Jodoh Tak Mungkin Tertukar..

Assalamu'alaikum ^.^

Kali ini jomblo bahas jodoh! jangan ada yang komplain dan jangan ada yang ribut. Apalagi membatin "alah! jomblo aja bahas jodoh. Kaya udah ketemu jodohnya, aja!". Nah itu nggak boleh. Khusnudzon aja, kali aja habis postingan ini jodohnya datang. Yakannn yakannn.. Curhatan kali ini membahas tentang jodoh. kenapa jodoh? Karena ketika melihat orang-orang yang ada disekitar Aku banyak banget kejadian yang emang menunjukkan kebesaran Allah. Dia memang sudah mengatur kehidupan manusia sedemikian rupa. Dari hal paling remeh sekalipun sudah ada dalam script skenarionya.

kicauanvinacom


Melihat orang-orang disekitar Aku yang menemukan jodohnya dengan cara yang tiba-tiba dan tidak terduga. Ada yang bertemu dengan penuh perjuangan, ada yang bersama harus merelakan, ada juga yang harus berpisah dulu untuk bersama, dan ada juga yang harus berpisah untuk bersama orang lain. Nggak paham juga, sih. Dan ada juga yang dipisahkan karena dia lagi bersama jodohnya orang lain. Yang pasti, orang baik akan bertemu dengan orang baik. Allah itu adil. Karena jodoh itu adalah cerminan diri.

Seperti cerita seorang teman yang satu ini. Udah lama pacaran, udah sampai acara engagement dan persiapan ini dan itu. Udah dekat dengan hari H semuanya dibatalkan oleh pasangannya. Sakit nggak, tuh?. Nancap banget dihati kayanya saking dalamnya itu luka. Begitulah rahasiaNya yang kita tidak ketahui. Bisa saja, dengan cara ini Allah menjauhkan kita dari orang-orang yang nggak baik buat kita. Mungkin dia baik, tapi bukan baik untuk kita.

Lalu, ada juga yang sudah berpacaran tapi malah nikah sama yang lain yang masih temannya juga. Kita nggak bisa nyalahin siapa-siapa. Karena itulah takdir dariNya. Semua bisa terjadi sesuai kehendakNya.

Lalu, ada yang mencoba mendekat tapi hanya sebatas dekat. Tidak berani lebih kearah yang serius. Lalu, ditikung deh sama yang bener-bener serius. Nikah, lalu punya anak. Aku kagum banget sama kejadian-kejadian yang ada disekitar Aku sekarang ini. Semua kejadiannya diluar dugaan dan menyadarkan Aku satu hal. Apapun yang kita lakukan dan rencanakan. Keputusan tetap ada padaNya. Ibarat kata skripsi, segala macamnya kita dibimbing untuk melesaikannya. Lalu, pada saat proposal jika nggak cocok ya dibatalkan. Tapi jika cocok lanjutlah sampai komprehensif. Pengujinya siapa? Allah.

Karena jodoh tidak akan tertukar. Selama apapun kamu pacaran, sekuat apapun kamu mengikatnya jika memang bukan jodoh, kita bisa apa?. Sekuat apapun kita berharap, jika bukan namanya yang tertulis diLauhul Mahfudz kita bisa apa?. Ini, noted untuk diri sendiri ketika berharap banget sama orang. Jadi suka emosi sama diri sendiri. Bukannya nggak bisa move on. Beberapa bulan ini merasa bersalah aja sama diri sendiri. Terkadang terlalu mengikuti hati juga nggak baik, ya? duh! Blogger labil -_- kemarin katanya ikutin hati, sekarang jangan terlalu ikutin hati. Yang mana satu ini -_-

Dan memang yang maha kuasa yang punya kuasa membolak-balikkan hati seseorang. Beberapa waktu lalu rancu banget rasanya sama perasaan sendiri. Bisa gitu berharap sama manusia sebegitunya. Tapi semakin kesini, mencoba mencari tujuan manusia hidup itu untuk apa Aku mulai paham. Emang sih pemahamannya masih dangkal banget. Masih jauh dari kata paham. Masih butuh bimbingan dari yang paham. Kita nggak tahu rencana dan takdir apa yang akan terjadi selanjutnya. Masalah hati, jodoh serahin aja ke yang punya hidup. Mau jodoh kita didunia belahan manapun, kalau emang udah jodoh bakalan ketemu juga. Tinggal doain aja, semoga dia nggak lagi jagain jodohnya orang lain. Dan, semoga dia sudah berada dijalan yang lurus biar bisa bimbing wanitanya. Iyah gitu.

