Monday, September 30, 2019

Solusi Buat Kamu Yang Malas Backup Data dari Smartphone

September 30, 2019 5
Dua bulan lalu, smartphone yang saya gunakan mengalami kecelakaan penggunaan, layarnya pecah. Meskipun LCDnya aman, tapi tetap saja pergantiannya dilakukan 1 set oleh Service Center yang melayani merk smartphone yang Saya gunakan. Lalu beberapa hari setelah itu, pukul 2 siang pihak Service Center menghubungi Saya  dan mengatakan bahwa data saya akan hilang karena unit akan diinstall ulang.

Posisi rumah dengan Service Center ini lumayan jauh, butuh waktu sekitar 30-35 menit jika jalanan lancar. Lalu Saya tanyakan kembali, “Apakah bisa datanya di backup dulu, Mas? Kebetulan datanya belum Saya backup”. “Bisa Mba, kami tunggu Mbanya Backup data baru diproses ya Mba” Jawab Mas-mas service center.


Solusi Buat Kamu Yang Malas Backup Data dari Smartphone

Efek Malas Backup Data Dari Smartphone

Ditengah terik matahari siang itu, ditambah asap yang semakin luar biasa menghiasi jalanan menuju lokasi service center, membuat level mager meningkat. Jika tidak dibackup sekarang data akan hilang, sementara data yang ada di smartphone itu adalah kumpulan photo dan video untuk keperluan konten di sosial media. Sebagai Blogger dan sebagian aktivitasnya mengisi konten di dunia sosial media, data seperti photo dan video sangat fatal kalau sampai hilang. Hal ini mengharuskan Saya untuk menguatkan tekat untuk tetap berangkat menuju lokasi service center.  

Sesampainya di lokasi, Saya lapor dengan Mas dan Mba CS, Saya diminta untuk menunggu. Sembari menunggu, dengan membawa backpack berisikan laptop, Saya buka tas, lalu keluarkan laptop, switch on dan ternyata laptop yang Saya bawa Low.  Banyak banget emang dramanya untuk sebuah proses backup data. Dua yang Saya harapkan saat itu, pertama laptop tidak mati saat proses pemindahan data. Kedua, pemindahan data sempurna tanpa kurang sesuatu apapun, karena data yang dipindahkan sangat banyak. Lalu Saya bergumam dalam hati, “Coba saja, backup data di smartphone dilakukan rutin perbulan atau perminggu bahkan mungkin perhari, mungkin hidup Saya hari ini tidak akan seribet ini. Namanya manusia, salah dulu baru belajar.

Tidak lama berselang, hampir dua bulan setelah kejadian kemarin, tidak membuat Saya belajar dari kesalahan. Saya harus terpaksa-mengikhlaskan data yang hampir dua bulan itu lenyap begitu saja. Smartphone yang saya gunakan mengalami bootloop, setelah Saya membawa kembali ke Service Center, mereka mengatakan “ini datanya ngga bisa diselamatkan, Mba, Nggak apa-apa?” tanya Mas-mas service center. “Iya, Mas, Saya sudah ikhlas” jawabku dengan penuh penyesalan mendalam.

Mengapa Malas Backup Data ?

Bukan tanpa alasan, ada beberapa hal yang membuat diri ini mager untuk proses backup data. Harus menghidupkan laptop, sediakan kabel usb, dan lain sebagainya. Hal ini terkesan ribet bagi Saya yang hidupnya sudah ribet. Entah apa yang merasuki Saya (tolong jangan ada yang nyanyi), tiba-tiba Saya Blogwalking ke Blognya teman-teman, lalu Saya membaca sebuah tulisan tentang USB OTG SanDisk Dual Drive. “Wah! bisa jadi solusi untuk masalah backup data, nih” gumam Saya.

Tenang Guys! Kita tidak sendiri, menurut hasil survey oleh DEKA dan Western Digital yang berjudul “Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey”. Riset ini melibatkan 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar. Hasilnya? 67% orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka, Lebih dari 80% responden survey telah menyadari pentingnya melakukan back-up data. Namun, hanya sepertiga dari mereka yang melakukan back-up secara teratur selama sebulan sekali.

Pada bulan September 2018, jumlah pengguna smartphone meningkat sekitar 73 juta pengguna untuk wilayah Indonesia. Dan Indonesia masuk peringkat 6 pengguna smartphone terbanyak di Dunia. Peningkatan jumlah pengguna smartphone berbanding lurus dengan dengan jumlah konten digital. Hal ini menyebabkan, pengguna sangat perlu untuk melakukan backup data.

Hasil survey

“Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey” oleh Western Digital:

 

  1. Dari 97% responden menggunakan smartphone sebagai salah satu daily driver. Dengan aktivitas seperti bermain game, video streaming, navigasi, dan belanja online.
  2. Lebih dari 90% responden menggunakan smartphone sebagai pengganti kamera (87%), chatting (72%). Data yang ada dalam sebuah smartphone 98% berisi gambar atau foto, dan 79% berupa video.
  3. Sebanyak 56% responden menggunakan smartphone dengan memory internal 16-32 GB.
  4. Sebanyak 67% responden pernah mengalami kehilangan data sebelum dibackup.

 

Apa itu USB OTG SanDisk Dual Drive?


