Aassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ^.^

Agak panjang nih salamnya, biar lebih baik. Oiya, hari minggu kemarin ribet dan repot banget cek resep kue lumpur. Ketemulah resepnya Mommy Wong, check aja akun Instagramnya. Disana, sukak sama cara sharingnya. Nggak yang serius-serius banget, tapi ada candanya juga.

Untuk resep nggak sama persis. Beda takarannya beberapa sih, mueheheh.. dan caranya juga berbeda sehingga jadilah Kue Lumpur Ajaib ini. Langsung aja ke resepnya.

Bahan
Tepung Terigu 250g
Kentang 250gr
Santan 200 ml
Gula 100 gr
Susu kental manis 100gr
Blue Ban 100gr
Jagung (opsional, terserah mau berapa gr)
Telur 2 Butir

Cara memasak

Aku menggunakan mixer biar aman dan ramah ditangan, pertama kukus / rebus kentang lalu haluskan kentang hingga halus banget, lalu campurkan dengan santan, sisihkan biar adonan dingin dulu. Lanjut step kedua masukkan 2 butir telur dan gula. Mix sampai mengembang, lalu masukkan tepung terigu yang sudah diayak sebelumnya. Setelah tercampur rata, masukkan adonan kentang yang sudah tercampur dengan santan. Aduk lagi hingga merata. Lalu, tambahkan margarin dan susu. Mix lagi hingga semua bercampur baur. Adonan sudah jadi.

*Ngik! Ternyata gas dirumah habis tsayy~ apalah daya, malas kemana-mana dan hampir putus asa. Terlihat disudut meja dapur sebuah Magic Com bersinar pertanda dia memberi solusi terhadap masalah dipagi minggu yang aselik membingungkan.  Ini bukan kali pertama sih masak kue menggunakan Magic Com, sudah berulang kali~

Iya! Akhirnya Aku masak adonan tadi dengan Magic Com. Anak kos bisa nyoba nih! Seharusnya pakai cetakan yang diletakkan diatas kompor itu, apalah daya gas tiada. Jadi, maksimalkan sajalah apa yang ada.

Pertama, lumuri wadah pemasak nasinya dengan blueband dan tepung terigu agar tidak lengket. Lalu masukkan adonan. Hidupkan Magic Com lalu pilih untuk memasak nasi sekitar 15 menit. Lalu biarkan sekitar +/- 15 menit di posisi warm. Sambil di cek aja, kadang suka beda. Kalau terlihat sudah matang angkut aja. Ketika adonan setengah matang, taburi dengan jagung yang sudah dipipil sebagai toping.

Dannn jadilah! Tampilannya memang lebih mirip martabak jagung. Teksturnya lebih mirip bolu kemojo, untuk rasanya juga agak miri-mirip bolu kemojo. Tapi ini lebih   smooth syahdu gitu. Enak aja udahhh~ Nggak kemanisan yang paling penting. Kalau kue begini mah, Aku nggak suka terlalu kemanisan. Eneg!

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

kicauanvinacom




Assalamu'alaikum ^.^

Bubur Jagung Homemade
Biasanya kalau beli diluaran, bubur jagungnya encer atau terlalu cair, lama kenyangnya kwkwkwkw. 😊 Jadi, cobalah bereksperimen dirumah. Jadilah hasil coba-coba yang indah ini buat ketagihan! ehakkkkk.
Karena mood lagi baik, mari memasak! Memasak lah dengan hati. Apapun yang dilakukan dengan hati, insyaa Allah akan baik. ehak!
Dimakan selagi hangat yahudddd, didinginkan dulu masukin ke lemari pending juga tsedappp..
.
.
Dont know what to do, lets cooking!
.
Bahan
Jagung 500gr setelah di pipil
Tepung beras 6 sdm
1 sachet skm
Santan 5000 + air 200ml
Gula 6 sdm
Daun pandan 1 helai
Sejumput garam
.
.
Masukkan jagung, gula, santan, daun pandan yang telah di sobek tapi tidak putus, garam dan air. Aduk hingga jagung masak. Lalu masukkan susu kental manis dan tepung beras. Aduk hingga larut dan masak. Siap disajikan
.
Porsi untuk 4-5 orang ya.


kicauanvinacom


Assalamu'alaikum ^.^

Seharusnya ini postingan minggu kemarin, tapi karena sudah ada scheduled posting yang masih ngantri. Ya sudah barulah sekarang terbitnya. Ciyeee~ setelah sekian lama bisa lagi buat postingan yang udah dijadwalkan. Bekakakaka!
Lagi kambuh aja galaunya, makanya bangkit lagi ngeBlog. Semoga istiqomah yak. Kasian, bayar domain doang update blog jarang, huft!.

Kali ini, lagi ikutin trend yang lagi hype banget. Apapun dicabein laris aja. Semakin pedas makin asoyy~ nggak jarang kebutuhan kamar mandi semakin banyak -_- Artikel berikut ini membahas ceker yang pedasnya bisa menggegerkan isi perut. Sebenarnya nggak baik juga untuk lambung dan sistem pencernaan. Kapok!


kicauanvinacom

Bahan :
2 pasang ceker ayam, cuci bersih, buang kukunya. Beri perasan air jeruk nipis, diamkan.
15 cabe rawit hijau
3 cabe merah keriting
Bawang merah 2 btr
Bawang putih 1 btr
Jahe seujung jari
Daun salam 1 lbr
Daun jeruk 1 lbr
Garam, gula, Lada putih, merica bubuk secukupnya
Minyak untuk menumis
1 liter air

Cara
Blender kasar bawang merah, bawang putih, jahe, cabe rawit dan cabe keriting. Panaskan minyak lalu tumis. Masukkan daun salam dan daun jeruk yang sudah di robek. Lalu masukkan 1 liter. Aduk.
Masukkan ceker. Tambahkan garam, gula, merica dan lada bubuk, Masak hingga air mengering. Dan cekernya empuk 😄
.
Goks, pedassnya 😂
Assalamu'alaikum ^.^

Kali ini jomblo bahas jodoh! jangan ada yang komplain dan jangan ada yang ribut. Apalagi membatin "alah! jomblo aja bahas jodoh. Kaya udah ketemu jodohnya, aja!". Nah itu nggak boleh. Khusnudzon aja, kali aja habis postingan ini jodohnya datang. Yakannn yakannn.. Curhatan kali ini membahas tentang jodoh. kenapa jodoh? Karena ketika melihat orang-orang yang ada disekitar Aku banyak banget kejadian yang emang menunjukkan kebesaran Allah. Dia memang sudah mengatur kehidupan manusia sedemikian rupa. Dari hal paling remeh sekalipun sudah ada dalam script skenarionya.

kicauanvinacom


Melihat orang-orang disekitar Aku yang menemukan jodohnya dengan cara yang tiba-tiba dan tidak terduga. Ada yang bertemu dengan penuh perjuangan, ada yang bersama harus merelakan, ada juga yang harus berpisah dulu untuk bersama, dan ada juga yang harus berpisah untuk bersama orang lain. Nggak paham juga, sih. Dan ada juga yang dipisahkan karena dia lagi bersama jodohnya orang lain. Yang pasti, orang baik akan bertemu dengan orang baik. Allah itu adil. Karena jodoh itu adalah cerminan diri.

Seperti cerita seorang teman yang satu ini. Udah lama pacaran, udah sampai acara engagement dan persiapan ini dan itu. Udah dekat dengan hari H semuanya dibatalkan oleh pasangannya. Sakit nggak, tuh?. Nancap banget dihati kayanya saking dalamnya itu luka. Begitulah rahasiaNya yang kita tidak ketahui. Bisa saja, dengan cara ini Allah menjauhkan kita dari orang-orang yang nggak baik buat kita. Mungkin dia baik, tapi bukan baik untuk kita.

Lalu, ada juga yang sudah berpacaran tapi malah nikah sama yang lain yang masih temannya juga. Kita nggak bisa nyalahin siapa-siapa. Karena itulah takdir dariNya. Semua bisa terjadi sesuai kehendakNya.

Lalu, ada yang mencoba mendekat tapi hanya sebatas dekat. Tidak berani lebih kearah yang serius. Lalu, ditikung deh sama yang bener-bener serius. Nikah, lalu punya anak. Aku kagum banget sama kejadian-kejadian yang ada disekitar Aku sekarang ini. Semua kejadiannya diluar dugaan dan menyadarkan Aku satu hal. Apapun yang kita lakukan dan rencanakan. Keputusan tetap ada padaNya. Ibarat kata skripsi, segala macamnya kita dibimbing untuk melesaikannya. Lalu, pada saat proposal jika nggak cocok ya dibatalkan. Tapi jika cocok lanjutlah sampai komprehensif. Pengujinya siapa? Allah.

Karena jodoh tidak akan tertukar. Selama apapun kamu pacaran, sekuat apapun kamu mengikatnya jika memang bukan jodoh, kita bisa apa?. Sekuat apapun kita berharap, jika bukan namanya yang tertulis diLauhul Mahfudz kita bisa apa?. Ini, noted untuk diri sendiri ketika berharap banget sama orang. Jadi suka emosi sama diri sendiri. Bukannya nggak bisa move on. Beberapa bulan ini merasa bersalah aja sama diri sendiri. Terkadang terlalu mengikuti hati juga nggak baik, ya? duh! Blogger labil -_- kemarin katanya ikutin hati, sekarang jangan terlalu ikutin hati. Yang mana satu ini -_-

Dan memang yang maha kuasa yang punya kuasa membolak-balikkan hati seseorang. Beberapa waktu lalu rancu banget rasanya sama perasaan sendiri. Bisa gitu berharap sama manusia sebegitunya. Tapi semakin kesini, mencoba mencari tujuan manusia hidup itu untuk apa Aku mulai paham. Emang sih pemahamannya masih dangkal banget. Masih jauh dari kata paham. Masih butuh bimbingan dari yang paham. Kita nggak tahu rencana dan takdir apa yang akan terjadi selanjutnya. Masalah hati, jodoh serahin aja ke yang punya hidup. Mau jodoh kita didunia belahan manapun, kalau emang udah jodoh bakalan ketemu juga. Tinggal doain aja, semoga dia nggak lagi jagain jodohnya orang lain. Dan, semoga dia sudah berada dijalan yang lurus biar bisa bimbing wanitanya. Iyah gitu.