Seperti kisahnya Ibunda Khadijah. Udah berapa kali beliau ditinggal oleh suaminya karena meninggal? Karena beliau memang ditakdirkan untuk bersama Rasul, Nabi Muhammad SAW. Atau kisahnya Fathimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib ? Baper bacanya... udah sampai disini aja ceritanya.  Belum jauh bacaannya :3

"Teruntuk kamu yang Aku belum tahu siapa dan dimana, semoga dalam keadaan sehat wal'afiat. Tanpa kurang suatu apapun. Semoga Allah memudahkan jalanmu untuk mencariku"
Udah gitu aja, cuma mau coba berkata-kata manis, puitis yang wanita bangetlah, tapi kayaknya nggak cocok gitu -_- Apalah daya..

15 comments:

  1. Kalau sudah jodoh mah yang satu di kutub utara trs yang satu di kutub selatan pun pasti akan ketemu juga..

    ReplyDelete
  2. Yang penting usaha dulu ya Mbak 😄

    ReplyDelete
  3. Penulis panutan q pernah bilang,

    Aku tidak akan menuruti perkataan “cinta tak harus memiliki”.
    Aku mau memiliki cintaku, itulah mengapa aku memperjuangkan kamu.

    yang menjadi alasan kuat buatku untuk terus memperjuangkan seseorang, terlepas dari pemahaman selama ini bahwa jodoh sudah ditentukan oleh Tuhan. Mengapa ada seseorang yang belum mendapatkan pasangan sampai usia tua? Kenapa ada orang diluar sana yang sanggup menikah lalu bercerai hingga berkali-kali.

    Mindblowing. Sangat membingungkan, menurutku. Terlalu memasrahkan jodoh kepada-Nya kadang tidak menghasilkan apa-apa. Mereka terlalu terikat pada pemikiran bahwa Tuhan sedang mempersiapkan jodoh yang terbaik, hingga mereka samasekali tidak berjuang dan sacrifice untuk mencari dan mencari. Sebelum kita memasrahkan jodoh kita untuk diatur oleh Tuhan, ada baiknya kita memantaskan diri untuk menerima rencana-Nya.

    Memang benar. Jodoh gak akan lari karena semua sudah diatur oleh Tuhan. Padi di ladang dan ikan di laut, toh akhirnya sama-sama jumpa kok di Nasi bungkus. Tapi gak mungkin dong Petani memasukkan padi yang layu dan lusuh ke lumbungnya? Masa iya seorang Nelayan nekat menjual ikan hasil tangkapannya yang sudah dicabik-cabik oleh tikus? Dengan keadaan tubuh layu nan lusuh, pantaskah sebatang padi mengharapkan jodoh seekor ikan gemuk yang lezat dagingnya. Dengan keadaan tubuh yang kotor dan lusuh, pantaskah seekor ikan mendambakan jodoh berupa sebatang padi yang penuh bulir-bulirnya dan baik kualitasnya?

    Think again. Sebelum kamu mengandalkan Tuhan dalam setiap rencanamu, jadilah bagian dalam rencana Tuhan terlebih dahulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. intinya kita juga ga bisa pasrah tanpa berbuat apa-apa.. selagi menunggu ya yang bisa kita lakukan berusaha untuk perbaiki diri dulu karena jodoh kan cerminan diri, baik ketemu yang baik. begitu :)

      Delete
  4. Wa'alaikumsalam..
    Siapa tahu setelah bahas ini jadi dapet jodoh, kan gak ada yang tahu ya, Teh..he

    Beuh, itu rasanya pas dibatalkan gitu sakit bet ya. Tapi itulah cara Allah. Makannya jangan pacaran..he

    Semoga segera dijemput sama jodohnya ya, Teh..