Sandisk yang kita tahu merupakan sebuah media penyimpanan yang biasanya akrab dikalangan Anak Sekolahan, Mahasiswa, maupun Guru juga Dosen. Dikenal dengan Flashdisk yang kita ketahui bisa memindahkan dan meyimpan data dari laptop. Tidak dengan USB OTG SanDisk Dual Drive, Flashdisk ini sudah menggunakan USB OTG yang merupakan singkatan dari On The Go. Dengan kata lain, perangkat ini sudah bisa digunakan atau dipasangkan langsung ke smartphone dimanapun dan kapanpun tanpa perlu menggunakan laptop untuk proses backup data.

Solusi Buat Kamu Yang Malas Backup Data dari Smartphone
photo by jejakcantik.com

Didukung teknologi SanDisk Extreme® microSD merupakan kategori SDXC, mempunyai kecepatan transfer R/W up to 160Mbps/ 90 Mbps. Kecepatan transfer data ini biasanya kita temui di media penyimpanan kamera digital.


Tidak hanya itu, USB OTG SanDisk Dual Drive sebagai legenda media penyimpanan eksternal menyediakan applikasi SanDisk Memory Zone dapat diunduh di Google Play bagi para pengguna smartphone berbasis Android, sedangkan iXpand Flash Drive dapat diunduh di Apple Store bagi para pengguna smartphone berbasis iOs (iPhone) untuk melakukan backup data secara otomatis.

Data akan terbackup otomatis saat USB OTG SanDisk Dual Drive dipasangkan ke smartphone, tentunya ketika applikasi telah terinstall, ya. Pengguna tetap bisa melakukan aktivitas lain pada smartphonenya selama proses backup berjalan. Semua data yang ada dalam smartphone akan dibackup, bahkan photo yang sudah diupload ke sosial media. #SanDiskAPAC memberikan solusi terbaik bagi para jiwa-jiwa mageran ini.



Backup Data Menggunakan USB OTG SanDisk Dual Drive


Smartphone itu, selain digunakan untuk aktivitas chatting, sosial media, browsing juga ada yang memanfaatkan untuk bermain game. Game millenial sekarang ini membutuhkan media penyimpanan yang lumayan lega agar dapat berjalan dengan lancar. Dulu, Saya harus menghapus beberapa data dulu agar bisa bermain game dengan baik. Repot nggak, sih? Berikut cara agar anti repot-repot club.

Cara pertama, adalah Bebaskan Memori Penyimpanan di Smartphone dengan melakukan backup data menggunakan USB OTG SanDisk Dual Drive. Proses backup bisa dilakukan dimana saja tanpa perlu menggunakan laptop.

Cara kedua, cukup mudah tinggal Plug and Play yang Praktis USB OTG SanDisk Dual Drive, data akan otomatis melakukan proses backup. Ingat! Selama proses backup berjalan, pengguna smartphone masih tetap bisa menggunakan smartphonenya seperti biasa.

Cara ketiga, sebagai Blogger yang baik meskipun kadang lalai perihal data, jangan lupa untuk Lakukan Back-up untuk Konten Media Sosial. Hal ini penting, penting, pentiiiiiiiiing banget!

Cara keempat, cara yang terakhir ini adalah Upgrade Smartphone untuk Menambah Kapasitas. Besarnya applikasi dan kebutuhan pengguna terhadap smartphone tidak bisa dipungkiri, mau-tidak-mau cara terakhir yang harus dilakukan adalah mengganti smartphone dengan yang lebih baik.

Ohiya, Sandisk juga punya Official Store di Shopee, lho. Coba aja dulu ke Official Store SanDisk di Shopee manatahu ada yang cocok.

Walaupun kadang tidak semua photo itu bagus, tapi tetap saja #DibuangSayang karena moment yang ada didalamnya. Lebih baik, selagi masih bisa dibackup, lakukanlah. Jangan tunggu kehilangan dulu baru menyesal, *eh gimana..

Saturday, September 21, 2019

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

September 21, 2019 3
Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore waktu setempat, Aku dan teman-teman sudah berada di dalam Bus yang akan mengantarkan kami dari Bandara KLIA 2 ke Melaka. Perjalanan kurang lebih 2 jam. Selama perjalanan, Aku tertidur. kwkwkw! Kurang lebih pukul 6 sore waktu setempat kami tiba di Melaka Sentral, terminal bagi para Bus di Malaka. Bersih dan teratur. Terlihat dari proses pembelian Tiket yang sudah sistematis.

Perjalanan kami lanjutkan menuju lokasi penginapan. Hari pertama kami akan bermalam di The Hut penginapan asri dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Jarak dari Melaka Sentral menuju lokasi penginapan memakan waktu kurang lebih 30 menit, saat itu kami menggunakan transportasi online, Grab. The Hut berlokasi di KM18, Kampung Serkam Timor, 77300 Merlimau, Melaka, Malaysia.



The Hut Malaysia, Homestay yang Family-able


Lokasinya berada di pinggir jalan tanpa perlu blusukan ke dalam jalan kecil atau gang. First Impression saat sampai di lokasi adalah, adem, sunyi, sejuk, dan tenang. Malam semakin gelap, kami berangsur menuju kamar masing-masing yang terbagi dalam 2 golongan; perempuan dan laki-laki. 

Suasana yang sejuk dan saat itu kami belum makan malam membuat kami kembali keluar kamar menuju Pantry yang ternyata sudah disediakan Nasi Goreng Kampung oleh Bapak yang menjaga The Hut (Maaf Vina lupa nama saking lelah dan lapar xD). Bapaknya ramah sekali, kami disuguhkan Nasi Goreng Kampung yang dibuat oleh Istrinya. Aroma nasi goreng yang masih berasap lengkap dengan campuran potongan daging dan ikan teri lengkap dengan telur dadar, yang hingga kini saat artikel ini dibuat Aku masih terbayang-bayang. Enak!

