed mulai dari twin, hingga king bed yang bisa dipesan sesuai kebutuhan tidur para tamu. 

 Setiap kamar juga dilengkapi dengan Flat Led TV plus layanan tv kabel, ada akses internet (wifi), coffee & tea making, AC, Smoking / No Smoking Rooms, Comfortable bed, Imported Linen, Hot/cold Water, Hair Dryer dan Safe deposit box yang bisa digunakan buat nyimpan kenangan mantan *eh.
Oiya, buat yang mau nginap di Grand Tjokro Hotel bisa melipir ke situsnya langsung, ya. Sedikit facts Infonya lebih murah kalau pesan situs officialnya, lho. Lebih aman dan terjadmin. Best Price Online Guaranteed gitu. 
Cara terhubung dengan Grand Tjokro Hotel Pekanbaru
Instagram > tjokrohotelpekanbaru
Facebook > tjokrohotelpekanbaru
Twitter > tjokrohotelpku
Official Site > http://www.grandtjokropekanbaru.com/

===============================================================
Segala foto yang tanpa sumber merupakan dokumentasi pribadi, yang ada sumber sudah izin sama orangnya :D
===============================================================

Ada suasana hangat yang terasa di Sabtu pagi, 23 September 2017. Berlokasi di Tjokro Restaurant, Tjokro Hotel Pekanbaru , SAS Hospitality, operator hotel yang mengelola seluruh unit hotel Grand Tjokro di Indonesia, mengajak teman-teman blogger untuk menikmati sajian sarapan. Tak hanya makanan yang tersaji dalam sarapan kali ini, tapi juga perbincangan hangat dan keluarga baru. Ya, sarapan bersama kali ini adalah momen berharga bagi SAS Hospitality untuk menjalin hubungan keluarga dengan teman-teman blogger.

Photo by http://mirwans.com/

Seusai sarapan, teman-teman blogger diajak untuk berkeliling hotel dan melihat fasilitas hotel yang ada, seperti  Meeting Room, Kids Corner, Room dan Ballroom. Keseruan berlanjut saat para blogger mencari voucher hadiah yang sudah di sembunyikan di setiap sudut ruangan hotel.

Mengenai SAS Hospitality

SAS Hospitality adalah perusahaan operator hotel yang terinspirasi nilai-nilai keramahan, budaya lokal dan spiritual Indonesia dalam memberikan pelayanan di setiap hotel yang dikelolanya. Berdiri di awal tahun 2017, kini SAS Hosptaity telah mengelola 7 hotel yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, yakni Klaten, Yogyakarta, Jakarta, Pekanbaru, Bandung, dan Balikpapan. Dengan 4 brand utama, yakni Grand Tjokro Premiere, Grand Tjokro, Tjokro Hotel, dan Tjokro Style, SAS Hospitality optimistis menjadi perusahaan bidang jasa yang terbaik di Indonesia, dan menjadi aset berharga di dunia pariwisata.

Brand kami

SAS Hospitality telah mengelola 4 brand hotel, mulai dari hotel kelas ekonomi hingga kelas atas, dengan konsep bisnis maupun untuk berwisata

Grand Tjokro Premiere
Hotel dengan brand Grand Tjokro Premiere memberikan pengalaman unik bagi setiap tamu. Pelayanan yang mengadaptasi budaya lokal, fasilitas terlengkap untuk keperluan bisnis maupun  liburan keluarga, dilengkapi dengan tim F&B yang menampilkan keahlian memasak terbaik. Grand Tjokro Premiere adalah dedikasi kami terhadap dunia hospitality.
Hotel dengan brand Grand Tjokro Premiere ini terdiri dari 364 kamar, di 1 hotel, di 1 kota, yakni Bandung,

Grand Tjokro
Hotel dengan brand Grand Tjokro memberikan karakteristik budaya lokal yang diangkat dari masing-masing daerah, digabungkan dengan nilai keramahan yang universal demi terciptanya rasa nyaman bagi setiap pelanggan. Grand Tjokro adalah kekhasan budaya Indonesia yang indah, diintegerasikan ke dalam detail pelayanan hospitality terbaik.
Hotel dengan brand Grand Tjokro ini terdiri dari 400 kamar, di 3 hotel, yang tersebar di 3 kota, yakni Yogyakarta, Jakarta dan Balikpapan