    ReplyDelete
  5. Aaaa...Mau jodoh kita didunia belahan manapun, kalau emang udah jodoh bakalan ketemu juga. Iyanih masih nunggu dia yang lagi di Malaysia :p

    ReplyDelete
  6. Jodoh, sebuah perkara yang menarik. Bahkan sampai saat ini aku g tahu dan belum memahami sepenuhnya tentang jodoh.
    Ketika banyak yang bilang jangan hanya berdoa saja untuk mendapatkannya tapi dengan berusaha, disitu aku mulai bingung, tolong jabarkan berusaha dalam islam (karena ini agamaku) untuk didekatkan dan mampu menjemput jodoh?
    Sedangkan di satu sisi, bagaimana dengan manusia yang masih tenang dan ayem menjalani kehidupannya saat ini namun dipaksa untuk segera menemukan jodohnya "menikah"? Bukankah semua sudah diatur, bahkan disaat sendiri pun ia tetap tenang karena kembali lagi, hati ini yang punya Allah, jadi bisa dibolak balikkan.

    ReplyDelete
  7. Jodoh di tangan tuhan, mantan di tangan setan, duh lgi sering hujan sih ya jadi kebawa mantan hehe, yang penting yakin aja klo jodoh kita tuh disiapkan sama yang maha kuasa, nggk usah pesimis nggk usah baper hehe

    ReplyDelete
  8. tulisan baper lagi.

    makasih yah udah ngingetin jodoh itu gk tertukar. bener kata kamu, jodoh sudah ada yang mengatur.temen gue juga udah engangement eh malah putus. kadang kasihan melihatnya. udah gitu si ceweknya suka pamer lagi di medsos bareng suaminya. pengen bikin vidio bersama aja harus update di facebook. ngetag suaminya. kan kasihan mantannya kalo melihat. padahal sesuatu yang bisa disampaiakan secara chat ke suami ngapain sih diupdate di medsos. engga kesian sama perasaan jomblo. ehmalah ngawur curhat begini.

    yah intinya sih gue setuju sama lo. kita perbaiki diri spaya jodoh kita juga baik akhlaknya.

    ya semoga Allah mempermudahkan dia menemukan mu dan kamu meemukan dia. cieeee....

    ReplyDelete
  9. Aduhh banyak banget ya blogger yang ngomongin soal kejombloannya, saya kan jadi ikutan sedih karena saya jomblo juga, dari lahir lagih :"v

    ReplyDelete
  10. yap, saya pun agak percaya jodoh. Kalau memang jodoh, ya jodoh, hahaha. meskipun banyak orang disekitar yang tiba2 dapet pacara begitu saja. Dapetnya ada yang berjuang gila-gilaan, ada juga yang berjuang dengan level minim, tapi dapet-dapet aja.

    ReplyDelete
  11. Jadi sedang menunggu untuk ditemukan ya kak? hihihi... Semoga tidak tersesat ya... :)

    Setuju, jodoh tidak akan tertukar. Manusia bisa aja merencanakan tetapi tetap yang menentukan kembali ke Allah. Ternyata benar ya kalau ada sesuatu hal yang memang tidak bisa dipaksakan. Percaya saja kalau jodoh terbaik itu pasti akan datang entah bagaimana caranya... :)

    ReplyDelete
  12. Ini semacam perasaan gaau yang sering aku rasakan dulu...udah galau sama mantan yang pacarannya 5 tahun tapi gue move onnya 4 tahun masih belum, ehh lalu tiba tiba datang cowok serius yang kemudian 6 bulan jadi suamiku dan galau sudah menguap bersama sah yang berdebam di satu waktu tertentu hihihi

    InshaAllah nanti akan datang di saat yang tepat kok :D

    ReplyDelete

Bijaklah dalam berkomentar di sosial media :)