Skip to main content

Cerita Inspiratif - Kisah Seorang Ibu dan Anak

Ibu

Hai Reader :) selamat pagi. selamat menjalankan aktifitas :) Miss Purple kembali lagi ni, tentunya dengan artikelnya yang selalu update dan enggak bosen untuk di baca. semoga :) nah, di postingan kali ini Miss Purple mau menghadirkan Cerita Motivasi dan Ispirasi untuk reader Miss Purple. Miss Purple lagi searching tentang cerita yang bisa menjadi motivasi untuk kita semua.

Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya, ia adalah sebuah hal yang memalukan. Ibuku menjalankan sebuah toko kecil pada sebuah pasar.
Dia mengumpulkan barang-barang bekas dan sejenisnya untuk dijual, apapun untuk mendapatkan uang yang kami butuhkan. Ia adalah sebuah hal yang memalukan.
Pada suatu hari di sekolah. Aku ingat saat itu hari ketika ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia melakukan hal ini kepadaku? Aku melemparkan muka dengan rasa benci dan berlari. Keesokan harinya di sekolah.. “Ibumu hanya memiliki satu mata?” dan mereka semua mengejekku.
Aku berharap ibuku hilang dari dunia ini maka aku berkata kepada ibu aku,”Ibu, kenapa kamu tidak memiliki mata lainnya? Ibu hanya akan menjadi bahan tertawaan. Kenapa Ibu tidak mati saja?” Ibu tidak menjawab. Aku merasa sedikit buruk, tetapi pada waktu yang sama, rasanya sangat baik bahwa aku telah mengatakan apa yang telah ingin aku katakan selama ini.
Mungkin itu karena ibu tidak menghukum aku, tetapi aku tidak berpikir bahwa aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu, Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku menangis disana, dengan pelan, seakan ia takut bahwa ia akan membangunkanku. Aku melihatnya, dan pergi. Karena perkataanku sebelumnya kepadanya, ada sesuatu yang mencubit hati aku.
Meskipun begitu, Aku membenci ibuku yang menangis dari satu matanya. Jadi, Aku mengatakan diri ku jikalau aku akan tumbuh dewasa dan menjadi sukses, karena aku membenci ibu bermata-satu aku dan kemiskinan kami.
Lalu aku belajar dengan keras. aku meninggalkan ibu dan ke Seoul untuk belajar, dan diterima di Universitas Seoul dengan segala kepercayaan diri. Lalu, aku menikah. aku membeli rumah milikku sendiri. Lalu aku memiliki anak-anak juga. Sekarang, aku hidup bahagia sebagai seorang pria yang sukses. aku menyukainya disini karena ini adalah tempat yang tidak meningatkan aku akan ibu.
Kebahagiaan ini menjadi besar dan semakin besar, ketika seseorang tidak terduga menjumpai aku “Apa?! Siapa ini?”… Ini adalah ibu aku.. tetap dengan satu matanya. Ini rasanya seperti seluruh langit sedang jatuh ke diri aku. Anak perempuan aku lari kabur, takut akan mata ibu aku.
Dan aku bertanya kepadanya, “Siapa Anda? aku tidak mengenalmu!!” sandiwara aku. aku berteriak kepadanya “Mengapa engkau berani datang ke rumah aku dan menakuti anak aku! Pergi dari sini sekarang juga!”
Dan ibu dengan pelan menjawab, “Oh, maafkan aku. aku pasti salah alamat,” dan dia menghilang. Terima kasih Tuhan.. Ia tidak mengenali aku. aku merasa cukup lega. aku mengatakan kepada diri aku bahwa aku tidak akan peduli, atau berpikir tentang ini sepanjang sisa hidup aku.
Lalu ada perasaan lega datang kepada aku.. Suatu hari, sebuah surat mengenai reuni sekolah datang ke rumah aku. aku berbohong kepada istri aku mengatakan bahwa aku akan pergi perjalanan bisnis. Setelah reuni ini, aku pergi ke rumah lama aku.. karena rasa penasaran saja, aku menemukan ibu aku terjatuh di tanah yang dingin. Tetapi aku tidak meneteskan satu air mata sekalipun. Ia memiliki sepotong kertas di tangannya.. dan itu adalah surat untuk diri aku.
=================================================
Anakku,
Aku pikir hidupku sudah cukup lama saat ini. Dan.. aku tidak akan mengunjungi Seoul lagi.. tetapi apakah itu terlau banyak jikalau aku ingin kamu untuk datang menunjungiku sekali-kali nak? aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat lega ketika mendengar kamu akan datang dalam reuni ini.
Tetapi aku memutuskan untuk tidak datang ke sekolah.. Untuk Kamu.. aku meminta maaf jikalau aku hanya memiliki satu mata dan aku hanya membawa kemaluan bagi dirimu.
Kamu tahu, ketika kamu masih sangat kecil, kamu terkena sebuah kecelakaan, dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak tahan melihatmu harus tumbuh dengan hanya satu mata.. maka aku memberikanmu mata aku.. aku sangat bangga kepada anak aku yang melihat dunia yang baru untuk aku, menggantikan aku, dengan mata itu.
Aku tidak pernah marah kepadamu atas apapun yang kamu lakukan. Beberapa kali ketika kamu marah kepada aku. aku berpikir sendiri,”Ini karena kamu mencintai aku.” Aku rindu waktu ketika kamu masih sangat kecil dan berada di sekitarku.
Aku sangat merindukanmu. Aku mencintaimu. Kamu adalah duniaku.

