Thursday, June 27, 2019

Cara Berteman Dengan Mantan Sekaligus Pacarnya, Emang Bisa ?

Assalamu'alaikum ^.^

Hellow Teman Baca! Pernah nggak sih, berfikir temenan dengan mantan pacar ? Untuk beberapa kaum mungkin nggak ada yang namanya temenan sama mantan. Udah putus yaudah kelar gitu. Tapi, nggak ada salahnya untuk mencoba berteman dengan mantan. Emang nggak mudah dan nggak simple, sih. Tapi yang pasti ada jalannya kalau niatnya bener. Yuk, baca aja tulisan ngaco ini sampai habis. wkwkwkwk

Cara Berteman Dengan Mantan Sekaligus Pacarnya


Cara Berteman Dengan Mantan Sekaligus Pacarnya

Seperti yang udah dibahas diatas berteman dengan mantan itu nggak mudah. Berikut ini sebagian hal yang udah Vina jalanin.

1. Jangan Baper 

BAPER! Dilarang keras banget ya ini. Kamu harus tetap tahu diri dan bisa memposisikan diri bahwa kamu hanya seorang mantan. Jangan berharap untuk bisa balikan lagi, ingat dia sudah punya pacar, lho dan ingat juga niat kamu cuma mau temenan nggak lebih.

2. Saling Sapa Seperlunya

Nah, ini kadang menjadi hal yang perlu pertimbangan banget. Bukan berarti berteman dengan mantan kamu harus chattingan sama dia dan saling sapa terus tiap hari. Ngucapin selamat pagi, hay kamu dan sejenisnya. Nggak mau dibilang perebut pacar orang, kan? Chattingan bisa berujung kesalah pahaman lho. Vina juga nggak pernah sih chattingan ama mantan, paling saling sapa kalau ketemu, itupun sekedarnya saja. Dan jangan lupa, sapa juga pacarnya. Nggak pernah punya masalah kan sama pacarnya, jadi nggak ada salahnya juga buat disapa. Jangan pernah chattingan sama mantan, kalau misalnya berada dalam satu grup sekolah misalnya, ya berlakulah selayaknya teman.

Untuk akun sosial media juga Vina nggak saling follow, untuk menjaga jarak saja. Tapi saling follow dan chattingan sama pacarnya mantan. Jangan kebalik, ya. Usahakan jangan pernah stalking akun sosial medianya mantan. Sampai detik ini, Alhamdulillah belum tergerak hati ini untuk melakukan hal itu. Memang Vina orangnya malas untuk kepo dan stalking hal yang begini.

Pernah sekali ada foto di explore instagram, model di sebuah foto itu temannya Vina. Jadi Vina kasih love aja, ya seperti biasa suka kasih love di fotonya temen-temen. Pada saat mau lihat captionnya, ternyata akunnya mantan, langsung syok dong! wkwkwkwk. awkward aslik! Nggak pernah stalking juga kan sebelumnya kenapa tiba-tiba muncul gitu, mungkin karena ngetagnya temen Vina yang menjadi model pada photo tersebut. Alhasil, sebelum menjadi perkara kehidupan kedepannya, langsung bilang ama pacarnya kalau nggak sengaja nge-love postingan si sang mantan. Wkwkwkw! Aslik syok berat!! Pacarnya malah ngakak, "Gapapa kok, pinn..." gitu.

3. Bersikap Dewasa

Saling dewasa antara kamu, mantan dan pacarnya mantan juga diperlukan disini. Harus sama-sama saling mengerti posisi masing-masing. Ya kamu sebagai mantan tetap jaga jarak, wajib hukumnya. Berhubung sang mantan juga masih dilingkungan sekolah, yang auto ketemu kalau ada acara reunian sekolah dan sejenisnya. Jadi bakalan  nggak enak aja gitu kalau masih awkward kan, malah jadi nggak berbaur. Dan Vina pun juga berusaha berteman dengan pacarnya.

Well, pada awalnya memang sulit berdamai dengan masa lalu. Apalagi sempat ada perang juga, yaa normalnya orang baru putus. Tapi, seiring berjalannya waktu, semua cerita masa lalu itu bisa berdamai dengan sendirinya. Dan karena tiada lagi benci, dendam, galau dan hal yang ngebaperin lainnya. Bertemu mantan sekaligus pacarnya juga udah kaya ketemu temen pada umumnya paling saling sapa seperlunya.

