Melepas Tahun 2017 dengan Resolusi 2018

/ December 14, 2017
Assalamu'alaikum Wwarrahmatullahi Warabarakatuh ^.^

Udah lama nggak buka blog untuk sebuah postingan yang labil maupun postingan berfaedah. Karena beberapa postingan kemarin di post perjadwal saja. Lagi miskin ide.

Nggak berasa banget, 2017 udah di penghujung bulan aja. Dan Bulan Desember pun sudah hampir berakhir. Dan biasanya, kebanyakan sudah pada mempersiapkan tujuan hidupnya untuk 2018 mendatang. Untuk resolusi 2018 Saya nggak muluk-muluk. Dan juga nggak semuanya bakalan diceritain disini, nggak bakalan muat. Ngahahahahaha...

Salah satu resolusi 2018 Saya adalah, Wisuda. Iya, Wisuda. Wisuda adalah pertanyaan terberat Saya saat ini disamping pertanyaan kapan nikah. Dua pertanyaan maut yang mengiris hati dan menusuk telinga ini lumayan memberi efek syahdu bagi kehidupan berbangsa bernegara. Disaat teman-teman udah berangsur wisuda Saya masih tersangkut dengan rasa malas yang amat sangat. Untuk mewujudkan segala resolusi kedepan, selain berdoa saya harus tetap berusaha. Banyak jalan menuju ke Roma. Salah satu usaha Saya untuk menyelesaikan PR ini adalah dengan menjaga kesehatan agar tetap bisa melanjutkan PR yang sudah banyak pertanyaan "kapan" ini.

Banyak proses yang akan Saya lalui dari bertemu dengan Dosen Pembimbing, bolak-balik setiap hari agar resolusi ini dapat tercapai ditahun 2018. Dengan padatnya mobilitas ini, kesehatan suka terganggu karena banyaknya pengaruh dari kondisi cuaca saat ini. Cuaca yang tidak menentu dari panas terik tiba-tiba hujan nggak jarang menjadi salah satu faktor kondisi tubuh ngedrop. Belum lagi polusi udara yang ada dan juga pengaruh orang-orang disekitar. Kalau sudah sakit, jadi nggak bisa mobilitas untuk sementara waktu dan rasa malas itu akan bangkit lagi. Susah banget bangkit dari rasa malas, bukan berarti nggak bisa. Semoga ditahun 2018 ini dua pertanyaan kapan terlampaui. Aamiin. xD

Banyak dari resolusi 2018 berasal dari tumpukan resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum terwujud karena beberapa faktor. Dan 2018 semoga jadi puncak terwujudnya beberapa resolusi tersebut. Dan salah satunya Wisuda!! Karena nggak ada yang abadi bahkan untuk status mahasiswa sekalipun. Dan, jika Saya menyerah di titik ini, pengorbanan bekerja untuk kuliah pun akan percuma rasanya. Begitu kata Ibuk dirumah untuk menyemangati anak gadisnya yang susah banget kalau udah di tanya kapan ini.

Dan Theragran-M hadir cocok untuk masa penyembuhan berbagai jenis penyakit yang membutuhkan daya tahan tubuh yang maksimal. Dengan kombinasi Multivitamin (Vit A, Vit B, Vit C, Vit D, Vit E) dan Mineral esensial (seperti Magnesium dan Zinc) di dalam Theragran-M mampu mengembalikan dan menjaga daya tahan tubuh juga merupakan Vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. 

