Jodoh Tak Mungkin Tertukar..

/ November 20, 2017
Assalamu'alaikum ^.^

Kali ini jomblo bahas jodoh! jangan ada yang komplain dan jangan ada yang ribut. Apalagi membatin "alah! jomblo aja bahas jodoh. Kaya udah ketemu jodohnya, aja!". Nah itu nggak boleh. Khusnudzon aja, kali aja habis postingan ini jodohnya datang. Yakannn yakannn.. Curhatan kali ini membahas tentang jodoh. kenapa jodoh? Karena ketika melihat orang-orang yang ada disekitar Aku banyak banget kejadian yang emang menunjukkan kebesaran Allah. Dia memang sudah mengatur kehidupan manusia sedemikian rupa. Dari hal paling remeh sekalipun sudah ada dalam script skenarionya.

kicauanvinacom


Melihat orang-orang disekitar Aku yang menemukan jodohnya dengan cara yang tiba-tiba dan tidak terduga. Ada yang bertemu dengan penuh perjuangan, ada yang bersama harus merelakan, ada juga yang harus berpisah dulu untuk bersama, dan ada juga yang harus berpisah untuk bersama orang lain. Nggak paham juga, sih. Dan ada juga yang dipisahkan karena dia lagi bersama jodohnya orang lain. Yang pasti, orang baik akan bertemu dengan orang baik. Allah itu adil. Karena jodoh itu adalah cerminan diri.

Seperti cerita seorang teman yang satu ini. Udah lama pacaran, udah sampai acara engagement dan persiapan ini dan itu. Udah dekat dengan hari H semuanya dibatalkan oleh pasangannya. Sakit nggak, tuh?. Nancap banget dihati kayanya saking dalamnya itu luka. Begitulah rahasiaNya yang kita tidak ketahui. Bisa saja, dengan cara ini Allah menjauhkan kita dari orang-orang yang nggak baik buat kita. Mungkin dia baik, tapi bukan baik untuk kita.

Lalu, ada juga yang sudah berpacaran tapi malah nikah sama yang lain yang masih temannya juga. Kita nggak bisa nyalahin siapa-siapa. Karena itulah takdir dariNya. Semua bisa terjadi sesuai kehendakNya.

Lalu, ada yang mencoba mendekat tapi hanya sebatas dekat. Tidak berani lebih kearah yang serius. Lalu, ditikung deh sama yang bener-bener serius. Nikah, lalu punya anak. Aku kagum banget sama kejadian-kejadian yang ada disekitar Aku sekarang ini. Semua kejadiannya diluar dugaan dan menyadarkan Aku satu hal. Apapun yang kita lakukan dan rencanakan. Keputusan tetap ada padaNya. Ibarat kata skripsi, segala macamnya kita dibimbing untuk melesaikannya. Lalu, pada saat proposal jika nggak cocok ya dibatalkan. Tapi jika cocok lanjutlah sampai komprehensif. Pengujinya siapa? Allah.

Karena jodoh tidak akan tertukar. Selama apapun kamu pacaran, sekuat apapun kamu mengikatnya jika memang bukan jodoh, kita bisa apa?. Sekuat apapun kita berharap, jika bukan namanya yang tertulis diLauhul Mahfudz kita bisa apa?. Ini, noted untuk diri sendiri ketika berharap banget sama orang. Jadi suka emosi sama diri sendiri. Bukannya nggak bisa move on. Beberapa bulan ini merasa bersalah aja sama diri sendiri. Terkadang terlalu mengikuti hati juga nggak baik, ya? duh! Blogger labil -_- kemarin katanya ikutin hati, sekarang jangan terlalu ikutin hati. Yang mana satu ini -_-

Dan memang yang maha kuasa yang punya kuasa membolak-balikkan hati seseorang. Beberapa waktu lalu rancu banget rasanya sama perasaan sendiri. Bisa gitu berharap sama manusia sebegitunya. Tapi semakin kesini, mencoba mencari tujuan manusia hidup itu untuk apa Aku mulai paham. Emang sih pemahamannya masih dangkal banget. Masih jauh dari kata paham. Masih butuh bimbingan dari yang paham. Kita nggak tahu rencana dan takdir apa yang akan terjadi selanjutnya. Masalah hati, jodoh serahin aja ke yang punya hidup. Mau jodoh kita didunia belahan manapun, kalau emang udah jodoh bakalan ketemu juga. Tinggal doain aja, semoga dia nggak lagi jagain jodohnya orang lain. Dan, semoga dia sudah berada dijalan yang lurus biar bisa bimbing wanitanya. Iyah gitu.

