Hanya Sekedar Pelangi

/ May 20, 2019
Assalamu'alaikum ^.^

Haloooooo! Hari ini cuma mau cerita kalau pelangi datang lagi. Eits! dalam bentuk yang berbeda tentunya. Hobi banget emang main-main ama pelangi yang udah jelas cuma sementara. Jangan tanya kenapa, Vina juga nggak tahu..



Pelangi yang ada saat ini datang dalam bentuk dan cara yang berbeda. Sebenernya, untuk suka sama orang itu susah banget, apalagi orang baru. Jangankan untuk sekedar suka, untuk mulai mengenal orang baru aja udah males banget. Kadang di baperin juga nggak mempan. Tapi semua itu berubah ketika ada satu kata yang melanda tanah air. Nyaman! satu kunci itu aja, lenyap semua kriteria dan tipe makhluk idaman. Coba gitu sesekali Vina yang datang, terus pergi ninggalin harapan orang. Seru kali, ya! Ntahlah..

Terkadang suka iri sama temen yang masih punya rasa suka sama orang, sampai mikir "ini Vina yang nggak normal apa gimana, sih?". Sampai segitunya! Sekalinya klop sama orang, udah langsung pake hati aja. Nggak enak, kan? Lebih baik mudah suka sama orang tapi hanya sekedar suka nggak pake hati. Managemen hati udah sering, tapi kata "nyaman" meruntuhkan semua logika yang udah dibangun berabad lamanya. Bego emang. ckckckck!

Nggak paham aja, dalam bentuk apapun kalau udah nyaman sama satu orang, barang, baju atau apapun itu. Bakalan menetap sampai bosen atau sampai ngga ada lagi. Giliran udah nggak ada, bingung. Balik lagi, proses move on berkepanjangan sampai ketemu lagi yang bisa gantiin. Sebelum ada yang bisa gantiin, rasa itu bakalan tetap nggak berubah. Susah kan? Thats why Vina takut banget kalau udah main-main sama hati. Sesusah itu prosesnya untuk seorang Vina. Masih kebayang mood down banget saat pelangi yang dulu hilang, timbul, hilang lagi lalu timbul dan hilang selamanya.

Sampai saat ini, masih menikmati keindahan pelangi. Meskipun belum tahu kapan pelangi itu akan memudar dan hilang.

Jangan datang terus beri kenyamanan,  terbiasa, lalu pergi dan hilang. Rasa nggak selucu itu. Tahu sih, Vina yang salah. wkwkwkw! Harusnya kasih kopi, bukan hati *eh
Assalamu'alaikum ^.^

Haloooooo! Hari ini cuma mau cerita kalau pelangi datang lagi. Eits! dalam bentuk yang berbeda tentunya. Hobi banget emang main-main ama pelangi yang udah jelas cuma sementara. Jangan tanya kenapa, Vina juga nggak tahu..



Pelangi yang ada saat ini datang dalam bentuk dan cara yang berbeda. Sebenernya, untuk suka sama orang itu susah banget, apalagi orang baru. Jangankan untuk sekedar suka, untuk mulai mengenal orang baru aja udah males banget. Kadang di baperin juga nggak mempan. Tapi semua itu berubah ketika ada satu kata yang melanda tanah air. Nyaman! satu kunci itu aja, lenyap semua kriteria dan tipe makhluk idaman. Coba gitu sesekali Vina yang datang, terus pergi ninggalin harapan orang. Seru kali, ya! Ntahlah..

Terkadang suka iri sama temen yang masih punya rasa suka sama orang, sampai mikir "ini Vina yang nggak normal apa gimana, sih?". Sampai segitunya! Sekalinya klop sama orang, udah langsung pake hati aja. Nggak enak, kan? Lebih baik mudah suka sama orang tapi hanya sekedar suka nggak pake hati. Managemen hati udah sering, tapi kata "nyaman" meruntuhkan semua logika yang udah dibangun berabad lamanya. Bego emang. ckckckck!

