Saturday, September 21, 2019

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

September 21, 2019 2
Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore waktu setempat, Aku dan teman-teman sudah berada di dalam Bus yang akan mengantarkan kami dari Bandara KLIA 2 ke Melaka. Perjalanan kurang lebih 2 jam. Selama perjalanan, Aku tertidur. kwkwkw! Kurang lebih pukul 6 sore waktu setempat kami tiba di Melaka Sentral, terminal bagi para Bus di Malaka. Bersih dan teratur. Terlihat dari proses pembelian Tiket yang sudah sistematis.

Perjalanan kami lanjutkan menuju lokasi penginapan. Hari pertama kami akan bermalam di The Hut penginapan asri dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Jarak dari Melaka Sentral menuju lokasi penginapan memakan waktu kurang lebih 30 menit, saat itu kami menggunakan transportasi online, Grab. The Hut berlokasi di KM18, Kampung Serkam Timor, 77300 Merlimau, Melaka, Malaysia.



The Hut Malaysia, Homestay yang Family-able


Lokasinya berada di pinggir jalan tanpa perlu blusukan ke dalam jalan kecil atau gang. First Impression saat sampai di lokasi adalah, adem, sunyi, sejuk, dan tenang. Malam semakin gelap, kami berangsur menuju kamar masing-masing yang terbagi dalam 2 golongan; perempuan dan laki-laki. 

Suasana yang sejuk dan saat itu kami belum makan malam membuat kami kembali keluar kamar menuju Pantry yang ternyata sudah disediakan Nasi Goreng Kampung oleh Bapak yang menjaga The Hut (Maaf Vina lupa nama saking lelah dan lapar xD). Bapaknya ramah sekali, kami disuguhkan Nasi Goreng Kampung yang dibuat oleh Istrinya. Aroma nasi goreng yang masih berasap lengkap dengan campuran potongan daging dan ikan teri lengkap dengan telur dadar, yang hingga kini saat artikel ini dibuat Aku masih terbayang-bayang. Enak!

Saat memasuki kamar, ruangannya dapat diisi oleh 2 hingga 4 orang dewasa. Tersedia 1 bed utama dan 2 tempat tidur tambahan untuk 2 orang. Suasana yang asri dari pepohonan hijau dan tenang membuat malam semakin nyaman untuk beristirahat. 

Fasilitas The Hut Serkam

Berikut ini beberapa fasilitas dari kamar The Hut Malaysia

1 Queen Bed
2 Additional Mattress
TV dengan channel lokal
Air Conditioner
Toilet
Shampoo dan Sabun
Rain Shower
Wifi


Untuk koneksi wifinya agak sulit terkoneksi di awal. Tapi kalau sudah terkoneksi bisa digunakan dengan normal. Tapi tidak mengapa, karena liburan juga butuh jauh dari smartphone sejenak walaupun tidak bisa secara total. Berbicara dengan yang lain tentang jadwal liburan juga lebih menyenangkan.

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut



My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

Fyi, pihak The Hut juga menyediakan transportasi untuk penjemputan dari Melaka Sentral menuju The Hut. Ncik Khairul juga menyampaikan bahwa mereka juga pernah menjemput tamu dari Singapore ke The Hut lalu mengantarkannya kembali ke Singapore. Titik penjemputan dapat dikomunikasikan saat proses booking.


My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut
Kalau Malam lampu dan air mancurnya hidup

Pantry Self Service 


Jika ingin makan dan minum, The Hut menyediakan seperti Pantry self service yang bisa dimanfaatkan untuk makan malam bersama keluarga. Ya, feels like home. The Hut juga menyediakan fasilitas bagi yang ingin Barbequean atau bebakaran. Bakar-bakar ikan misalnya, pasti seru bukan?.

Saat pagi bangun rasa nyaman dan tenang penuh bahagia karena sejuk sangat. Ternyata semalam ada hujan turun, dan ketika kami keluar menuju pantry untuk sarapan pun masih ditemani oleh rintik hujan sendu seakan meminta kami untuk menetap kembali, eaaak! Mager banget aslik. Kami sarapan dengan Nasi Lemak dan Ayam Goreng yang disediakan oleh Bapak Penjaga The Hut. Nasi lemaknya harum dan santannya berasa banget, ditambah ayam goreng yang lembut serta sambal bilis khas nasi lemak yang mantul! Perut kenyang, hatipun senang.