Seperti kisahnya Ibunda Khadijah. Udah berapa kali beliau ditinggal oleh suaminya karena meninggal? Karena beliau memang ditakdirkan untuk bersama Rasul, Nabi Muhammad SAW. Atau kisahnya Fathimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib ? Baper bacanya... udah sampai disini aja ceritanya.  Belum jauh bacaannya :3

"Teruntuk kamu yang Aku belum tahu siapa dan dimana, semoga dalam keadaan sehat wal'afiat. Tanpa kurang suatu apapun. Semoga Allah memudahkan jalanmu untuk mencariku"
Udah gitu aja, cuma mau coba berkata-kata manis, puitis yang wanita bangetlah, tapi kayaknya nggak cocok gitu -_- Apalah daya..
Assalamu'alaikum ^.^

Kali ini jomblo bahas jodoh! jangan ada yang komplain dan jangan ada yang ribut. Apalagi membatin "alah! jomblo aja bahas jodoh. Kaya udah ketemu jodohnya, aja!". Nah itu nggak boleh. Khusnudzon aja, kali aja habis postingan ini jodohnya datang. Yakannn yakannn.. Curhatan kali ini membahas tentang jodoh. kenapa jodoh? Karena ketika melihat orang-orang yang ada disekitar Aku banyak banget kejadian yang emang menunjukkan kebesaran Allah. Dia memang sudah mengatur kehidupan manusia sedemikian rupa. Dari hal paling remeh sekalipun sudah ada dalam script skenarionya.

kicauanvinacom


Melihat orang-orang disekitar Aku yang menemukan jodohnya dengan cara yang tiba-tiba dan tidak terduga. Ada yang bertemu dengan penuh perjuangan, ada yang bersama harus merelakan, ada juga yang harus berpisah dulu untuk bersama, dan ada juga yang harus berpisah untuk bersama orang lain. Nggak paham juga, sih. Dan ada juga yang dipisahkan karena dia lagi bersama jodohnya orang lain. Yang pasti, orang baik akan bertemu dengan orang baik. Allah itu adil. Karena jodoh itu adalah cerminan diri.

Seperti cerita seorang teman yang satu ini. Udah lama pacaran, udah sampai acara engagement dan persiapan ini dan itu. Udah dekat dengan hari H semuanya dibatalkan oleh pasangannya. Sakit nggak, tuh?. Nancap banget dihati kayanya saking dalamnya itu luka. Begitulah rahasiaNya yang kita tidak ketahui. Bisa saja, dengan cara ini Allah menjauhkan kita dari orang-orang yang nggak baik buat kita. Mungkin dia baik, tapi bukan baik untuk kita.

Lalu, ada juga yang sudah berpacaran tapi malah nikah sama yang lain yang masih temannya juga. Kita nggak bisa nyalahin siapa-siapa. Karena itulah takdir dariNya. Semua bisa terjadi sesuai kehendakNya.

Lalu, ada yang mencoba mendekat tapi hanya sebatas dekat. Tidak berani lebih kearah yang serius. Lalu, ditikung deh sama yang bener-bener serius. Nikah, lalu punya anak. Aku kagum banget sama kejadian-kejadian yang ada disekitar Aku sekarang ini. Semua kejadiannya diluar dugaan dan menyadarkan Aku satu hal. Apapun yang kita lakukan dan rencanakan. Keputusan tetap ada padaNya. Ibarat kata skripsi, segala macamnya kita dibimbing untuk melesaikannya. Lalu, pada saat proposal jika nggak cocok ya dibatalkan. Tapi jika cocok lanjutlah sampai komprehensif. Pengujinya siapa? Allah.