Nggak paham aja, dalam bentuk apapun kalau udah nyaman sama satu orang, barang, baju atau apapun itu. Bakalan menetap sampai bosen atau sampai ngga ada lagi. Giliran udah nggak ada, bingung. Balik lagi, proses move on berkepanjangan sampai ketemu lagi yang bisa gantiin. Sebelum ada yang bisa gantiin, rasa itu bakalan tetap nggak berubah. Susah kan? Thats why Vina takut banget kalau udah main-main sama hati. Sesusah itu prosesnya untuk seorang Vina. Masih kebayang mood down banget saat pelangi yang dulu hilang, timbul, hilang lagi lalu timbul dan hilang selamanya.

Sampai saat ini, masih menikmati keindahan pelangi. Meskipun belum tahu kapan pelangi itu akan memudar dan hilang.

Jangan datang terus beri kenyamanan,  terbiasa, lalu pergi dan hilang. Rasa nggak selucu itu. Tahu sih, Vina yang salah. wkwkwkw! Harusnya kasih kopi, bukan hati *eh
Continue Reading
Valencia (16 Mei 2019) –  ASUS hari ini mengumumkan ZenFone 6. Smartphone premium terbaru ini hadir dengan performa yang sangat powerful serta dilengkapi dengan fitur Flip Camera, sebuah inovasi terbaru ASUS yang menandakan era baru fotografi mobile.

"ZenFone paling powerful dan inovatif dengan flip camera, layar tanpa notch, dan baterai 5000mAh"

Tampilan visual tanpa batas
Untuk menghadirkan pengalaman visual tanpa batas yang sebenarnya, ZenFone 6 hadir dengan layar berukuran 6,4-inci berteknologi NanoEdge Display yang memiliki screen-to-body ratio hingga 92%. Desain  tanpa notch membuat tampilan visual lebih lega, membuat pengguna lebih bisa menikmati konten yang disajikan, baik itu konten dari aplikasi ataupun web.



Layar ZenFone 6 merupakan layar cinema-grade dengan tingkat reproduksi warna pada color space DCI-P3 sebesar 100%, memastikan kualitas visual yang kaya dan lebih hidup. Ditambah dengan tingkat kecerahan hingga 600nits, pengguna ZenFone 6 dapat menikmati konten dalam berbagai kondisi bahkan saat di luar ruangan. Layar tersebut dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 6 yang tahan gores dan telah lolos berbagai pengujian ketahanan ekstrem lainnya.

Performa ekstrem dengan daya tahan baterai panjang

ZenFone 6 ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 855 Mobile Platform, sebuah prosesor mobile terbaru yang hadir dengan konfigurasi octa-core berkecepatan hingga 2,8GHz dan menggunakan arsitektur berbasiskan pemrosesan 7nm. Dikombinasikan dengan RAM sebesar 8GB, ZenFone 6 mampu menghadirkan performa yang sangat kencang dan dipastikan dapat menjalankan aplikasi Android paling berat tanpa masalah.

Flip Camera yang unik
Salah satu keunggulan utama ZenFone 6 terdapat pada modul Flip Camera yang dapat berfungsi sebagai kamera utama dan kamera depan sekaligus. Inovasi tersebut juga memungkinkan ZenFone 6 untuk tampil tanpa notch karena modul kamera depannya sekarang merupakan kamera utamanya. Dengan demikian, foto selfie menggunakan ZenFone 6 akan memiliki kualitas setara dengan kamera utama yang mengusung sensor beresolusi 48MP.



Modul kamera pada ZenFone 6 terdiri dari dua sensor kamera, yaitu sensor kamera utama menggunakan Sony IMX586 beresolusi 48MP dengan apperture f1/7.9, serta sensor kamera ultrawide beresolusi 13MP. Kamera utamanya sudah dilengkapi dengan teknologi Quad Bayer untuk pengambilan gambar lebih sempurna saat kondisi gelap, serta teknologi autofocus 2x1 OCL PDAF untuk fokus lebih akurat dan cepat. Sementara kamera ultrawide pada ZenFone 6 sudah dilengkapi dengan teknologi anti-distorsi.