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut
Taman dan Kids Swimming Pool

Info dari Ncik Khairul selaku Manager dari The Hut, tempat ini ramai dikala weekend, biasanya ramai dipesan oleh keluarga besar yang ingin liburan dan rehat sejenak dari riuhnya perkotaan. The Hut saat ini memiliki 5 kamar yang terdiri dari 3 kamar dengan twin bed dan 2 kamar dengan queen bed. Cocok banget untuk keluarga besar yang ingin mengadakan Private Party atau liburan yang tertutup untuk anggota keluarga saja. Jadi bisa menikmati saat bersama keluarga tanpa keributan dari tamu lain. Harga kamar permalamnya sekitar RM 200+


My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

The Hut Serkam Near by


Lokasi The Hut Malaysia ini tidak jauh dari pasar segar yang menjual hasil laut seperti ikan segar, dan sejenisnya. Lalu ada pusat culinary yang menjual ikan bakar ready siap makan yang terkenal disana juga, lho. Jadi kalau mau Barbeque-an bisa beli ikannya di Pasar Segar.

  • Fishing Spot
  • Seafood Restaurant
  • Fresh Fish Market

Untuk pemesanan bisa langsung contact mereka, selain itu pemesanan juga bisa dilakukan via Booking.com dan Airbnb.

Web : http://thehutmalaysia.com
Facebook : https://www.facebook.com/thehutmalaysia
Instagram : https://www.instagram.com/thehutmalaysia/
Whatsapp : +60 12-320 2611 


Friday, September 20, 2019

My First Trip To Malaysia - Stay Update Tanpa Batas

September 20, 2019 0
Beberapa hari lalu baru balik dari liburan yang sehat banget. Kenapa sehat? Kegiatan banyak outdoor, kemana-mana ditempuh dengan berjalan kaki. Memang nggak semua lokasi ditempuh dengan berjalan kaki, sih. Berjalan kaki terbanyak hanya pada saat berada di Melaka. Worth it sih, karena lokasi yang dituju seru banget dan sayang banget kalau menggunakan kendaraan.

My Trip To Malaysia : Stay Update Tanpa Batas


Kadang nih ya, ada aja drama dalam sebuah liburan. Bahkan dari awal jauh sebelum pergi liburan pun sudah punya dramanya sendiri. Kalau Vina sih udah ngga heran, apapun kegiatannya, dramanya pasti ada.  No drama no life sih, ya. 

Koneksi Tanpa Batas, Liburan Puas


Oh iya, karena kegiatan selama liburan banyakan outdoor, membuat kami jauh dari koneksi wifi yang disediakan oleh Hotel. Untuk menghindari drama-drama yang tidak perlu seperti kehilangan koneksi untuk tetap terhubung antara satu sama lain, saat liburan kemarin koneksi kami ditemani oleh Passpod.id. Mereka menyediakan alat mifi yang bisa di rental atau disewa dalam kurun waktu tertentu, dan untuk configurasinya sudah disetting sesuai lokasi liburan yang dituju.

Udah gitu, alat mifinya bisa digunakan untuk 5 device sekaligus dalam waktu bersamaan. Koneksi 4G dan unlimitednya juga ngga kalah dengan koneksi saat menggunakan provider selular. Jadi, ngga ada iri dengki karena rebutan wifi. Semua bisa terkoneksi dan liburan jadi happy. Apalagi liburan kemarin itu emang maunya Anti repot-repot club. Maunya yang simple aja. 

My Trip To Malaysia : Stay Update Tanpa Batas


Untuk perangkat mifinya dikirimkan sebelum hari keberangkatan sesuai alamat yang telah disepakati dalam bentuk yang sudah siap pakai. Saat hendak digunakan tanpa ina-inu lagi, tinggal switch mode on, voila! sesuaikan SSID dan Password yang sudah diset bisa dilihat dilayar mifinya, device sudah bisa terkoneksi. Kita juga bisa melihat berapa total pemakaian dari layar mifinya.

Unit mifinya portable banget, selain bentuknya bulat pipih imut gitu, kabel usb untuk chargernya juga sangat travel-able. Kenapa? Karena sudah include nyantol diperangkat mifinya. Jadi ngga perlu aduk-aduk isi tas lagi untuk nyari kabelnya kalau dibutuhkan. Untuk adapter chargernya juga universal, merk vivan seperti chager smartphone pada umumnya. Bisa juga dicas menggunakan powerbank, lho! Juga terdapat mini pouch untuk menyimpan si Passpod ini. 