Tjokro Hotel
Definisi kenyamanan hotel dengan harga terbaik. Kamar yang lengkap, tempat tidur ternyaman, lokasi paling strategis, suasana terbaik untuk trip bisnis anda, dengan pelayanan 24 jam. Inilah Tjokro Hotel, pilihan tepat untuk pelancong bisnis dengan ritme luar biasa.
Hotel dengan brand Tjokro Hotel ini terdiri dari 145 kamar, di 2 hotel, yang tersebar di 2 kota, yakni Klaten dan Pekanbaru

Tjokro Style
Brand Tjokro Style memiliki desain unik dengan kepribadian muda yang kuat. Hotel yang paling dicari oleh traveler muda yang menginginkan pengalaman menginap yang berbeda. Muda, dinamis dan cerdas, itulah Tjokro Style.
Hotel dengan brand Tjokro Style ini terdiri dari 99 kamar, di 1 hotel, di 1 kota, yakni Yogyakarta.


Kontak Media:
Deya Yulika – Corporate Assistant Marketing Communication Manager (deya.yulika@sas-hospitality.com)
Terra Patriana - Corporate Marketing Communication Officer (terra.patriana@sas-hospitality.com)
Marketing Department SAS Hospitality
Jl. Cihampelas no. 211-217 Bandung 40131 (Grand Tjokro Bandung)

Vanda Nofrika  – Executive Secretary & Marcom  ( vanda.nofrika@grandtjokro.com)
Tjokro Hotel Pekanbaru
Jl. Jenderal Sudirman No. 51 Pekanbaru 


Assalamu'alaikum ^^

Selamat siang teman baca sekalian~ Masih rada kaku untuk kembali ke rutinitas per-blog-an. Semoga masih pada tetap istiqomah dan juga dapat berkah hidayah setiap hari. Yang belum bisa move on dari sesemantan hayooo mangats! Barangkali ada jodoh yang menunggu~ Eaaakk. Saya nggak tahu postingan ini bakalan berujung jadi cerita penuh kebaperan atau nggak. Seharusnya nggak sih :|

Bagi sebagian orang ketemu dengan mantan itu horor banget, apalagi ketemunya pas doi lagi bareng ama pacarnya. Ditambah lagi kamu masih jomblo. Nah! Dulu saya begitu, jadi saya maklum
Wkwkwkwkwk Dan saya juga mengalami itu beberapa hari yang lalu. Iya, beneran. Tapi nggak enak banget kalau istilah mantan ini, ganti apa yang biar lebih ramah ditelinga dan hati? :3 

Beberapa hari lalu, ada pemberitahuan di timeline Instagram Saya, tentang Secret Event Instameet. Di postingan ini, hanya ada info tentang acara yang diadakan pada hari minggu. Postingan muncuk di hari Jum'at. Mengenai tempat / Lokasi dan tentang apa aja yang akan dibahas Saya masih belum tahu. Jadilah, Saya ikuti syarat untuk bisa dapat limited invitation. Voila ! Saya dapat undangan dengan nomor urut 4. Dan pada notifikasi undangan pertama hanya diinfokan nomor urut dan waktu dimulainya acara, info selanjutnya menyusul maks. 24 jam sebelum acara dimulai. Jadilah keesokan harinya, Hari sabtu di infoin tentang detail acara serta lokasinya. Lokasi diadakan Secret Event ini di Evo Hotel yang berada di persimpangan Jalan Jendral Sudirman - Tuanku Tambusai. Tepatnya di seberang Gramedia. Limited Invitation ini untuk 20 orang. 