Karena jodoh tidak akan tertukar. Selama apapun kamu pacaran, sekuat apapun kamu mengikatnya jika memang bukan jodoh, kita bisa apa?. Sekuat apapun kita berharap, jika bukan namanya yang tertulis diLauhul Mahfudz kita bisa apa?. Ini, noted untuk diri sendiri ketika berharap banget sama orang. Jadi suka emosi sama diri sendiri. Bukannya nggak bisa move on. Beberapa bulan ini merasa bersalah aja sama diri sendiri. Terkadang terlalu mengikuti hati juga nggak baik, ya? duh! Blogger labil -_- kemarin katanya ikutin hati, sekarang jangan terlalu ikutin hati. Yang mana satu ini -_-

Dan memang yang maha kuasa yang punya kuasa membolak-balikkan hati seseorang. Beberapa waktu lalu rancu banget rasanya sama perasaan sendiri. Bisa gitu berharap sama manusia sebegitunya. Tapi semakin kesini, mencoba mencari tujuan manusia hidup itu untuk apa Aku mulai paham. Emang sih pemahamannya masih dangkal banget. Masih jauh dari kata paham. Masih butuh bimbingan dari yang paham. Kita nggak tahu rencana dan takdir apa yang akan terjadi selanjutnya. Masalah hati, jodoh serahin aja ke yang punya hidup. Mau jodoh kita didunia belahan manapun, kalau emang udah jodoh bakalan ketemu juga. Tinggal doain aja, semoga dia nggak lagi jagain jodohnya orang lain. Dan, semoga dia sudah berada dijalan yang lurus biar bisa bimbing wanitanya. Iyah gitu.

Seperti kisahnya Ibunda Khadijah. Udah berapa kali beliau ditinggal oleh suaminya karena meninggal? Karena beliau memang ditakdirkan untuk bersama Rasul, Nabi Muhammad SAW. Atau kisahnya Fathimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib ? Baper bacanya... udah sampai disini aja ceritanya.  Belum jauh bacaannya :3

"Teruntuk kamu yang Aku belum tahu siapa dan dimana, semoga dalam keadaan sehat wal'afiat. Tanpa kurang suatu apapun. Semoga Allah memudahkan jalanmu untuk mencariku"
Udah gitu aja, cuma mau coba berkata-kata manis, puitis yang wanita bangetlah, tapi kayaknya nggak cocok gitu -_- Apalah daya..
Continue Reading
Assalamu'alaikum ^.^

Tenang.. tenang.. Keep Calm. Artikel baru kali ini bukan membahas soal hati, lagi. Tobat! untuk bulan ini. Nanti bulan depan nulis masalah hati lagi kalau ada. muhehehehe! Diartikel kali ini merangkap, sih. Ada review produk dan hal manis untuk adik-adik manis.
 
kicauanvinacom
Hari ini, proses penyerahan seserahan*uhuk! ke adik-adik yang manis selesai. Proses yang luar biasa romantis dan manis banget nggak bisa di pungkiri lagi. Mungkin yang liat ada rasa mau nabok. Paginya, Aku kasi info aja.
"Nanti adzan (zuhur) langsung tempat Mbak (mbak-mbak kantor) ya.. Ada yang mau Aku bilang. Penting".
 " Apaan, Kak? penasaran ni".
"Udah, nanti aja ditempat Mbak" jawab Ku meyakinkan.
"Kasih clue, dong".
Begitulah kira-kira percakapan unfaedah pagi-pagi. Sedari pagi udah buat anak orang penasaran. 

Siangnya, tibalah waktunya penyerahan seserahan ini. Adzan Dzuhur udah berkumandang. Langsung naik ke tempat shalat, dan info sama Adik-adik manis tadi untuk ikutan. Selesai shalat, dimulailah drama ajaib. Diawali cekikitan yang tertahan karena adik-adik manis ini udah penasaran tingkat dewa.
"Cepatlah Kak, mau bilang apa?".
Aku masih belum menjawab, masih cekikikan aja lihat manusia berdua yang mau dikasi seserahan.
 "Apaan sih, Kak? Penting banget sampai dipanggilin".
"Iya, ha! Kakak mau kasi tau Kakak mau nikah?" celetuk Adik yang sok polos tanpa dosa.
Aku cuma mengangguk dan mengaminkan.
"Iya" masih nahan ketawa sambil nyengir kuda.
"Ih, seriusan kak. Kakak mau nikah? Alhamdulillah Aku seneng dengernya. Kapan kak?"