Seperti kisahnya Ibunda Khadijah. Udah berapa kali beliau ditinggal oleh suaminya karena meninggal? Karena beliau memang ditakdirkan untuk bersama Rasul, Nabi Muhammad SAW. Atau kisahnya Fathimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib ? Baper bacanya... udah sampai disini aja ceritanya.  Belum jauh bacaannya :3

"Teruntuk kamu yang Aku belum tahu siapa dan dimana, semoga dalam keadaan sehat wal'afiat. Tanpa kurang suatu apapun. Semoga Allah memudahkan jalanmu untuk mencariku"
Udah gitu aja, cuma mau coba berkata-kata manis, puitis yang wanita bangetlah, tapi kayaknya nggak cocok gitu -_- Apalah daya..
Assalamu'alaikum ^.^

Tenang.. tenang.. Keep Calm. Artikel baru kali ini bukan membahas soal hati, lagi. Tobat! untuk bulan ini. Nanti bulan depan nulis masalah hati lagi kalau ada. muhehehehe! Diartikel kali ini merangkap, sih. Ada review produk dan hal manis untuk adik-adik manis.
 
kicauanvinacom
Hari ini, proses penyerahan seserahan*uhuk! ke adik-adik yang manis selesai. Proses yang luar biasa romantis dan manis banget nggak bisa di pungkiri lagi. Mungkin yang liat ada rasa mau nabok. Paginya, Aku kasi info aja.
"Nanti adzan (zuhur) langsung tempat Mbak (mbak-mbak kantor) ya.. Ada yang mau Aku bilang. Penting".
 " Apaan, Kak? penasaran ni".
"Udah, nanti aja ditempat Mbak" jawab Ku meyakinkan.
"Kasih clue, dong".
Begitulah kira-kira percakapan unfaedah pagi-pagi. Sedari pagi udah buat anak orang penasaran. 

Siangnya, tibalah waktunya penyerahan seserahan ini. Adzan Dzuhur udah berkumandang. Langsung naik ke tempat shalat, dan info sama Adik-adik manis tadi untuk ikutan. Selesai shalat, dimulailah drama ajaib. Diawali cekikitan yang tertahan karena adik-adik manis ini udah penasaran tingkat dewa.
"Cepatlah Kak, mau bilang apa?".
Aku masih belum menjawab, masih cekikikan aja lihat manusia berdua yang mau dikasi seserahan.
 "Apaan sih, Kak? Penting banget sampai dipanggilin".
"Iya, ha! Kakak mau kasi tau Kakak mau nikah?" celetuk Adik yang sok polos tanpa dosa.
Aku cuma mengangguk dan mengaminkan.
"Iya" masih nahan ketawa sambil nyengir kuda.
"Ih, seriusan kak. Kakak mau nikah? Alhamdulillah Aku seneng dengernya. Kapan kak?"

"Iya, jangan-jangan Kakak mau kasih undangan?" masih aja pembahasan.
Aku pengin ketawa tapi nggak bisa lepas karena ada di area terlarang, wkwkwkwk. Udah ngumpul kaya mau buat konferensi meja bundar. Semua anggota dikumpulkan.
Balik lagi ke proses penyerahan seserahan tadi. Dua Adik manis yang polos ini masih mengira Aku manggil mereka buat ngumumin Aku nikah. Yakali nikah diumumin sebegitunya ke mereka, ngahahahaha :3 Duh! Tampang polos mereka menggelitik batin, nggak sanggup sebenarnya nahan ketawa. Dengan kepolosan itu masih tetap bertanya, "Ha? Jadi 3 orang kita nikah ni dekatan?". Aku hanya bisa mengangguk. Dan karena nggak tahan lagi, dan sebelum obrolan berlanjut ke pertanyaan "Sama siapa, Kak?" Aku mulai mendekatkan diri dari kumpulan yang udah cekikikan penasaran.

Seserahan yang udah dibungkus cantik, Aku letakin dibawah mukena dan sajadah yang terlipat. Rencananya sih mau ngasihnya sambil duduk dulu biar agak anggun-anggun gimana, gitu. Tapi apalah daya, waktu lagi jalan mau letakin mukena, kotak yang dua buah ini jatuh tsayyy ke hadapan mereka. Ya udah, karena terlanjur jatuh langsung kasi aja. Ini ya buat kamu, dan kamu. Abis itu ngibrit lari turun kembali ke ruangan. Eh, malah jumpa lagi ditangga.
"Unfaedah banget tauuu Kak, kirain beneran Kakak nikah! Huh!"

"Lah! Yang bilang mau nikah siapa? Kaliam sih asumsinya kejauhan" jawab sekenanya.

Ditangga mau turun keruangan, Aku dan seorang teman yang ikut serta dalam rencana ajaib ini, nabok-nabokin Aku.
"Ish! Nggak ada manis-manisnya. masa gituuu. Nggak ada romantis-romantisnya".
"Kan udah tu, kalau kayak gitu kan mereka ingat terus" jawaban polos.
"Apaan! Duhhhh ku gemass" jawab seorang teman yang nggak tahan juga mau ketawa.
Hingga ribuan purnama pun berlalu, masih di tabokin sama mukenanya Dia sambil komat-kamit. Beakakakakaka, ntahlah. Ampuuun! Tapi aneh juga, masa kasi seserahan begini abis itu ngibrit pergi. Dan maafkan Aku yang nggak ada romantis-romantisnya.

Well, masuk kepada seserahannya. Eng Ing Eng~~

kicauanvinacom


Kemarin ada liat design yang nggak berisik untuk guft ini. Sebelumnya Aku dan teman Aku bingung mau kasih seserahan apaan gitu. Yaudah, kebetulan juga ada design yang muncul dari feed Instagram temen. Setelah pergolakan batin buat milih design, terpilihlah dua design ini. Tentunya design ini sudah di bahas juga ke temen yang satunya. Dan OK!

Langsung aja dipesan. Nggak sampai seminggu kayanya. Barangnya udah ready! Ada beberapa hal yang Aku suka dari brand ini. Anggap saja ini Brand Local Pekanbaru, ya. Tapi, dari segi harga masih sesuai dengan kualitasnya. Karena pada saat pemesanan, untuk design yang dibuat bisa direvisi sesuai keinginan pembeli. Dengan membeli produk ini, kita mendapatkan 2 hal sekaligus. Dapat jam dan designnya. Ini dari segi produk.

Dari segi packaging, pertama ada kotak dan bantalan jam ini udah biasa, ya. Memang rata-rata jam packagingnya begitu. Tapi, dibagian Covernya juga bermanfaat. Covernya hitam gitu dan nggak berisik juga. Nggak tau ya, karena yang punya usaha Laki-Laki, kali ya. Jadi designnya simple aja. Tapi tjakep dan Rapi. Terus, dibagian covernya ada nama Brand dan seperti kutipan gitu. Kutipannya begini :
"Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang". - Muttafaquh 'Alaih
Dan nggak cuma dapat jamnya, Ada pin juga ternyata. Bukan, bukan Pin BBM Abang yang jual. Pin nya berisi kalimat nasehat kebaikan, juga. Aku jadi ingat kalimat seperti ini "sebarkanlah kebaikan walau satu ayat". Apa yang kamu tanam, itu yang akan kamu tuai. Jadi, sedikit tapi bayangin aja kalau disetiap yang beli mengamalkannya, MaSyaa Allah. Berfaedah banget! Yang punya usaha emang niat banget. Nggak tahu siapa yang punya ide mantap jiwa gini. Semoga yang makai jamnya berkah, yang punya usaha berkah, yang ngasi seserahan juga berkah. Aamiin.


kicauanvinacom


Foto jamnya satu aja, satu lagi nggak sempat ambil. Karena pulang udah kemalaman dan belum lagi introgasinya Ibuk karena lupa ngabarin pulang telat.  Dan mesti bungkusin lagi pake kertas cantik. Dan maafkan foto yang alakadarnya. Fotonya lagi nggak sadar kayanya. -__-

Belinya di Dalil Arloji. Bisa cek di Akun Instagramnya @dalilarloji

Oiya, pas pulang dari ambil jam ini. Kebetulan ambil jamnya di mesjid, tenang jual-belinya nggak didalam mesjid, kok. Ini kan nungguin abangnya Tahsin dulu, Aku kira abis Isya langsung dikasih. Untung aja abangnya bawa istrinya, jadi ada temen sambil nungguin. Hal yang menyayat hati, jiwa dan raga adalah ketika pulang. Siabang dan istrinya udah keparkiran laki-laki. Tinggalah Aku seorang diri diparkiran, dari kejauhan ada Bapak-Bapak yang Aku nggak kenal ngajak bicara.

 "Loh, kok sendiri. Suaminya mana?" Tanya si Bapak.

"Maaf, Pak. Gimana Pak?" rada budek.

"Kok sendirian, suaminya mana?" tanya Bapak penasaran.

"Oooooo" hening.

"Atau ikutan tahsin, juga?" celetuk si Bapak.

