[ Cooking with Vina ] Resep Kue Lumpur Ajaib

/ December 09, 2017
Aassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ^.^

Agak panjang nih salamnya, biar lebih baik. Oiya, hari minggu kemarin ribet dan repot banget cek resep kue lumpur. Ketemulah resepnya Mommy Wong, check aja akun Instagramnya. Disana, sukak sama cara sharingnya. Nggak yang serius-serius banget, tapi ada candanya juga.

Untuk resep nggak sama persis. Beda takarannya beberapa sih, mueheheh.. dan caranya juga berbeda sehingga jadilah Kue Lumpur Ajaib ini. Langsung aja ke resepnya.

Bahan
Tepung Terigu 250g
Kentang 250gr
Santan 200 ml
Gula 100 gr
Susu kental manis 100gr
Blue Ban 100gr
Jagung (opsional, terserah mau berapa gr)
Telur 2 Butir

Cara memasak

Aku menggunakan mixer biar aman dan ramah ditangan, pertama kukus / rebus kentang lalu haluskan kentang hingga halus banget, lalu campurkan dengan santan, sisihkan biar adonan dingin dulu. Lanjut step kedua masukkan 2 butir telur dan gula. Mix sampai mengembang, lalu masukkan tepung terigu yang sudah diayak sebelumnya. Setelah tercampur rata, masukkan adonan kentang yang sudah tercampur dengan santan. Aduk lagi hingga merata. Lalu, tambahkan margarin dan susu. Mix lagi hingga semua bercampur baur. Adonan sudah jadi.

*Ngik! Ternyata gas dirumah habis tsayy~ apalah daya, malas kemana-mana dan hampir putus asa. Terlihat disudut meja dapur sebuah Magic Com bersinar pertanda dia memberi solusi terhadap masalah dipagi minggu yang aselik membingungkan.  Ini bukan kali pertama sih masak kue menggunakan Magic Com, sudah berulang kali~

Iya! Akhirnya Aku masak adonan tadi dengan Magic Com. Anak kos bisa nyoba nih! Seharusnya pakai cetakan yang diletakkan diatas kompor itu, apalah daya gas tiada. Jadi, maksimalkan sajalah apa yang ada.

Pertama, lumuri wadah pemasak nasinya dengan blueband dan tepung terigu agar tidak lengket. Lalu masukkan adonan. Hidupkan Magic Com lalu pilih untuk memasak nasi sekitar 15 menit. Lalu biarkan sekitar +/- 15 menit di posisi warm. Sambil di cek aja, kadang suka beda. Kalau terlihat sudah matang angkut aja. Ketika adonan setengah matang, taburi dengan jagung yang sudah dipipil sebagai toping.

Dannn jadilah! Tampilannya memang lebih mirip martabak jagung. Teksturnya lebih mirip bolu kemojo, untuk rasanya juga agak miri-mirip bolu kemojo. Tapi ini lebih   smooth syahdu gitu. Enak aja udahhh~ Nggak kemanisan yang paling penting. Kalau kue begini mah, Aku nggak suka terlalu kemanisan. Eneg!

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

kicauanvinacom




Aassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ^.^

Agak panjang nih salamnya, biar lebih baik. Oiya, hari minggu kemarin ribet dan repot banget cek resep kue lumpur. Ketemulah resepnya Mommy Wong, check aja akun Instagramnya. Disana, sukak sama cara sharingnya. Nggak yang serius-serius banget, tapi ada candanya juga.

Untuk resep nggak sama persis. Beda takarannya beberapa sih, mueheheh.. dan caranya juga berbeda sehingga jadilah Kue Lumpur Ajaib ini. Langsung aja ke resepnya.