"Iya, jangan-jangan Kakak mau kasih undangan?" masih aja pembahasan.
Aku pengin ketawa tapi nggak bisa lepas karena ada di area terlarang, wkwkwkwk. Udah ngumpul kaya mau buat konferensi meja bundar. Semua anggota dikumpulkan.
Balik lagi ke proses penyerahan seserahan tadi. Dua Adik manis yang polos ini masih mengira Aku manggil mereka buat ngumumin Aku nikah. Yakali nikah diumumin sebegitunya ke mereka, ngahahahaha :3 Duh! Tampang polos mereka menggelitik batin, nggak sanggup sebenarnya nahan ketawa. Dengan kepolosan itu masih tetap bertanya, "Ha? Jadi 3 orang kita nikah ni dekatan?". Aku hanya bisa mengangguk. Dan karena nggak tahan lagi, dan sebelum obrolan berlanjut ke pertanyaan "Sama siapa, Kak?" Aku mulai mendekatkan diri dari kumpulan yang udah cekikikan penasaran.

Seserahan yang udah dibungkus cantik, Aku letakin dibawah mukena dan sajadah yang terlipat. Rencananya sih mau ngasihnya sambil duduk dulu biar agak anggun-anggun gimana, gitu. Tapi apalah daya, waktu lagi jalan mau letakin mukena, kotak yang dua buah ini jatuh tsayyy ke hadapan mereka. Ya udah, karena terlanjur jatuh langsung kasi aja. Ini ya buat kamu, dan kamu. Abis itu ngibrit lari turun kembali ke ruangan. Eh, malah jumpa lagi ditangga.
"Unfaedah banget tauuu Kak, kirain beneran Kakak nikah! Huh!"

"Lah! Yang bilang mau nikah siapa? Kaliam sih asumsinya kejauhan" jawab sekenanya.

Ditangga mau turun keruangan, Aku dan seorang teman yang ikut serta dalam rencana ajaib ini, nabok-nabokin Aku.
"Ish! Nggak ada manis-manisnya. masa gituuu. Nggak ada romantis-romantisnya".
"Kan udah tu, kalau kayak gitu kan mereka ingat terus" jawaban polos.
"Apaan! Duhhhh ku gemass" jawab seorang teman yang nggak tahan juga mau ketawa.
Hingga ribuan purnama pun berlalu, masih di tabokin sama mukenanya Dia sambil komat-kamit. Beakakakakaka, ntahlah. Ampuuun! Tapi aneh juga, masa kasi seserahan begini abis itu ngibrit pergi. Dan maafkan Aku yang nggak ada romantis-romantisnya.

Well, masuk kepada seserahannya. Eng Ing Eng~~

kicauanvinacom


Kemarin ada liat design yang nggak berisik untuk guft ini. Sebelumnya Aku dan teman Aku bingung mau kasih seserahan apaan gitu. Yaudah, kebetulan juga ada design yang muncul dari feed Instagram temen. Setelah pergolakan batin buat milih design, terpilihlah dua design ini. Tentunya design ini sudah di bahas juga ke temen yang satunya. Dan OK!

Langsung aja dipesan. Nggak sampai seminggu kayanya. Barangnya udah ready! Ada beberapa hal yang Aku suka dari brand ini. Anggap saja ini Brand Local Pekanbaru, ya. Tapi, dari segi harga masih sesuai dengan kualitasnya. Karena pada saat pemesanan, untuk design yang dibuat bisa direvisi sesuai keinginan pembeli. Dengan membeli produk ini, kita mendapatkan 2 hal sekaligus. Dapat jam dan designnya. Ini dari segi produk.

Dari segi packaging, pertama ada kotak dan bantalan jam ini udah biasa, ya. Memang rata-rata jam packagingnya begitu. Tapi, dibagian Covernya juga bermanfaat. Covernya hitam gitu dan nggak berisik juga. Nggak tau ya, karena yang punya usaha Laki-Laki, kali ya. Jadi designnya simple aja. Tapi tjakep dan Rapi. Terus, dibagian covernya ada nama Brand dan seperti kutipan gitu. Kutipannya begini :
"Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang". - Muttafaquh 'Alaih
Dan nggak cuma dapat jamnya, Ada pin juga ternyata. Bukan, bukan Pin BBM Abang yang jual. Pin nya berisi kalimat nasehat kebaikan, juga. Aku jadi ingat kalimat seperti ini "sebarkanlah kebaikan walau satu ayat". Apa yang kamu tanam, itu yang akan kamu tuai. Jadi, sedikit tapi bayangin aja kalau disetiap yang beli mengamalkannya, MaSyaa Allah. Berfaedah banget! Yang punya usaha emang niat banget. Nggak tahu siapa yang punya ide mantap jiwa gini. Semoga yang makai jamnya berkah, yang punya usaha berkah, yang ngasi seserahan juga berkah. Aamiin.