Modul Flip Camera di ZenFone 6 dibuat menggunakan liquid metal (amorphous alloy), sebuah bahan khusus dengan bobot 20% lebih ringan dari stainless steel namun empat kali lebih tangguh. Modul Flip Camera ditenagai oleh stepper motor khusus yang sangat presisi dan memungkinkan modul ini untuk bergerak sejauh 180°. ASUS juga menyediakan mode free angle yang memungkinkan pengguna ZenFone 6 untuk mengambil gambar dengan posisi sudut kamera antara 0° hingga 180°.

ZenFone 6 dilengkapi dengan teknologi OptiFlex yang membuat aplikasi dapat dibuka dan dijalankan lebih cepat. OptiFlex dapat mempelajari aplikasi mana saja yang sering digunakan oleh pengguna dan aplikasi tersebut disimpan secara khusus pada memori sehingga dapat dijalankan lebih cepat kapan saja. Selain itu terdapat juga mode Private Listening yang memungkinkan pengguna untuk memutar pesan suara dan berinteraksi dengan Google Assistant hanya melalui earpiece, sehingga tidak akan terdengar oleh orang sekitar.

Paket penjualan ZenFone 6 termasuk ASUS ZenEar, yaitu premium earphone yang dirancang khusus oleh produsen headphone ternama 1MORE. ZenEar memastikan pengguna ZenFone 6 untuk mendapatkan kualitas suara premium tanpa kompromi, termasuk ketika berinteraksi dengan Google Assistant yang kini bisa diakses langsung melalui Smart Key yang ada di ZenFone 6.



ModelZenFone 6 (ZS630KL)
Display, Resolution6.4" FHD+ (2340x1080) IPS, all-screen NanoEdge display
92% screen-to-body ratio, 19.5:9 ratio, 96% NTSC color gamut
100% DCI-P3 coverage / 600 nits in HBM / RGB-subpixel matrix
SoC ProcessorCPU Latest 7nm Qualcomm Snapdragon 855 Octa Core Processor
GPUQualcomm® Adreno™ 640 GPU
MemoryRAM / StorageUp to LPDDR4X 8GB
Camera SystemRear (main)48MP SONY IMX586 flagship sensor, Quad Bayer Technology, F1.79,
0.8µm/1.6µm effective pixel size, 1/2.0", 2x1 OCL PDAF, Laser focus, Dual LED flash
Camera
Rear (wide)13MP, 125˚ ultrawide, F2.4, Real-time distortion correction
Camera
Front camera13MP, F2.0, 77.2 degree view angle with LED Flash
Wireless802.11a/b/g/n/ac, 2*2MIMO; WiFi-Direct
Bluetooth 5.0
SensorRear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Face Recognition, Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light Sensor, Gyroscope, G-sensor
NFCYes
SIM card and SD slotTriple slots, dual SIM dual standby (4G+4G)
Slot1: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot2: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot3: Supports up to 2TB microSD card
NetworkFDD-LTE, TD-LTE, WCDMA, GSM
Data rate:
DC-HSPA+: UL 5.76Mbps / DL 42Mbps; up to LTE DL 5CA UL 150Mbps / DL
1200Mbps; 4CA UL 150Mbps / DL 800Mbps
GPSSupport GPS(L1+L5), GLONASS(L1), BDS(B1), GALILEO(E1+E5a), QZSS(L1+L5)
OSAll new ZenUI 6, Pure Android enhanced by ASUS, on Android 9
Battery5.000mAh capacity
Supports Quick Charge 4.0 (18W charger included in box)
Supports 10W Reverse Charge (USB-C to USB-C)
Audio / MicrophoneDual stereo speakers with ear piece receiver + main 5-magnet speaker
Dual NXP TFA9874 smart amplifier
2 microphones for noise reduction
Hi-res earphones bundled, supports DTS Headphone X™ 7.1
FM-Radio
Size / Weight159.1x75.44x9.2mm / 190g
ColorMidnight Black, Twilight Silver
Jakarta (2 Mei 2019) – ASUS kembali memperkenalkan seri ZenBook Pro terbaru yaitu ZenBook Pro 14 UX480. Seri laptop yang dirancang khusus untuk para profesional kreatif ini hadir dengan segudang fitur berstandar industri yang dapat meningkatkan produktivitas para kreator konten, khususnya mereka yang sering bekerja secara mobile.