ketemu-mantan



Tibalah di Hari H. Saya pulang dari kantor, langsung menuju lokasi Acara. Sampai dilokasi duduk dulu di Loby nungguin seorang teman. Adik kelas dulu di SMK. Lah? orangnya ternyata nyasar di Hotel lain -_-. Sambil menunggu, Seperti biasa ekspresi orang yang menunggu apalagi kalau bukan celingak-celinguk kiri-kanan. Hampir 30 menit saya menunggu tapi ini manusia yang ditunggu nggak kelihatan, ternyata karena salah lokasi -____-. Masih sendiri duduk di Lobby, terlihatlah wajah yang nggak asing disekitaran Meja Resepsionis Hotel. Spontan Saya panggil sambil lambaikan tangan. "Cece!". Dan yang dipanggil pun datang berdua dengan pasangannya menuju ke arah Saya. "Sendiri, Pin?" tanya Lia. "Iya, nunggu teman belum datang". Dan kami pun memasuki area dimana beberapa peserta sudah berkumpul untuk mengambil merchandise. Tak lupa, kami pun mengisi daftar hadir untuk mendapatkan merchandise yang berhubungan dengan instagram.

Mencari tempat duduk yang nggak berpenghuni untuk duduk dan lalu Saya duduk. Iya, Saya duduk dan saya menawarkan Lia duduk disamping Saya. Saat itu kami tidak banyak bercerita, karena teman yang Saya tunggu sudah datang dan posisi Lia diambil.  Okay, disini Saya fokus tentang cerita sesuai judul. Untuk event akan Saya buat postingan terpisah. Ngik! *Emang ada yang peduli? 

Iya, Lia adalah pacar dari mantan Saya. Nggak enak banget sebenarnya bahas mantan -_- tapi bagaimana, Saya merasa ini unik. wkwkwkwk :D Baru saja duduk, Saya mulai untuk Instastory sekeliling yang ada di Sekitar Saya. Teman-teman lama yang ngelihat Instastory Saya banyak yang notice ternyata dan reply dengan pertanyaan yang hampir sama. Beda cara bertanya saja. Hahahaha
Pertanyaan seperti "Kaya nggak asing sama muka yang cowo yang disamping cewe itu" dan ada juga yang bilang "Bukannya ???" dan "Aman, Pin?", "Serasa reunian ya, Pin?" dan ada beberapa pertanyaan yang julid abis wkwkwkwk. Sayang, Saya belum dapat pepotoan waktu acara itu. Jadi potonya, next ya.

Awalnya Saya nggak ramah dengan Lia, taulah ya masih hareudang *bener nggak sih*. Masih awal-awal juga waktu itu masih labil. Waktu masih zaman sindir-sindiran dari wall Facebook padahal yang disindir udah di block, aneh nggak tuh? Sekarang mah woles. Dulu pernah juga jalan bareng bertiga. Lia, Agry dan Saya. Biasa aja, sih kaya jalan sama temen aja. Orang yang nggak kenal dan nggak tahu storynya lihatnya bakalan kaya temen yang nemenin temannya jalan sama pacar. Sekarang mungkin karena sudah mulai tua jadi mikirnya nggak kaya dulu lagi. Udah dibukakan pintu hati untuk mengikhlaskan mungkin. Hahaha. Katanya kan, nggak boleh memutus silaturahmi. Lagian juga udah nggak ada apa-apa ini. Jadi bisa adem aja~ Mungkin ini bisa dibilang salah satu cara berdamai dengan masa lalu. Karena nggak mungkin juga benci sama dendam dibawa mati, kan. Walaupun kita nggak sering contact-an juga, tapi kalau ketemu atau kalau ada acara pasti Saya akan datang kalau nggak ada halangan. Dulu waktu masih suka hangout *sampai sekarang masih* suka jalan bareng sama Lia, kadang makan Baso atau makan bareng dimana, gitu. Seperti beberapa tahun kemarin, waktu mereka merayakan Anniversary, mereka ngundang Saya buat ikut gabung. Saya datang, walaupun isinya teman-teman saya waktu di sekolah menengah dan yaaaaaa kata-kata "ciyeeeee" nggak kemana-mana. Tetap ada. Saya dan Agry kebetulan dulunya teman satu sekolah dan satu satu angkatan dan jurusan cuma beda kelas. Jadi, kalau ada acara Reunian atau buka bersama dan yang menyangkut sekolah bakalan ketemu. Nggak jarang teman-teman suka heboh. Tapi seiring berjalannya waktu, kehebohan dijamannya sudah berangsur menghilang. Yaudah, kaya udah berbaur aja sesama teman satu sekolah. Ternyata sesimple itu menghilangkan penyakit hati yang nggak enak banget sampai mengganjal. Memaafkan dan meminta maaf, udah~ Semuanya damai, aman sentosan. Sayang, nggak bisa pepotoan bertiga, kurang seruu nih! Maybe next time bisa ketemu lagi di acara yang lain.
Assalamu'alaikum teman baca sekalian~~ *uhuk! kaya ada yang baca aja. Btw, beberapa postingan berikut bakalan tentang makanan juga resep. Dari pada blognya nggak ada kejelasan hidup, yang update segan tutup nggak mau. Jadi, postingan blog diambil dari postingan instagram aja. muehehehe..
Minggu kemarin, karena lagi suntuk berat. Mager juga Baper. Jadilah, dari pada nggak tahu mau ngapain, coba masak-masak aja. Sekalian perbaikin mood yang lagi mellow.  Biasanya, kalau lagi unmood gitu, sukanya dilampiasin ke dapur.