Bahan
Tepung Terigu 250g
Kentang 250gr
Santan 200 ml
Gula 100 gr
Susu kental manis 100gr
Blue Ban 100gr
Jagung (opsional, terserah mau berapa gr)
Telur 2 Butir

Cara memasak

Aku menggunakan mixer biar aman dan ramah ditangan, pertama kukus / rebus kentang lalu haluskan kentang hingga halus banget, lalu campurkan dengan santan, sisihkan biar adonan dingin dulu. Lanjut step kedua masukkan 2 butir telur dan gula. Mix sampai mengembang, lalu masukkan tepung terigu yang sudah diayak sebelumnya. Setelah tercampur rata, masukkan adonan kentang yang sudah tercampur dengan santan. Aduk lagi hingga merata. Lalu, tambahkan margarin dan susu. Mix lagi hingga semua bercampur baur. Adonan sudah jadi.

*Ngik! Ternyata gas dirumah habis tsayy~ apalah daya, malas kemana-mana dan hampir putus asa. Terlihat disudut meja dapur sebuah Magic Com bersinar pertanda dia memberi solusi terhadap masalah dipagi minggu yang aselik membingungkan.  Ini bukan kali pertama sih masak kue menggunakan Magic Com, sudah berulang kali~

Iya! Akhirnya Aku masak adonan tadi dengan Magic Com. Anak kos bisa nyoba nih! Seharusnya pakai cetakan yang diletakkan diatas kompor itu, apalah daya gas tiada. Jadi, maksimalkan sajalah apa yang ada.

Pertama, lumuri wadah pemasak nasinya dengan blueband dan tepung terigu agar tidak lengket. Lalu masukkan adonan. Hidupkan Magic Com lalu pilih untuk memasak nasi sekitar 15 menit. Lalu biarkan sekitar +/- 15 menit di posisi warm. Sambil di cek aja, kadang suka beda. Kalau terlihat sudah matang angkut aja. Ketika adonan setengah matang, taburi dengan jagung yang sudah dipipil sebagai toping.

Dannn jadilah! Tampilannya memang lebih mirip martabak jagung. Teksturnya lebih mirip bolu kemojo, untuk rasanya juga agak miri-mirip bolu kemojo. Tapi ini lebih   smooth syahdu gitu. Enak aja udahhh~ Nggak kemanisan yang paling penting. Kalau kue begini mah, Aku nggak suka terlalu kemanisan. Eneg!

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

kicauanvinacom




Continue Reading
Assalamu'alaikum ^.^

Bubur Jagung Homemade
Biasanya kalau beli diluaran, bubur jagungnya encer atau terlalu cair, lama kenyangnya kwkwkwkw. 😊 Jadi, cobalah bereksperimen dirumah. Jadilah hasil coba-coba yang indah ini buat ketagihan! ehakkkkk.
Karena mood lagi baik, mari memasak! Memasak lah dengan hati. Apapun yang dilakukan dengan hati, insyaa Allah akan baik. ehak!
Dimakan selagi hangat yahudddd, didinginkan dulu masukin ke lemari pending juga tsedappp..
.
.
Dont know what to do, lets cooking!
.
Bahan
Jagung 500gr setelah di pipil
Tepung beras 6 sdm
1 sachet skm
Santan 5000 + air 200ml
Gula 6 sdm
Daun pandan 1 helai
Sejumput garam
.
.
Masukkan jagung, gula, santan, daun pandan yang telah di sobek tapi tidak putus, garam dan air. Aduk hingga jagung masak. Lalu masukkan susu kental manis dan tepung beras. Aduk hingga larut dan masak. Siap disajikan
.
Porsi untuk 4-5 orang ya.


kicauanvinacom


Assalamu'alaikum ^.^

Seharusnya ini postingan minggu kemarin, tapi karena sudah ada scheduled posting yang masih ngantri. Ya sudah barulah sekarang terbitnya. Ciyeee~ setelah sekian lama bisa lagi buat postingan yang udah dijadwalkan. Bekakakaka!
Lagi kambuh aja galaunya, makanya bangkit lagi ngeBlog. Semoga istiqomah yak. Kasian, bayar domain doang update blog jarang, huft!.