Nah, begitu besar nikmat dan rezeki yang udah diberi. Kesehatan merupakan rezeki yang teramat sangat besar dan mahal banget, tapi kalau diberi sakit pun kita tidak boleh mengeluh karena itu tandanya Allah sayang sama kita. Tapi, tentunya kalau sakit jangan lama-lama. Kecuali memang sudah kehendak dari Yang Maha Kuasa. Saya jarang banget sakit, tapi kalau udah diberi sakit bisa sampai satu mingguan, Alhamdulillah. Nah, pada proses penyembuhan ini Saya butuh Vitamin untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit agar tetap bisa mewujudkan salah satu resolusi Saya si tahun 2018. Sebisa mungkin agar tetap sehat dan tetap jaga kesehatan sebagai bentuk tanda syukur kita terhadap nikmat yang diberiNya. Karena nggak cukup dengan minum air putih saja.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.
Assalamu'alaikum Wwarrahmatullahi Warabarakatuh ^.^

Udah lama nggak buka blog untuk sebuah postingan yang labil maupun postingan berfaedah. Karena beberapa postingan kemarin di post perjadwal saja. Lagi miskin ide.

Nggak berasa banget, 2017 udah di penghujung bulan aja. Dan Bulan Desember pun sudah hampir berakhir. Dan biasanya, kebanyakan sudah pada mempersiapkan tujuan hidupnya untuk 2018 mendatang. Untuk resolusi 2018 Saya nggak muluk-muluk. Dan juga nggak semuanya bakalan diceritain disini, nggak bakalan muat. Ngahahahahaha...

Salah satu resolusi 2018 Saya adalah, Wisuda. Iya, Wisuda. Wisuda adalah pertanyaan terberat Saya saat ini disamping pertanyaan kapan nikah. Dua pertanyaan maut yang mengiris hati dan menusuk telinga ini lumayan memberi efek syahdu bagi kehidupan berbangsa bernegara. Disaat teman-teman udah berangsur wisuda Saya masih tersangkut dengan rasa malas yang amat sangat. Untuk mewujudkan segala resolusi kedepan, selain berdoa saya harus tetap berusaha. Banyak jalan menuju ke Roma. Salah satu usaha Saya untuk menyelesaikan PR ini adalah dengan menjaga kesehatan agar tetap bisa melanjutkan PR yang sudah banyak pertanyaan "kapan" ini.

Banyak proses yang akan Saya lalui dari bertemu dengan Dosen Pembimbing, bolak-balik setiap hari agar resolusi ini dapat tercapai ditahun 2018. Dengan padatnya mobilitas ini, kesehatan suka terganggu karena banyaknya pengaruh dari kondisi cuaca saat ini. Cuaca yang tidak menentu dari panas terik tiba-tiba hujan nggak jarang menjadi salah satu faktor kondisi tubuh ngedrop. Belum lagi polusi udara yang ada dan juga pengaruh orang-orang disekitar. Kalau sudah sakit, jadi nggak bisa mobilitas untuk sementara waktu dan rasa malas itu akan bangkit lagi. Susah banget bangkit dari rasa malas, bukan berarti nggak bisa. Semoga ditahun 2018 ini dua pertanyaan kapan terlampaui. Aamiin. xD

Banyak dari resolusi 2018 berasal dari tumpukan resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum terwujud karena beberapa faktor. Dan 2018 semoga jadi puncak terwujudnya beberapa resolusi tersebut. Dan salah satunya Wisuda!! Karena nggak ada yang abadi bahkan untuk status mahasiswa sekalipun. Dan, jika Saya menyerah di titik ini, pengorbanan bekerja untuk kuliah pun akan percuma rasanya. Begitu kata Ibuk dirumah untuk menyemangati anak gadisnya yang susah banget kalau udah di tanya kapan ini.

Dan Theragran-M hadir cocok untuk masa penyembuhan berbagai jenis penyakit yang membutuhkan daya tahan tubuh yang maksimal. Dengan kombinasi Multivitamin (Vit A, Vit B, Vit C, Vit D, Vit E) dan Mineral esensial (seperti Magnesium dan Zinc) di dalam Theragran-M mampu mengembalikan dan menjaga daya tahan tubuh juga merupakan Vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. 