Saat memasuki kamar, ruangannya dapat diisi oleh 2 hingga 4 orang dewasa. Tersedia 1 bed utama dan 2 tempat tidur tambahan untuk 2 orang. Suasana yang asri dari pepohonan hijau dan tenang membuat malam semakin nyaman untuk beristirahat. 

Fasilitas The Hut Serkam

Berikut ini beberapa fasilitas dari kamar The Hut Malaysia

1 Queen Bed
2 Additional Mattress
TV dengan channel lokal
Air Conditioner
Toilet
Shampoo dan Sabun
Rain Shower
Wifi


Untuk koneksi wifinya agak sulit terkoneksi di awal. Tapi kalau sudah terkoneksi bisa digunakan dengan normal. Tapi tidak mengapa, karena liburan juga butuh jauh dari smartphone sejenak walaupun tidak bisa secara total. Berbicara dengan yang lain tentang jadwal liburan juga lebih menyenangkan.

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut



My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

Fyi, pihak The Hut juga menyediakan transportasi untuk penjemputan dari Melaka Sentral menuju The Hut. Ncik Khairul juga menyampaikan bahwa mereka juga pernah menjemput tamu dari Singapore ke The Hut lalu mengantarkannya kembali ke Singapore. Titik penjemputan dapat dikomunikasikan saat proses booking.


My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut
Kalau Malam lampu dan air mancurnya hidup

Pantry Self Service 


Jika ingin makan dan minum, The Hut menyediakan seperti Pantry self service yang bisa dimanfaatkan untuk makan malam bersama keluarga. Ya, feels like home. The Hut juga menyediakan fasilitas bagi yang ingin Barbequean atau bebakaran. Bakar-bakar ikan misalnya, pasti seru bukan?.

Saat pagi bangun rasa nyaman dan tenang penuh bahagia karena sejuk sangat. Ternyata semalam ada hujan turun, dan ketika kami keluar menuju pantry untuk sarapan pun masih ditemani oleh rintik hujan sendu seakan meminta kami untuk menetap kembali, eaaak! Mager banget aslik. Kami sarapan dengan Nasi Lemak dan Ayam Goreng yang disediakan oleh Bapak Penjaga The Hut. Nasi lemaknya harum dan santannya berasa banget, ditambah ayam goreng yang lembut serta sambal bilis khas nasi lemak yang mantul! Perut kenyang, hatipun senang.

My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut
Taman dan Kids Swimming Pool

Info dari Ncik Khairul selaku Manager dari The Hut, tempat ini ramai dikala weekend, biasanya ramai dipesan oleh keluarga besar yang ingin liburan dan rehat sejenak dari riuhnya perkotaan. The Hut saat ini memiliki 5 kamar yang terdiri dari 3 kamar dengan twin bed dan 2 kamar dengan queen bed. Cocok banget untuk keluarga besar yang ingin mengadakan Private Party atau liburan yang tertutup untuk anggota keluarga saja. Jadi bisa menikmati saat bersama keluarga tanpa keributan dari tamu lain. Harga kamar permalamnya sekitar RM 200+


My First Trip To Malaysia - Bermalam di The Hut

The Hut Serkam Near by


Lokasi The Hut Malaysia ini tidak jauh dari pasar segar yang menjual hasil laut seperti ikan segar, dan sejenisnya. Lalu ada pusat culinary yang menjual ikan bakar ready siap makan yang terkenal disana juga, lho. Jadi kalau mau Barbeque-an bisa beli ikannya di Pasar Segar.

  • Fishing Spot
  • Seafood Restaurant
  • Fresh Fish Market

Untuk pemesanan bisa langsung contact mereka, selain itu pemesanan juga bisa dilakukan via Booking.com dan Airbnb.

Web : http://thehutmalaysia.com
Facebook : https://www.facebook.com/thehutmalaysia
Instagram : https://www.instagram.com/thehutmalaysia/
Whatsapp : +60 12-320 2611 


Friday, September 20, 2019

My First Trip To Malaysia - Stay Update Tanpa Batas

September 20, 2019 0
Beberapa hari lalu baru balik dari liburan yang sehat banget. Kenapa sehat? Kegiatan banyak outdoor, kemana-mana ditempuh dengan berjalan kaki. Memang nggak semua lokasi ditempuh dengan berjalan kaki, sih. Berjalan kaki terbanyak hanya pada saat berada di Melaka. Worth it sih, karena lokasi yang dituju seru banget dan sayang banget kalau menggunakan kendaraan.

My Trip To Malaysia : Stay Update Tanpa Batas


Kadang nih ya, ada aja drama dalam sebuah liburan. Bahkan dari awal jauh sebelum pergi liburan pun sudah punya dramanya sendiri. Kalau Vina sih udah ngga heran, apapun kegiatannya, dramanya pasti ada.  No drama no life sih, ya. 

Koneksi Tanpa Batas, Liburan Puas


Oh iya, karena kegiatan selama liburan banyakan outdoor, membuat kami jauh dari koneksi wifi yang disediakan oleh Hotel. Untuk menghindari drama-drama yang tidak perlu seperti kehilangan koneksi untuk tetap terhubung antara satu sama lain, saat liburan kemarin koneksi kami ditemani oleh Passpod.id. Mereka menyediakan alat mifi yang bisa di rental atau disewa dalam kurun waktu tertentu, dan untuk configurasinya sudah disetting sesuai lokasi liburan yang dituju.