Fyi, Malam itu yang tahsin para lelaki bukan cewek. Apakah muka ini terlalu tampan :|
Karena udah hidupin motor langsung pamit dan berlalu saja. Pengin rasanya jawab sama Bapaknya, "orangnya di dalam Pak, tapi belum tahu yang mana". xD 

Oiya, karena ada yang nanya ini hadiah buat cewek apa cowok. Ini buat cewek ya manteman. Di jamnya padahal ada namanya, huft. Untuk jam nya available juga kok, buat laki-laki :)
Assalamu'alaikum ^.^

Beberapa bulan belakangan ini, lagi booming banget dengan yang namanya Sate Taichan. Dan kulineran inijuga mewabah hingga ke Pekanbaru. Lapak untuk Sate Taichan juga semakin banyak. Dengan ciri khas sambalnya masing-masing. Dan yag pastinya dengan tingkat kepedasan yang kadang Aku rasa berbeda. Ntahlah, tapi kadang tergantung moodnya si lidah juga, sih. wkwkwkwk :D

Sate Taichan itu polos tapi ngagetin. Kenapa? Tampangnya aja polos, giliran dicolek pake cabe langsung deh menusuk! Tampilan daging ayam tanpa lemak jahat yang dibakar putih bersih saja. Lalu disiram dengan sambal khas taichan yang pedan asam dan gurih. Buat para pecinta kuliner pedas ini bakalan surga banget. Nah, kali ini ada dua lokasi yang sudah saya kunjungi. Ada perbedaan dari sambalnya. Tapi tetap dengan tingkat kepedasan yang aduhay~ 

Kuliner Sate Taichan di Pekanbaru yang pertama Aku coba di Sate Taichan Ndoro. Makan sate taichan disini, juga sekalian first impression Aku kepada si Sate Taichan yang lagi hype didunia perkulineran. Kesini juga karena ajakannya temen, awalnya takut karena infonya tingkat pedasnya diluar kemampuan Aku, tapi apalah daya rayuan teman lebih maut. Sebelumnya belum pernah makan taichan-taichanan gitu. Tapi karena rayuan temen, yaudin ngikut aja. Pedesnya pas lagi makan ga terlalu berasa, udah selesai baru deh bereaksi dimulut juga di perut. 😹
Untuk Harga Rp. 20.000,- Sate Taichan 10 tusuk + Lontong



Untuk rasa Daging ayamnya empuk nggak terlaly kering. Ada gurihnya dan asem-asemnya sedikit. Dicocol sambal khas taichannya sedap, tapi sayang sambal taichannya dikit :|


Loc Pas di depan Warung Nagih. Kalau dari arah simp. lampu merah Ronggo ambil Jalan arah ke Al Azhar / Jl. S. Parman, Gobah 😹 posisi sebelah kanan 😊

kicauanvinacom
Sate Taichan Ndoro Jl. S. Parman

Kuliner Sate Taichan di Pekanbaru yang kedua Aku coba ada di dekat Bundaran Keris di Jl. Pattimura, arah jalan potong mau ke sudirman atau ke Hotel Grand Central. Untuk daging ayamnya, pada saat pertama kesini, dagingnya terlalu kering panggangnya. Jadi juicy ayamnya nggak dapet. Tapi semakin kesini, karena udah jadi langganan sampai Bapak penjualnya pun hapal pesanannya, karena Aku minta jangan terlalu kering panggangnya. Kenapa betah bolak-balik makan disini? pertama suka sama tekstur ayamnya yang pas diminta panggangnya ga kering. Jadi ayamnya masih lembut, juicy gitu. Terus lebih aduhaynya lagi, gurihnya dapet, asemnya berasa ditambah dicocol pake sambal khas taichannya. Ahsudahhh~~ surga dunia. Hahaha

Harga 1 porsi + lontong Rp. 19.000
Jika mau tambah dagingnya 5 tusuk  tambah Rp. 10.000 lagi.

Selalu ada alasan untuk balik lagi. Apalagi disini nggak pelit sambal taichannya. Udah sedap, pelayanannya ramah. Apalagi coba? Apalagi sekarang karena sudah sering kesini, kadang suka disambut dengan salam sama si Bapak penjual. "Assalamu'alaiku, pesan biasa?" Nahhh begituu..


kicauanvinacom
Sate Taichan Pakde Cabang Senayan Jl. Pattimura


Untuk sementara Aku baru coba dua lokasi ini, nanti jika sudah ada tambahan lokasi lain artikelnya di update lagi. Jika ada rekomendasi lokasi, bisa disampaikan di kolom komentar, ya :)

Aassalamu'alaikum ^.^

Beberapa bulan belakangan ini Aku lebih sering posting yang berhubungan dengan perasaan dan hati. Bukan tanpa sebab, tapi memang suasana lah yang menuntun Aku untuk menuliskan hal itu. Ehak! Lagi baper tingkat dewa. Rajin nulis karena lagi pengin curhat colongan aja. Padahal mah isinya curhat bego aja. Unfaedah sih, kalau kids zaman now bilang. Tapi, daripada curhat nggak kesanpaian dan dari pada dipendam sendiri lebih baik berbagi. Karena berbagi bikin happy. Yakannnnnn~

Beberapa bulan belakangan ini emosi emang lagi labil banget. Kadang kalau lagi senangnya, emang bahagia banget sampai lupa tanah air, lupa bangsa dan pacar. Okeh, skip bagian pacar. Sehingga, bloglah yang menjadi pelarian.

kicauanvinacom



Kenapa ngeBlog? Pada saat kita menulis dan mengeluarkan apa yang terpendam yang udah nggak bisa ditahan lagi itu rasanya plong aja. Apalagi nggak bisa bercerita banyak dan secara langsung dengan siapapun. Di blog beda, mau bilang apa juga dia mah nurut aja. Seenggaknya segala unek-unek dan emosi jiwa yang ada dilubuk hati terdalam bisa keluar.

Berbicara masalah menulis dan emosi jiwa. Apa hubungannya? Aku nggak tahu juga mereka punya hubungan apa. Dan Aku nggak mau jadi orang ketiga diantara mereka. *lah?. Ketika mulut tidak sanggup untuk mengungkapkan, maka tulisanlah yang mampu bercerita. Tulis aja semaunya, secukupnya tapi jangan sekedarnya. Tulis aja semua apa yang mau diungkapkan. Nanti kalau udah selesai dibaca lagi dan di filter. Hahahaahah

Tapi, memang ngaruh banget. Ketika emosi yang berefek pada rasa galau nggak jelas juntrungannya itu muncul, kalau diungkapkan dalam tulisan kayak ada manis-manisnya gitu. Lega aja bawaannya. Bukan mau pamer masalah sama orang, tapi ya inilah kehidupan. Nggak semuanya bisa diungkapkan tapi bisa di ceritakan dengan sudut pandang masing-masing. Dan ada harapan mana tau doi baca, terus peka *eh

Dengan menulis, selain bisa lebih rileks bisa berbagi. Masalah apa yang kita hadapi dan jalan keluar yang kita jalani kali aja ada yang punya masalah yang sama dan masih bingung gimana cara menghadapinya. Karena setiap orang punya masalahnya sendiri. Kalau nggak mau punya masalah tidur abadi aja.

Ketika blog lebih mirip diari online. Itu blog Aku banget! isinya curhatan abege tanggung (?) yang baru mulai jatuh cinta lagi lalu patah hati dalam hitungan hari dan bersemi kembali lalu hilang lagi. huekk! mungkin jika bercerita langsung sama temen Aku udah digampar. Bahasamu, nak~.  

Banyak hal yang bisa memancing emosi yang sedang labil ini. Tapi lebih banyak hal yang memancing emosi buat ngomel mulu. Pelakunya banyak nih kalau bagian dunia marah-marah dan ngomel nggak jelas. Kalau udah seperti ini, biasanya langsung istighfar dan ingat kata ustad, jadikan mereka yang memancing emosimu sebagai guru praktek kesabaran. Ehak! Karena sabar itu belajarnya seumur hidup praktek terus. Teori banyak tapi lebih yahud jika dipraktekan.

Eh jadi sebenarnya intinya apaan sih menulis sama emosi jiwa~ *arghhhh! Jadi hubungan mereka itu, kalau lagi emosi coba deh istighfar dulu terus nulis. tulis aja apa yang lagi dipendam. Bisa omelan, bisa curhatan, asal jangan pembahasan aib nggak jelas aja. Sebenarnya isi blog ini aib sih -_-. Setelah menulis panjang lebar, hati mulai tenang karena semua unek-unek sudah dikeluarkan. Gapapa nggak langsung di publish. Diliat-liat aja dulu mana tahu cocok. Banyak orang yang tidak bisa mengungkapkan dengan lisan. Maka, tulisan dapat membantu itu. Bukan dalam hal emosi jiwa aja. Tapi dalam berbagai hal. Kecuali kalau ijab qabul memang wajib lisan ya, *eh. Kaya pengalaman aja. Dalam hati pembaca "udah curhatnya?". Menulis juga dapat mengurangi tingkat stres, menurut Aku dengan ke sotoy-an tingkat tinggi.  xD maapkannn... Blog labil ini yang suka-suka dan seenak perutnya aja posting hal unfaedah begitu. Tapi apa hendak dikata, perasaan ini tidak bisa berdusta. eaaaaak~
Ingat nggak kapan terakhir menulis atau mengisi buku diary ? Aku terakhir waktu udah punya blog, tapi diary yang dulu masih tersimpan indah di lemari. Isinya curhatan masalah sekolah waktu SD, SMP dan awal masuk SMK. Disana tulisan mulai dari tulisan dokter yang nggak kebaca sampai tulisan yang lumayan bisa dibaca. Isinya curhatan mulai dari kena omel orang tua karena nggak mau makan, telat pulang kerumah atau lupa pulang kalau lagi asik main sama temen. Atau mantau tante yang lagi pacaran, yang lagi ngajak aku biar ada alibiyang kuat untuk keluar rumah. Dear diary dulu indah banget, ya kan?

Udahhhh ah tulis aja, mana tahu one day~ saat Aku dan Kamu tak mampu menjadi Kita bisa nyasar pada postingan seperti ini. Lalu ingat dan mengenang memory terus ketawa sendiri. Aku dulu begini? yah, of course. Karena dengan menulislah kita bisa berkarya dan akan di kenang meskipun raga tak lagi ada.

Credit : Featured Image 
Background - weheartit.com
Emotion - shareicon & Vexels

Menulis Dan Emosi Jiwa

by on November 12, 2017
Aassalamu'alaikum ^.^ Beberapa bulan belakangan ini Aku lebih sering posting yang berhubungan dengan perasaan dan hati. Bukan tanpa...
Assalamu'alaikum ^.^
  



Beberapa hari yang lalu Aku dapat informasi tentang IWIC 11 (Indosat Wireless Innovation Contest).
IWIC adalah program tahunan yang diadakan Indosat Ooredoo sejak 2006, dan tahun ini adalah IWIC yang ke-11. Tujuan IWIC ini diadakan adalah untuk memotivasi masyarakat Indonesia dari semua kalangan dan usia untuk menjadi inisiator, ideator dan pencipta aplikasi mobile, dan tidak hanya menjadi pengguna/konsumen. Menciptakan ide aplikasi mobile yang bisa berguna bagi banyak orang, menyelesaikan masalah sehari-hari, meningkatkan dan memperkaya kualitas hidup masyarakat, dan bahkan yang bisa bersaing dengan produk digital dunia global. Lomba ini tidak hanya terbuka untuk developer professional saja, namun siapapun yang punya ide (anak-anak, orang tua, siswa, karyawan, dsb), apapun idenya, bisa dituangkan di program IWIC 11 ini.

