Mendadak Hiatus, Hingga Cerita Bersama Akai

Assalamu'alaikum ^.^

Selamat malam Teman Bacakuuuu!

Hari ini alhamdulillah agak tegerak lagi hati ini buat towel-towel kembali Blog ini. Setelah ribuan purnama tidak menulis tentang hal unfaedah yang biasanya Aku ceritakan di Blog ini. Dan malam ini, kembali lagi dengan segudang masalah, cerita dan kisah yang ingin diceritakan. Tapi rasa malas merajai otak, dan fikiran ini. Aku kudu piyeeee! :(

Mungkin memang butuh pembaharuan sedikit untuk refresh sejenak. Mungkin kepala ini masih syok dengan mendadaknya Blog ini berisi postingan tekno. Jadinya mandek! Ternyata jadi Blogger Tekno itu nggak mudah, tsayy! Otakku langsung keram, wkwkwkw! Okelah, mari kita rehat sejenak dari perkara blogger tekno. Rehat buat nyari inspirasi, lho ya..

Dibulan April hingga Mei ini, banyak banget kegiatan yang Aku ikuti. Dari workshop, kumpul ceria, kumpul faedah maupun unfaedah, hingga kumpul hura-hura yang bermanfaat. Cuma kumpul kebo yang nggak Aku ikutin. :|

Mengapa april dan mei ? Karena dibulan tersebut Aku off membahas masalah yang aneh super ajaib. Dan banyak membahas dunia baru Aku, ke Tekno. Emang sih, cuma gitu doang. Tapi setidaknya itu membuat Aku mulai keluar dari Zona aman. Yang biasanya bisa ngalir aja tanpa mikir, lah ini mesti mikir biar nggak jadi salah pengertian dan lain-lain.

Dibulan April, Aku menemukan keluarga baru dalam dunia Blogging. Dibulan Mei, Aku juga menemukan keluarga baru lagi dan masih di dunia Blogging. Blog yang semakin kesini semakin serius, jadi suka mikir, apakah ada pembaca yang jadi malas ke Blog Aku (itupun kalau ada) karena postingannya udah nggak jalur lagi. Atau apakah kita buat blog khusus tekno saja ? Semua itu masih Ku fikirkan.

Terkadang kita memang nggak bisa fokus pada banyak hal, tapi kita bisa belajar banyak hal. Dari kejadian, dari teman atau orang yang berada disekitar kita, pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain yang diceritakan pada kita. Semuanya memiliki pelajaran yang bisa dipetik hikmahnya. Dan bagaimana mereka menghadapi masalahnya dengan baik dan bijak.

Oiya, Aku mau cerita bagaimana Allah bercanda dengan ku yang semakin kesini, Aku ngerasa semakin terharu dengan kebaikan yang Allah kasih ke Aku. Dari semua kejadian yang kusut banget bisa jadi cerah karena izinNya. Seperti, waktu Akai mogok efek keselek banjir besar. Dibawah hujan yang lebat, malam yang dingin dan sepi ku sendiri mendorong Akai, dipinggiran jalan. Posisi Rumah masih sangatlah jauh. Dengan rasa takut dan ingin nangis ku berharap ada keajaiban.

Benar saja, tiba-tiba ada sepasang suami istri menggunakan motor yang hanya menggunakan jas hujan hybrid (1 jas hujan 2 kepala), mendekat dan menawarkan untuk mendorong Akai. Sambil bercerita, ternyata Kami memiliki arah pulang yang sama. Takjubnya lagi, istri bapak ini baru pulang check up tangannya yang cidera dari rumah sakit. Duh! Melting, nggak. Hingga tibalah di bengkel mobilnya yang nggak jauh dari kawasan gedung SMP ku, dulu. Berhenti dibengkelnya, sambil panasin Akai. Setelah Akai mulai sadar dari komanya, Aku pun pamit tapi Bapak itu masih belum yakin dengan kesehatan Akai. Jadilah, diantarin sampai ke warungnya emak! Dan ternyatanya lagi, Bapak ini juga kenal sama Ayah. Terus, belakangan suka ngeliat Bapak itu sekitaran rumah. Ternyata anaknya satu sekolah sama Adik, yang sekolahnya deketan dengan rumah. 

Belum lagi masalah Akai kehausan akibat Aku lupa liat indikator bahan bakar. Dari Akai koma ditengah jalan protokol dihari libur, Aku tiduran dijalan sama akai sampai diantarin ke Rumah sama yang nolongin, Akai koma lagi keselek banjir dilampu merah, dan masalah bahan bakar lagi tengah malam gelap gulita yang diprediksi tidak ada warung yang buka dengan kondisi tidak bawa dompet, hingga beltingnya Akai putus setelah 5 Tahun lamanya, tepat 5 tahun dihari itu dan putusnya didepan kantornya temen. Semua itu bisa terselesaikan dengan baik, karena bantuan dan rencana Allah subhanahuwata'ala. Yang awalnya udah nyut-nyutan, panik mikir gimana mengatasinya, gimana bisa pulang dan sebagainya.

Dan terakhir kali melewati banjir yang gede, agak amaze sama Akai. Kenapa? Dia bisa melewati rintangan berat itu dengan hampir sempurna. Kenapa hampir sempurna? Karena di Gang Rumah Akai mulai drop. Dan mesti kepinggir dulu, angetin bentar dan jalan lagi. Nggak lama sih memang. Akai memang punya tempat tersendiri. Belum mau gantiin posisinya (alesan, emang nggak ada dananya, wkwkwk!), meskipun ditahun lalu Akai udah mulai minta THR yang lumayan gede. Semoga tahun ini Akai taubat, karena tahun lalu udah menelan sebagian jatah THR ku.

1 comment:

Terimakasih telah memberika komentar di kicauanvina.com ^.^