Kali ini, lagi ikutin trend yang lagi hype banget. Apapun dicabein laris aja. Semakin pedas makin asoyy~ nggak jarang kebutuhan kamar mandi semakin banyak -_- Artikel berikut ini membahas ceker yang pedasnya bisa menggegerkan isi perut. Sebenarnya nggak baik juga untuk lambung dan sistem pencernaan. Kapok!


kicauanvinacom

Bahan :
2 pasang ceker ayam, cuci bersih, buang kukunya. Beri perasan air jeruk nipis, diamkan.
15 cabe rawit hijau
3 cabe merah keriting
Bawang merah 2 btr
Bawang putih 1 btr
Jahe seujung jari
Daun salam 1 lbr
Daun jeruk 1 lbr
Garam, gula, Lada putih, merica bubuk secukupnya
Minyak untuk menumis
1 liter air

Cara
Blender kasar bawang merah, bawang putih, jahe, cabe rawit dan cabe keriting. Panaskan minyak lalu tumis. Masukkan daun salam dan daun jeruk yang sudah di robek. Lalu masukkan 1 liter. Aduk.
Masukkan ceker. Tambahkan garam, gula, merica dan lada bubuk, Masak hingga air mengering. Dan cekernya empuk 😄
.
Goks, pedassnya 😂
Assalamu'alaikum ^.^

Kali ini jomblo bahas jodoh! jangan ada yang komplain dan jangan ada yang ribut. Apalagi membatin "alah! jomblo aja bahas jodoh. Kaya udah ketemu jodohnya, aja!". Nah itu nggak boleh. Khusnudzon aja, kali aja habis postingan ini jodohnya datang. Yakannn yakannn.. Curhatan kali ini membahas tentang jodoh. kenapa jodoh? Karena ketika melihat orang-orang yang ada disekitar Aku banyak banget kejadian yang emang menunjukkan kebesaran Allah. Dia memang sudah mengatur kehidupan manusia sedemikian rupa. Dari hal paling remeh sekalipun sudah ada dalam script skenarionya.

kicauanvinacom


Melihat orang-orang disekitar Aku yang menemukan jodohnya dengan cara yang tiba-tiba dan tidak terduga. Ada yang bertemu dengan penuh perjuangan, ada yang bersama harus merelakan, ada juga yang harus berpisah dulu untuk bersama, dan ada juga yang harus berpisah untuk bersama orang lain. Nggak paham juga, sih. Dan ada juga yang dipisahkan karena dia lagi bersama jodohnya orang lain. Yang pasti, orang baik akan bertemu dengan orang baik. Allah itu adil. Karena jodoh itu adalah cerminan diri.

Seperti cerita seorang teman yang satu ini. Udah lama pacaran, udah sampai acara engagement dan persiapan ini dan itu. Udah dekat dengan hari H semuanya dibatalkan oleh pasangannya. Sakit nggak, tuh?. Nancap banget dihati kayanya saking dalamnya itu luka. Begitulah rahasiaNya yang kita tidak ketahui. Bisa saja, dengan cara ini Allah menjauhkan kita dari orang-orang yang nggak baik buat kita. Mungkin dia baik, tapi bukan baik untuk kita.

Lalu, ada juga yang sudah berpacaran tapi malah nikah sama yang lain yang masih temannya juga. Kita nggak bisa nyalahin siapa-siapa. Karena itulah takdir dariNya. Semua bisa terjadi sesuai kehendakNya.

Lalu, ada yang mencoba mendekat tapi hanya sebatas dekat. Tidak berani lebih kearah yang serius. Lalu, ditikung deh sama yang bener-bener serius. Nikah, lalu punya anak. Aku kagum banget sama kejadian-kejadian yang ada disekitar Aku sekarang ini. Semua kejadiannya diluar dugaan dan menyadarkan Aku satu hal. Apapun yang kita lakukan dan rencanakan. Keputusan tetap ada padaNya. Ibarat kata skripsi, segala macamnya kita dibimbing untuk melesaikannya. Lalu, pada saat proposal jika nggak cocok ya dibatalkan. Tapi jika cocok lanjutlah sampai komprehensif. Pengujinya siapa? Allah.