Kali ini masak yang simple, mudah, murah, bahagia aja..

Fermented Cassava with Crackers 😹😹
Alias, roti gabin ditapein..

Bahan
◎ Roti Gabin 1 bks
◎ Susu indomilk 1 bks
◎ Keju diparut 75gr
◎ Tape 3 bks (gatau berapa gram) yang jelas harganya mungkin seribuan 1 bksnya
◎ Gula secukupnya
◎ Kuning Telur 1 butir
◎ Minyak untuk menggoreng

Hancurkan tape sampai alus, buang seratnya biar nggak ganggu. Masukin gula dikit aja, lalu Masukin susu sachet, aduk-aduk. Lalu masukkan keju yang sudah diparut. Mix lagi sampai kecampur semua.

Lalu, oleskan ke roti gabin sesuai selera. Timpa lagi dengan roti gabin. Kali ini 1bks roti gabin pas habis dengan adonan tapenya.

Lalu, ambil kuning telur, kocok. Oleskan tipis ke roti gabin. Lalu panaskan minyak jangan sampai terlalu panas. Api sedang. Cemplungin deh gabin tapenya. Goreng btr aja. Jangan lama nanti gosong. Soalnya gampang gosong gabinnya. Goreng sampai golden brown gitu. Angkat dan tiriskan. Sajikan~
Crunchy diluar, creamy didalam~~ Kaya kulit pastry gitu gabinnya
Source : instagram @elvinayanti
Assalamu'alaikum kengkawan~~
Hiatus yang berkepanjangan efek dari malas yang tiada berujung. tsahhh~ nggak ada hal produktif yang dibuat sama blog ini lagi. *emang sebelumnya ada?* Sekarang mulai merangkai kata kembali. Postingan kali ini agak bener ni, membahas tentang dunia kecantikan. Sepulang dari sini, aku jadi sadar ternyata muka juga butuh perhatian, ngga cuma hati aja. *eh

Beberapa bulan lalu diajakin ke acara Grand Opening  salah satu Beauty Clinic yang berada di Jl. Tuanku Tambusai pas sebelum Jl. KH. Ahmad Dahlan / Pelajar. Kalau dari arah SKA posisinya sebelah kiri, Pas setelah Jl. Kuau. Keliatan aja itu ada ijo-ijonya yang Go-Green gitu. Lathifa Beauty Clinic.