My Trip To Malaysia : Stay Update Tanpa Batas

Honest review selama pemakaian di Malaysia


Unit yang dipinjamkan

1 unit mifi 
1 unit adapter charger
1 unit kabel usb yang include dengan mifi
1 buah pouch mini

+ Battery Awet
+ Koneksi 4G
+ Unlimited
+ User Friendly
+ Compact / Simple / Ringan

Minusnya itu saat pemakaian sudah melebihi 2GB koneksi menjadi lambat dari sebelumnya. Mungkin disesuaikan dengan paket kali, ya. Tapi nggak terlalu bermasalah, karena pada saat passpod mulai lemot kami sudah tiba di Hotel. Seharian diluar hotel emang full memanfaatkan koneksi dari Passpod.

Apa itu Passpod?

Passpod adalah Travel platform yang menyediakan berbagai kebutuhan travelling kamu, membuatmu dapat tetap terhubung dengan orang-orang tersayang dengan koneksi internet unlimited yang tersedia hingga 68 negara. Kami juga menyediakan tiket atraksi di seluruh dunia, tiket event lokal dan asuransi perjalanan sebagai one stop solution bagi kebutuhan travelling.

Apa itu Passpod Modem?

Passpod Modem merupakan Modem Wifi yang dapat digunakan di lebih dari 68 negara dengan koneksi 4G dan kuota unlimited.

Bagaimana cara Pesan Passpod Modem?

Kunjungi Website Passpod di www.passpod.com atau download aplikasi Passpod yang tersedia pada IOS/Android. Pilih “Wifi Rental” pada homepage Passpod dan aktifkan modem sesuai dengan negara
tujuanmu.

Bagaimana cara Pesan Passpod Atraksi?

Kunjungi Website Passpod di www.passpod.com atau download aplikasi Passpod yang tersedia pada IOS/Android. Pilih “Aktivitas” pada homepage Passpod untuk memilih berbagi macam tujuan wisata di luar negeri sesuai dengan negara tujuanmu.

Nah, bagaimana? Sudah mulai mengenal Passpod, kan? Cukup mudah dan menyenangkan apabila bisa berbagi pengalaman tanpa terhambat koneksi. Selamat liburan dan selamat terkoneksi dengan passpod~

My First Trip To Malaysia - Episode Persiapan

September 20, 2019 0
Hallo! Saat liburan adalah hal yang paling dinantikan. Segala persiapan biasanya sudah dilakukan dari jauh hari. Dari pemesanan tiket hingga keperluan lainnya. Tapi walaupun sudah dipersiapkan sedemikian rupa, yang namanya Vina tetaplah Vina, No Drama No Life. Lalu, apa jadinya ketika tiket sudah dipesan tapi ada data yang tidak cocok atau salah saat pengisiannya?

Perjalanan liburan kali ini berbeda dari liburan sebelumnya. Liburan kali ini nyebrang ke Negara tetangga; Malaysia. Ini kali pertama melakukan perjalanan lintas Negara bersama orang-orang ini; Kak Athri, Bang Andrew, Melati, Mutia, Temannya Bang Andrew. Setiap yang mau pergi ini memiliki dramanya masing-masing tak terkecuali Aku. Kocak!

My First Trip To Malaysia - Episode Persiapan

My First Trip To Malaysia : Salah Pengisian Data Tiket

Drama yang akan ku ceritakan pertama kali ini dimulai dari dramaku sendiri. Tepat pada tanggal 17 Juli 2019 Aku memantapkan hati untuk membeli Tiket dengan tujuan PKU - KL - PKU secara online. Pembelian online tersebut berbatas waktu untuk proses pembayarannya. Apa yang Aku lakukan? Membayar di menit terakhir waktu yang tersisa. Payment yang Aku pilih saat itu pembayaran dilakukan di Alfamart. Dari dalam saku terdengar deringan telpon saat Aku hendak membayar di Alfamart, tertera di layar smartphone nama Ketua Pembina jalan-jalan kali ini; Bang Andrew.