Karena jodoh tidak akan tertukar. Selama apapun kamu pacaran, sekuat apapun kamu mengikatnya jika memang bukan jodoh, kita bisa apa?. Sekuat apapun kita berharap, jika bukan namanya yang tertulis diLauhul Mahfudz kita bisa apa?. Ini, noted untuk diri sendiri ketika berharap banget sama orang. Jadi suka emosi sama diri sendiri. Bukannya nggak bisa move on. Beberapa bulan ini merasa bersalah aja sama diri sendiri. Terkadang terlalu mengikuti hati juga nggak baik, ya? duh! Blogger labil -_- kemarin katanya ikutin hati, sekarang jangan terlalu ikutin hati. Yang mana satu ini -_-

Dan memang yang maha kuasa yang punya kuasa membolak-balikkan hati seseorang. Beberapa waktu lalu rancu banget rasanya sama perasaan sendiri. Bisa gitu berharap sama manusia sebegitunya. Tapi semakin kesini, mencoba mencari tujuan manusia hidup itu untuk apa Aku mulai paham. Emang sih pemahamannya masih dangkal banget. Masih jauh dari kata paham. Masih butuh bimbingan dari yang paham. Kita nggak tahu rencana dan takdir apa yang akan terjadi selanjutnya. Masalah hati, jodoh serahin aja ke yang punya hidup. Mau jodoh kita didunia belahan manapun, kalau emang udah jodoh bakalan ketemu juga. Tinggal doain aja, semoga dia nggak lagi jagain jodohnya orang lain. Dan, semoga dia sudah berada dijalan yang lurus biar bisa bimbing wanitanya. Iyah gitu.

Seperti kisahnya Ibunda Khadijah. Udah berapa kali beliau ditinggal oleh suaminya karena meninggal? Karena beliau memang ditakdirkan untuk bersama Rasul, Nabi Muhammad SAW. Atau kisahnya Fathimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib ? Baper bacanya... udah sampai disini aja ceritanya.  Belum jauh bacaannya :3

"Teruntuk kamu yang Aku belum tahu siapa dan dimana, semoga dalam keadaan sehat wal'afiat. Tanpa kurang suatu apapun. Semoga Allah memudahkan jalanmu untuk mencariku"
Udah gitu aja, cuma mau coba berkata-kata manis, puitis yang wanita bangetlah, tapi kayaknya nggak cocok gitu -_- Apalah daya..
Assalamu'alaikum ^.^

Tenang.. tenang.. Keep Calm. Artikel baru kali ini bukan membahas soal hati, lagi. Tobat! untuk bulan ini. Nanti bulan depan nulis masalah hati lagi kalau ada. muhehehehe! Diartikel kali ini merangkap, sih. Ada review produk dan hal manis untuk adik-adik manis.
 
kicauanvinacom
Hari ini, proses penyerahan seserahan*uhuk! ke adik-adik yang manis selesai. Proses yang luar biasa romantis dan manis banget nggak bisa di pungkiri lagi. Mungkin yang liat ada rasa mau nabok. Paginya, Aku kasi info aja.
"Nanti adzan (zuhur) langsung tempat Mbak (mbak-mbak kantor) ya.. Ada yang mau Aku bilang. Penting".
 " Apaan, Kak? penasaran ni".
"Udah, nanti aja ditempat Mbak" jawab Ku meyakinkan.
"Kasih clue, dong".
Begitulah kira-kira percakapan unfaedah pagi-pagi. Sedari pagi udah buat anak orang penasaran. 

