Selamat Hari Anak Nasional 2013

Yuhuuuu!! Selamat siang blogger kece yang ceria sepanjangg hari.. Salam Blogger Indonesia! di siang hari yang cerah dan berbahagia ini, Miss Purple kembali menulis postingan yang berhubungan dengan Istimewanya hari ini, hari apa ini? ya, semua orang tahu hari ini adalah hari selasa. Tapi bukan nama harinya yang Miss Purple Maksud, Hari ini tanggal 23 Juli 2013 bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Sedangkan tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Anak Sedunia. Infonya pada tanggal - tanggal ini anak-anak diperhatikan lebih dari hari biasanya. aku nggak ngerti sih maksudnya gimana, tapi yang jelas, yang namanya anak-anak, kapanpun dan dimanapun wajib di perhatikan. nggak cuma pada hari tertentu aja. Katanya anak generasi bangsa, ada program wajib belajar 9 tahun. Dan ada juga wajib belajar hingga tamat SMA. Tanggal 23 Juli termasuk dalam daftar tanggal penting di Indonesia.

Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli ternyata berbeda-beda pada tiap negara. Hari anak yang benar-benar dirayakan oleh seluruh dunia adalah pada tanggal 20 November. Tanggal tersebut diumumkan oleh PBB sebagai hari anak-anak sedunia. Organisasi anak di bawah PBB, yaitu UNICEF untuk pertama kali menyelenggarakan peringatan hari anak sedunia pada bulan Oktober tahun 1953. Tanggal 14 Desember 1954, Majelis Umum PBB lewat sebuah resolusi mengumumkan satu hari tertentu dalam setahun sebagai hari anak se-dunia yaitu pada tanggal 20 November.

Sejak tahun 1954 hingga hari ini, jumlah negara yang menyelenggarakan peringatan hari anak sedunia telah meningkat dari 50 menjadi 150 negara. Melalui peringatan tersebut, masalah dan problem yang dihadapi anak-anak di dunia menjadi bahan perhatian negara-negara, organisasi dan lembaga-lembaga internasional. Melalui peringatan itu juga, berbagai sumber mengajukan laporan data statistik terbaru mengenai keadaan anak-anak, masalah dan kesulitan yang mereka hadapi serta kondisi kesehatan dan kesejahteraan mereka. Sebagian dari data itu menyingkap realita pahit kehidupan jutaan anak di seluruh dunia yang hidup serba berkekurangan yang selalu bergelut dengan krisis makanan, kesehatan, pendidikan dan sebagainya.

Di antara hak-hak asasi manusia adalah hak untuk memperoleh kebebasan, keadilan dan kedamaian di dunia. Dalam hal ini, anak-anak lebih memerlukan perhatian, dukungan dan keamanan di banding kelompok umur yang lain. Masa depan dunia yang lebih baik memerlukan dukungan kesehatan mental dan keamanan anak-anak. Berkenaan dengan ini, Majelis Umum PBB mengesahkan sebuah piagam yang disebutnya sebagai Konvensi Hak Anak-anak Se-Dunia. Seluruh negara di dunia selain Amerika dan Somalia ikut dalam konvensi tersebut. UNICEF dengan pengesahan piagam tersebut berarti telah mengambil tindakan penyamaan seluruh anak di dunia dengan berbagai ragam ras dan etnisnya. Unicef menegaskan, tanpa diskriminasi apapun, anak-anak di dunia harus diberi perlindungan khusus oleh seluruh negara di dunia. Meskipun pengesahan piagam tersebut, merupakan langkah yang cukup berarti dalam merealisasikan hak anak-anak, akan tetapi para pemimpin dunia masih merasa perlu untuk menandatangani kesepakatan mengenai perbaikan kondisi anak-anak dunia dalam sidang tahun 1991. Namun demikian, sampai awal milineum ketiga ini, kondisi kehidupan anak-anak dunia masih belum menunjukkan perbaikan yang memuaskan.
Selain dari perang dan dampak buruknya bagi anak-anak di seluruh dunia, kemiskinan juga menjadi hal serius yang dihadapi oleh anak-anak. Berlandaskan laporan Unicef, di dunia saat ini terdapat 2,1 milyar anak. Dari jumlah itu setiap satu dari empat anak hidup dalam kemiskinan total. Angka ini pada negara-negara sedang membangun lebih besar dengan perbandingan satu dibanding tiga orang. Dari setiap 12 anak di dunia, seorang anak di bawah usia lima tahun meninggal karena penyakit yang tidak bisa diobati dan 300 juta anak lagi menanggung kelaparan. 130 juta anak tidak memiliki kesempatan belajar di sekolah dasar, di mana 60 persen dari jumlah tersebut adalah anak-anak perempuan. Selain dari ini lebih dari 50 juta anak dan atau 41 persen dari bayi di seluruh dunia tidak mempunyai akta kelahiran. Secara realitas, ia tidak termasuk anggota masyarakat dan tidak bisa mendapat hak seperti anak-anak lain seperti pendidikan dan kesehatan cuma-cuma. Dari sudut ini, ketika menginjak usia dewasa, dia tentu tidak akan mendapat hak-hak sosial. Anak-anak seperti ini yang tidak memiliki surat pengenal dengan mudah menjadi korban penyeludupan anak-anak atau jaringan mafia lainnya.