Nah, begitu besar nikmat dan rezeki yang udah diberi. Kesehatan merupakan rezeki yang teramat sangat besar dan mahal banget, tapi kalau diberi sakit pun kita tidak boleh mengeluh karena itu tandanya Allah sayang sama kita. Tapi, tentunya kalau sakit jangan lama-lama. Kecuali memang sudah kehendak dari Yang Maha Kuasa. Saya jarang banget sakit, tapi kalau udah diberi sakit bisa sampai satu mingguan, Alhamdulillah. Nah, pada proses penyembuhan ini Saya butuh Vitamin untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit agar tetap bisa mewujudkan salah satu resolusi Saya si tahun 2018. Sebisa mungkin agar tetap sehat dan tetap jaga kesehatan sebagai bentuk tanda syukur kita terhadap nikmat yang diberiNya. Karena nggak cukup dengan minum air putih saja.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.
Continue Reading
Aassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ^.^

Agak panjang nih salamnya, biar lebih baik. Oiya, hari minggu kemarin ribet dan repot banget cek resep kue lumpur. Ketemulah resepnya Mommy Wong, check aja akun Instagramnya. Disana, sukak sama cara sharingnya. Nggak yang serius-serius banget, tapi ada candanya juga.

Untuk resep nggak sama persis. Beda takarannya beberapa sih, mueheheh.. dan caranya juga berbeda sehingga jadilah Kue Lumpur Ajaib ini. Langsung aja ke resepnya.

Bahan
Tepung Terigu 250g
Kentang 250gr
Santan 200 ml
Gula 100 gr
Susu kental manis 100gr
Blue Ban 100gr
Jagung (opsional, terserah mau berapa gr)
Telur 2 Butir

Cara memasak

Aku menggunakan mixer biar aman dan ramah ditangan, pertama kukus / rebus kentang lalu haluskan kentang hingga halus banget, lalu campurkan dengan santan, sisihkan biar adonan dingin dulu. Lanjut step kedua masukkan 2 butir telur dan gula. Mix sampai mengembang, lalu masukkan tepung terigu yang sudah diayak sebelumnya. Setelah tercampur rata, masukkan adonan kentang yang sudah tercampur dengan santan. Aduk lagi hingga merata. Lalu, tambahkan margarin dan susu. Mix lagi hingga semua bercampur baur. Adonan sudah jadi.

*Ngik! Ternyata gas dirumah habis tsayy~ apalah daya, malas kemana-mana dan hampir putus asa. Terlihat disudut meja dapur sebuah Magic Com bersinar pertanda dia memberi solusi terhadap masalah dipagi minggu yang aselik membingungkan.  Ini bukan kali pertama sih masak kue menggunakan Magic Com, sudah berulang kali~

Iya! Akhirnya Aku masak adonan tadi dengan Magic Com. Anak kos bisa nyoba nih! Seharusnya pakai cetakan yang diletakkan diatas kompor itu, apalah daya gas tiada. Jadi, maksimalkan sajalah apa yang ada.

Pertama, lumuri wadah pemasak nasinya dengan blueband dan tepung terigu agar tidak lengket. Lalu masukkan adonan. Hidupkan Magic Com lalu pilih untuk memasak nasi sekitar 15 menit. Lalu biarkan sekitar +/- 15 menit di posisi warm. Sambil di cek aja, kadang suka beda. Kalau terlihat sudah matang angkut aja. Ketika adonan setengah matang, taburi dengan jagung yang sudah dipipil sebagai toping.

Dannn jadilah! Tampilannya memang lebih mirip martabak jagung. Teksturnya lebih mirip bolu kemojo, untuk rasanya juga agak miri-mirip bolu kemojo. Tapi ini lebih   smooth syahdu gitu. Enak aja udahhh~ Nggak kemanisan yang paling penting. Kalau kue begini mah, Aku nggak suka terlalu kemanisan. Eneg!