Latar Belakang 
 
Beberapa minggu belakangan ini di Kota Pekanbaru selalu dilanda hujan deras. Hal ini menyebabkan banjir dibeberapa wilayah Pekanbaru. Memang nggak semua lokasi banjir, tapi beberapa lokasi yang rawan banjir merupakan jalan utama yang dilewati oleh warga Pekanbaru termasuk Aku. Hal yang Aku takuti kalau sudah hujan besar adalah Banjir. Sebagai pengguna setia motor, hal ini menjadi momok banget. Karena Akaii (sebutan untuk motor Aku) udah tiga kali ngambek kalau dibawa nyelam di tengah banjir yang lumayan tinggi. Kadang kasihan juga sama Akaii, motor legend. Motor pertama kali yang bisa Aku beli dengan uang hasil kerja sendiri.Nah, kadang kalau udah hujan agak lama dengan curah hujan yang besar sudah sibuk nyari rute alternatif untuk pulang dari kantor. Kadang agak susah juga nyari informasinya, karena nggak semua titik bisa didapatkan dengan  mudah. Hal inilah yang menjadi latar belakang yang  akhirnya muncullah ide tentang aplikasi banjir. Namanya yang tepat belum ketemu, sih. Ditambah lagi, nggak cuma kota Pekanbaru aja yang sering mengalami banjir. Kalau sudah banjir, jalanan menjadi macet dan banyak motor mati. Nggak jarang juga mobil pun ikutan mati. Kan repot. Kadang nggak cuma kendaraan roda dua saja yang suka mogok ditengah banjir, tapi kendaraan roda empat juga ada. Bayangin aja, Hujan lebat, udah jalanan macet, banjir, dan motor mogok. Lengkap sudah.

Fitur Aplikasi Alternatif Rute Banjir

Berbicara rute, pasti nggak jauh-jauh dari google maps, nah pada aplikasi ini bisa di sinkronisasikan dengan google maps sebagai penunjuk rutenya. Dalam fitur ini pastinya berisi informasi seperti lokasi atau titik banjir, lalu menunjukkan rute yang dapat dilewati oleh pengguna dari posisinya saat ini atau bisa disebut sebagai Rute Aman. Terdapat fitur perbaharui informasi dari pengguna juga. Jadi sesama pengguna bisa memperbaharui informasi mengenai titik lokasi banjir. Sehingga bisa meminimalisir kemacetan akibat banjir di titik-titik lokasi banjir.

Apa sih keuntungan yang didapatkan ?

Banyak hal yang akan didapat dari aplikasi ini. Pertama, mereka pengendara motor yang biasanya suka takut sama lokasi titik banjir bisa menemui rute amannya, meskipun kadang rute tersebut agak memutar dari jalur biasanya. Tapi daripada mesin motor mati, ya kan? Kedua, warga dan pemerintah setempat bisa bersinergi dalam pencegahan banjir. Misalnya Titik A, titik ini sering dilalui karena sebagai jalan utama, jadi pada tahu dimana lokasi titik banjir terparah padahal jalannya sangat dibutuhkan. Membantu para pengguna jalan menemukan rute aman mereka otomatis ini merupakan aplikasi yang sangat dibutuhkan, dikala banjir melanda.  Manfaat dari segi lain seperti penghasilan dari layanan iklan yang dipasang pada aplikasi.

Nah, ini sebagian kecil ide dari Aku. Bagi teman-teman yang punya ide yang lebih berguna dan bermanfaat bagi kehidupan dunia digital ini dan mau ikutan kompetisi ini, yuks bisa check link ini :) Pendaftaran IWIC

Credit : Vector Awan - Pixabay.com



Assalamu'alaikum ^.^

Kali ini nggak posting yang baperan dulu. Sudah cukup blog isinya unfaedah semua. Sekarang mesti kembali lagi ke jalan yang benar. Kali ini, mau merangkum beberapa tempat makan di pekanbaru. Khususnya untuk Kulineran Bubur Ayam. Awalnya Aku nggak suka sama bubur ayam karena pada saat pertama kali makan bubur ayam rasanya ntah bagaimana. Sejak saat itu nggak pernah makan bubur ayam lagi. Tapi, semua itu berubah ketika ditraktir makan bubur ayam. Bukan masalah di traktirnya, tapi memang bubur yang dibeli kali ini beda dari yang pertama kali Aku coba. Cuma 2 tempat sih yang baru Aku coba :D

Kuliner Bubur Ayam di Pekanbaru yang pertama yang merupakan cinta pertama saya ini ada di Jl. Melur dekat Simpang Jl. Lili - Melur tepatnya. Kalau dari arah cempaka, posisinya sebelah kiri. Bubur Ayam Bandung disini, pertama kali saya coba dari sebelumnya yang nggak pernah makan bubur ayam. Dari posisi masih disebelah kanan kalau dari cempaka, sekarang sudah pindah kesebelah kiri. Dari nggak suka sampai berubah jadi suka. Eaaaa! Untuk harga Rp. 9000,-

Rasanya? Jangan ditanya, Indah aja udahh~ Teksturnya nggak terlalu cair yang buat Aku jatuh hati sama bubur ini. Ditambah dengan topingnya yang rame plus sambal dan emping, nggak cukup itu masih ditambah lagi dengan makaroni kriuknya plus cakwe. Suwiran ayam yang nggak pelit. Makin asooyy~ Ahh sudahlah, nikmat Tuhanmu mana yang yang masih kau dustakan..

BuburAyam
Bubur Ayam Bandung Jl. Melur


Kuliner Bubur Ayam di Pekanbaru yang kedua ini, merupakan cinta kedua. Karena posisinya yang dekat dari rumah. Nggak dekat-dekat banget sih. Tapi lebih dekat ketimbang ke Jl. Melur.  Nah bubur ayam cirebon ini, Porsinya pas, kekentalan buburnya juga pas. Buat saya. Ditemani dengan taburan bawang goreng, kerupuk udang, daun bawang, suwiran ayam dan ada kedelai goreng yang buat krenyesss krenyess. Indah hingga suapan terakhir! Bakalan sering kesini sepertinya 😍

Dan yang nggak suka bubur mungkin bisa pesen ketopraknya. Karena ketopraknya juara!
Temen ada pesen 1 ketoprak dan 1 Buryam. Lah, yang makan buryam udah habis ketoprak belum muncul karena banyak yang ngantri 😂

Bubur Ayam Cirebon ini berlokasi di Jl. Paus yang hampir ke Jl. Arifin Ahmad. Masuk dari Arifin ahmad, posisi sebelah kanan. Pelan-pelan aja kalau udah masuk, kurang lebih 100m ya? Gatau juga. Pokoknya nggak jauh kalau masuk dari Arifin Ahmad. Untuk harga Bubur Ayam Rp. 12.000,- sama dengan harga ketopraknya.
BuburAyam
Bubur Ayam Cirebon Jl. Arifin Ahmad




Untuk saat ini, dua lokasi ini dulu. Nanti akan di update kembali kalau sudah kembali kepada mood kulinerannya. Ihiyyy~ Semoga membantu.. Yang bingung lokasinya, bisa ajak aku sarapan bareng. Kali aja cocok *modus
Kalau ada rekomendasi tempat makan bubur ayam lagi di Pekanbaru boleh info dikolom komentar, ya :)






Assalamu'alaikum ^.^

Beberapa hari lalu, pelangi datang lagi secara tiba-tiba. Dan perginya pun tiba-tiba dan dalam waktu yang singkat sesingkat-singkatnya. Lebih singkat dari balasan cewe yang lagi ngambek atau lagi dalam masa PMS. Sepertinya memang benar, apapun yang datangnya tanpa sebab, pergi atau menghilang pun tanpa sebab. Apa yang datang secara tiba-tiba akan pergi dengan cara yang tiba-tiba pula. 
kicauanvinacom

Tapi, Aku nggak pernah menyesal saat dia pergi. Yang Aku sesalkan adalah saat Aku pernah berharap pada manusia. Tapi, karena ini sudah beberapa kali, jadi Aku sudah mulai terbiasa. Sudah tidak sama lagi pada saat awal pertama kali dia datang dan pergi. Suasana semakin buruk jika Aku melawan hati. Tapi, suasana akan baik-baik aja kalau Aku jalanin aja ikutin arusnya mau kemana. Dan, yang terpenting coba ikhlas aja. Setelah aku lewatin, ikutin arus dan maunya hati, ketika pelangi memudar dan lalu menghilang Aku aman. Nggak ada beban, yang ada hanya kebingungan yang agak aneh dengan kondisi seperti ini. Ada yang datang dan pergi lalu terulang lagi hingga Aku pun terbiasa.

Kita tidak bisa mengendalikan hati seseorang, tapi kita bisa mengatur hati kita. Mampu mengukur seberapa keras kerja hati. Kita nggak tahu apa yang dilakukan seseorang untuk kita, dan apa tujuannya. Kita juga nggak bisa menerka apa yang mereka fikirkan tentang kita. Seketika suasana jadi semraut kembali, hati dan logika kembali beradu argumentasi. Tapi tak mengapa. Tadi siang Aku lagi mantau timeline instagram. Dan bertemulah dengan postingan Abang Penulis. Di Instagramnya, dengan poto dia bersama sang istri abis akad nikah sepertinya. Aku terfokus pada caption-nya. 