 
“Seri ZenBook Pro kembali hadir dan kali ini mengusung layar 14 inci. Selain tetap hadir dengan performa yang powerful, ZenBook Pro 14 UX480 juga tetap mengusung layar bersertifikasi Pantone yang akan memanjakan para profesional kreatif,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Kini berkarya tidak perlu lagi harus di rumah. Inspirasi dapat datang kapan saja, dan ZenBook Pro 14 UX480 dapat merealisasikannya segera di manapun pengguna berada,” jelas Jimmy menambahkan.


 
ScreenPad untuk Produktivitas 

Fungsi pertama adalah ScreenPad Mode yang membuat ScreenPad sebagai ekstensi dari aplikasi yang sedang dijalankan serta menjalankan aplikasi khusus. Melalui mode ini, pengguna dapat menggunakan berbagai aplikasi khusus yang sudah tersedia seperti Calculator dan Calendar. Pengguna juga bisa menambahkan aplikasi untuk ScreenPad melalui Windows Store secara langsung.

 
 
 
Fungsi selanjutnya dari ScreenPad adalah Extension Mode. Melalui mode tersebut, ScreenPad dapat berfungsi sebagai layar kedua dari ZenBook Pro 14 UX480. ASUS menerti para profesional kreatif sering menggunakan dua layar saat bekerja, untuk itulah kali ini ZenBook Pro 14 UX480 menawarkan solusi berupa Extension Mode pada ScreenPad sehingga penggunaan dua layar pun bisa dihadirkan di sebuah laptop yang ringkas tanpa perlu alat tambahan.

Premium untuk Para Kreator yang Dinamis
 
ZenBook Pro 14 UX480 hadir dengan desain yang elegan seperti seri ZenBook lainnya. Tampil dengan warna Deep Dive Blue, ZenBook Pro 14 UX480 menggunakan desain Zen yang ikonik dengan Spun Metal Finish di bagian belakang layarnya.

ZenBook Pro 14 UX480 juga merupakan laptop paling ringkas dan ringan di kelasnya dengan ketebalan hanya 17,9 milimeter dan bobot hanya 1,6 kilogram. Salah satu keunggulan laptop ini ada pada layarnya yang memiliki bezel ultra-tipis dengan ketebalan hanya 5,2 milimeter sehingga ZenBook Pro 14 UX480 memiliki screen-to-body ratio hingga 86 persen. Meski demikian, ada hal 
lain yang membuat layar ZenBook Pro 14 UX480 lebih istimewa.

Dilengkapi Hardware Kelas Gaming
 
ASUS ZenBook Pro 14 UX480 merupakan salah satu varian laptop dengan spesifikasi paling powerful di keluarga ZenBook. Laptop ini ditenagai oleh prosesor Intel Core i7-8565U (Whisky Lake) yang hadir dengan konfigurasi 4 core dan 8 thread, yang tidak hanya cocok untuk multitasking tetapi juga powerful ketika menjalankan aplikasi standar industri kreatif. Prosesor ini juga memiliki kecepatan pemrosesan hingga 4,6GHz dan ditemani oleh chip grafis dari NVIDIA.