kicauanvinacom


Foto jamnya satu aja, satu lagi nggak sempat ambil. Karena pulang udah kemalaman dan belum lagi introgasinya Ibuk karena lupa ngabarin pulang telat.  Dan mesti bungkusin lagi pake kertas cantik. Dan maafkan foto yang alakadarnya. Fotonya lagi nggak sadar kayanya. -__-

Belinya di Dalil Arloji. Bisa cek di Akun Instagramnya @dalilarloji

Oiya, pas pulang dari ambil jam ini. Kebetulan ambil jamnya di mesjid, tenang jual-belinya nggak didalam mesjid, kok. Ini kan nungguin abangnya Tahsin dulu, Aku kira abis Isya langsung dikasih. Untung aja abangnya bawa istrinya, jadi ada temen sambil nungguin. Hal yang menyayat hati, jiwa dan raga adalah ketika pulang. Siabang dan istrinya udah keparkiran laki-laki. Tinggalah Aku seorang diri diparkiran, dari kejauhan ada Bapak-Bapak yang Aku nggak kenal ngajak bicara.

 "Loh, kok sendiri. Suaminya mana?" Tanya si Bapak.

"Maaf, Pak. Gimana Pak?" rada budek.

"Kok sendirian, suaminya mana?" tanya Bapak penasaran.

"Oooooo" hening.

"Atau ikutan tahsin, juga?" celetuk si Bapak.

Fyi, Malam itu yang tahsin para lelaki bukan cewek. Apakah muka ini terlalu tampan :|
Karena udah hidupin motor langsung pamit dan berlalu saja. Pengin rasanya jawab sama Bapaknya, "orangnya di dalam Pak, tapi belum tahu yang mana". xD 

Oiya, karena ada yang nanya ini buat cewek apa cowok. Ini buat cewek ya pemirsaaa. Di jamnya padahal ada namanya -_______-
Assalamu'alaikum ^.^

Beberapa bulan belakangan ini, lagi booming banget dengan yang namanya Sate Taichan. Dan kulineran inijuga mewabah hingga ke Pekanbaru. Lapak untuk Sate Taichan juga semakin banyak. Dengan ciri khas sambalnya masing-masing. Dan yag pastinya dengan tingkat kepedasan yang kadang Aku rasa berbeda. Ntahlah, tapi kadang tergantung moodnya si lidah juga, sih. wkwkwkwk :D

Sate Taichan itu polos tapi ngagetin. Kenapa? Tampangnya aja polos, giliran dicolek pake cabe langsung deh menusuk! Tampilan daging ayam tanpa lemak jahat yang dibakar putih bersih saja. Lalu disiram dengan sambal khas taichan yang pedan asam dan gurih. Buat para pecinta kuliner pedas ini bakalan surga banget. Nah, kali ini ada dua lokasi yang sudah saya kunjungi. Ada perbedaan dari sambalnya. Tapi tetap dengan tingkat kepedasan yang aduhay~ 

Kuliner Sate Taichan di Pekanbaru yang pertama Aku coba di Sate Taichan Ndoro. Makan sate taichan disini, juga sekalian first impression Aku kepada si Sate Taichan yang lagi hype didunia perkulineran. Kesini juga karena ajakannya temen, awalnya takut karena infonya tingkat pedasnya diluar kemampuan Aku, tapi apalah daya rayuan teman lebih maut. Sebelumnya belum pernah makan taichan-taichanan gitu. Tapi karena rayuan temen, yaudin ngikut aja. Pedesnya pas lagi makan ga terlalu berasa, udah selesai baru deh bereaksi dimulut juga di perut. 😹
Untuk Harga Rp. 20.000,- Sate Taichan 10 tusuk + Lontong



Untuk rasa Daging ayamnya empuk nggak terlaly kering. Ada gurihnya dan asem-asemnya sedikit. Dicocol sambal khas taichannya sedap, tapi sayang sambal taichannya dikit :|