Oiya, Vina juga pernah menulis cerita tentang bagaimana bertemu mantan disebuah acara Ketemu Mantan dan Pacarnya  disana juga Vina bercerita bagaimana Vina, mantan dan pacarnya bisa berteman.

Mantan bukanlah sesuatu yang buruk. Jika seorang mantan adalah hal buruk, jadi kita apa? Kita yang pernah pacaran pun juga dianggap mantan bukan? Artikel ini bukan menyuruh untuk berteman akrab dengan mantan tapi bagaimana berdamai dengan masa lalu tanpa memutus tali silaturahmi. Dengan cara yang bener tentunya. Ingat! Jangan mengambil celah dan jangan jadi orang ketiga. Dalam artikel ini juga tidak menyarankan kamu untuk punya mantan. Sebaiknya tidak punya lebih bagus, tidak ada yang harus repot-repot untuk saling melupakan.

10 comments:

  1. tips yang praktis supaya bisa berteman dengan mantan supaya bisa move on dan berdamai dengan masa lalu. Tapi saya ada satu mantan yg tidak komunikasi lagi karena toksik sekali, daripada ribet mending di cut saja sekalian, melanjutkan hidup dengan tenang

    ReplyDelete
  2. Hahaha saya adalah termasuk orang yang kalau udah punya mantan atau punya pacar pasti ngenalin. Iniloh mantan ku dulu, atau iniloh pacar baruku. Dan mereka juga bisa berteman dengan baik.. Hihi rasanya menyenangkan kalau bisa akrab gitu.. Keren nih tipsnya.

    ReplyDelete
  3. Kalau saya sih. Aduh jaga jarak lebih baik deh kak. Hahhaha. Karena mungkin uda males kali ya. Tapi namanya profesional kerjaan, harus meminimalisir kata malea dan baper juga sih. Hihihih

    ReplyDelete
  4. gak pernah punya mantan, jadi nyimak aja deh.. tapi bagus banget tipsnya.. nanti bakal aku terapin kalau punya mantan kwkwwk

    ReplyDelete
  5. wahahah kalau kondisinya kayak gitu sih aku liat2 dulu yaa.. seperti apa proses putus ama mantan. kalaupun ngga bisa berteman ya gak masalah kan, asal ga musuhan aja sih jadi biasa aja gitu

    ReplyDelete
  6. Buat yang punya mantan sepertinya ini tantangan deh, tpi bagi yang bisa, pasti jiwanya luar biasa.

    ReplyDelete
  7. Kalau habis putus dan putusnya baik baik mgkn ini akan bisa berjalan, tp sepengalamanku tuh ga bgtu awet temenannya. Apalagi kalau kita udah punya pasangan lg. Jadi temenan pun cma sekedar say hi aja sih

    ReplyDelete
  8. Saya ga pernah pacaran jadi ga punya mantan nih mba, hehehe. Namun sebenernya memang perlu jg. Silaturahmi itu tetap jalan ya mba. Kadang kita tidak tahu trnyata beberapa tahun ke depan misal seseorang dipertemukan dengan mantan pacar apalagi masalah kerjaan mau ga mau ya harus berkomunikasi

    ReplyDelete
  9. Dulu pernah punya mantan, masih berhubungan baik bahkan setelah aku menikah dan punya anak. Ngobrol seperlunya kalau ada yang ditanyakan, ya sekedar jalin silaturahmi. Awalnya dari teman, ya setelah jadi ex balik lagi jadi teman.

    Tapi gantian dia yang menikah, malah dia yang menjauh dan memutus silaturahmi. Hahahaha... ya gpp sih, mungkin dilarang sama istrinya atau takut istrinya cemburu.

    ReplyDelete
  10. Aduh, saya tipe yang enggak bisa berteman dengan mantan. Mungkin karena selalu berakhir dengan tidak menyenangkan. Malah udah kayak orang asing, selain itu, kami juga memang enggak pernah ketemu lagi sama sekali.

    ReplyDelete

Terimakasih telah memberikan komentar di kicauanvina.com ^.^