Udah gitu, alat mifinya bisa digunakan untuk 5 device sekaligus dalam waktu bersamaan. Koneksi 4G dan unlimitednya juga ngga kalah dengan koneksi saat menggunakan provider selular. Jadi, ngga ada iri dengki karena rebutan wifi. Semua bisa terkoneksi dan liburan jadi happy. Apalagi liburan kemarin itu emang maunya Anti repot-repot club. Maunya yang simple aja. 

My Trip To Malaysia : Stay Update Tanpa Batas


Untuk perangkat mifinya dikirimkan sebelum hari keberangkatan sesuai alamat yang telah disepakati dalam bentuk yang sudah siap pakai. Saat hendak digunakan tanpa ina-inu lagi, tinggal switch mode on, voila! sesuaikan SSID dan Password yang sudah diset bisa dilihat dilayar mifinya, device sudah bisa terkoneksi. Kita juga bisa melihat berapa total pemakaian dari layar mifinya.

Unit mifinya portable banget, selain bentuknya bulat pipih imut gitu, kabel usb untuk chargernya juga sangat travel-able. Kenapa? Karena sudah include nyantol diperangkat mifinya. Jadi ngga perlu aduk-aduk isi tas lagi untuk nyari kabelnya kalau dibutuhkan. Untuk adapter chargernya juga universal, merk vivan seperti chager smartphone pada umumnya. Bisa juga dicas menggunakan powerbank, lho! Juga terdapat mini pouch untuk menyimpan si Passpod ini. 


My Trip To Malaysia : Stay Update Tanpa Batas

Honest review selama pemakaian di Malaysia


Unit yang dipinjamkan

1 unit mifi 
1 unit adapter charger
1 unit kabel usb yang include dengan mifi
1 buah pouch mini

+ Battery Awet
+ Koneksi 4G
+ Unlimited
+ User Friendly
+ Compact / Simple / Ringan

Minusnya itu saat pemakaian sudah melebihi 2GB koneksi menjadi lambat dari sebelumnya. Mungkin disesuaikan dengan paket kali, ya. Tapi nggak terlalu bermasalah, karena pada saat passpod mulai lemot kami sudah tiba di Hotel. Seharian diluar hotel emang full memanfaatkan koneksi dari Passpod.

Apa itu Passpod?

Passpod adalah Travel platform yang menyediakan berbagai kebutuhan travelling kamu, membuatmu dapat tetap terhubung dengan orang-orang tersayang dengan koneksi internet unlimited yang tersedia hingga 68 negara. Kami juga menyediakan tiket atraksi di seluruh dunia, tiket event lokal dan asuransi perjalanan sebagai one stop solution bagi kebutuhan travelling.

Apa itu Passpod Modem?

Passpod Modem merupakan Modem Wifi yang dapat digunakan di lebih dari 68 negara dengan koneksi 4G dan kuota unlimited.

Bagaimana cara Pesan Passpod Modem?

Kunjungi Website Passpod di www.passpod.com atau download aplikasi Passpod yang tersedia pada IOS/Android. Pilih “Wifi Rental” pada homepage Passpod dan aktifkan modem sesuai dengan negara
tujuanmu.

Bagaimana cara Pesan Passpod Atraksi?

Kunjungi Website Passpod di www.passpod.com atau download aplikasi Passpod yang tersedia pada IOS/Android. Pilih “Aktivitas” pada homepage Passpod untuk memilih berbagi macam tujuan wisata di luar negeri sesuai dengan negara tujuanmu.

Nah, bagaimana? Sudah mulai mengenal Passpod, kan? Cukup mudah dan menyenangkan apabila bisa berbagi pengalaman tanpa terhambat koneksi. Selamat liburan dan selamat terkoneksi dengan passpod~

My First Trip To Malaysia - Episode Persiapan

September 20, 2019 0
Hallo! Saat liburan adalah hal yang paling dinantikan. Segala persiapan biasanya sudah dilakukan dari jauh hari. Dari pemesanan tiket hingga keperluan lainnya. Tapi walaupun sudah dipersiapkan sedemikian rupa, yang namanya Vina tetaplah Vina, No Drama No Life. Lalu, apa jadinya ketika tiket sudah dipesan tapi ada data yang tidak cocok atau salah saat pengisiannya?

Perjalanan liburan kali ini berbeda dari liburan sebelumnya. Liburan kali ini nyebrang ke Negara tetangga; Malaysia. Ini kali pertama melakukan perjalanan lintas Negara bersama orang-orang ini; Kak Athri, Bang Andrew, Melati, Mutia, Temannya Bang Andrew. Setiap yang mau pergi ini memiliki dramanya masing-masing tak terkecuali Aku. Kocak!

My First Trip To Malaysia - Episode Persiapan

My First Trip To Malaysia : Salah Pengisian Data Tiket

Drama yang akan ku ceritakan pertama kali ini dimulai dari dramaku sendiri. Tepat pada tanggal 17 Juli 2019 Aku memantapkan hati untuk membeli Tiket dengan tujuan PKU - KL - PKU secara online. Pembelian online tersebut berbatas waktu untuk proses pembayarannya. Apa yang Aku lakukan? Membayar di menit terakhir waktu yang tersisa. Payment yang Aku pilih saat itu pembayaran dilakukan di Alfamart. Dari dalam saku terdengar deringan telpon saat Aku hendak membayar di Alfamart, tertera di layar smartphone nama Ketua Pembina jalan-jalan kali ini; Bang Andrew.