Loc Pas di depan Warung Nagih. Kalau dari arah simp. lampu merah Ronggo ambil Jalan arah ke Al Azhar / Jl. S. Parman, Gobah 😹 posisi sebelah kanan 😊

kicauanvinacom
Sate Taichan Ndoro Jl. S. Parman

Kuliner Sate Taichan di Pekanbaru yang kedua Aku coba ada di dekat Bundaran Keris di Jl. Pattimura, arah jalan potong mau ke sudirman atau ke Hotel Grand Central. Untuk daging ayamnya, pada saat pertama kesini, dagingnya terlalu kering panggangnya. Jadi juicy ayamnya nggak dapet. Tapi semakin kesini, karena udah jadi langganan sampai Bapak penjualnya pun hapal pesanannya, karena Aku minta jangan terlalu kering panggangnya. Kenapa betah bolak-balik makan disini? pertama suka sama tekstur ayamnya yang pas diminta panggangnya ga kering. Jadi ayamnya masih lembut, juicy gitu. Terus lebih aduhaynya lagi, gurihnya dapet, asemnya berasa ditambah dicocol pake sambal khas taichannya. Ahsudahhh~~ surga dunia. Hahaha

Harga 1 porsi + lontong Rp. 19.000
Jika mau tambah dagingnya 5 tusuk  tambah Rp. 10.000 lagi.

Selalu ada alasan untuk balik lagi. Apalagi disini nggak pelit sambal taichannya. Udah sedap, pelayanannya ramah. Apalagi coba? Apalagi sekarang karena sudah sering kesini, kadang suka disambut dengan salam sama si Bapak penjual. "Assalamu'alaiku, pesan biasa?" Nahhh begituu..


kicauanvinacom
Sate Taichan Pakde Cabang Senayan Jl. Pattimura


Untuk sementara Aku baru coba dua lokasi ini, nanti jika sudah ada tambahan lokasi lain artikelnya di update lagi. Jika ada rekomendasi lokasi, bisa disampaikan di kolom komentar, ya :)

Aassalamu'alaikum ^.^

Beberapa bulan belakangan ini Aku lebih sering posting yang berhubungan dengan perasaan dan hati. Bukan tanpa sebab, tapi memang suasana lah yang menuntun Aku untuk menuliskan hal itu. Ehak! Lagi baper tingkat dewa. Rajin nulis karena lagi pengin curhat colongan aja. Padahal mah isinya curhat bego aja. Unfaedah sih, kalau kids zaman now bilang. Tapi, daripada curhat nggak kesanpaian dan dari pada dipendam sendiri lebih baik berbagi. Karena berbagi bikin happy. Yakannnnnn~

Beberapa bulan belakangan ini emosi emang lagi labil banget. Kadang kalau lagi senangnya, emang bahagia banget sampai lupa tanah air, lupa bangsa dan pacar. Okeh, skip bagian pacar. Sehingga, bloglah yang menjadi pelarian.

kicauanvinacom



Kenapa ngeBlog? Pada saat kita menulis dan mengeluarkan apa yang terpendam yang udah nggak bisa ditahan lagi itu rasanya plong aja. Apalagi nggak bisa bercerita banyak dan secara langsung dengan siapapun. Di blog beda, mau bilang apa juga dia mah nurut aja. Seenggaknya segala unek-unek dan emosi jiwa yang ada dilubuk hati terdalam bisa keluar.

Berbicara masalah menulis dan emosi jiwa. Apa hubungannya? Aku nggak tahu juga mereka punya hubungan apa. Dan Aku nggak mau jadi orang ketiga diantara mereka. *lah?. Ketika mulut tidak sanggup untuk mengungkapkan, maka tulisanlah yang mampu bercerita. Tulis aja semaunya, secukupnya tapi jangan sekedarnya. Tulis aja semua apa yang mau diungkapkan. Nanti kalau udah selesai dibaca lagi dan di filter. Hahahaahah

Tapi, memang ngaruh banget. Ketika emosi yang berefek pada rasa galau nggak jelas juntrungannya itu muncul, kalau diungkapkan dalam tulisan kayak ada manis-manisnya gitu. Lega aja bawaannya. Bukan mau pamer masalah sama orang, tapi ya inilah kehidupan. Nggak semuanya bisa diungkapkan tapi bisa di ceritakan dengan sudut pandang masing-masing. Dan ada harapan mana tau doi baca, terus peka *eh

Dengan menulis, selain bisa lebih rileks bisa berbagi. Masalah apa yang kita hadapi dan jalan keluar yang kita jalani kali aja ada yang punya masalah yang sama dan masih bingung gimana cara menghadapinya. Karena setiap orang punya masalahnya sendiri. Kalau nggak mau punya masalah tidur abadi aja.

