Ketemu Mantan dan Pacarnya di Instameet Secret Event

Assalamu'alaikum ^^

Selamat siang teman baca sekalian~ Masih rada kaku untuk kembali ke rutinitas per-blog-an. Semoga masih pada tetap istiqomah dan juga dapat berkah hidayah setiap hari. Yang belum bisa move on dari sesemantan hayooo mangats! Barangkali ada jodoh yang menunggu~ Eaaakk. Saya nggak tahu postingan ini bakalan berujung jadi cerita penuh kebaperan atau nggak. Seharusnya nggak sih :|

Bagi sebagian orang ketemu dengan mantan itu horor banget, apalagi ketemunya pas doi lagi bareng ama pacarnya. Ditambah lagi kamu masih jomblo. Nah! Dulu saya begitu, jadi saya maklum
Wkwkwkwkwk Dan saya juga mengalami itu beberapa hari yang lalu. Iya, beneran. Tapi nggak enak banget kalau istilah mantan ini, ganti apa yang biar lebih ramah ditelinga dan hati? :3 

Beberapa hari lalu, ada pemberitahuan di timeline Instagram Saya, tentang Secret Event Instameet. Di postingan ini, hanya ada info tentang acara yang diadakan pada hari minggu. Postingan muncuk di hari Jum'at. Mengenai tempat / Lokasi dan tentang apa aja yang akan dibahas Saya masih belum tahu. Jadilah, Saya ikuti syarat untuk bisa dapat limited invitation. Voila ! Saya dapat undangan dengan nomor urut 4. Dan pada notifikasi undangan pertama hanya diinfokan nomor urut dan waktu dimulainya acara, info selanjutnya menyusul maks. 24 jam sebelum acara dimulai. Jadilah keesokan harinya, Hari sabtu di infoin tentang detail acara serta lokasinya. Lokasi diadakan Secret Event ini di Evo Hotel yang berada di persimpangan Jalan Jendral Sudirman - Tuanku Tambusai. Tepatnya di seberang Gramedia. Limited Invitation ini untuk 20 orang. 



Tibalah di Hari H. Saya pulang dari kantor, langsung menuju lokasi Acara. Sampai dilokasi duduk dulu di Loby nungguin seorang teman. Adik kelas dulu di SMK. Lah? orangnya ternyata nyasar di Hotel lain -_-. Sambil menunggu, Seperti biasa ekspresi orang yang menunggu apalagi kalau bukan celingak-celinguk kiri-kanan. Hampir 30 menit saya menunggu tapi ini manusia yang ditunggu nggak kelihatan, ternyata karena salah lokasi -____-. Masih sendiri duduk di Lobby, terlihatlah wajah yang nggak asing disekitaran Meja Resepsionis Hotel. Spontan Saya panggil sambil lambaikan tangan. "Cece!". Dan yang dipanggil pun datang berdua dengan pasangannya menuju ke arah Saya. "Sendiri, Pin?" tanya Lia. "Iya, nunggu teman belum datang". Dan kami pun memasuki area dimana beberapa peserta sudah berkumpul untuk mengambil merchandise. Tak lupa, kami pun mengisi daftar hadir untuk mendapatkan merchandise yang berhubungan dengan instagram.

Mencari tempat duduk yang nggak berpenghuni untuk duduk dan lalu Saya duduk. Iya, Saya duduk dan saya menawarkan Lia duduk disamping Saya. Saat itu kami tidak banyak bercerita, karena teman yang Saya tunggu sudah datang dan posisi Lia diambil.  Okay, disini Saya fokus tentang cerita sesuai judul. Untuk event akan Saya buat postingan terpisah. Ngik! *Emang ada yang peduli? 

Iya, Lia adalah pacar dari mantan Saya. Nggak enak banget sebenarnya bahas mantan -_- tapi bagaimana, Saya merasa ini unik. wkwkwkwk :D Baru saja duduk, Saya mulai untuk Instastory sekeliling yang ada di Sekitar Saya. Teman-teman lama yang ngelihat Instastory Saya banyak yang notice ternyata dan reply dengan pertanyaan yang hampir sama. Beda cara bertanya saja. Hahahaha
Pertanyaan seperti "Kaya nggak asing sama muka yang cowo yang disamping cewe itu" dan ada juga yang bilang "Bukannya ???" dan "Aman, Pin?", "Serasa reunian ya, Pin?" dan ada beberapa pertanyaan yang julid abis wkwkwkwk. Sayang, Saya belum dapat pepotoan waktu acara itu. Jadi potonya, next ya.

Awalnya Saya nggak ramah dengan Lia, taulah ya masih hareudang *bener nggak sih*. Masih awal-awal juga waktu itu masih labil. Waktu masih zaman sindir-sindiran dari wall Facebook padahal yang disindir udah di block, aneh nggak tuh? Sekarang mah woles. Dulu pernah juga jalan bareng bertiga. Lia, Agry dan Saya. Biasa aja, sih kaya jalan sama temen aja. Orang yang nggak kenal dan nggak tahu storynya lihatnya bakalan kaya temen yang nemenin temannya jalan sama pacar. Sekarang mungkin karena sudah mulai tua jadi mikirnya nggak kaya dulu lagi. Udah dibukakan pintu hati untuk mengikhlaskan mungkin. Hahaha. Katanya kan, nggak boleh memutus silaturahmi. Lagian juga udah nggak ada apa-apa ini. Jadi bisa adem aja~ Mungkin ini bisa dibilang salah satu cara berdamai dengan masa lalu. Karena nggak mungkin juga benci sama dendam dibawa mati, kan. Walaupun kita nggak sering contact-an juga, tapi kalau ketemu atau kalau ada acara pasti Saya akan datang kalau nggak ada halangan. Dulu waktu masih suka hangout *sampai sekarang masih* suka jalan bareng sama Lia, kadang makan Baso atau makan bareng dimana, gitu. Seperti beberapa tahun kemarin, waktu mereka merayakan Anniversary, mereka ngundang Saya buat ikut gabung. Saya datang, walaupun isinya teman-teman saya waktu di sekolah menengah dan yaaaaaa kata-kata "ciyeeeee" nggak kemana-mana. Tetap ada. Saya dan Agry kebetulan dulunya teman satu sekolah dan satu satu angkatan dan jurusan cuma beda kelas. Jadi, kalau ada acara Reunian atau buka bersama dan yang menyangkut sekolah bakalan ketemu. Nggak jarang teman-teman suka heboh. Tapi seiring berjalannya waktu, kehebohan dijamannya sudah berangsur menghilang. Yaudah, kaya udah berbaur aja sesama teman satu sekolah. Ternyata sesimple itu menghilangkan penyakit hati yang nggak enak banget sampai mengganjal. Memaafkan dan meminta maaf, udah~ Semuanya damai, aman sentosan. Sayang, nggak bisa pepotoan bertiga, kurang seruu nih! Maybe next time bisa ketemu lagi di acara yang lain.

No comments:

Post a Comment

Orang Bijak akan selalu berfikir sebelum bertindak .. maka berfikirlah sebelum menulis :D Komentar yang nano-nano akan saya hapus. Blogger Kece akan meninggalkan komentar yang bermutu.