"Halo, Bang" sapaku yang masih diliatin abang-abang kasir Alfamart.
"Gimana? Udah dibayar?" tanya Bang Andrew.
"Udah, Bang. Ini baru siap bayar di Alfamart" jawabku tenang.
"Astagfirullah, kenapa baru bayar sekarang? Itu ada batas waktu pembayaran, lho Vinaaaaaaaaaaaaaa" omel Bang Andrew dari seberang sana yang dapat ku dengar dari smartphone.
"Iya bang, batas waktunya 18:26 vina udah selesai bayar 18:25" jawabku polos.
"Coba lihat di apps, ada masuk ngga bookingnya ?" Tanya Bang Andrew.
"Eh! Vina tadi ordernya via Web bang, bukan applikasi" jawabku masih penuh ketenangan.
"Astaghfirullah, install-lah dulu appsnya, coba lihat, ada masuk nggak bookingnya?" 

Setelah diberitahu untuk install applikasi, Aku langsung dengan segera mungkin memasang applikasi Air Asia di smartphone. Setelah install, Alhamdulillah bookingan masuk. Langsung berkabar kembali.

"Halo, Bang. Bookingan udah ada nih di appsnya" jelasku.
"Coba lihat di Webnya" jawab Bang Andrew.
"Eh! Kok booking not found?" jawabku yang lagi auto panik.

Bang Andrew lalu minta screenshoot bookingan dari apps. Dengan cepat langsung ku kerjakan. Saat itu entah mengapa data dari Applikasi dengan Web tidak sinkron. Berbagai cara dilakukan dari mulai chat di online support hingga direct message di twitter official Air Asia. Lalu, Bang Andrew coba untuk melakukan check-in online statusnya bisa, dengan kata lain tiketku tidak ada masalah.

Hingga tibalah saatnya, H-2 sebelum keberangkatan. Proses check-in online dibantu oleh Bang Andrew. Pagi itu, Rabu 11 September 2019 dengan posisiku yang lagi di dapur hendak memasak sarapan pagi terhenti seketika setelah mendengar deringan telpon dari kamar. Terlihat di layar smartphone itu nama Bang Andrew. Jadi begini, kalaulah ada beliau ini yang melakukan panggilan, berarti itu ada sesuatu. Tanpa panjang kali lebar lagi, langsung saja ku sapa "Halo Bang Andrew" dengan penuh ketenangan. Berbeda dengan jawaban yang diberikan tidak penuh ketenangan "Lagi dimana? Bacalah chat whatsapp".

Sampai disini Aku masih bisa selow. Ku buka aplikasi Whatsapp, dan eng ing eng!!!! Bang Andrew mengirimkan screenshoot yang menjelaskan data tanggal lahir di Tiketku tidak sesuai dengan paspor dengan kata lain Aku tidak bisa melakukan proses check-in. Lalu terdengar kembali deringan telpon lalu kembali pada chat whatsapp lalu telpon berdering kembali. Ya! Masih dari Bang Andrew. Polemik kesalahan pada tanggal lahir ini sukses membuat Aku panik dan nggak jadi masak sarapan pagi, wkwkwkw!. Beberapa kali coba melakukan pertanyaan pada customer support dan via AVA. Tapi masih belum dapat menyelesaikan masalah, hingga Aku mencoba untuk mengirimi direct message di Twitter untuk Supportnya Air Asia. Aku standby di depan laptop, dengan membuka twitter, whatsapp, dan situs Air Asia tentunya. Kesalahan tanggal lahir itu adalah tanggal lahir dan bulannya kebalik. Kekhilafan macam apa yang telah ku lakukan saat itu, ckckck!.

Untung saja, DM di twitter cepat di respon oleh pihak Air Asia. Dan akhirnya dramaku selesai. Drama selesai setelah membuat Bang Andrew emosi pagi-pagi saat hendak melakukan proses check-in online. Wkwkwkw! "Ntah kemana pikiranmu Vina" ucapnya.

Dalam whatsapp group, ramailah yang ribut akibat kelakuan seorang Vina ini. Wkwkwkw! Begini kericuhan sebuah group.


[12:05 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Tulah pina, onengnya kumat disaat tak tepat 不不不
[12:05 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 不不不
itulah kak -_-
[12:05 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Ngahahhahahahaha
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Untung check in online, ketahuan duluan, sempat ndak, kami tinggal aja pina besok tu
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: 不不不不
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Aheeeeeyy
[12:06 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 朮朮朮
tega kakak ?
朮朮朮
[12:06 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Togeee
[12:06 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: iya buat pina ini pelajaran
[12:06 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: untuk kedepan isi form itu lebih detail
[12:06 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: iyaaa bang :3
[12:07 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Bahhahahahahahhaaaaa
[12:07 PM, 9/11/2019] Muthia: Ha napa
[12:07 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: long story mut. ndak sanggup mut dengar
[12:07 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Ndak long sih
[12:08 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: onengnya mendarah daging -_-
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: iya ga sanggup mut dengar
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: asli emosi mut
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: dari pertama beli tiket
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: error
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: sampe nomor booking ga nemu
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: :))
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Jadi pina pesannya malaysia airline apa kek mana bang en? *rasanya pen sleding abang ini :"(
[12:08 PM, 9/11/2019] Bang Ebi:
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: pesannya itu ga ngelink sama server airasia
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: ntah bagaimana
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: akihirnya aku login coba link
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: eh ga taunya pas checkin
[12:09 PM, 9/11/2019] Muthia: Apa ke thai airline *kakak ini juga minta di sleding
[12:09 PM, 9/11/2019] Muthia: Ha
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: tanggal lahir beda
[12:09 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: astagfirullah
[12:09 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 朮朮朮朮
[12:09 PM, 9/11/2019] Kak Athri: British Air Line *apa lagi ini
[12:10 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: tujuan jeddah vina bang ebiii jeddah
[12:10 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Mau ketawa aku tebayang muka bang endru yg mau nelan vina, ndak jadi ketawa 不不不
[12:11 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Eh telepas
[12:11 PM, 9/11/2019] Kak Athri: 不不不
[12:11 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: 朮朮朮朮
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Mantapp pin semoga mabrur yaa
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: Hahahaha.. Dah dahh kasian pinaa
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: untungnya aku cek. punya mutia ama memel oke soalnya
[12:11 PM, 9/11/2019] Bang Ebi: 朮朮朮朮朮
[12:12 PM, 9/11/2019] Bang Andrew: pelajaran
[12:12 PM, 9/11/2019] Elvina Yanti: iya bang
[12:12 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Tukang ngomel dua ni vin, Bang endru satu
[12:12 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Aku satu
[12:12 PM, 9/11/2019] Kak Athri: Pilih mau yg mana