Ketika blog lebih mirip diari online. Itu blog Aku banget! isinya curhatan abege tanggung (?) yang baru mulai jatuh cinta lagi lalu patah hati dalam hitungan hari dan bersemi kembali lalu hilang lagi. huekk! mungkin jika bercerita langsung sama temen Aku udah digampar. Bahasamu, nak~.  

Banyak hal yang bisa memancing emosi yang sedang labil ini. Tapi lebih banyak hal yang memancing emosi buat ngomel mulu. Pelakunya banyak nih kalau bagian dunia marah-marah dan ngomel nggak jelas. Kalau udah seperti ini, biasanya langsung istighfar dan ingat kata ustad, jadikan mereka yang memancing emosimu sebagai guru praktek kesabaran. Ehak! Karena sabar itu belajarnya seumur hidup praktek terus. Teori banyak tapi lebih yahud jika dipraktekan.

Eh jadi sebenarnya intinya apaan sih menulis sama emosi jiwa~ *arghhhh! Jadi hubungan mereka itu, kalau lagi emosi coba deh istighfar dulu terus nulis. tulis aja apa yang lagi dipendam. Bisa omelan, bisa curhatan, asal jangan pembahasan aib nggak jelas aja. Sebenarnya isi blog ini aib sih -_-. Setelah menulis panjang lebar, hati mulai tenang karena semua unek-unek sudah dikeluarkan. Gapapa nggak langsung di publish. Diliat-liat aja dulu mana tahu cocok. Banyak orang yang tidak bisa mengungkapkan dengan lisan. Maka, tulisan dapat membantu itu. Bukan dalam hal emosi jiwa aja. Tapi dalam berbagai hal. Kecuali kalau ijab qabul memang wajib lisan ya, *eh. Kaya pengalaman aja. Dalam hati pembaca "udah curhatnya?". Menulis juga dapat mengurangi tingkat stres, menurut Aku dengan ke sotoy-an tingkat tinggi.  xD maapkannn... Blog labil ini yang suka-suka dan seenak perutnya aja posting hal unfaedah begitu. Tapi apa hendak dikata, perasaan ini tidak bisa berdusta. eaaaaak~
Ingat nggak kapan terakhir menulis atau mengisi buku diary ? Aku terakhir waktu udah punya blog, tapi diary yang dulu masih tersimpan indah di lemari. Isinya curhatan masalah sekolah waktu SD, SMP dan awal masuk SMK. Disana tulisan mulai dari tulisan dokter yang nggak kebaca sampai tulisan yang lumayan bisa dibaca. Isinya curhatan mulai dari kena omel orang tua karena nggak mau makan, telat pulang kerumah atau lupa pulang kalau lagi asik main sama temen. Atau mantau tante yang lagi pacaran, yang lagi ngajak aku biar ada alibiyang kuat untuk keluar rumah. Dear diary dulu indah banget, ya kan?

Udahhhh ah tulis aja, mana tahu one day~ saat Aku dan Kamu tak mampu menjadi Kita bisa nyasar pada postingan seperti ini. Lalu ingat dan mengenang memory terus ketawa sendiri. Aku dulu begini? yah, of course. Karena dengan menulislah kita bisa berkarya dan akan di kenang meskipun raga tak lagi ada.

Credit : Featured Image 
Background - weheartit.com
Emotion - shareicon & Vexels

Menulis Dan Emosi Jiwa

by on November 12, 2017
Aassalamu'alaikum ^.^ Beberapa bulan belakangan ini Aku lebih sering posting yang berhubungan dengan perasaan dan hati. Bukan tanpa...
Assalamu'alaikum ^.^
  