Nah, kita diberi kesempatan untuk ngerasain treatment disini. Treatment  yang dipilih adalah Facial. Facial juga banyak lagi variasinya. Pada kesempatan kali ini, kita dapat yang Facial PDT

Apa itu PDT? PDT merupakan singkatan dari Photodynamic Therapy. PDT adalah prosedur kecantikan dan perawatan bedah non-invasif dengan memasukkan obat fotosintesis untuk memancarkan terapi cahaya. Penggunaan teknologi ini didunia kecantikan sudah sering dilakukan. Selain secara selektif mencegah kanker, juga dapat mengatasi kulit berjerawat serta pencegahan kulit dari bahaya sinar matahari. PDT efektif ntuk menghilangkan jerawat dari gejala ringan sampai berat. Dibandingkan dengan jenis perawatan jerawat lainnya PDT terbilang lebih murah dan lebih aman. Dan tidak seperti radioterapi, PDT dapat diterapkan pada area kulit yang sama selama beberapa kali tanpa memberi risiko. - Sumber comot dari akun instagramnya @lathifabeauty 

Nah, seperti apa sih PDT itu?Seriusan, ini perdana ke klinik kecantikan yang emang akunya yang di treatment. Biasanya, cuma nemenin temen doang. Nah, karena baru perdana ini rada kaget juga takjub aja. Berasa jadi Iron Man gitu, make topeng. hahah :D

PDT Mask
 Source : @lathifabeauty

Sebelum memasuki tahap pertopengan, kita mesti konsultasi dulu dengan Dokter spesialis kecantikan. Tahap perawatan ini dimulai dari curhat dulu dengan Bu Dokter yang aku udah nggak ingat lagi namanya siapa. Pada tahap ini, kita diberitahu masalah kulit yang kita hadapi, dan penyebabnya juga solusinya. Sayang, disini nggak bisa curhat masalah hati. Bu Dokter yang masih muda ini pun menjelaskan tentang produk yang seharusnya kita gunakan dan perawatan kulit yang seharusnya kita jalankan. Dannn, disini Aku rada takut sama obat-obatan gitu. Karena yang Aku tahu, kalau udah ke Dokter kulit atau Dokter kecantikan gitu bakalan ketergantungan. Kaya kamu yang tiba-tiba datang terus tiba-tiba ilang pasti akan ada masa transisinya lagi. Dokternya nanya, sebelumnya udah pernah perawatan atau pake skin care apa?. Aku jawab aja seadanya, biasanya make drugstore aja, sih. Dan beliau jawab, itu kan masih sejenis produk make-up, ya. Nggak terlalu membantu, karena bersifat general. Yaa begitulah penjelasannya. Lalu Aku jawab lagi, tapi vina takut nanti kalau udah ke klinik kecantikan gitu, takut ketergantungan sama segala jenis krimnya. Beliau jawab lagi, gini deh, anggap mukanya itu tanaman. "Kalau tanaman nggak dirawat, nggak disiram dibiarin aja cuma ya paling tetap dikasi pupuk gitu aja. gimana?". "Kalau nggak layu, mati, Dok". "Nah, gitu juga dengan kulit, mesti dirawat, di jaga biar sehat". "ooooooo~~" sambil manggut-manggut. Udah cerita masalah kulit wajah panjang lebar, akhirnya aku diserahin sama kakak-kakak yang handle perawatan.

Setelah dari ruangan konsultasi, masuk deh ke ruangan perawatan dilantai 2. Bersih, rapi dan wangi. Jelas lah ya~. Dan disini, diruangan ini banyak cerita absurd antara Aku dan Kakak-kakaknya. Pake lupa pula namanya siapa -_-. Yang jelas disini, Aku curhat nggak jelas sama kakaknya. Di perawatan ini, Aku emang bener-bener perdana. Belum pernah sama sekali perawatan muka di klinik kecantikan gitu. Kakaknya juga notice, gitu. Dan terjadilah percakapan nggak jelas. Eh kalau di klinik kecantikan, nyebut kakak-kakaknya itu apa sih? Kalau di spa-spa gitu kan namanya Terapis, ya.