Miss Purple terharu banget baca ini, ceritanya nyentuh banget. jadi inget Ibu di rumah :) mungkin kita udah menyia-nyiakan Ibu kita atau meghardik Ibu kita, bahkan malu terhadap Ibu kita. ingat lah hal itu akan menyakiti hati nya, membuatnya sedih. yuk mari bahagiakan Ibu kita, sayangi dia dan bersabar terhadapnya :)

Comments

Popular posts from this blog

Sering Kesal dengan Wajan yang Lengket? Inilah Solusinya!

Masalah di dapur biasanya selalu dirasakan oleh para pemula yang baru belajar memasak. Tetapi khusus masalah yang satu ini, orang yang sudah mahir memasak juga kerap mengalaminya. Masalah itu tak lain adalah wajan yang lengket. Segera dapatkan wajan berkualitas sesuai kebutuhan di MatahariMall. Keunggulan belanja online di MatahariMall bukan hanya dari segi harga terjangkau saja, tetapi juga kemudahan akses situs yang serba cepat dan praktis. Agar wajan kesayangan tidak lengket ketika digunakan, coba praktikkan beberapa tips ini, yuk.


Perawatan Pertama untuk Wajan Anti Lengket Wajan anti lengket yang baru dibeli harus dirawat dengan perawatan pertama yang tepat. Didihkan air pada wajan tersebut kemudian bubuhkan sedikit cuka. Diamkan sesaat sebelum mematikan kompor. Selanjutnya, wajan yang sudah dingin bisa dicuci seperti biasa dan siap untuk digunakan.
Ketika Membalikkan Makanan Usahakan untuk membalikkan makanan ketika teksturnya sudah kering ya, teman-teman. Ketika menggoreng daging, ik…

Contoh Paper Nilai - Nilai Pancasila Terhadap Tuhan YME

Hai guys, Miss Purple beberapa hari ini di pusingkan dengan tugas makalah dan paper.. bingung ga au apa beda paper sama makalah -___-.. duaduanya sama sama membingungkan.. bisa nyari ngeNet ga masalah sih.. tapi meski dari buku ┌(_o_)┐ sesuatu banget~~ tapi untuk yang satu ini untungnya Miss Purple ga mesti dari buku nyarinya.. Yukk Capcus liat karya yang ga seberapa ini :D




KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hidayahnya sehingga Kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat.
Harapan Kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca dan pendengar persentase Kami, sehingga Kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini, dan untuk kedepannya dapat lebih baik lagi.

Makalah ini Kami akui m…

Fakta Tentang Member BTOB

selamat sore reader, hari ini admin mau membahas tentang BTOB lagi, yaph! bagi para melody mendengar semua tentang BTOB pastilah hal yang sangat di tunggu. yuk mari baca beberapa fakta dari BTOB.


BTOB live debut pada tanggal 22 Maret 2012 di M! CountdownPada tanggal 22 Maret 2012 juga BTOB meluncurkan  2 debut lagu berjudul Insane dan Imagine.BtoB memiliki 4 vokalis (Sungjae, Changsub, Hyunsik, Eunkwang) dan 3 rapper (Minhyuk, Ilhoon dan Peniel)Peniel lahir di Chicago dan pindah ke Korea selama kurang lebih dua tahun dari sekarang (2012).BTOB dikenal untuk menjadi baik dalam harmonisasi.Peniel dulu adalah peserta training di JYPE dan kemudian ditransfer ke CUBE pada tahun 2011.Member BTOB bisa berbahasa Inggris dan Mandarin dengan lancar.Minhyuk pandai dalam akrobatik.Changsub bisa memainkan drum.Peniel dan HyunSik bisa bermain gitar.Hyunsik adalah anak laki-laki dari penyanyi Im Ji Hoon.Sungjae belajar di Cebu, Filipina.Peniel muncul di MV San-E “맛좋은 산” sebelum ia memulai debutnya di …