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

kicauanvinacom




Assalamu'alaikum ^.^

Bubur Jagung Homemade
Biasanya kalau beli diluaran, bubur jagungnya encer atau terlalu cair, lama kenyangnya kwkwkwkw. 😊 Jadi, cobalah bereksperimen dirumah. Jadilah hasil coba-coba yang indah ini buat ketagihan! ehakkkkk.
Karena mood lagi baik, mari memasak! Memasak lah dengan hati. Apapun yang dilakukan dengan hati, insyaa Allah akan baik. ehak!
Dimakan selagi hangat yahudddd, didinginkan dulu masukin ke lemari pending juga tsedappp..
.
.
Dont know what to do, lets cooking!
.
Bahan
Jagung 500gr setelah di pipil
Tepung beras 6 sdm
1 sachet skm
Santan 5000 + air 200ml
Gula 6 sdm
Daun pandan 1 helai
Sejumput garam
.
.
Masukkan jagung, gula, santan, daun pandan yang telah di sobek tapi tidak putus, garam dan air. Aduk hingga jagung masak. Lalu masukkan susu kental manis dan tepung beras. Aduk hingga larut dan masak. Siap disajikan
.
Porsi untuk 4-5 orang ya.


kicauanvinacom


Assalamu'alaikum ^.^

Seharusnya ini postingan minggu kemarin, tapi karena sudah ada scheduled posting yang masih ngantri. Ya sudah barulah sekarang terbitnya. Ciyeee~ setelah sekian lama bisa lagi buat postingan yang udah dijadwalkan. Bekakakaka!
Lagi kambuh aja galaunya, makanya bangkit lagi ngeBlog. Semoga istiqomah yak. Kasian, bayar domain doang update blog jarang, huft!.

Kali ini, lagi ikutin trend yang lagi hype banget. Apapun dicabein laris aja. Semakin pedas makin asoyy~ nggak jarang kebutuhan kamar mandi semakin banyak -_- Artikel berikut ini membahas ceker yang pedasnya bisa menggegerkan isi perut. Sebenarnya nggak baik juga untuk lambung dan sistem pencernaan. Kapok!


kicauanvinacom

Bahan :
2 pasang ceker ayam, cuci bersih, buang kukunya. Beri perasan air jeruk nipis, diamkan.
15 cabe rawit hijau
3 cabe merah keriting
Bawang merah 2 btr
Bawang putih 1 btr
Jahe seujung jari
Daun salam 1 lbr
Daun jeruk 1 lbr
Garam, gula, Lada putih, merica bubuk secukupnya
Minyak untuk menumis
1 liter air

Cara
Blender kasar bawang merah, bawang putih, jahe, cabe rawit dan cabe keriting. Panaskan minyak lalu tumis. Masukkan daun salam dan daun jeruk yang sudah di robek. Lalu masukkan 1 liter. Aduk.
Masukkan ceker. Tambahkan garam, gula, merica dan lada bubuk, Masak hingga air mengering. Dan cekernya empuk 😄
.
Goks, pedassnya 😂
Assalamu'alaikum ^.^

Kali ini jomblo bahas jodoh! jangan ada yang komplain dan jangan ada yang ribut. Apalagi membatin "alah! jomblo aja bahas jodoh. Kaya udah ketemu jodohnya, aja!". Nah itu nggak boleh. Khusnudzon aja, kali aja habis postingan ini jodohnya datang. Yakannn yakannn.. Curhatan kali ini membahas tentang jodoh. kenapa jodoh? Karena ketika melihat orang-orang yang ada disekitar Aku banyak banget kejadian yang emang menunjukkan kebesaran Allah. Dia memang sudah mengatur kehidupan manusia sedemikian rupa. Dari hal paling remeh sekalipun sudah ada dalam script skenarionya.

kicauanvinacom


Melihat orang-orang disekitar Aku yang menemukan jodohnya dengan cara yang tiba-tiba dan tidak terduga. Ada yang bertemu dengan penuh perjuangan, ada yang bersama harus merelakan, ada juga yang harus berpisah dulu untuk bersama, dan ada juga yang harus berpisah untuk bersama orang lain. Nggak paham juga, sih. Dan ada juga yang dipisahkan karena dia lagi bersama jodohnya orang lain. Yang pasti, orang baik akan bertemu dengan orang baik. Allah itu adil. Karena jodoh itu adalah cerminan diri.