Kakaknya : "Baru pertama ya kak perawatannya?".
Vina : "Ha? iya kak. Kok tahu?"
Kakaknya : "Iya, soalnya kelihatan aja kalau megang mukanya"
Vina : "Oo gitu, ya. baiklah kak"

sampai disini sih, percakapan biasa aja. sampai masa-masa muka di setrum dan di uap. Nggak ada yang BAPERAN! Oiya, muka Aku di uap karena mau panen komedo, gitu.  Nggak tahu seberapa lamanya, muka berasa ditusuk-tusuk buat ngangkat si blackhead yang nggak tahu diri ini. SAKIT! Aku cuma bisa nahan, kirain kakaknya nggak peka, ehh malah ngajak cerita yang berujung....

Kakaknya : "Biasanya, dibagian ini banyak yang jejeritan loh. tapi aku lihat, kakak biasa aja, ya ?"
Vina : "Ampuun, ini mata karena merem aja, Kak. Kalau mau jejeritan yang nggak tahu malu mungkin udah sedari tadi. haha"
Kakaknya : "Nggak, beneran loh, kak. Biasanya dibagian ini banyak yang nggak tahan gitu. Tapi Aku lihat kakak nggak terlalu lebay gitu"
Vina : "Udah biasa, Kak" jawab sekenanya.
Kakaknya : "Ha? Udah biasa perawatan kak?"
Vina : "Udah biasa nahan, kak. Hiks"
Kakaknya : "Hahaha, nahan perasaan kak?"
Vina : "ah elah, pake dipancing lagi. Iya kak. Udah biasa disakitin jadi kebal kak" sambung suka-suka.
Kakaknya : "Haha, tapi Aku lihat emang kuat, kok"
Vina : "hening"

Mungkin Kakaknya, liat otot aku yang udah mulai mirip sama Aderai.  Sementara itu, perawatan masih tetap berlangsung. Muka tetap di tusuk-tusuk. 1 Kapas isinya blackhead semua. -_-. "Kak, coba lihat ni, kita panen" muka sumringah. "Hah? gilakkkk itu dari muka aku semua?". "Iya kak". "Berarti komedo seumur hidup ini ya, kak?" wkwkwk. sambil cerita tentang perawatan juga, tetap di selingi hal absurd. Ahhh, setelah pengangkatan komedo ini, muka rasanya mulus banget, apalagi dibagian hidung yang emang ladangnya. Itu jadi licin selicin-licinnya.

Setelah itu, ada make apalagi itu aku nggak tahu. Barulah masuk ke PDT mask nya. Make topeng. Sekitar 15 menitan kalau nggak salah. Baru mukanya dipakein masker yang rasanya dingin beud. Adem aja dimuka. Semacam clay mask gitu ya.

Setelah perawatan, nggak terlalu ada yang berubah sih. Tapi yang berasa itu bagian hidung yang nggak geradakan lagi. Licin! jadi suka megang-megang gitu saking licinnya. Dan, setelah selesai perawatan, kita dikasi jadwal lagi kapan jadwal untuk konsul / perawatan lagi.

Dari perawatan yang aku jalanin, juga dengan kakak dan Dokter yang friendly itu enak aja. Apalagi sama kakak terapisnya, kaya nggak ada jarak aja buat cerita selama perawatan. Yaa, kalau udah nyaman yaa pasti enak aja, kan. Dari segi tempat, good banget dengan tema hijau-hijau gitu. Lucu. Oiya, untuk perawatan buat cowok juga ada ya. Diruangan berbeda tentunya. Jadi cewe-cowo pisah gitu. Nggak berbaur jadi aman. Service nya juga baik, ramah gitu. Apalagi buat Aku yang emang bener-bener First Impression sama dunia perawatan kulit. Pulang dari sini, Aku jadi mulai perhatian sama kulit. hahaha. Fyi, disini nggak cuma klinik kecantikan aja. Tapi, ada salonnya juga, lho! nah, sekalian perawatan bisa sambil salon juga, jadi nggak ribet deh! Oiya, kali aja ada yang penasaran informasinya dibawah, ya.


A post shared by kicauanvinacom (@elvinayanti) on
Untuk informasi dan reservasi, silahkan hubungi Lathifa Beauty Clinic : 📞 076134535
📲 LINE : @lathifabeauty
Jl. Tuanku Tambusai 59 Pekanbaru