"Halo, Bang" sapaku yang masih diliatin abang-abang kasir Alfamart.
"Gimana? Udah dibayar?" tanya Bang Andrew.
"Udah, Bang. Ini baru siap bayar di Alfamart" jawabku tenang.
"Astagfirullah, kenapa baru bayar sekarang? Itu ada batas waktu pembayaran, lho Vinaaaaaaaaaaaaaa" omel Bang Andrew dari seberang sana yang dapat ku dengar dari smartphone.
"Iya bang, batas waktunya 18:26 vina udah selesai bayar 18:25" jawabku polos.
"Coba lihat di apps, ada masuk ngga bookingnya ?" Tanya Bang Andrew.
"Eh! Vina tadi ordernya via Web bang, bukan applikasi" jawabku masih penuh ketenangan.
"Astaghfirullah, install-lah dulu appsnya, coba lihat, ada masuk nggak bookingnya?" 

Setelah diberitahu untuk install applikasi, Aku langsung dengan segera mungkin memasang applikasi Air Asia di smartphone. Setelah install, Alhamdulillah bookingan masuk. Langsung berkabar kembali.

"Halo, Bang. Bookingan udah ada nih di appsnya" jelasku.
"Coba lihat di Webnya" jawab Bang Andrew.
"Eh! Kok booking not found?" jawabku yang lagi auto panik.

Bang Andrew lalu minta screenshoot bookingan dari apps. Dengan cepat langsung ku kerjakan. Saat itu entah mengapa data dari Applikasi dengan Web tidak sinkron. Berbagai cara dilakukan dari mulai chat di online support hingga direct message di twitter official Air Asia. Lalu, Bang Andrew coba untuk melakukan check-in online statusnya bisa, dengan kata lain tiketku tidak ada masalah.

Hingga tibalah saatnya, H-2 sebelum keberangkatan. Proses check-in online dibantu oleh Bang Andrew. Pagi itu, Rabu 11 September 2019 dengan posisiku yang lagi di dapur hendak memasak sarapan pagi terhenti seketika setelah mendengar deringan telpon dari kamar. Terlihat di layar smartphone itu nama Bang Andrew. Jadi begini, kalaulah ada beliau ini yang melakukan panggilan, berarti itu ada sesuatu. Tanpa panjang kali lebar lagi, langsung saja ku sapa "Halo Bang Andrew" dengan penuh ketenangan. Berbeda dengan jawaban yang diberikan tidak penuh ketenangan "Lagi dimana? Bacalah chat whatsapp".

Sampai disini Aku masih bisa selow. Ku buka aplikasi Whatsapp, dan eng ing eng!!!! Bang Andrew mengirimkan screenshoot yang menjelaskan data tanggal lahir di Tiketku tidak sesuai dengan paspor dengan kata lain Aku tidak bisa melakukan proses check-in. Lalu terdengar kembali deringan telpon lalu kembali pada chat whatsapp lalu telpon berdering kembali. Ya! Masih dari Bang Andrew. Polemik kesalahan pada tanggal lahir ini sukses membuat Aku panik dan nggak jadi masak sarapan pagi, wkwkwkw!. Beberapa kali coba melakukan pertanyaan pada customer support dan via AVA. Tapi masih belum dapat menyelesaikan masalah, hingga Aku mencoba untuk mengirimi direct message di Twitter untuk Supportnya Air Asia. Aku standby di depan laptop, dengan membuka twitter, whatsapp, dan situs Air Asia tentunya. Kesalahan tanggal lahir itu adalah tanggal lahir dan bulannya kebalik. Kekhilafan macam apa yang telah ku lakukan saat itu, ckckck!.

Untung saja, DM di twitter cepat di respon oleh pihak Air Asia. Dan akhirnya dramaku selesai. Drama selesai setelah membuat Bang Andrew emosi pagi-pagi saat hendak melakukan proses check-in online. Wkwkwkw! "Ntah kemana pikiranmu Vina" ucapnya.

Dalam whatsapp group, ramailah yang ribut akibat kelakuan seorang Vina ini. Wkwkwkw! Begini kericuhan sebuah group.