Berbicara mengenai chip grafisnya, ZenBook Pro 14 UX480 menggunakan NVIDIA GeForce GTX 1050 (Max-Q) sebagai pusat pemrosesan grafisnya. NVIDIA GeForce GTX 1050 (Max-Q) merupakan chip grafis kelas gaming yang dilengkapi dengan VRAM GDDR5 sebesar 2GB sehingga memastikan semua aplikasi grafis dapat berjalan tanpa hambatan.
Ditenagai Windows 10
 
ASUS ZenBook Pro UX480 menggunakan Windows 10, sistem operasi terbaik untuk PC dengan dukungan dari berbagai pengembang aplikasi industri kreatif. Tidak hanya itu, Windows 10 juga mendukung teknologi grafis dan multimedia terkini serta memiliki sistem keamanan terbaru yaitu Windows Hello.

“Meluasnya penetrasi laptop ultrathin ASUS membuktikan bahwa produk-produk laptop tipis ASUS yang diluncurkan ke pasaran Indonesia mendapatkan sambutan yang sangat positif dari sisi pengguna,” sebut Jimmy. “Ke depan, ASUS akan terus menghadirkan laptop-laptop premium ultra tipis ke pasaran Indonesia. Apalagi seiring berjalannya waktu, rasio pengguna laptop jenis ultra tipis dibandingkan dengan pengguna laptop konvensional di Indonesia terus bergerak ke arah ultrathin,” sebutnya.


 

Main Spec.    ASUS ZenBook Pro 14 UX480 | CPU    Intel Core i7-8565U Processor (4C/8T, 8MB cache, up to 4.60GHz) | Operating System    Windows 10 | Memory    16GB DDR4 RAM | Storage    512GB M.2 NVMe PCIe SSD | Display 4.0" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) Touch Panel with 72%, NTSC 100% sRGB, PANTONE Calibrated Display ScreenPad    5.5” FHD (1920 x 1080) Super IPS+ display, 178˚ wide-view technology, Glass-covered for fingerprint and smudge resistance, Precision touchpad (PTP) technology supports up to four-finger smart gestures | Graphics    NVIDIA GeForce GTX1050 Max-Q with 2GB GDDR5 VRAM Integrated Intel HD Graphics 620 | Input/Output    1x USB 2.0, 1x USB 3.1 (Gen2) Type-C, 1x USB 3.1 (Gen1) Type-A, Combo Audio Jack, HDMI | Camera    FHD IR Web Camera with Windows Hello Facial Recognition | Connectivity    Dual-band 802.11ac Wi-Fi (2x2), Bluetooth 5.0 | Audio    Built-in Stereo 1 W Speakers And Array Microphone | Support Windows 10 Cortana Harman Kardon | Battery    70WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion Battery | Dimension     32.3(W) x 22.5(D) x 1.79 ~ 1.79 (H) cm | Weight    1.6Kg with battery | Colors    Deep Dive Blue | Price    Rp26.999.000 | Warranty    2 tahun garansi global
Assalamu'alaikum ^.^

Halooooo Teman Bacaku!

Lama tidak bersua, dan kali ini Aku ingin berbagi informasi mengenai destinasi wisata di Kota Pekanbaru. Padahal udah lama ada, tapi belum banyak yang tahu potensi lokasi wisata satu ini. Apa itu? Sesuai judulnya, Kampung Bandar.

Kampung Bandar ini terletak di Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau. Kampung Bandar ini masih berada dekat dengan kawasan Pelindo. Kampung Bandar ini sebelumnya pernah terbakar dan saat ini sudah mulai bangkit kembali. Meskipun saat ini masih terlihat puing-puing bekas kebakaran. Saat ini Kampung Bandar bangkit dengan wajah baru. 

Beberapa komunitas dan seniman di Pekanbaru berkolaborasi membangun wajah baru bagi Kampung Bandar. Dengan konsep dan tujuan Wisata Sejarah tapi masih dapat melekat dengan kaum Milenials saat ini.

Rumah Panggung Khas Riau


Terlihat dari hasil mural yang diciptakan di tembok dan dinding rumah warga yang berada di kawasan kampung bandar ini. Mural yang ada pun bukan sembarang mural. Tapi tetap ada pesan yang terkandung dalam setiap mural. 