Berani Mencintai.. Mereka yang busung dada mengatakan “lebih enak dicintai daripada mencintai” mereka ini tidak lebih dari sekadar gerombolan penakut yang sama sekali tidak memiliki cinta

Mereka tidak punya apa-apa untuk diberi, apalagi untuk mencintai. Jangankan cinta, keberanian untuk mencintai saja tidak punya. Mereka ini pengemis yang bangga meminta-meminta

Sebab itu, selalu hargai orang-orang yang berani mencintaimu. Sebab dengan keberaniannya, dia sudah satu langkah di muka

Soal cintanya kamu balas atau tidak, tak jadi masalah. Tinggal berikan saja sedikit waktu pada logika. Tapi, untuk orang-orang pasif yang menunggu dan malas untuk mencinta tapi ingin dicintai: pergilah!! tak usah banyak cakap dan pikiran

Mereka tak layak untuk diperjuangkan

Tulisan: Herriy Cahyadi

Setelah baca postingan ini, Yaelah! Situasi paham aja apa yang bisa mancing postingan baru. Tapi, seenggaknya Aku udah berani lagi buka hati. Berani lagi punya "rasa" sama orang luar. Rasa yang udah lama ditahan dan terkubur. Iya, rasa yang dulu pernah ada hadir kembali. Aku yakin, ini caraNya menyadarkan bahwa cinta yang ada saat ini tidak tepat pada waktunya atau mungkin bukan pada orang yang tepat. Hanya Allah lah yang tahu.. Tapi, dengan hadirnya kembali rasa ini, Aku nyaman aja. Ternyata Aku masih normal dan masih suka lawan jenis, whakkkkkkk! wkwkwkwkw.

Memiliki rasa itu manusiawi, tergantung caranya dan bagaimana mengaturnya. Sebagai manusia biasa nggak mungkin nggak punya rasa. Nano-nano aja rame rasanya. Tapi, semakin kesini, segala apapun yang terjadi memang ada alasanya. Dengan hadirnya si beliau, Aku juga belajar. Bagaimana manajemen hati, biar nggak mudah baper. Bagaimana mengikhlaskan orang yang memang bukan takdirnya kita. Dan bagaimana kita bisa bersabar. 

Meskipun dalam kebingungan, kenapa dia pergi? Saat dia pergi Aku hanya bisa tertawa, berarti waktunya sudah habis. Benar-benar bak pelangi yang datang setelah hujan dan berangsur memudar lalu menghilang. Anggap aja ini pendewasan hati. Semakin banyak di tempa semakin banyak tahu dan mengerti bagaimana seharusnya hati bekerja. Meskipun kita nggak tahu apakah rasa ini akan berbalas atau tidak. Anggap saja ini warming up. Yang jelas, jika Aku mengikuti hati bagaimanapun itu Aku nggak galau. Karena kalau hati yang dilawan itu bakalan keras banget perjuangan untuk nggak galau. 

Jadi biarkan aja, kita ikuti maunya hati bagaimana. Jadi tidak akan ada pemberontakkan hati. Sampai malam ini masih belum ada penolakan atau pergolakkan hati yang memaksa untuk bergalau ria. Malahan semakin bahagia. Lega dan plong aja rasanya, nggak seperti kemarin yang fokus untuk skip-skip yang berujung mellow sendiri. Ketika hati sudah mampu memaafkan dan berdamai, seenggaknya dia nggak akan terlalu berat bebannya. Logika akan mengikuti seiring berjalannya waktu. Ehakk!

Ketika kita berani mencintai seseorang, berarti kita berani untuk menghadapi segala resiko patah hati yang ada. Setidaknya kita sudah berani mencoba. Kita bukan pengecut yang hanya mau dicintai tanpa mencintai. *Bakar!! Bakar! Authornya..
Ini blog kenapa pembahasannya masalah hati mulu -_- Pas ngetiknya fokus banget, pas udah di posting terus di baca lagi dari awal sampai habis, mual! pengin rasanya mau di balikin ke draft lagi. Nggak paham juga sih, kenapa lancar banget 2 bulan belakangan ini bahas permasalahan hati.  Tapi yasudahlah, di syukuri saja. Banyak yang diluar sana nggak bisa merasakan apa-apa. Karena segala sesuatu yang terjadi ada alasannya, akan ada hikmah setelah kejadian.

Credit : Featured Image by bimbinganislam.com

Proses Mendewasakan Hati

by on November 04, 2017
Assalamu'alaikum ^.^ Beberapa hari lalu, pelangi datang lagi secara tiba-tiba. Dan perginya pun tiba-tiba dan dalam waktu yang sing...
Assalamu'alaikum ^.^

Setelah beberapa hari yang lalu postingannya berbagi resep, kali ini kembali lagi dengan permasahan hati. Apalagi kalau bukan postingan "Baper". Kali ini tentang Pelangi yang muncul Sebelum Badai. Agak aneh sih, biasanya pelangi itu munculnya setelah hujan ataupun setelah badai. Unik memang.

Sebagai pemain yang memilih stratetgi bertahan seperti Aku, lebih pasrah terhadap segala kondisi. Lempeng aja gitu. Mau disakitin, mau ditikung sama temen sendiri juga pasrah sampai mereka yang capek. Jangan tanya kenapa, Aku nyamannya begini. eaaaak! Aku bertahan karena ku yakin cintaku kepadamuu~~ !@#$#$%%^  Ehm! maaf-maaf kebawa suasana.

Pernah ngalamin kondisi dimana Hati dan Logika bersebrangan, nggak satu jalur dan tujuan? pada pernah dong, ya. Ketika hati memilih ke kanan tapi logika memilih untuk kekiri. Dalam kondisi yang seperti ini, kadang Aku suka stalking Instagram yang isinya kutipan motivasi. Follow Your Heart ! Ya, kebanyakan dan rata-rata nggak lepas dari kata ikuti hati. Lah, gimana caranya buat ikuti hati sedangkan logika tetap bertahan dengan alasannya sendiri. Cinta ini~ kadang-kadang tak ada logika! ehakkk malah nyanyi -_-

Dan, sayangnya lagi. Eaaak~ Sayaaaaang! Wanita lebih memilih mengikuti apa kata hati mereka. Mereka bisa menepiskan logika, tapi tidak dengan hati. Ketika dalam posisi bertahan, Aku dibisikin "coba open aja, Pin! Nggak baik nutup hati terus". Lah iya, giliran coba buat open hati logikanya malah ketutup. 


Ketika logika menjadi opsi kedua yang nggak akan pernah menjadi pilihan. Jadi ingat "Ikut hati mati, ikut rasa binasa".

Sebagai wanita biasa, apalagi kalau bukan mewek! Selain mewek nggak jelas Aku lebih milih menulis. Karena dengan menulis Aku bisa belajar. Ya walaupun kadang nggak nyampe juga otaknya kesana, karena selalu membuat kesalahan yang sama. Selalu jatuh dilubang yang sama. Susah banget untuk move on.
Apa yang terjadi ketika pelangi menghilang? Nyesek! serius. Setelah pelangi hilang Aku cuma bisa terdiam dan kaya orang bego yang nanya-nanya dalam hati sendiri "kok gini-gini amat, ya?". Padahal juga kesalahan sendiri. Jangan tanya kenapa! Aku jadi ngerasa kaya kembali ke zaman dahulu kala pertama kali kenal yang namanya pacaran. Saat itu, doi sempat pacaran lagi tanpa sepengetahuan Aaku dan putus lalu cerita ke Aku. Terus dia pacaran sama teman Aku, dia juga cerita. Dan Aku maafin juga. Manusia macam apa Aku ini -_-  Untung sekarang udah mulai kembali ke jalan yang benar~

Pelangi itu hadirnya emang nggak lama, tapi kenapa bisa sebegininya, ya? Tahu kan pelangi yang muncul kalau hujan udah reda, nggak sampai satu jam itu bakalan hilang. Tapi, berkesan aja gitu.. Seperti itulah, kamu. Dan lagu yang pas banget sama postingan kali ini jatuh kepadaaaa~~ jenggjenggjenggggg HiVi dengan Pelanginya. Ahhh~ sampai lowbath dengerinnya.  
Kau bagai kapal yang terus melaju, diluasnya ombak samudera biru.. Tapi sayangnya kau tak pilih Aku jadi pelabuhanmuuuuuuuuuuuuuuuuu......................
....Tetaplah engkau disini.. Jangan datang lalu kau pergi.. Jangan Anggap hatiku, jadi tempat persinggahanmu. Bila tak ingin disini.. Jangan berlalu-lalang lagi....


Saat ini hanya bisa menikmati pelangi yang ada hingga biasnya perlahan menghilang dan tak tahu kapan akan kembali lagi. Apakah akan ada pelangi keempat dan kelima? Ntahlah.

credit : pelangi by pixabay

Pelangi Sebelum Badai

by on October 30, 2017
Assalamu'alaikum ^.^ Setelah beberapa hari yang lalu postingannya berbagi resep, kali ini kembali lagi dengan permasahan hati. Apal...
Assalamu'alaikum ^^ 
Resep Chicken Vegie Nugget. Biasanya, mamak dirumah ribut dengan masalah anak nggak suka sayur. Banyak banget drama agar makan sayur. Jadi, resep berikut ini mungkin bisa membantu bu ibu buat anaknya bisa makan sayur tanpa drama xD. Meskipun, diluaran sana sudah banyak resepnya, sih. huahahaha
.
.
🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓🐓
.
Bahan
Daging ayam bagian dada 200 gram haluskan.
Wortel 150 gram haluskan.
Telur 2 btr kocok lepas.
Tepung panir / tepung roti secukupnya.
Terigu secukupnya.
Garam halus 1 1/2 sdt
Merica bubuk 1/2 sdt
Minyak untuk menggoreng
Air untuk mengukus
Bawang putih 4 btr haluskan.
.
.
Cara
Campurkan daging ayam, wortel dan bawang putih yang telah halus. Tambahkan garam dan merica. Aduk adonan hingga menyatu. Masukkan adonan pada loyang anti panas. Panaskan kukusan, masukkan adonan. Kukus 15-20 menit.
Lalu dinginkan.
Siapkan telur, tepung panir dan terigu. Potong nugget sesuai keinginan lalu masukkan pada wadah yang berisi terigu, lalu pada telur yang telah di kocok lepas, lalu balurkan dengan panir, balurkan dengan telur lagi dan panir lagi. Setelah semua sudah dilumuri dengan panir, panaskan minyak goreng. Gunakan api sedang cenderung kecil agar nugget tidak cepat gosong dan krispi diluar empuk didalam. Goreng hingga nugget berubah warna kuning keemasan. Lalu tiriskan 😊
Sajikan hangat dengan saos sambal dan mayonaise. 😝
kicauanvinacom
Aassalamu'alaikum.. 
 