[12:05 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Tulah pina, onengnya kumat disaat tak tepat 不不不
[12:05 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 不不不
itulah kak -_-
[12:05 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Ngahahhahahahaha
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Untung check in online, ketahuan duluan, sempat ndak, kami tinggal aja pina besok tu
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: 不不不不
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Aheeeeeyy
[12:06 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 朮朮朮
tega kakak ?
朮朮朮
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Togeee
[12:06 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: iya buat pina ini pelajaran
[12:06 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: untuk kedepan isi form itu lebih detail
[12:06 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: iyaaa bang :3
[12:07 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Bahhahahahahahhaaaaa
[12:07 PM, 9/11/2019] Muthia: Ha napa
[12:07 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: long story mut. ndak sanggup mut dengar
[12:07 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Ndak long sih
[12:08 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: onengnya mendarah daging -_-
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: iya ga sanggup mut dengar
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: asli emosi mut
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: dari pertama beli tiket
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: error
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: sampe nomor booking ga nemu
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: :))
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Jadi pina pesannya malaysia airline apa kek mana bang en? *rasanya pen sleding abang ini :"(
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Ebi:
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: pesannya itu ga ngelink sama server airasia
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: ntah bagaimana
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: akihirnya aku login coba link
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: eh ga taunya pas checkin
[12:09 PM, 9/11/2019] Muthia: Apa ke thai airline *kakak ini juga minta di sleding
[12:09 PM, 9/11/2019] Muthia: Ha
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: tanggal lahir beda
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: astagfirullah
[12:09 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 朮朮朮朮
[12:09 PM, 9/11/2019] Kak Athri: British Air Line *apa lagi ini
[12:10 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: tujuan jeddah vina bang ebiii jeddah
[12:10 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Mau ketawa aku tebayang muka bang endru yg mau nelan vina, ndak jadi ketawa 不不不
[12:11 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Eh telepas
[12:11 PM, 9/11/2019] Kak Athri: 不不不
[12:11 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 朮朮朮朮
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Mantapp pin semoga mabrur yaa
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Hahahaha.. Dah dahh kasian pinaa
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: untungnya aku cek. punya mutia ama memel oke soalnya
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: 朮朮朮朮朮
[12:12 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: pelajaran
[12:12 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: iya bang
[12:12 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Tukang ngomel dua ni vin, Bang endru satu
[12:12 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Aku satu
[12:12 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Pilih mau yg mana

Untuk sementara dramanya seorang Vina sampai disini. Berbeda lagi dengan dramanya Mutia dan Melati. Mutia dramanya adalah tidak bisa pergi ditanggal yang sama dengan yang lainnya karena masih ada kerja. Alhasil beliau berangkat sendiri menyusul teman-temannya ini. Tidak cukup disana, kalau tidak deadline tidaklah Mutia namanya, hingga pemesanan tiket pun dilakukan diakhir-akhir menjelang keberangkatan. Hingga harga tiket pun naik dan memilih keberangkatan sore hari dan jadwal pulangnya pun tidak sama dengan yang lainnya. Beda memang makhluk satu ini.

Terimakasih kepada tim Air Asia yang mempermudah kesalahan yang Saya buat secara tidak sadar. Tim Air Asia juga cooperatif sekali untuk proses perubahan data tersebut, tidak mempersulit dan responnya juga cepat. Sebelumnya coba komunikasi dengan Mba Ava duu aias CS di web / apssnya Air Asia. Jika belum selesai, langsung meluncurlah ke twitternya. Ini bukan di endorse atau sejenisnya yaa..

Lalu bagaimana dengan drama Melati, tungguin aja dipostingan selanjutnya..

Monday, September 16, 2019

Menelisik Keindahan Surga Bawah Laut Wisata Raja Ampat

September 16, 2019 0
Reputasi Raja Ampat sebagai surga bawah laut memang tidak dapat terelakan lagi. Tidak hanya masyarakat Indonesia, keindahan wisata Raja Ampat pun juga berhasil menyihir para wisatawan mancanegara dan menjadi aset Indonesia paling berharga. Berhasil masuk ke dalam jajaran tempat menyelam terbaik di dunia, tak heran bahwa Raja Ampat juga memiliki aneka flora fauna bawah laut paling lengkap.

Menelisik Keindahan Surga Bawah Laut Wisata Raja Ampat

 
Bagi masyarakat Indonesia itu sendiri, berwisata ke Raja Ampat tidaklah mudah. Selain harga tiket yang sangat mahal, perjalan kesana pun juga membutuhkan waktu hingga delapan jam, apabila melakukan pemberangkatan dari Jakarta. Ditambah lagi dengan perjalanan menggunakan kapal feri menuju pulau Waiego yang pada nantinya akan membawamu ke daerah Waisai, Ibu Kota Raja Ampat.