Siangnya, tibalah waktunya penyerahan seserahan ini. Adzan Dzuhur udah berkumandang. Langsung naik ke tempat shalat, dan info sama Adik-adik manis tadi untuk ikutan. Selesai shalat, dimulailah drama ajaib. Diawali cekikitan yang tertahan karena adik-adik manis ini udah penasaran tingkat dewa.
"Cepatlah Kak, mau bilang apa?".
Aku masih belum menjawab, masih cekikikan aja lihat manusia berdua yang mau dikasi seserahan.
 "Apaan sih, Kak? Penting banget sampai dipanggilin".
"Iya, ha! Kakak mau kasi tau Kakak mau nikah?" celetuk Adik yang sok polos tanpa dosa.
Aku cuma mengangguk dan mengaminkan.
"Iya" masih nahan ketawa sambil nyengir kuda.
"Ih, seriusan kak. Kakak mau nikah? Alhamdulillah Aku seneng dengernya. Kapan kak?"

"Iya, jangan-jangan Kakak mau kasih undangan?" masih aja pembahasan.
Aku pengin ketawa tapi nggak bisa lepas karena ada di area terlarang, wkwkwkwk. Udah ngumpul kaya mau buat konferensi meja bundar. Semua anggota dikumpulkan.
Balik lagi ke proses penyerahan seserahan tadi. Dua Adik manis yang polos ini masih mengira Aku manggil mereka buat ngumumin Aku nikah. Yakali nikah diumumin sebegitunya ke mereka, ngahahahaha :3 Duh! Tampang polos mereka menggelitik batin, nggak sanggup sebenarnya nahan ketawa. Dengan kepolosan itu masih tetap bertanya, "Ha? Jadi 3 orang kita nikah ni dekatan?". Aku hanya bisa mengangguk. Dan karena nggak tahan lagi, dan sebelum obrolan berlanjut ke pertanyaan "Sama siapa, Kak?" Aku mulai mendekatkan diri dari kumpulan yang udah cekikikan penasaran.

Seserahan yang udah dibungkus cantik, Aku letakin dibawah mukena dan sajadah yang terlipat. Rencananya sih mau ngasihnya sambil duduk dulu biar agak anggun-anggun gimana, gitu. Tapi apalah daya, waktu lagi jalan mau letakin mukena, kotak yang dua buah ini jatuh tsayyy ke hadapan mereka. Ya udah, karena terlanjur jatuh langsung kasi aja. Ini ya buat kamu, dan kamu. Abis itu ngibrit lari turun kembali ke ruangan. Eh, malah jumpa lagi ditangga.
"Unfaedah banget tauuu Kak, kirain beneran Kakak nikah! Huh!"

"Lah! Yang bilang mau nikah siapa? Kaliam sih asumsinya kejauhan" jawab sekenanya.

Ditangga mau turun keruangan, Aku dan seorang teman yang ikut serta dalam rencana ajaib ini, nabok-nabokin Aku.
"Ish! Nggak ada manis-manisnya. masa gituuu. Nggak ada romantis-romantisnya".
"Kan udah tu, kalau kayak gitu kan mereka ingat terus" jawaban polos.
"Apaan! Duhhhh ku gemass" jawab seorang teman yang nggak tahan juga mau ketawa.
Hingga ribuan purnama pun berlalu, masih di tabokin sama mukenanya Dia sambil komat-kamit. Beakakakakaka, ntahlah. Ampuuun! Tapi aneh juga, masa kasi seserahan begini abis itu ngibrit pergi. Dan maafkan Aku yang nggak ada romantis-romantisnya.

Well, masuk kepada seserahannya. Eng Ing Eng~~

kicauanvinacom


Kemarin ada liat design yang nggak berisik untuk guft ini. Sebelumnya Aku dan teman Aku bingung mau kasih seserahan apaan gitu. Yaudah, kebetulan juga ada design yang muncul dari feed Instagram temen. Setelah pergolakan batin buat milih design, terpilihlah dua design ini. Tentunya design ini sudah di bahas juga ke temen yang satunya. Dan OK!