Inilah realita pahit dan memilukan dari kondisi kehidupan anak-anak di dunia. Untuk melindungi anak-anak yang merupakan generasi mendatang dunia, seluruh negara harus bersama-sama memikul tanggungjawab. Dengan demikian, kesulitan dan problema kehidupan anak-anak akan berhasil ditekan untuk kemudian melangkah ke arah realisasi hak-hak mereka.

Dalam agama Islam, anak-anak memiliki hak-hak khusus. Islam bahkan menggolongkan pendidikan anak yang benar sebagai ibadah. Tidak hanya itu, pandangan kasih sayang juga terhitung sebagai amal kebajikan. Oleh yang demikian, menghormati kedudukan dan kemuliaan anak-anak adalah perlu di setiap situasi dan kondisi.

Hak anak-anak, hak keluarga dan hak manusia, sudah dijelaskan dalam ajaran Islam. Islam telah menjelaskannya lebih lengkap dari apa yang dipaparkan oleh piagam hak Asasi Manusia atau Konvensi Hak Anak Sedunia. Salah satu kelebihan Islam ialah selain menyodorkan undang-undang dan metode, juga menyuguhkan teladan hidup. Nabi Muhammad saaw, berulang kali menekankan perlunya untuk menghormati hak-hak anak dan memperlakukan mereka dengan kasih sayang.
(dikutip dari artikel di KASKUS (http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015613645/sejarah-hari-anak-nasional-2012))

Nah itu dia, sedikit banyaknya info tentang Hari Anak Nasional ini. dan yaa walaupun memang banyak yang masih jauh ketinggalan di dunia anak-anak ini, dari pendidikan yang masih belum memadai dan kasih sayang dari keluarga tercinta yang mungkin masih ada yang nggak merasakan sepenuhnya karena alasan tertentu.
Hari Anak Nasional memang 1 kali setahun, tapi nggak mungkin kan kita memperhatikan mereka juga sekali setahun.. Mereka generasi bangsa yang harus di jaga agar dapat mempertahankan Negara ini *ceilehhh*
Setidaknya yang udah dewasa sekarang, dulunya juga pernah menjadi anak-anak. Masa anak-anak itu adalah masa yang paling indah bangettttt.
 
Google pun turut memperingat Hari Anak Nasional dengan Google doodlenya. yuk di lihattt :)
 
 

Dan ada beberapa hal yang nggak dimiliki  oleh orang dewasa dari Anak-anak. untuk ini akan Miss Purple bahas di postingan selanjutnya :)

Tetap sehat, Tetap melihat dan membaca, dan Happy Blogwalking. Salam Blogger kece :)

4 comments:

  1. Google terbilang care juga sama Indonesia. Dulu juga pas kemerdekaan, logo Google juga rubah sesuai tema kemerdekaan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener bener .. waktu saya ulang tahun juga dirubah logonya .. wkwkwkwkwkwk :D *karena login gmail*

      Delete
  2. hari anak ya :D itu waktu saya pertama kali ketemu istri di posko relawan gemp jogja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaaa kerennn, nah sekarang udah punya anak belum mas?
      atau jangan-jangan anaknya lahir tanggal 23 juli juga ?? keren yaa.. di posko gempa bisa ketemu pasangan hidup..

      Delete

Bijaklah dalam berkomentar di sosial media :)