Tetapi, tentu saja seluruh perjuangan yang telah kamu lalui akan segera terbayarkan ketika sesampainya disana. Keindahan wisata Raja Ampat dijamin akan berhasil memukau seluruh mata yang memandang. Mungkin ketika kita mencari tahu melalui mesin pencarian, wisata Raja Ampat hanya menyajikan keindahan pulau-pulau dan pantainya saja. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya benar lho.

Banyak sekali hal-hal menarik yang bisa kamu temukan selama disana. Nah, bagi yang tengah berencana untuk melakukan perjalanan ke Raja Ampat ataupun bagi yang belum pernah mengunjungi Raja Ampat namun ingin mengetahui keindahan wisata apa saja yang disajikan, yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Keindahan Wisata Raja Ampat

1. Burung Cendrawasih yang Menari

Pernah melihat burung Cendrawasih yang menari? Disinilah tempatnya! Selain memanjakan para wisatawan dengan keindahan pulau cantik nan mempesona, pengunjung pun juga dapat menyaksikan burung-burung Cendrawasih yang menari sembari menikmati habitatnya. Para Cendrawasih jantan akan menari untuk menarik perhatian Cendrawasih betina. Wah, unik sekali ya!

Jika tidak ingin melewatkan pemandangan unik ini, wisatawan bisa langsung mengunjungi desa wisata dan menunggunya dari jam 07.00 hingga 09.00 pagi atau pada sore hari diantara pukul 16.00 hingga 17.00.

2. Catatan Sejarah Purba

Setiap tempat pastinya memiliki catatan sejarahnya masing-masing, tak terkecuali untuk wisata Raja Ampat. Beberapa pengunjung pernah mengungkapkan bahwa ditemukan lukisan telapak yang terdapat di gua karst, kampung harapan jaya pulau Misool. Selain itu, catatan sejarah lainnya juga bisa kamu lihat di perairan Teluk Kabul yang konon terdapat gambar yang terlihat seperti manusia serta kapal laut dan binatang seperti cicak hingga kadal.

3. 12 Suku Adat Raja Ampat

Pastinya kamu pernah melihat bahwa di Raja Ampat terdapat begitu banyak pulau-pulau cantik yang siap memanjakan matamu. Nah, selain pulau-pulau cantik tersebut, ternyata Raja Ampat pun juga memiliki 12 suku adat yang telah diakui oleh pemerintah Provisi Papua lho. Dengan menjadikan keindahan wisata Raja Ampat sebagai destinasi wisata selanjutnya, kamu secara tidak langsung juga bisa mempelajari keduabelas suku adat yang ada. Lumayan banget untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, bukan?

4. Mengenal Kekayaan Biota Bawah Laut

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Raja Ampat memiliki kekayaan biota bawah laut yang melimpah. Tak heran bahwa pulau yang terdapat di Indonesia ini juga dijuluki sebagai ‘Surga Bawah Laut’ dan menjadi salah satu destinasi favorite para penyelam dunia. Bayangkan saja, disini kamu bisa menyaksikan sebanyak 540 spesies koral yang tersembunyi di bawah perairan!

Hanya saja, perlu diingat bahwa ini merupakan aset dunia yang harus dijaga. Jadi, jangan sampai dirusak, ya.

Sesungguhnya masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari bahwa negara ini benar-benar kaya dalam berbagai hal, mulai dari berkumpulnya hewan-hewan langka, pertambangan, keindahan laut, hingga dijuluki sebagai paru-paru dunia karena luasnya hutan Indonesia yang berpotensi menyimpan energi mikrobiologi yang sangan diperlukan oleh dunia.

Keindahan wisata Raja Ampat yang dimiliki oleh Indonesia bahkan tidak hanya diketahui oleh masyarakat lokal saja melainkan juga wisatawan mancanegara, yang membuat destinasi wisata ini wajib dijaga keindahannya. Nah, apabila kamu memiliki rencana untuk berkunjung ke Raja Ampat sebagai destinasi wisata selanjutnya, ketahui dulu hal-hal menarik lainnya yang ada disana, dengan membaca informasi lengkapnya di https://www.cekaja.com/info/wisata-raja-ampat-papua-tujuan-liburan/