Resep Bakwan Kuah
.
.
Kemarin sore lagi mumet, tibatiba pengen bakwan kuah..
.
.
Jadilah buat bakwan, karena bahan-bahannya ga lengkap, jadilah alakadarnya beakakakakka 😂
Tapi, alhamdulillah tetap laris manisss~~
.
Bahan bakwan
● Tepung terigu 300gr
● Ikan teri mini secukupnya
● Garam, lada putih secukupnya
● Bawang merah 2 btr cincang ● Daun bawang stgh btg iris tipis
● Bawang putih 2btr (dihaluskan)
● Air ● minyak untuk menggoreng
.
.
Bahan kuah
● Air 150ml
● Gula merah 50gr
● Garam secukupnya
● Bawang putih 2btr (haluskan)
.
» Cara membuat bakwan
Campurkan bawang merah, daun bawang, bawang putih, tepung terigu, aduk hingga mengental lalu masukkan garam, lada putih dan teri mini. Aduk hingga rata hingga mengental tapi tidak terlalu padat. Sambil di rasa-rasa 😁
Lalu panaskan minyak goreng dan cetakannya, pastikan cetakannya panas.
Tes aja, ketika adonan diletakan pada cetakan ada suara indah "zeeeeesssssssh" seperti itulah kirakira 😂
.
» Cara membuat kuah
Masukkan air, gula merah, garam dan bawang putih lalu aduk hingga air mendidih dan gula merah larut sempurna sambil di rasa-rasa ya 😌

kicauanvinacom

Assalamu'alaikum ^^

Biar nggak bosen sama cerita yang baperan, sesekali bolehlah share Resep. Walaupun kadang resep alakadar dan adakadabra jadilah. beakakakakaa.. Tapi, beberapa ujinyali eh maksudnya ujicoba beberapa banyak yang berhasil ketimbang nggaknya. Tergantung niat dan ridho nya mama atas dapur yang berantakan, ahahahaahah

Ketika dirumah berasa anak kos. Bahan bahan yang bisa dimanfaatkan hanya tinggal sisa nasi semalam, tepung terigu, bumbu dapur dan bawang-bawangan. Jadilah Bakwan Nasi.
Ketika orang-orang cobain cireng nasi, kita cobain bakwan nasi 😹. Tapi enak loh.
.
Bahan
1 btg Daun Bawang, iris.
2 btr bawput haluskan
Ketumbar bubuk 1/2 sdt
Lada putih 1/2 sdt
Penyedap sesuai selera
Tepung terigu di sesuaikan
Air di sesuaikan
Nasi dingin di sesuaikan ✌
Minyak untuk menggoreng.
.
Cara
Masukkan semua bahan kecuali air dan minyak. Lalu masukkan air dan aduk hingga mencapai konsistensi yang diinginkan. Saya pilih nggak terlalu kental dan tidak terlalu cair. Oiya, tepung jangan sampai terlalu banyak dibanding nasinya ya..
.
Lalu panaskan minyak, dan goreng hingga golden brown 😊
.
Renyah diluar, nasinya masih berasa, lembut lembut gitu 😊







kicauanvinacom

Assalamu'alaikum ^^

Selamat malam teman baca dimanapun kalian berada. Semoga masih dalam lindunganNya, ya. Malam ini masih dengan genre galau dan baper dibulan Oktober ini. Kali ini membahas tentang perjuangan lelaki ketika berharap pada satu wanita. Jangan bilang yang berjuang itu wanita saja, lelaki juga banyak dan sering. Beberapa postingan yang lalu kebanyakan dari sisi cewe tentang bagaimana cewe. Ternyata nggak cuma kisah hidup Aku yang drama banget. Orang-orang yang berada disekitar Aku juga ternyata lebih dahsyat dramanya. Nah, kali ini Aku akan bercerita dari sudut pandang wanita terhadap perjuangan dua tipe lelaki berikut ini.


kicauanvinacom


Tipe lelaki pertama, yang berjuang sampai titik darah penghabisan. Sebut saja Marwan, bukan nama asli tentunya. Marwan jatuh cinta pada temannya saat duduk dibangku sekolah menengah pertama. Awalnya mereka nggak akur alias ribut mulu. Makin kesini kayanya Marwan jatuh hati sepertinya. Aku jadi ingat lagu siapa gitu "sembilan tahun lamanya tak kuduga~". Iya, sembilan tahun Marwan menunggu si juwita hati. Jatuh bangun dan terpuruk sudah biasa. Berkali patah hati dan ditahan sendiri sudah menjadi hobi sepertinya. Dan si juwita bukan nama yang sebenarnya ini pun sudah berpacaran dengan yang lain. Tapi karena rasa dihati yang terlalu besar, setialah menunggu si marwan hingga Akhirnya Marwan dan Juwita bertemu dipelaminan. Iya, di pelaminan mereka berdua. Perjuangan dan kesabaran Marwan nggak sia-sia. Karena pada akhirnya, mereka duduk bersanding di pelaminan. Sembilan tahun itu waktu yang cukup lama. Kalau kamu punya anak mungkin sudah mau masuk ke sekolah menengah atas. Ya kalau jodoh memang nggak kemana. Kisah lelaki pertama Happy Ending sesuai dengan keinginannya dan ekspektasinya. Kalau dijadikan FTV cukuplah ngalahin cinta fitri yang ber-season nggak habis-habis. Hikmah yang dapat diambil, siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkan. Iya kan? jika kita memiliki niat yang kuat dan usaha yang maksimal, bantuan Allah pun akan datang kepada kita. Betewe, langgeng yak buat Marwan dan Juwita yang keduanya nama samaran :3

Tipe lelaki kedua, lelaki yang berjuang hampir tujuh tahun apa lebih, ya? sekitar segitu lah. Berawal dari pertemanan dikantor, dan lari kehati. Pertemanan mereka sangat dekat hingga orang tua si cewe udah percaya sama pada si lelaki ini. Sebut saja lelaki ini Ander Herera yang jelas bukan nama asli. Perjuangan yang jelas-jelas Aku ikuti dengan tidak sengaja karena melibatkan Aku juga, wwkwkwkwkw. Tipe lelaki ini sangar tapi pemalu. Kaya preman yang hatinya Hello Kitty. Yang nyalinya menciut kalau udah dekat sama beliau. Kita sebut saja sang wanita dengan "beliau". Dari awal yang cuma ciye-ciye berakhir dengan ciyee-ciyee nikah~. Dari awal niatnya ingin melamar dan melabuhkan hatinya pada sang wanita terpilih berujung ke pelaminan dengan usaha yang maksimal. Aku hanya tahu perasaan dari satu sisi saja, dari sisi lelaki. Dari sisi wanitanya Aku nggak tahu dan nggak paham juga, karena wanita itu rumit. Ceilehhhhhh, kamu cewe vina -_-. Sering jalan bareng dan juga nonton bareng. Yang perginya di jemput dan pulangnya dianterin, jelas bukan jailangkung. Tapi yang namanya rahasia jodoh kita nggak tahu. Sekeras apapun perjuangan dan usaha , jika memang bukan ditakdirkan untuk kita nggak akan jadi. Bener kan?

Karena saking lamanya dan usaha yang tak bersambut sesuai ekspektasi, lelaki mulai menyerah. Menyerah bukan karena lemah dan lelah tapi karena bijak sana. 

Bukannya aku mudah menyerah, tapi bijaksana 
Mengerti kapan harus berhentiKu kan menunggu, 
tapi tak selamanya 
Ku kan menanti 
Tapi tak selamanya..........

Ehakkkk, malah lagunya Kak Raisa >.<! Tapi emang bener, nggak selamanya kita bisa menunggu sesuatu yang nggak pasti. Yang butuh kepastian bukan hanya wanita, tapi lelaki juga. Bukannya membela kaum lelaki, tapi dari alur cerita yang Aku lihat dan dengar sendiri ini seperti itu. Karena berhenti dengan pilihan yang bijaksana. Lelaki ini memilih jalur Ta'aruf. Dan pada akhirnya menikah dengan jodoh yang telah ditetapkan Allah untuknya. Sesuai dengan keinginannya, wanita bercadar. Bukan berarti si wanita ini nggak baik. Beliau ini juga baik, baik banget. Hanya saja mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk bersatu. Untuk bagian cerita ini, Aku agak terharu. Karena banyak banget hikmahnya disini. Dari cerita si lelaki ini, dia menjadi lebih tenang dan banyak dari kebiasaannya yang berubah menjadi lebih baik. Karena wanita itu emang penentu banget, jika baik wanitanya. Baik pula lelakinya, insyaAllah. Inilah rencana Allah untuk lelaki ini, dia mendapatkan bidadari dunia akhiratnya. Dengan proses yang nggak ribet dan dimudahkan jalannya. Terkadang ketika usaha kita tidak dihargai, itu cara Allah menjawab doa kita, "udah tunggu aja jodoh dariKu" mungkin seperti itu. Epicnya lagi, saat lelaki ini menikah dia nggak mengabari si beliau. Padahal saat itu sudah jelas Aku berkata "kasih tahu" tapi mau bagaimana lagi, nyalinya nggak sebesar badannya -_-. Dan dia malah berjanji akan datang ke nikahan wanita terdahulunya bersama wanita yang telah resmi miliknya. Ya kalau diundang :p

Karena rencana Allah lebih indah dari rencana manusia. Meskipun keluarga si cewe sudah merestui, tapi ketika memang bukan jodohnya ya nggak bakal jadi. Allah maha romantis, menyatukan dua manusia yang dari belahan wilayah yang berbeda. Seperti asam digunung garam dilaut dan ketemunya di dapur. Memisahkan sepasang kekasih yang tidak berjodoh pun bukan perkara sulit bagiNya. Karena nggak ada yang mustahil bagiNya. Kun Fayakun, jadi maka jadilah. Setiap kehilangan dan kekecewaan yang kita rasakan akan diganti dengan yang lebih baik olehNya. Apalagi masalah jodoh yang sudah jauh sebelum semesta diciptakan sudah ditulis skenarionya.
Assalamu'alaikum ^^

Malam ini kembali lagi bercerita masalah kids zaman now. Sebenarnya bukan masalah anak-anak sebenarnya. Masalah perasaan aja *eh. Kayanya bulan oktober ini cerita untuk nulis berhubungan dengan hati mulu. Takut di kick dari dunia per-bloggeran karena baperan mulu. Tapi, masalah melupakan ini emang agak berat. Akupun masih belajar untuk tidak melupakan tapi dilewati dan dijalani. ehaaaakkkk~ karena everything happent for a reason. Meskipun dia bakalan menjadi kenangan buat kita, tapi setidaknya ada pelajaran yang dapat diambil.