Untuk sementara dramanya seorang Vina sampai disini. Berbeda lagi dengan dramanya Mutia dan Melati. Mutia dramanya adalah tidak bisa pergi ditanggal yang sama dengan yang lainnya karena masih ada kerja. Alhasil beliau berangkat sendiri menyusul teman-temannya ini. Tidak cukup disana, kalau tidak deadline tidaklah Mutia namanya, hingga pemesanan tiket pun dilakukan diakhir-akhir menjelang keberangkatan. Hingga harga tiket pun naik dan memilih keberangkatan sore hari dan jadwal pulangnya pun tidak sama dengan yang lainnya. Beda memang makhluk satu ini.

Terimakasih kepada tim Air Asia yang mempermudah kesalahan yang Saya buat secara tidak sadar. Tim Air Asia juga cooperatif sekali untuk proses perubahan data tersebut, tidak mempersulit dan responnya juga cepat. Sebelumnya coba komunikasi dengan Mba Ava duu aias CS di web / apssnya Air Asia. Jika belum selesai, langsung meluncurlah ke twitternya. Ini bukan di endorse atau sejenisnya yaa..

Lalu bagaimana dengan drama Melati, tungguin aja dipostingan selanjutnya..

Monday, September 16, 2019

Menelisik Keindahan Surga Bawah Laut Wisata Raja Ampat

September 16, 2019 0
Reputasi Raja Ampat sebagai surga bawah laut memang tidak dapat terelakan lagi. Tidak hanya masyarakat Indonesia, keindahan wisata Raja Ampat pun juga berhasil menyihir para wisatawan mancanegara dan menjadi aset Indonesia paling berharga. Berhasil masuk ke dalam jajaran tempat menyelam terbaik di dunia, tak heran bahwa Raja Ampat juga memiliki aneka flora fauna bawah laut paling lengkap.

Menelisik Keindahan Surga Bawah Laut Wisata Raja Ampat

 
Bagi masyarakat Indonesia itu sendiri, berwisata ke Raja Ampat tidaklah mudah. Selain harga tiket yang sangat mahal, perjalan kesana pun juga membutuhkan waktu hingga delapan jam, apabila melakukan pemberangkatan dari Jakarta. Ditambah lagi dengan perjalanan menggunakan kapal feri menuju pulau Waiego yang pada nantinya akan membawamu ke daerah Waisai, Ibu Kota Raja Ampat.

Tetapi, tentu saja seluruh perjuangan yang telah kamu lalui akan segera terbayarkan ketika sesampainya disana. Keindahan wisata Raja Ampat dijamin akan berhasil memukau seluruh mata yang memandang. Mungkin ketika kita mencari tahu melalui mesin pencarian, wisata Raja Ampat hanya menyajikan keindahan pulau-pulau dan pantainya saja. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya benar lho.

Banyak sekali hal-hal menarik yang bisa kamu temukan selama disana. Nah, bagi yang tengah berencana untuk melakukan perjalanan ke Raja Ampat ataupun bagi yang belum pernah mengunjungi Raja Ampat namun ingin mengetahui keindahan wisata apa saja yang disajikan, yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Keindahan Wisata Raja Ampat

1. Burung Cendrawasih yang Menari

Pernah melihat burung Cendrawasih yang menari? Disinilah tempatnya! Selain memanjakan para wisatawan dengan keindahan pulau cantik nan mempesona, pengunjung pun juga dapat menyaksikan burung-burung Cendrawasih yang menari sembari menikmati habitatnya. Para Cendrawasih jantan akan menari untuk menarik perhatian Cendrawasih betina. Wah, unik sekali ya!

Jika tidak ingin melewatkan pemandangan unik ini, wisatawan bisa langsung mengunjungi desa wisata dan menunggunya dari jam 07.00 hingga 09.00 pagi atau pada sore hari diantara pukul 16.00 hingga 17.00.

2. Catatan Sejarah Purba

Setiap tempat pastinya memiliki catatan sejarahnya masing-masing, tak terkecuali untuk wisata Raja Ampat. Beberapa pengunjung pernah mengungkapkan bahwa ditemukan lukisan telapak yang terdapat di gua karst, kampung harapan jaya pulau Misool. Selain itu, catatan sejarah lainnya juga bisa kamu lihat di perairan Teluk Kabul yang konon terdapat gambar yang terlihat seperti manusia serta kapal laut dan binatang seperti cicak hingga kadal.