Beberapa hari yang lalu Aku dapat informasi tentang IWIC 11 (Indosat Wireless Innovation Contest).
IWIC adalah program tahunan yang diadakan Indosat Ooredoo sejak 2006, dan tahun ini adalah IWIC yang ke-11. Tujuan IWIC ini diadakan adalah untuk memotivasi masyarakat Indonesia dari semua kalangan dan usia untuk menjadi inisiator, ideator dan pencipta aplikasi mobile, dan tidak hanya menjadi pengguna/konsumen. Menciptakan ide aplikasi mobile yang bisa berguna bagi banyak orang, menyelesaikan masalah sehari-hari, meningkatkan dan memperkaya kualitas hidup masyarakat, dan bahkan yang bisa bersaing dengan produk digital dunia global. Lomba ini tidak hanya terbuka untuk developer professional saja, namun siapapun yang punya ide (anak-anak, orang tua, siswa, karyawan, dsb), apapun idenya, bisa dituangkan di program IWIC 11 ini.

Latar Belakang 
 
Beberapa minggu belakangan ini di Kota Pekanbaru selalu dilanda hujan deras. Hal ini menyebabkan banjir dibeberapa wilayah Pekanbaru. Memang nggak semua lokasi banjir, tapi beberapa lokasi yang rawan banjir merupakan jalan utama yang dilewati oleh warga Pekanbaru termasuk Aku. Hal yang Aku takuti kalau sudah hujan besar adalah Banjir. Sebagai pengguna setia motor, hal ini menjadi momok banget. Karena Akaii (sebutan untuk motor Aku) udah tiga kali ngambek kalau dibawa nyelam di tengah banjir yang lumayan tinggi. Kadang kasihan juga sama Akaii, motor legend. Motor pertama kali yang bisa Aku beli dengan uang hasil kerja sendiri.Nah, kadang kalau udah hujan agak lama dengan curah hujan yang besar sudah sibuk nyari rute alternatif untuk pulang dari kantor. Kadang agak susah juga nyari informasinya, karena nggak semua titik bisa didapatkan dengan  mudah. Hal inilah yang menjadi latar belakang yang  akhirnya muncullah ide tentang aplikasi banjir. Namanya yang tepat belum ketemu, sih. Ditambah lagi, nggak cuma kota Pekanbaru aja yang sering mengalami banjir. Kalau sudah banjir, jalanan menjadi macet dan banyak motor mati. Nggak jarang juga mobil pun ikutan mati. Kan repot. Kadang nggak cuma kendaraan roda dua saja yang suka mogok ditengah banjir, tapi kendaraan roda empat juga ada. Bayangin aja, Hujan lebat, udah jalanan macet, banjir, dan motor mogok. Lengkap sudah.

Fitur Aplikasi Alternatif Rute Banjir

Berbicara rute, pasti nggak jauh-jauh dari google maps, nah pada aplikasi ini bisa di sinkronisasikan dengan google maps sebagai penunjuk rutenya. Dalam fitur ini pastinya berisi informasi seperti lokasi atau titik banjir, lalu menunjukkan rute yang dapat dilewati oleh pengguna dari posisinya saat ini atau bisa disebut sebagai Rute Aman. Terdapat fitur perbaharui informasi dari pengguna juga. Jadi sesama pengguna bisa memperbaharui informasi mengenai titik lokasi banjir. Sehingga bisa meminimalisir kemacetan akibat banjir di titik-titik lokasi banjir.

Apa sih keuntungan yang didapatkan ?

Banyak hal yang akan didapat dari aplikasi ini. Pertama, mereka pengendara motor yang biasanya suka takut sama lokasi titik banjir bisa menemui rute amannya, meskipun kadang rute tersebut agak memutar dari jalur biasanya. Tapi daripada mesin motor mati, ya kan? Kedua, warga dan pemerintah setempat bisa bersinergi dalam pencegahan banjir. Misalnya Titik A, titik ini sering dilalui karena sebagai jalan utama, jadi pada tahu dimana lokasi titik banjir terparah padahal jalannya sangat dibutuhkan. Membantu para pengguna jalan menemukan rute aman mereka otomatis ini merupakan aplikasi yang sangat dibutuhkan, dikala banjir melanda.  Manfaat dari segi lain seperti penghasilan dari layanan iklan yang dipasang pada aplikasi.

Nah, ini sebagian kecil ide dari Aku. Bagi teman-teman yang punya ide yang lebih berguna dan bermanfaat bagi kehidupan dunia digital ini dan mau ikutan kompetisi ini, yuks bisa check link ini :) Pendaftaran IWIC

Credit : Vector Awan - Pixabay.com