kicauanvinacom


Membahas tentang Melupakan. Sebenarnya Bukan Masalah Melupakan. Tapi bagaimana melewati yang sudah terjadi. Dari pengalaman yang nggak seberapa tapi lumayan sakit tapi nggak berdarah, berusaha melupakan itu sama aja belajar mengingat kembali. Karena semakin kita mencoba untuk melupakan, akan terfikir apa yang mau dilupakan dan lama-lama nggak jadi lupa. Apalagi kalau sudah terjadi bentrok kerusuhan antara akal dan hati. Ketika akal meminta hapus memory tentang doi, tapi hati menolak untuk melakukannya. Ini yang biasanya serting terjadi. Ujung-ujungnya mari kembali pada ikhlas dan sabar. Tidak ada obat yang lebih manjur selain ikhlas dan sabar. Sekali kita melepaskan dan mengikhlaskan lalu bersabar maka hidup pun akan tenang, aman, damai dan sentosa. No benci-benci, karena nanti merusak hati, fikiran dan perasaan. Nggak baik aja udah.. Dan bisa jadi mereka-mereka adalah guru yang mengajarkan tentang praktek sabar dan ikhlas. Dan kenapa juga meski sakit hati, tiada yang salah hanya aku manusia bodoh~ syalalala.. eh maap kebawa suasana. Salahkan diri yang terlalu berharap. Hilangkan segala penyakit hati, iri dengki, dendam, pembenci dan lain-lain. Meskipun susah, karena kalau mudah hadiahnya setrikaan. Kalau susah hadiahnya ketenangan yang haqiqi, eaaaakkkk!! Jangan tanya kenapa postingannya sekarang udah merembes kemana-mana. Aku juga nggak tahu.
Tapi, masalah melupakan ini nggak fokus ke relationship aja, ya. Tapi berlaku juga untuk setiap kejadian. Ya, meskipun kadang kejadian yang ingin dilupakan nggak jauh-jauh dari relationship. Jika dalam sebuah hubungan emang nggak cocok ya mau diapakan? *ealahhhhh jomblo aja ngoceh masalah hubungan* Karena sesuatu yang dipaksakan itu nggak baik. Ibarat baju yang kekecilan tapi tetap dipakai. Nggak nyaman. Dan yakinlah, setiap yang pergi akan ada pengganti yang lebih baik. Karena tidak ada rencana yang baik melainkan rencana dari yang maha kuasa. Jika memang sudah jodoh ataupun rezeki tidak akan kemana dan tidak mungkin tertukar. Cukup film aja yang banyak tertukar.
Melupakan perlakuan orang-orang yang menjengkelkan misalnya. Banyak memang manusia yang suka mancing-mancing amarah manusia lain. Karena manusia suka membatasi kadar kesabaran mereka. Aku pun begitu. Mudah moody. Tapi, setelah dipikirkan kembali, setelah dibawa berdiam diri dan nggak merespon orang-orang aneh itu lama-lama tenang sendiri. Anggap aja lagi praktek sabar. Dan berterimakasihlah pada mereka yang telah menunjukkan bagaimana itu sabar.

Terkadang, seberat apapun itu masa lalu bukan untuk dilupakan. Cukup dilewati dan suatu saat bisa dibuka kembali sebagai kenangan ataupun pembelajaran. Aku suka mengingat masa lalu. Sampai segala macam barang atau apapun tentang doi terdahulu Aku masih simpan. Dan ingat hal yang menyenangkan dan menyakitkan. Tapi, kalau diingat sekarang kenapa dulu bisa begitu, ya? Dan memang semua terjadi pasti ada alasan sebab-akibatnya. Dan memang bukan tentang melupakan, tapi mengikhlaskan dan bersabar.

Melupakan..?

by on October 11, 2017
Assalamu'alaikum ^^ Malam ini kembali lagi bercerita masalah kids zaman now . Sebenarnya bukan masalah anak-anak sebenarnya. Masal...
Hari ini lagi pantau timeline Instagram. Tiba-tiba ada postingan yang berbau ge-ra-tis a.k.a free. Dari Akun KulinerPKU. Jadilah, kita bisa coba menu yang baru launching dari D'Best O. Apa itu? Mozadas. Masih saudaraan sama Sadas alias Sayap Pedas. Ini daging bagiannya kayaknya bisa random nggak fokus ke bagian sayap. Sausnya tetap sama dengan saus pedasnya. Bedanya di selimuti mozarela

kicauanvinacom



Bagaimana rasanya? Kebetulan Aku pesan yang level tiga, ada lagi yang juga ikutan nyoba pesan level 1 dan level 2. Aalhasil, punya Aku tertuka dengan yang level 1. Kurang greget jadinya, dan yang dapat level 3 histeris, wkwkwk. Infonya, yang pesan level 1 aja kalau bisa nggak ada level pedasnya, lah ini malah dapat level 3. Yaa amsyong! Lah Aku aja yang pernah nyobain sadas level 3 aja udah berurai air mata. Dan dimata mereka adek-adek gemes ini, Akunya makan level 3 santai beud. Lah iya santai, nggak berasa pedas ternyata ini level 1, beakakakakak. Tapi tenang, jodoh nggak bakalan tertukar, kok.

Untuk rasa, hampir sama dengan menu sadas, menu sadasnya aja pedasnya yahud banget kan. Apalagi ditambah keju mozarelanya yang melambai-lambai. smooooothhhhhhh terjun bebas ke dalam sistem pencernaan. Masih konsisten dengan sausnya yang kerasa pedasnya itu diakhir. Slow but sure  gitu. Awal pertama kali makan, dia nggak memberi respon, semakin dimakan lama makin lama akhirnya keluar deh sifat aslinya, *eh maksudnya keluar deh rasa pedas yang mencekam. Ngelaq gitu pedasnya. Yang awalnya Aku udah underestimate apanya yang pedas gitu, ehh akhirnya langsung ngamuk pedasnya. Masih pengin cobain yang level tiga, makan level satu seriusan nggak berasa pedesnya. wkwkwkwkw! ketika lidah sudah mulai terbiasa makanan pedas, rasa yang nggak pedas jadi tawar. Sama seperti rasa Aku ke Kamu, rasa ke yang lain jadi tawar. eaaaakkk!

Bytheway, terimakasih pak Budi. Fyi, D'Best O yang berada di Jl. Adi Sucipto disamping kantor pos adalah salah 1 outlet yang paling besar. D'Best O yang berpusat di Jakarta ini, pertama kali launching menu baru Mozadas ini di Pekanbaru, lho. Sebagai orang Pekanbaru bangga, dong. Jarang banget yang lokasi pusatnya di luar sumatera tapi launching perdananya di Pekanbaru. Pak Budi dari management pusat langsung terjun ke Pekanbaru. Sukses terus Pak.

Oiya, gimana caranya kok bisa dapat invitation? Aku cuma bilang, Aku suka makan saat dm Pak Budi. wkwkwkw.
Kebanyakan orang yang baru kehilangan susah untuk Move On. Kenapa belum bisa Move On ?. Dari hasil menjelajah dunia sosial media adalah terbaca sedikit "ketika kamu susah untuk move on, itu karena saat kamu memberikan hati kamu, kamu juga memberikan harapan mu penuh kepadanya. Sehingga saat dia pergi, maka dia juga membawa harapanmu" lupa sih baca dimana. Karena baru mood lagi untuk ngeBlog. Dan sekalinya ngeBlog lagi pembahasannya nggak jauh dari BAPER. Topiknya jomblo banget!

kicauanvinacom


Menurut insting Aku yang labil bin alay ini, emang bener sih. Saat berharap sama orang dan saat orang yang kita harapkan itu pergi, itu susah banget untuk move on. Udah berasa dunia mau runtuh, padahal mah lebay aja biar agak drama. Hal ini dikarenakan kita merasa harapan hanya ada pada Doi. Padahal, seharusnya nggak boleh tu berharap berlebihan pada manusia. Hal inilah yang membuat kita susah banget untuk "pindah". Berdasarkan pengalaman Aku yang ntah sudah berapa kali berharap sama manusia, untuk berpindah ke "rumah" yang baru emang sulit. Karena di mindset Aku udah tertanam kalau yang Aku harapkan cuma doi. Coba aja kita ikhlaskan doi pergi. Yaa, sakit pasti ada tapi nggak separah saat kita udah ikhlasin dia. Dan semoga doi tenang disana bersama yang baru.
Move On itu berkaitan dengan mengikhlaskan. Ketika kita sudah ikhlas maka rasa-rasa yang dulu pun akan memudar dengan perlahan. Selagi masih belum ikhlas, rasa itu akan tetap tertahan dan tersimpan. Eaaakk! Hikmah dari mengikhlaskan, kita juga nggak ada dendam karena kepergian doi dan pasangan barunya. Oiya, postingan ini masih ada sangkut-pautnya ya dengan postingan ini >> Sisi Lain Patah Hati

Dulu, duluuuuuuuuuuu banget waktu Aku pernah suka sama orang. Senior sih, ya. Pernah suka sama orang, lawan jenis. Iya, dulu pernah. Cuma emang dasar si Abangnya yang baik jadi mungkin dianggap Adiknya, lah Akunya Baper-an. Tapi Aku belum berani bilang kalau Aku suka. Biasa, masih jaman-jaman jahiliyah dulu. Jadilah Aku pendam sendiri, belum ada yang tahu ni, emang rapat banget sampat lalat pun mungkin nggak tahu dan mungkin emang nggak peduli. Yap! Berani melihat doi dari kejauhan, giliran lewat Akunya diam seribu bahasa tanpa kata, giliran disapa haduhhh mendadak jiwa feminim Aku muncul seketika. Malu. Saking sukanya sama ini orang, yang Aku nggak tahu kenapa Aku bisa suka, dan nggak tahu juga alasannya apa. Pada pandangan pertama gitu, aduhay nggak tuh?. Aku belain cariin kado untuk ulang tahunnya satu bulan sebelum doi ulang tahun. Goks banget nggak? bego sih menurut Aku. 
Waktu itu masih labil banget dan buta juga belum kenal jalan kehidupan yang masih luas ini sepenuhnya. Dan, cara ngasiinnya juga awkward banget. Di Parkiran, eui!. Ngenes banget, dan awalnya Aku cuma letakin di motornya doang, eh lagi nungguin tiba-tiba orang yag ditunggu datang. BTS a.k.a Behind The Scene selama ada drama di parkiran, teman Aku nungguin dibalik layar yang karena nggak tahu mau lompat kemana karena doi tiba-tiba aja muncul. Jadilah, teman-teman Aku sembunyi dibelakang kelas dekat parkiran. Gelap, banyak nyamuk dan rerumputan.Tapi, seiring berjalannya waktu, Aku sadar aku nggak mungkin bisa. Setelah Aku sadar, Aku malah doain biar doi cepet dapat pendamping terus nikah, dan Aku bahagia. Udah gitu aja doanya buat doi. Eh beneran, akhirnya doi punya pacar dan Akunya malah lega. Emang beneran di ikhlasin banget perasaannya. Biarlah rasa itu ikut pergi bersamanya, karena rasa yang tercipta saat itu memang untuk doi bukan?. Dannn malahan, waktu doi wisuda Aku ketemu pacarnya pulak, terus salaman kaya nothing happent gitu. Syahdu kan, ademm aja gitu nggak ada rasa ini itu yang nggak jelas.