3. 12 Suku Adat Raja Ampat

Pastinya kamu pernah melihat bahwa di Raja Ampat terdapat begitu banyak pulau-pulau cantik yang siap memanjakan matamu. Nah, selain pulau-pulau cantik tersebut, ternyata Raja Ampat pun juga memiliki 12 suku adat yang telah diakui oleh pemerintah Provisi Papua lho. Dengan menjadikan keindahan wisata Raja Ampat sebagai destinasi wisata selanjutnya, kamu secara tidak langsung juga bisa mempelajari keduabelas suku adat yang ada. Lumayan banget untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, bukan?

4. Mengenal Kekayaan Biota Bawah Laut

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Raja Ampat memiliki kekayaan biota bawah laut yang melimpah. Tak heran bahwa pulau yang terdapat di Indonesia ini juga dijuluki sebagai ‘Surga Bawah Laut’ dan menjadi salah satu destinasi favorite para penyelam dunia. Bayangkan saja, disini kamu bisa menyaksikan sebanyak 540 spesies koral yang tersembunyi di bawah perairan!

Hanya saja, perlu diingat bahwa ini merupakan aset dunia yang harus dijaga. Jadi, jangan sampai dirusak, ya.

Sesungguhnya masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari bahwa negara ini benar-benar kaya dalam berbagai hal, mulai dari berkumpulnya hewan-hewan langka, pertambangan, keindahan laut, hingga dijuluki sebagai paru-paru dunia karena luasnya hutan Indonesia yang berpotensi menyimpan energi mikrobiologi yang sangan diperlukan oleh dunia.

Keindahan wisata Raja Ampat yang dimiliki oleh Indonesia bahkan tidak hanya diketahui oleh masyarakat lokal saja melainkan juga wisatawan mancanegara, yang membuat destinasi wisata ini wajib dijaga keindahannya. Nah, apabila kamu memiliki rencana untuk berkunjung ke Raja Ampat sebagai destinasi wisata selanjutnya, ketahui dulu hal-hal menarik lainnya yang ada disana, dengan membaca informasi lengkapnya di https://www.cekaja.com/info/wisata-raja-ampat-papua-tujuan-liburan/

Sunday, September 8, 2019

Zakat Untuk Kesejahteraan Umat

September 08, 2019 0
Beberapa waktu lalu, Vina dan teman-teman Blogger Pekanbaru mengikuti "Lokalatih Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah" yang ditaja oleh Kementrian Agama Provinsi Riau. Pelatihan dilakukan selama 3 Hari di Hotel Grand Tjokro Pekanbaru. Selama 3 hari pula kami di "karantina" karena pelatihannya dari pagi sampai malam. Pelatihan kali ini pun tidak dihadiri oleh Blogger saja, ada penyuluh agama se-Riau dan teman-teman dari Mahasiswa. Lokalatih ini diadakan bertujuan untuk memberi pemahaman kepada para peserta tentang kebijakan dan program zakat yang sesuai dengan syariat, serta menyebarluaskan informasi tentang Zakat dan Perekonomian Syariah.


Zakat Untuk Kesejahteraan Umat


Zakat Way of Life

Berbicara mengenai zakat, dalam Agama Islam Zakat merupakan Rukun Islam ke-4 setelah puasa. Berzakat merupakan kewajiban bagi mereka yang mampu, yakni menyisihkan 2,5% dari pendapatan yang sudah terpenuhi nasabnya. 

Zakat adalah salah satu instrumen yang memiliki nilai strategis dalam pembangunan masyarakat suatu negara. Zakat merupakan instrumen sosial yang memiliki dampak yang sangat signifikan apabila dikelola dengan baik dan profesional. Iqbal (2014) mengelompokkan zakat sebagai redistributive pillars (pilar redistribusi) untuk membantu extreme poor (golongan sangat miskin) dan the poor (golongan miskin) keluar dari kemiskinan dan akhirnya menjadi financially included (terinklusi secara finansial). 

Lembaga Pengelola Zakat

  1. BAZNAS ( Badan Amil Zakat Nasional ) Nasional, Provinsi dan Kota. 
  2. LAZ ( Lembaga Amil Zakat ) Provinsi dan Kota. Lembaga amil zakat yang dibentuk oleh masyarakat untuk membantu BAZNAS dalam pelaksanaan pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat. LAZ dapat beroperasi setelah mendapat izin dari Menteri Agama atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Agama.
  3. UPZ ( Unit Pengumpul Zakat ) Provinsi dan Kota pada Instansi Pemerintah, BUMN, BUMD, Swasta, Perwakilan RI di Luar Negeri, UPZ tingkat kecamatan, kelurahan, dan nama atau tempat lain.

Manajemen pengelolaan zakat pada saat ini berlaku 3 tipe, yaitu:

  1. Pengelolaan dilakukan oleh lembaga sukarela tanpa intervensi pemerintah.
  2. Pengelolaan dilakukan oleh pemerintah dengan dasar inisiatif individu secara sukarela.
  3. Pengelolaan dilakukan penuh oleh pemerintah. 

Penyaluran Zakat

Penentuan penerima zakat (mustahik) pada dasarnya telah ditetapkan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 60. Kedelapan golongan (Fuqaraa, Masaakin, Amil, Muallaf, Riqaab, Gharimin, Fii Sabilillah, dan Ibn Sabiil) merupakan asnaf zakat yang berhak mendapatkan dana zakat. 