Tak lupa, di kampung bandar ini terdapat Rumah Tenun asli Riau. Pembuatannya pun masih manual alias "homemade". Masih menggunakan alat tradisional yang sudah dapat dijamin kualitasnya. Orang-orang yang ada di Rumah Tenun ini juga ramah-ramah. Kita dapat melihat bagaimana cara pembuatannya, melihat hasil tenunannya, dan karya lainnya. Dan yang paling penting, kita bisa beli karya mereka.

Proses Pembuatan Kain Tenun

Lokasi Kampung Bandar ini bisa banget jadi Destinasi Wisata Kota Tuanya Pekanbaru. Dan yang jelas, lokasi ini juga nggak jauh dari Pasar Bawah yang kalau ada turis domestik ataupun turis mancanegara pasti bakalan mampir kesana. Jadi, nggak ada salahnya buat sekalian mampir dan berfoto juga berinteraksi dengan warga sekitar.

Warga di Kampung Bandar juga ramah-ramah, anak-anak yang ceria dan aktif dengan orang baru. Berinteraksi dengan mereka seakan menjadi turis lokal, wkwkwkw..
Salah Satu Mural di Dinding Rumah Warga Kampung Bandar
Oiya, kita juga bisa duduk santai di pinggiran sungai siak untuk sekedar menikmati angin sore sambil menunggu senja tiba. Bisa juga sambil melirik jembatan yang menghubungkan Rumbai dengan Jl. Jend. Sudirman yang masih baru banget di resmikan itu. Lumayan untuk melepas penat dan ingin rehat sejenak dari hirukpikuknya dunia.
Santai dulu Sambil ngemil Tahu Gejrot
Ngomong-ngomong soal Kampung Bandar, tepatnya tanggal 11 April 2019 diselenggarakan Event Riau Festival. Apasih Riau Festival itu ? Riau Festival merupakan event yang mengenalkan wisata budaya dengan pendekatan modern yang bisa diterima oleh anak muda generasi milenial di Kampung Bandar.
Seniman Pekanbaru Proses Pembuatan Mural
Apa aja sih yang ada di Event Riau Festival? Banyak banget. Dari standup comedy, para seniman beraksi membuat sebuah mural yang bermoral, hingga malam hari sebagai puncak acara juga dimeriahkan oleh bintang tamu seperti Grup Jazz Geliga, Bintang Indrianto, Bonita, Kadek Rihardika, dan Freza n Friends. Tidak hanya itu, penonton juga disuguhkan penampilan Randai Kuansing, Penampilan tarian dari Wan Dance Studio. Teruuuuuuuus, ada Doorprizenya juga, lho. Seru banget kan.

Freza n Friends

Bintang Indrianto
Bonita
Kamu warga Pekanbaru, ikutan acara ini nggak ?
Jakarta (14 Februari 2019) – ASUS kembali menghadirkan inovasi terbarunya untuk bersaing dalam industri laptop di Indonesia. Setelah sebelumnya menghadirkan lini produk ultrabook premium-high end di awal tahun 2019, tak lama berselang, ASUS, produsen asal Taiwan, merilis varian terbarunya yang ditujukan untuk segmen mainstream namun tetap mengedepankan performa.



“Ini merupakan kali pertama kami menghadirkan laptop dengan kombinasi prosesor AMD Ryzen 5 ataupun Ryzen 7 yang ditandemkan dengan grafis Nvidia GeForce GTX 1050,” kata Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Kini pengguna bisa memiliki sebuah laptop mainstream yang memiliki  kombinasi unik sekaligus menghadirkan performa tinggi,” Jimmy Lin menambahkan.