Ketika kita mengikhlaskan sesuatu karena Allah, insyaAllah Allah akan ganti dengann yang lebih baik. Meskipun nggak dengan cara instan langsung datang gantinya. Yang penting ikhlas dulu. Dalam proses yang rumit dan penuh drama ini, Aku sadar disini Aku diajarin belajar untuk ikhlas. Ikhlas yang emang bener-bener ikhlas gitu. Semakin Aku ikhlas, semakin mudah buat move on nya. Ini berdasarkan pengalaman pribadi, yak. Nggak tahu ngaruh apa nggak sama yang lain. 

Aku juga nggak tahu kenapa hidupnya penuh drama ala ala FTV gitu. wkwkwkwk! suka heran aja. Ada yang pacaran sama temen satu kelas yang awalnya berantem muluk ngalahin tom n jerry sampai dipanggil wali kelas. Skenarionya, Berantem - Pacaran - Putus - Balik berantem lagi. Terus ada lagi, yang tiba-tiba datang nggak ada hujan nggak ada badai petir eh dia berhasil masuk ke hidup Aku. Lalu dia pergi, dan balik lagi masih dengan hal yang meluluhkan hati lalu pergi lagi. Sukak sukaknya lah! Tapi, tetap balik lagi. Ikhlasin aja, biar gampang move onnya. Ini seriusan curhat sambil tausiyah -_-, udah mirip mamah dedeh belum?

Masalah mengikhlaskan, emang nggak semudah itu juga, sih. Yang jelas jika tidak mencoba ya kita nggak tahu. Coba aja ikhlasin, semoga move on nya gampang. Aku orangnya managemen hatinya nanggung. Bisa sih control untuk nggak suka atau suka sama orang, tapi kalau udah open malah nggak bisa di tutup atau distop. Tapi kalau emang nggak open, yaa aman gitu. Jadi, mudah baper karena tingkat sensitifitasnya tinggi banget dibagian hati. Nggak kulit aja yang bisa sensitif.

Hal terpenting kalau mau move on ikhlasin dulu rasa itu pergi bersama doi. Tapi harapannya jangan ikutan pergi juga, bahaya. Kalau nggak mau pake move on jangan mudah terbawa hati. Kalau udah terbawa, yaahhhh terima nasib aja. ^o^ Ini pengalaman pribadi, jadi udah Aku alamin. Semakin Aku ikhlas, semakin Aku mudah untuk "pindah".  Tapi semakin ikhlas tapi hatinya jadi mudah terbawa -_- malah kebalik. Dan yang penting, jangan berharap sama manusia, sampai dimanalah berharap sama manusia. Yang janjinya aja kadang nggak ditepatin *Maafkan Aku masih suka ingkar janji*. Itu janji sama manusia, lho. Kenangan itu akan selalu ada dan akan terus diingat, tapi ketika kita sudah ikhlas, mengingat kenangan itu kita bakalan senyum-senyum sendiri. "Aku dulu gitu, ya?".

Kembali lagi sama hatinya, kalau hatinya nggak cukup kuat, jangan open dulu deh. Buka hanya untuk orang yang bener-bener serius. Kali aja, namanya dan nama kita sampingan di Lauhul Mahfudz, eaaaakkk. Gimana cara tahunya dia Serius atau nggak? Ini Aku nggak tahu, googling aja wkwkwkwk. Lagian nggak ada salahnya mengikhlaskan, toh jika memang jodoh nggak kemana. Allah selalu punya cara yang romantis untuk menyatukan hamba-hambaNya. Gampang sih ngomongnya, ya. Prakteknya gimana. Udah percaya aja sama diri sendiri. Dan mari berprasangka baik sama pemberi hidup. Barangkali, kehilangan doi akan digantikan dengan yang emang jodohNya kita. Kaya kisahnya Ibunda Khadeejah. Romantis, kan ^.^
Assalamu'alaikum ^.^

Saat kita patah hati, baru banget patah hati semua emosi  negatif bersatu. Makanya, rasa sedih, marah, benci pun muncul. Bahkan nggak jarang ada rasa dendam. Lihat aja, apalagi patah hatinya karena doi udah punya gandengan baru, nggak jarang bakalan benci banget sama gandengan barunya. Padahal kenal juga nggak, nggak langsung berhubungan juga sama kita. Tapi, karena mindset kita udah ngejudge hal negatiflah makanya aura negatif keluar semua.

Mengobati-Rasa-Patah-Hati


Disaat wanita baru patah hati, yang pertama dilakukan adalah nangis. Nggak akan langsung mau cerita. Setelah nangis dan agak lega dikit, barulah dia cerita. Perlahan tapi pasti, jika disekitarnya banyak aura positif, maka segala emosi negatif akan pudar dengan sendirinya. Nggak kilat juga, sih. Karena semua butuh proses. Mie Instan aja butuh waktu 3 menit sebelum bisa disantap. Ya, kan?

Tapi, kalau disekitarnya tetap banyak aura negatif, yaa bakalan lama tuh sembuhnya. Misalnya ni, temennya malah ngomporin buat balas dendam atau hal negatif lainnya. Atau ada bisikan, ngapain kamu baik-baik sama dia, doi kan udah begitu begitu mending kamu balas, gih. Nah, seharusnya orang yang baru aja patah hati itu dibawa kembali ke jalan yang benar. Selain ke arah agama, harus juga dibawa ketempat yang bisa buat dia lepas buat cerita dan bisa berbuat semau dia tapi dalam konteks hal positif. Misalnya, jalan-jalan ataupun piknik singkat. Atau main wahana yang belum pernah dia coba. Bakalan berkurang deh tu patah hatinya. Dan lagi, sisi lain patah hati adalah, bagaimana kita bisa melihat mana teman yang benar peduli dan mana teman yang memang cuma ingin tahu atau kepo. Seenggaknya, meskipun nggak bisa memberikan masukkan, teman yang baik bisa mengurangi rasa patah hati.


Lagi, sisi lain patah hati itu kita lebih produktif. Karena bakalan menggunakan waktu yang lebih banyak untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat meskipun niatnya buat lupain doi yang udah buat patah hati. Setidaknya, hal yang kita lakukan itu baik dan memberikan hal positif yang sebelumnya udah lama atau bahkan sama sekali belum pernah dilakuin.

Seharusnya yang pergi itu bukan ditangisi, tapi di doakan. Semoga mendapat pengganti yang lebih baik. Karena apapun yang kita doakan untuk saudara kita maka malaikat pun akan mengaminkannya untuk kita. Gitu sih yang pernah Aku baca.

Sisi lain patah hati selanjutnya, jadi lebih dekat dengan yang punya hidup. Aku pernah patah hati banget gara-gara cowo yang tiba-tiba datang terus tiba-tiba juga pergi nggak tahu hilang kemana. Muncul lagi dan hilang lagi suka-suka dia. Yang Aku tangisi adalah, kok gini-gini banget ya?, Nah, setelah hal ini terjadi, seriusan! Aku jadi ingat Aku selalu bilang "kalau jodoh dekatkanlah, kalau nggak jodoh jauhkanlah". Dan sekarang dijauhin, bisa saja ini jawaban dari doa kita. Karena things happent for a reason. Ya nggak, sih?.

Saat Aku ngetik ini, habis nonton film Koala Kumal pas banget lagi pemadaman listrik sebelah. Iya, cuma sebelah. Barisan rumah Aku aja, barisan depan rumah hidup menyala dengan terangnya.Dan laptop pun mati kehabisan battery. Keesokan harinya baru bisa terbit nih postingan, wkwkwk.

Cara melihat patah hati dari sudut pandang yang berbeda adalah bagaimana kita berdamai dengan apa yang udah terjadi. Sabar aja, gitu. Nggak usah membenci orang yang menjadi donatur dari rasa patah hati ini. Dengan tidak membenci mereka yang kita rasa sudah menyakiti sudah sangat membantu menyembuhkan rasa patah hati. Coba deh, udah patah hati, malah nyimpan dendam juga benci. Makin banyak dong penyakit hatinya. Yaa, setidaknya dengan memaafkan dan berdamai mungkin rasa patah hati itu akan berkurang. Karena, saat kita patah hati pun sebenarnya bukan salah siapa-siapa. Tapi, salahkan diri sendiri yang udah berharap pada manusia. Kalau berharap sama manusia ya, gitu. "Jangan bawa perasaan, karena hati adalah wadah kosong yang hanya bisa diisi dengan satu hal". Dan mungkin juga, hadirnya orang tersebut ada maksud dan tujuan yang udah ada dalam rencana Allah. Nikmatin aja alurnya.

Yaaa... Begitulah, cara melihat patah hati dari sudut pandang yang lain menurut Aku. Cara ini lah yang selalu Aku coba untuk mengobati tiap Aku patah hati. Wwkwkwkwkw, jomblo mah patah hatinya sering banget! xD