Zakat dapat disalurkan dalam dua bentuk :

Program Konsumtif : Jangka pendek; Short term effect; Kesehatan, pangan, dan bantuan tunai. Bantuan keuangan langsung kepada fakir dan miskin yang tidak memiliki kehidupan layak, kesehatan yang baik, dan mendorong mereka untuk hidup berkelanjutan dan berkelangsungan.

Program Produktif  : Jangka panjang; Direct (Ekonomi); Indirect (Pendidikan, Community Development). Menjadi bentuk alat untuk menggerakkan industri dan perdagangan sebagai alat kerja untuk fakir dan miskin memiliki keahlian khusus, modal kerja untuk pedagang miskin, benih bagi mereka yang condong ke pertanian dan peternakan dan bantuan lain yang sesuai dengan kapasitas dan bidang keahlian yang dimiliki.

Peran dan Tanggung Jawab Pemerintah

1. Regulator

Pemerintah menyiapkan peraturan perundang-undangan yang dapat dijadikan panduan oleh pengelola zakat (BAZNAS dan LAZ). Disamping telah mengeluarkan Undang-Undang tentan Pengelolaan Zakat Peraturan Pemerimtah tentang Pelaksanaan Undang-Undang juga telah disahkan beberapa peraturan, diantaranya:
  1. PMA No. 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif;
  2. PMA No. 69 Tahun 2015 tentang Perubahan PMA Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Pengjhitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produkti;
  3. PMA No. 5 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif dalam Pengelolaan Zakat;
 
2. Fasilitator  

Pemerintah berupaya memfasilitasi pengelola zakat, agar dapat melaksanakan pengelolaan zakat secara optimal. Antara lain:
  1. Merekrut tenaga PNS untuk ditempatkan di BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia;
  2. Memberikan bantuan operasional kepada BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota. 

3. Sosialisator 

Pemerintah melakukan sosialisasi dalam rangka meningkatkan kesadaran berzakat, menyetor zakat ke BAZNAS dan LAZ, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS dan LAZ.
Antara lain melakukan:
  1. Sosialisasi melalui media cetak dan elektornik
  2. Kegiatan workshop, sosialisasi, pelatihan, orientasi dll.

4. Edukator  

Pemerintah berkewajiban memberikan pendidikan dan latihan, mendorong dan mengevaluasi serta terus meningkatkan SDM pada BAZNAS dan LAZ.
Antara lain:
a.        Mengadakan pendidikan, latihan, workshop, orientasi bagi para pengurus, amil zakat, operator komputer, penyuluh dll,
b. Penyusunan peraturan perundang-undangan tentang zakat serta kebijakan lainnya.

5. Pembinaan dan Pengawasan
 

Pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah
  1. Pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS, BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota dan LAZ oleh Menteri Agama.
  2. Pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota dan LAZ oleh Gubernur dan Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya.
  3. Pembinaan dan pengawasan meliputi fasilitasi, sosialisasi, dan edukasi.

Pembinaan dan Pengawasan oleh Masyarakat
Pembinaan terhadap pengelolaan zakat, dilakukan dalam rangka:
  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS dan LAZ,
  2. Memberikan saran untuk meningkatkan kinerja BAZNAS dan LAZ.
  3. Pengawasan terhadap pengelolaan zakat, dilakukan dalam rangka:
  4. Akses terhadap informasi tentang pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS dan LAZ,
  5. Penyampaian informasi apabila terjadi penyimpangan dalam pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS dan LAZ.

Optimalisasi Pengelolaan Zakat

1.    Program motivasi dan sosialisasi

Target:
a.    Membangkitkan motivasi dan kesadaran umat Islam,
b.    Meluruskan persepsi,
c.    Mengoptimalkan pelayanan dan pengelolaan zakat.

Bentuk Program:
a.    Pengadaan buku-buku tentang zakat,
b.    Seminar, workshop, lokakarya, penyuluhan dll,
c.    Penerbitan majalah, leaflet, brosur, baner dll,
d.    Penayangan iklan layanan, gerakan sadar zakat dll.

2.    Program Pemberdayaan Amil Zakat

Target:
a.    Meningkatkan pengetahuan tentang langkah dan strategi optimalisasi pelayanan dan pengelolaan zakat.
b.    Meningkatkan profesionalitas amil zakat,
c.    Meningkatkan pemberdayaan lembaga.

Bentuk Program:
a.    Pengadaan buku-buku tentang zakat,
b.    Menyelenggarakan orientasi, pelatihan, seminar/ lokakarya dll,
c.    Menyusun peta wilayah muzaki dan mustahik.

3.    Program pemberdayaan umat dan peningkatan SDM

Target:
 a.    Memperbaiki taraf hidup (mustahik menjadi munfik dan muzakki),
 b.    Membangun desa maju dan sejahtera yang islamy,
 c.    Masyarakat terampil dan profesional,
 d.    Peningkatan keterampilan para amil.

Bentuk Program:
  a.    Bantuan modal usaha,
  b.    Pendampingan bidang usaha melalui kerjasama dengan pihak terkait,
  c.    Desa binaan Bimas Islam,
  d.    Pembinaan/orientasi/pelatihan yang bersifat aplikatif.

Nah, jadi untuk berzakat tidak susah lagi. Pemerintah sudah menyediakan jalur yang tepat bagi pembayar zakat. Semoga amanah dan berkah, ya.. Mari bayarkan zakat karena setiap rezeki kita ada hak orang lain juga.