Langsung aja dipesan. Nggak sampai seminggu kayanya. Barangnya udah ready! Ada beberapa hal yang Aku suka dari brand ini. Anggap saja ini Brand Local Pekanbaru, ya. Tapi, dari segi harga masih sesuai dengan kualitasnya. Karena pada saat pemesanan, untuk design yang dibuat bisa direvisi sesuai keinginan pembeli. Dengan membeli produk ini, kita mendapatkan 2 hal sekaligus. Dapat jam dan designnya. Ini dari segi produk.

Dari segi packaging, pertama ada kotak dan bantalan jam ini udah biasa, ya. Memang rata-rata jam packagingnya begitu. Tapi, dibagian Covernya juga bermanfaat. Covernya hitam gitu dan nggak berisik juga. Nggak tau ya, karena yang punya usaha Laki-Laki, kali ya. Jadi designnya simple aja. Tapi tjakep dan Rapi. Terus, dibagian covernya ada nama Brand dan seperti kutipan gitu. Kutipannya begini :
"Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang". - Muttafaquh 'Alaih
Dan nggak cuma dapat jamnya, Ada pin juga ternyata. Bukan, bukan Pin BBM Abang yang jual. Pin nya berisi kalimat nasehat kebaikan, juga. Aku jadi ingat kalimat seperti ini "sebarkanlah kebaikan walau satu ayat". Apa yang kamu tanam, itu yang akan kamu tuai. Jadi, sedikit tapi bayangin aja kalau disetiap yang beli mengamalkannya, MaSyaa Allah. Berfaedah banget! Yang punya usaha emang niat banget. Nggak tahu siapa yang punya ide mantap jiwa gini. Semoga yang makai jamnya berkah, yang punya usaha berkah, yang ngasi seserahan juga berkah. Aamiin.


kicauanvinacom


Foto jamnya satu aja, satu lagi nggak sempat ambil. Karena pulang udah kemalaman dan belum lagi introgasinya Ibuk karena lupa ngabarin pulang telat.  Dan mesti bungkusin lagi pake kertas cantik. Dan maafkan foto yang alakadarnya. Fotonya lagi nggak sadar kayanya. -__-

Belinya di Dalil Arloji. Bisa cek di Akun Instagramnya @dalilarloji

Oiya, pas pulang dari ambil jam ini. Kebetulan ambil jamnya di mesjid, tenang jual-belinya nggak didalam mesjid, kok. Ini kan nungguin abangnya Tahsin dulu, Aku kira abis Isya langsung dikasih. Untung aja abangnya bawa istrinya, jadi ada temen sambil nungguin. Hal yang menyayat hati, jiwa dan raga adalah ketika pulang. Siabang dan istrinya udah keparkiran laki-laki. Tinggalah Aku seorang diri diparkiran, dari kejauhan ada Bapak-Bapak yang Aku nggak kenal ngajak bicara.

 "Loh, kok sendiri. Suaminya mana?" Tanya si Bapak.

"Maaf, Pak. Gimana Pak?" rada budek.

"Kok sendirian, suaminya mana?" tanya Bapak penasaran.

"Oooooo" hening.

"Atau ikutan tahsin, juga?" celetuk si Bapak.

Fyi, Malam itu yang tahsin para lelaki bukan cewek. Apakah muka ini terlalu tampan :|
Karena udah hidupin motor langsung pamit dan berlalu saja. Pengin rasanya jawab sama Bapaknya, "orangnya di dalam Pak, tapi belum tahu yang mana". xD 

Oiya, karena ada yang nanya ini hadiah buat cewek apa cowok. Ini buat cewek ya manteman. Di jamnya padahal ada namanya, huft. Untuk jam nya available juga kok, buat laki-laki :)