Seperti cerita seorang teman yang satu ini. Udah lama pacaran, udah sampai acara engagement dan persiapan ini dan itu. Udah dekat dengan hari H semuanya dibatalkan oleh pasangannya. Sakit nggak, tuh?. Nancap banget dihati kayanya saking dalamnya itu luka. Begitulah rahasiaNya yang kita tidak ketahui. Bisa saja, dengan cara ini Allah menjauhkan kita dari orang-orang yang nggak baik buat kita. Mungkin dia baik, tapi bukan baik untuk kita.

Lalu, ada juga yang sudah berpacaran tapi malah nikah sama yang lain yang masih temannya juga. Kita nggak bisa nyalahin siapa-siapa. Karena itulah takdir dariNya. Semua bisa terjadi sesuai kehendakNya.

Lalu, ada yang mencoba mendekat tapi hanya sebatas dekat. Tidak berani lebih kearah yang serius. Lalu, ditikung deh sama yang bener-bener serius. Nikah, lalu punya anak. Aku kagum banget sama kejadian-kejadian yang ada disekitar Aku sekarang ini. Semua kejadiannya diluar dugaan dan menyadarkan Aku satu hal. Apapun yang kita lakukan dan rencanakan. Keputusan tetap ada padaNya. Ibarat kata skripsi, segala macamnya kita dibimbing untuk melesaikannya. Lalu, pada saat proposal jika nggak cocok ya dibatalkan. Tapi jika cocok lanjutlah sampai komprehensif. Pengujinya siapa? Allah.

Karena jodoh tidak akan tertukar. Selama apapun kamu pacaran, sekuat apapun kamu mengikatnya jika memang bukan jodoh, kita bisa apa?. Sekuat apapun kita berharap, jika bukan namanya yang tertulis diLauhul Mahfudz kita bisa apa?. Ini, noted untuk diri sendiri ketika berharap banget sama orang. Jadi suka emosi sama diri sendiri. Bukannya nggak bisa move on. Beberapa bulan ini merasa bersalah aja sama diri sendiri. Terkadang terlalu mengikuti hati juga nggak baik, ya? duh! Blogger labil -_- kemarin katanya ikutin hati, sekarang jangan terlalu ikutin hati. Yang mana satu ini -_-

Dan memang yang maha kuasa yang punya kuasa membolak-balikkan hati seseorang. Beberapa waktu lalu rancu banget rasanya sama perasaan sendiri. Bisa gitu berharap sama manusia sebegitunya. Tapi semakin kesini, mencoba mencari tujuan manusia hidup itu untuk apa Aku mulai paham. Emang sih pemahamannya masih dangkal banget. Masih jauh dari kata paham. Masih butuh bimbingan dari yang paham. Kita nggak tahu rencana dan takdir apa yang akan terjadi selanjutnya. Masalah hati, jodoh serahin aja ke yang punya hidup. Mau jodoh kita didunia belahan manapun, kalau emang udah jodoh bakalan ketemu juga. Tinggal doain aja, semoga dia nggak lagi jagain jodohnya orang lain. Dan, semoga dia sudah berada dijalan yang lurus biar bisa bimbing wanitanya. Iyah gitu.

Seperti kisahnya Ibunda Khadijah. Udah berapa kali beliau ditinggal oleh suaminya karena meninggal? Karena beliau memang ditakdirkan untuk bersama Rasul, Nabi Muhammad SAW. Atau kisahnya Fathimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib ? Baper bacanya... udah sampai disini aja ceritanya.  Belum jauh bacaannya :3

"Teruntuk kamu yang Aku belum tahu siapa dan dimana, semoga dalam keadaan sehat wal'afiat. Tanpa kurang suatu apapun. Semoga Allah memudahkan jalanmu untuk mencariku"
Udah gitu aja, cuma mau coba berkata-kata manis, puitis yang wanita bangetlah, tapi kayaknya nggak cocok gitu -_- Apalah daya..