(Dari Kiri ke Kanan) Benny - ECS, Leibig Sulijanto - Astrindo, Maria Magdalena - Metrodata, Doddy Wijaya - Category Head Computer & Laptop, Jonas Chen - ASUS Country Product Manager for Notebook, Armawati Cen - AMD Business Development Manager, Muhammad Firman - ASUS Head of Public Relation, Willy Angkara - Datascrip

Performa Tinggi untuk Produktivitas 

ASUS VivoBook Pro F570 dilengkapi dengan prosesor AMD Ryzen 5 Mobile atau Ryzen 7 Mobile yang memberikan kinerja untuk mendukung produktivitas dan pekerjaan sehari-hari, multi-tasking dan pembuatan konten. Ia hadir dengan kinerja CPU kelas desktop pada notebook tipis dan ringan, yang dicapai dengan menggabungkan 4 core Zen AMD pemenang penghargaan dari berbagai media dan disertai kinerja grafis dari Radeon RX Vega Graphics untuk digunakan pada saat laptop menggunakan daya baterai. Ryzen Mobile memberikan pengguna efisiensi daya dalam multi-tasking yang memungkinkan untuk mengedit video, streaming film 4K serta melakukan pekerjaan  di mana pun dan kapan pun.

Untuk menambah kenyamanan saat bekerja ataupun menikmati konten multimedia, Asus menyematkan fitur teknologi ASUS Eye Care Technology yang mereduksi pancaran sinar warna biru hingga 33 persen.Sementara untuk keamanan, ASUS VivoBook Pro F570 juga dilengkapi oleh sensor sidik jari yang mendukung Windows Hello sehingga memudahkan login ke Windows hanya dengan satu sentuhan jari.

Multimedia dengan Audio Visual Berkualitas


Tidak hanya visual, VivoBook Pro F570 ini juga dilengkapi dengan fitur audio yang mumpuni dari ASUS SonicMaster. Fitur ini dikembangkan khusus oleh ASUS Golden Ear team dimana menjadikan laptop ini mampu menghadirkan kualitas suara yang sangat baik dengan range frekuensi yang lebih luas, vokal lebih jelas serta bass yang lebih dalam.SonicMaster sendiri merupakan kombinasi antara hardware dan software superior yang didesain untuk memberikan kontrol penuh pada penggunanya, untuk berbagai kebutuhan baik untuk film, musik dan game.

Di Indonesia, ASUS VivoBook Pro F570 sudah langsung tersedia di pasaran, baik versi yang menggunakan prosesor AMD Ryzen 5 ataupun AMD Ryzen 7. Untuk VivoBook Pro F570 dengan AMD Ryzen 7 bisa didapatkan secara eksklusif mulai hari ini di salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia, yakni JD.id.
Main Spec.    ASUS VivoBook Pro F570ZD | CPU    AMD Ryzen™ 5 2500U Mobile Processor (4C/8T, 6MB cache, up to 3.6GHz)  AMD Ryzen™ 7 2700U Mobile Processor (4C/8T, 6MB cache, up to 3.8GHz) | Operating System    Windows 10 Home 64-bit | Memory    8GB DDR4 2400MHz SDRAM (onboard) with SO-DIMM socket up to 16GB | Storage    SATA 1TB 5400RPM 2.5' HDD
SATA 1TB 5400RPM 2.5' HDD + SATA3 256G M.2 SSD | Display    15.6” Full HD 1920x1080p 16:9, Anti-glare, ultra slim 200nits with 45% NTSC | Graphics    Integrated AMD Radeon Vega 8 / AMD Radeon RX Vega 10 Graphics Nvidia GeForce GTX 1050 with 4GB GDDR5 VRAM  |
Input/Output    1x Type-C USB3.1 port, 1x USB 3.1, 2x USB 2.0, 1x audio combo jack, 1x HDMI,  1x MicroSD Card Reader, 1x RJ-45 LAN | Camera    HD Web Camera | Connectivity    Dual-band 802.11ac Wi-Fi, Bluetooth 4.2 | Audio    ASUS SonicMaster stereo audio system with surround-sound, Array microphone with Cortana voice-recognition support | Battery    3 - Cell 48 Wh Battery | Dimension     37.4 x 25.6 x 2.19 cm (WxDxH) Weight    1.96 kg with battery | Colors    Reaper Black with Lightening Blue edges | Price    Start from Rp11.799.000 | Warranty    2 tahun garansi global